Penguasa dan Imam Shalat

Posted by rumah ruqyah on 2019-12-05



Kisah Penguasa dan Imam Shalat (hikayat)

Alkisah, ada seorang penguasa wilayah (Amir/ Gubernur) shalat di belakang seorang Imam yang panjang bacaan shalatnya. Selesai shalat, si penguasa menegur imam tersebut.

Penguasa: "Anda kalo shalat, jangan panjang-panjang bacaannya. Cukup satu ayat saja tiap rakaat."
Imam Shalat: "Baik, wahai Amir..."

Besoknya, ketika Shalat Maghrib, imam tersebut membaca satu ayat pada rakaat pertama:


وَقَالُوا رَبَّنَا إِنَّا أَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَاءَنَا فَأَضَلُّونَا السَّبِيلَا


"Dan mereka berkata; wahai tuhan kami, sesungguhnya kami telah menaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, tapi mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar)." (QS. Al-Ahzab: 67)
Lalu pada rakaat kedua, si imam membaca satu ayat:

رَبَّنَا آَتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْنًا كَبِيرًا

"Wahai tuhan kami, timpakanlah kepada mereka adzab dua lipat dan laknatlah mereka dengan laknat yang besar." (Qs. Al-Ahzab: 68)

Selepas Shalat, sang penguasa berkata kepada Imam Shalat tersebut, "Wahai imam, engkau boleh memanjangkan bacaanmu dan membaca ayat apa saja sesukamu, kecuali dua ayat tadi."

Ustadz Abduh Zulfidar Akaha

Dikutip ulang dari status Ustadz Abduh Zufidar Akaha

Previous
« Prev Post

Related Posts

December 05, 2019

0 comments:

Post a Comment

Postingan antum akan tampil setelah diseleksi dan layak tampil. Jazakumullah Khairan Katsiran