Ruqyah dan Kenakalan Remaja

Banyak kasus ruqyah mengeluhkan kenakalan remaja. Suka melawan, malas ibadah, dan seabrek keluhan lainnya.

Di sini pentingnya peruqyah memahami dunia pendidikan dan remaja. Meski telah melewati fase keduanya, belum tentu semua paham. Termasuk orang tua yang mempunyai anak yang beranjak dewasa.

Remaja merupakan fase 'dewasa nanggung' dikatakan kecil tidak mau dibilang dewasa belum layak.Dan di usia ini memang mulai suka bergaul, berkelompok, berteman dan mempunyai 'rasa' kepada lawan jenisnya.

Tidak suka diperintah, merasa udah gede, dan banyak [sok] tahunya. Dan 'kelebihan' mereka; loyalitas tinggi kepada teman. Bahkan perkataan teman lebih didengar daripada orangtuanya. Karena suka ikut-ikutan ini, mereka menjadi sasaran empuk para kapitalis, produsen dan bahkan musuh-musuh Islam.

Dan kebalikannya, jika sedari dini 'diolah' dengan baik, pemahamannya, ibadahnya, semangatnya, idolanya, visi-misinya, bisa menjadi mukmin yang menggetarkan musuh-musuh Islam.

Back to topic, bagaimana jika ketemu remaja yang nakal? Tentu selain sabar menjelaskan kekeliruan yang ada, mendo'akannya, juga menjadi temannya.

Selain itu, tiada henti belajar cara mendidik anak (parenting nabawi) tanpa henti. Dan prosesnya tidak singkat, melelahkan bahkan menjemukan.

Karena memang, 'mengobati' lebih berat dari sekedar mencegahnya.

Wallahu'alam
Ardy Erlangga

Comments