GELANG 'PENOLAK' BALA

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-01

GELANG 'PENOLAK' BALA 


   Katanya, gelang benang dapat melindungi si pemakainya dari penyakit dan segala bala. Hal ini didasarkan oleh sebuah keyakinan, bahwa penyakit dan musibah bisa timbul karena berpisahnya ruh dari badan. 


  Maka agar ruh selalu bersemayam di dalam jasad, katanya harus diikat dengan gelang tersebut. Fenomena ini sering kita saksikan di masyarakat.

  Sehingga anak kecil SERING DIPAKAIKAN gelang tersebut. KATANYA, agar sang anak SELAMAT DARI MARABAHAYA dan DILINDUNGI DARI SEGALA PENYAKIT. 

  Pada zaman jahiliyyah, gelang ini juga diikatkan pada hewan kendaraan. Dengan keyakinan, agar hewan tersebut TIDAK TERKENA PENYAKIT dan KUAT. Sedang sekarang, mobil kendaraan juga suka digantungi gelang tertentu. Agar mobil tidak hilang dan awet. Atau diikatkan pada tangan, kaki atau perut. 

  Tergantung anjuran dan saran dari para dukun beranak atau para sesepuh setempat. Bentuk dan model gelang itu, sekarang tidak hanya berupa benang putih biasa. Karena sebagian lagi memakai gelang yang terbuat dari tembaga atau kuningan. 

  Trend yang kita lihat pada muda-mudi kita, dengan mengikatkan gelang warna-warni ditangan, kaki atau leher, juga kita khawatirkan bukan hanya hiasan trend saja. Tetapi ada keyakinan di balik itu semua. 

  Untuk jaga diri, agar pede, kelihatan gagah dan kuat. Hal ini jelas-jelas keyakinan Syirik. Dimana diyakini bahwa pada benda-benda tertentu bisa memberi manfaat atau mudharat dengan apa-apa yang hanya Allah Yang Berkuasa. 

  Ini juga merupakan perbuatan bid'ah yang tidak pernah dicontohkan oleh manusia termulia, Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam. Bahkan beliau terluka dan patah giginya di perang Uhud. 

  Kalau memang hal tersebut di atas baik, pastilah Nabi memakainya untuk melindungi diri. Para Shahabat dan Ulama Rabbaniyyin juga tidak pernah melakukan itu. Ini menunjukkan bahwa keyakinan itu tidak memiliki landasan dan memang bukan dari Islam. 

  Sementara itu, masalah kekuatan yang diyakini, justru yang ada adalah sebaliknya. Bukan kekuatan yang akan datang, tetapi KELEMAHAN, RASA TAKUT, PENYAKIT dan BALA lah yang akan hinggap pada diri si pemakainya 

  Suatu hari Rasulullah melihat laki-laki memakai benang kuningan di tangannya. Nabi bertanya "Apakah ini?" Orang tersebut menjawab, "Penolak lemah (bala)." 

  Maka Nabi Bersabda, "Lepaskan tubuhmu, maka kamu tidak akan beruntung selama-lamanya." (HR. Imam Ahmad dari Imran dengan sanad yang baik). 

  Jadi, jelaslah memakai gelang, bagi wanita, memang boleh sebagai perhiasan. Tetapi, memakainya dengan keyakinan bisa ia BISA MENOLAK BALA, BISA MENJAUHKAN DARI GANGGUAN, sungguh tidak ada dasarnya dalam syari'at Islam. Maka, hati-hati dengan apa-apa yang hanya katanya, atau apa yang nyata, tetapi di baliknya ada kemusyrikan. 

 Sumber : Majalah Ghoib, Edisi No 2 | 2002

[NEW] Version Video! Bisa ditonton disini

Previous
« Prev Post

Related Posts

August 01, 2019

0 comments:

Post a Comment

Postingan antum akan tampil setelah diseleksi dan layak tampil. Jazakumullah Khairan Katsiran