Dibohongi Jin Saat Meruqyah

Posted by rumah ruqyah on 2019-10-13


Kisah sebelumnya...

  Pada pertengahan 2001 anak menantu KH Zainal Mahmud memperkenalkan saya dengan seorang sahabat dakwahnya yang tinggal di Pondok Pesantren Al Hikmah, Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah.

  Namanya Ustadz Fadhlan Abu Yasir, yang katanya biasa melakukan terapi ruqyah. Namun saat saya kesana, Allah belum bisa mempertemukan kami. 

  Nah, ketika Ustadz itu mengisi pengajian di Pesantren Sabilul Khairat, Butuh, Tengaran, milik KH Zainal Mahmud, saya bersama adik menuju kesana dan meminta waktu untuk diterapi.

  Sambil menunggu Ustadz Fadhlan selesai memberikan ceramah, saya membaca wirid Al Matsurat yang ditulis Hasan Al Banna. Tapi anehnya, ketika lagi membaca ayat kursi, buku itu terpental sejauh setengah meter ke depan saya.

  Akhirnya, begitu selesai ceramah Ustadz Fadhlan menerapi saya di Masjid. Waktu itu Ustadz membacakan ayat kursi dan do’a dengan bahasa Arab. Kemudian Ustadz memukul punggung saya dengan hardikan juga pakai bahasa Arab. Anehnya dari mulut saya waktu itu juga ngomong bahasa Arab yang saya tidak tahu. 

  Setelah itu bekas pukulan Ustadz itu menjadi merah kehitam-hitaman. Bahkan merata seluruh tubuh, layaknya seperti terkena demam berdarah, padahal saya tak merasakan apapun. Dan saat adzan berkumandang rasanya takut, dan tubuh terasa hangat, tetapi mulut saya berteriak, “panas…panas…”

  Pada ruqyah kedua, saya datang ke Pondok Pesantren Al Hikmah Karanggede, Boyolali. Waktu itu Ustadz Fadhlan memberikan saya minum air yang sudah dibacakan do’a dan dengan pukulan sekali lagi.

  Dan sesampainya di rumah, saya putarkan kaset Terapi Serangan Sihir dari Ustadz dengan keras. Lalu saya diare banyak sekali, sampai nggak bisa ditahan, sudah keluar sebelum masuk kamar mandi.

  Padahl tak ada penyebab umumnya orang diare. Kemudian adik dan suami saya melanjutkan ruqyah. Jika capek dilanjutkan dengan memperdengarkan kaset.

  Suatu kali saat mereka berdua meruqyah, jin sempat menipu melalui mulut saya. Saya bilang, “Itu ada Ustadz Fadhlan naik motor mau ke sini, tapi nggak tahu rumah sini, maka lewat saja dia di depan rumah.”

  Maka diruqyah distop dan keduanya memperhatikan ke luar. Memang saat itu terdengar motor melintas di depan rumah.

  Dan ketika ruqyah diteruskan, jin berkata lagi lewat mulut saya, “Ini Ustadz Fadhlan balik lagi ke Masjid untuk shalat dan mau ke sini lagi. Tapi dia terus ke sana, mungkin bingung,”

Dan barusan itu memang ada motor lewat lagi. Dan setelah suami saya bertanya ke Ustadz Fadhlan di kemudian hari, ternyata itu adalah tipuan jin. [Bersambung]

Previous
« Prev Post

Related Posts

October 13, 2019

0 comments:

Post a Comment

Postingan antum akan tampil setelah diseleksi dan layak tampil. Jazakumullah Khairan Katsiran