Diuji Dengan Sapi

Alkisah seorang pemuda datang untuk melamar putri seorang petani yang terkenal cantik di desanya.
"Baiklah, tapi aku ingin tahu sejauh mana nyalimu, kalau kamu bisa memegang ekor salah satu dari tiga sapiku, maka aku terima pinanganmu," kata si petani.  "Enteng.." pikir pemuda itu.

Sapi pertama dikeluarkan sangat besar, hingga nyalinya ciut, pemuda itu ragu. Dia tidak pernah melihat sapi sebesar itu, tanduknya tajam, tatapan matanya tampak garang. Akhirnya, dia biarkan sapi pertama lewat.
"Siapa tahu sapi yang kedua lebih jinak," pikirnya.

Sapi kedua dilepas, ternyata sapi itu jauh lebih besar, jauh lebih serem, malah air liurnya menetes siap menyeruduk. Pemuda itu takut, dan sapi itu dibiarkan lagi lewat.

"Sapi ketiga mungkin lebih jinak. Masak iya ga ada yg kecilan," pikirnya. Ternyata benar, sapi ketiga badannya kecil, kurus dan tampak sangat jinak. Pemuda itu girang luar biasa. Dia langsung siap-siap untuk memegang ekornya.

Namun, alangkah kagetnya dia, setelah berada di belakang sapi tersebut, ternyata sapi itu buntutnya buntung, alias tidak ada ekornya.


من انتظر فرصة بغير مشقة ، عاش بلا فرصة
"Jika engkau melepas sebuah peluang hanya karena tantangannya berat, maka itu sebuah tanda bahwa engkau akan kehilangan semua peluang."

#Kisah sang pedagang sapi....

Ustadz Ismeidas

Comments