Jin Poligami


Alkisah saat meruqyah mantan biduan di Ciledug kemarin siang. Sebut saja ia namanya M, dulu pada usia 16 tahun pernah diisi semacam susuk di mukanya oleh keluarga dekatnya.

Saat pentas teman-temannya berkomentar bahwa mukanya "bersinar" banyak yang tertarik kepadanya.Dalam perjalanan hidupnya datanglah hidayah untuk mengakhiri profesi biduan panggung dangdut yang sudah digelutinya.

Kemudian menikah dengan seorang yang mencintainya. Lahirlah anak-anak dan bekerja di kantoran.
Namun ada keanehan yang dialami M, SERING KESURUPAN, EMOSIAN, KEPALA PUSING, Sering MIMPI BURUK, NGGAK BETAH DIRUMAH INGIN TINGGAL DI KANTOR DLL.

Hari senin kemarin pimpinan perusahaannya mengundang saya untuk meruqyah kantornya. Saat mendengarkan ruqyah, M menangis, bercucuran air mata, pusing kepalanya, gemetar, ketakutan, melihat banyak bayangan-bayangan.

Lalu saya minta ke suaminya memijit punggungnya sedangkan saya memegang punggung suaminya.
Reaksi semakin keras sehingga terjadi dialog :

Saya: "Wahai jin keluarlah karena taat kepada Allah."
Jin: Enak saja suruh keluar, saya sudah lama ditubuh ini, aku suka dia.
Saya : Apa agamamu ?
Jin : Islam.
Sy : Baca syahadat.
Jin : Diam saja dan berusaha mengucapkan sesuatu tapi tidak bisa.
Sy : Ngaku islam tapi tidak bisa syahadat, bohong kamu. Saya bacakan ayat-ayat siksa dan sihir, dan saya guyur denga air mineral yang sudah diruqyah
Jin : Ampuuun - ampuuuun, saya mau masuk islam.
Sy : Mari ucapkan syahadat. Saya bimbing, pelan-pelan, akhirnya bisa bersyahadat.
Sy : Apakah kamu punya nama ?
Jin : Aku tidak punya nama.
Sy : Maukah kamu dikasih nama Fatimah?
Jin : Ya mau. Itu nama bagus.
Sy : Hai Fatimah, kamu punya suami?
Jin : Ya, punya.
Sy : (Pertanyaan untuk tes) Berapa suami kamu?
Jin : Satu ustadz.
Sy : Baik. Berapa ISTRINYA SUAMI KAMU ?
Jin : Banyak ustadz.

Orang-orang yang di ruangan gerrrr...Jin Juga POLIGAMI.

Sy : Silahkan keluar dan ajak semua keluarga dan teman-temanmu untuk berislam dan menjadi Muslim yang taat.

Akhirnya jin tersebut keluar sambil kita ajarkan cara menghadapi jin-jin yang menghendaki dia tetap di badan M. Takbir : ALLAHU AKBAR ! ALLAHU AKBAR !

Semoga M dan kita dilindungi Allah dari godaan setan yang terkutuk. Aamiin.

Ustadz H.Achmad Junaedi, Lc, MHi

Comments