[Kun Fayakun Series] Akibat Memuja Nyi Blorong

Posted by rumah ruqyah on 2019-07-17




"DIGUNA-GUNA KARENA BERUSAHA MENINGGALKAN TRADISI PEMUJAAN SESAT"

 Trisno tinggal bersama kedua orang tuanya yang sangat kolot, dan memuja Nyi Blorong demi mendapatkan kekayaan. Trisno menentang sifat buruk orang tuanya, Cokro dan Arum. Setiap kali Cokro melakukan ritual “bersenang-senang” bersama Nyi Blorong, Trisno selalu berusaha menggagalkannya.

  Trisno selalu berusaha menyadarkan kedua orang tuanya agar kembali ke jalan yang benar, menyembah hanya kepada Allah Subhanallahu Wa Ta ala. Tapi kedua orang tua Trisno sudah nggak bisa dipatahkan keyakinannya dari kesetiaannya pada Nyi Blorong.

  Yang ada malah Trisno ditarik untuk diisi ilmu kebal senjata dan pukulan. Sebab, bagi Cokro, Trisno dipersiapkannya sebagai pewaris pemimpinan perusaan yang dikelolanya. Trisno yang taat beribadah, jelas menolak.

  Tapi Cokro maksa, menghajar Trisno hingga pingsan. Dalam keadaan pingsan Cokro meminta tolong Nyi Blorong untuk mengisi ilmu pada diri Trisno. Trisno kecewa dan marah saat tau Cokro membuat Trisno punya ilmu kebal.

  Trisno merasa kotor. Ternyata Trisno bukan sebatas bisa punya llmu kebal tapi juga mampu membuat semua makhluk gaib takluk dan ingin mengabdi padanya. Trisno semakin takut dengan keadaan itu. Trisno bertekad memusnahkan ilmu kebal itu dari dirinya. Trisno bertemu Andra, yang dulu adalah teman geng motor.

  Pada Andra, Trisno cerita tentang ilmu kebal yang dimilikinya serta kedua orang tuanya yang memuja Nyi Blorong. Andra dan Rayyan pun meruqyah Trisno. Jin dalam tubuh Trisno akhirnya pergi. Trsino merasa lega. Tapi masalah belum selesai. Trisno entah kenapa sering mengalami sakit kepala luar biasa. Sampai-sampai darah keluar dari telinga.

   Di tengah rasa panic, Trisno mendengar suara gaib yang menyuruhnya minum air got jika ingin sembuh. Trisno melakukannya, dan sakit kepalanya hilang. Merasa ada yang nggak beres, Trisno pun kembali ke rumah ruqyah, untuk mencari tahu.

   Rayyan dan Kyai Abbas pun mendoakan Trisno. Ternyata benar Trisno kerasukan lagi. Kali ini Trisno diguna-guna. Saat proses ruqyah, ular keluar dari mulut Trisno yang merupakan ujud jin. Ular itu mengaku suruhan bapaknya Trisno.

   Trisno marah, mendatangi Cokro. Terjadi keributan. Cokro kalap, hendak membunuh Trisno tapi Arum ibunya Trisno menghalangi. Arum pun tewas. Dan Cokro ditangkap polisi. Sementara Trisno ingin mencari ketenangan jiwa dengan belajar agama di pesantren. 


***


Kun FayaKun AN TV merupakan hasil kerja sama Ruqyah Ruqyah Indonesia dan Tobali Putra Production

Ingin bekerja sama dengan kami? Silahkan hubungi kami dengan nomor di bawah ini.

Hotline Service: 021- 8087-2602,  (WA) 0851-0503-5459


Previous
« Prev Post

Related Posts

July 17, 2019

0 comments:

Post a Comment

Postingan antum akan tampil setelah diseleksi dan layak tampil. Jazakumullah Khairan Katsiran