Pelajaran Amanah di Sebuah Toko

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-20



Khadijah binti Qinnah

Wanita pers yang berasal dari Algeria (Aljazair) yang dulu sering tampil membawakan salah satu acara di Aljazerah Channel, menceritakan pengalamannya di sela sela kunjungannya ke Amerika Serikat, di saat dirinya berbelanja di salah satu super market besar di sana, di saat antri mau bayar barang belanjaannya di casher.

 Dia melihat seorang perempuan Muslimah dengan pakaian rapi dan berjilbab datang ke casher dengan membawa satu kardus besar yang agak berat yang berisi mesin potong rumput, dia tampak letih karna mendorong seorang diri tanpa ada yang mendampingi, dan dengan bahasa dan sikap penuh kesopanan perempuan Muslimah itu berkata:

Muslimah: "Mohon maaf, saya kemaren beli mesin rumput di sini dengan harga 500 dollar."

Di sela sela kesibukan melayani para pembeli lain si casher menjawab: "Apakah anda akan mengembalikannya, itu pasti karena anda menemukan harga yang lebih murah di toko lain?"

Muslimah: "Oh tidak..... Maksud saya...."

Belum selesai si Muslimah bertutur, si casher menambahkan perkataannya: "Ada cara untuk mengembalikan barang anda, anda cukup tunjukkan di mana alamat toko yang menjual mesin ini dengan harga lebih murah, baru barang yang anda ingin kembalikan akan kami terima"

Muslimah: "Oh tidak.... Bukan begitu .

Saya datang ke sini jauh-jauh dari rumah saya sejauh perjalanan dua jam, bukan untuk mengembalikan barang yang sudah saya beli, tapi setelah saya sampai di rumah dan saya cek kartu kredit kami dan ternyata harga mesin ini belum saya bayar karena lupa anda catat. Saya datang ke sini dengan meninggalkan pekerjaan saya di kantor dan sudah ijin, karena saya tidak mau toko anda rugi, jadi kedatangan saya hanya ingin membayar mesin yang saya beli dari toko anda."

Si casher tercengang mendengar perkataan perempuan Muslimah itu, si casher tertegun seribu bahasa, dengan pandangan yang berkaca kaca si casher memeluk perempuan Muslimah itu dan berkata:

"Maafkan saya..... Saya telah berburuk sangka kepada anda, anda jauh-jauh datang ke sini hanya untuk membayar mesin ini yang jelas jelas ini adalah kesalahan saya, dan anda mendorongnya sendiri bahkan anda bolos kerja hanya karena mengantarkan ini..."

Muslimah: "Dalam agama kami (Islam) ini namanya AMANAH yang wajib di tunaikan dan tidak boleh di lalaikan."

Kemudian perempuan Muslimah itu menuturkan sedikit tentang arti sebuah amanah kepada si casher di saksikan beberapa orang yang antri ingin membayar belanjaannya.

Lalu si casher masuk ke ruang Direktur dan melaporkan kejadian tersebut, sejenak para pimpinan perusahaan itu terpukau dengan penjelasan si casher tentang sifat AMANAH si perempuan Muslimah, lalu mereka memutuskan menghadiahkan mesin seharga 500 dolar itu kepada perempuan Muslimah sebagai penghargaan ke AMANAH-annya.

Tapi si perempuan Muslimah tidak mau menerimanya.

Casher: "Mengapa anda tidak mau menerimanya? Bukankan hadiah itu halal?"

Muslimah: "Betul sekali bahwa hadiah itu halal, tapi kedatanganku ke sini bukan untuk mengejar hadiah itu, kedatanganku kesini hanya semata ingin menunaikan AMANAH yang menjadi kewajiban kami sebagai ummat Islam, dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjanjikan pahala yang sangat besar apabila amanah itu di tunaikan dengan baik, dan saya tidak mau pahala besar itu di tukar dengan Hadiah mesin itu."

  Seisi super market menjadi takjub dan terharu dengan sikap tegas, sopan dan kesantunan perempuan Muslimah tersebut... Sehingga mereka semua menggeleng gelengkan kepala dan semuanya memuji setinggi langit.


RRIAds - Zaitun Oil Ruqyah (Order via Tokopedia / KLIK GAMBAR) 


Previous
« Prev Post

Related Posts

January 20, 2020

0 comments:

Post a Comment

Postingan antum akan tampil setelah diseleksi dan layak tampil. Jazakumullah Khairan Katsiran