Skip to main content

Memberi Makanan Pada Jin, Bolehkah?


Rabu, 26 Rajab 1437 - 05 Mei 2016

 

Ada pertanyaan dari Yadi SurYahdil seperti judul diatas, tapi lebih khusus pada tulang...

Tulang disebut-sebut sebagai makanan jin, tapi tentu bukan zat tulangnya seperti kucing makan tulang ikan langsung ludes tak bersisa. Bukan begitu. 

Jin memakan sesuatu melalui aromanya, bukan bendanya. Termasuk wewangian kemenyan yang dibakar atau wewangian jeruk purut yang disajikan oleh dukun.

Tulang yang menjadi makanan jin muslim adalah tulang hewan yang halal dimakan dan disembelih dengan menyebut nama Allah.

Sedangkan tulang yang menjadi makanan jin kafir adalah tulang binatang yang haram dimakan atau tulang binatang yang mati tanpa disembelih dengan nama Allah.

Pertanyaan saudara Yadi SurYahdil, bolehkah menawarkan makanan tulang hewan kurban pada jin Muslim, misalnya ?

Jawaban saya ada dua :

1. Pak Yadi kayak nggak ada kerjaan aja ah. Mendingan dagingnya tawarin sama saya atau orang yang memerlukan. Lebih jelas manfaatnya. 

2. Jika niatnya ingin bersedekah pada jin Muslim, tujuannya apa? Karena tulang sisa makanan kita tanpa ditawarin juga akan disantap jin. 

Jika ada upaya untuk memanggil jin Muslim dengan mengumpulkan tulang sebanyak mungkin, khawatirnya kita akan tertipu. Perbuatan ini dapat menimbulkan mudharat, khususnya dalam aspek akidah. 

Yang namanya jin, tidak dipanggil aja datang, apalagi diundang. Terus, kita tahu darimana yang datang itu jin Muslim yang taat dan shalih ?

Suatu ketika, bisa saja ada jin yang datang tanpa diundang menawarkan jasa untuk membantu anda. Alasannya anda orangnya baik dan perhatian, maka saat anda kesusahan dia datang tawarin jasa, kuat nggak ? 

Saat itu anda akan menjadi korban sebagaimana dukun-dukun yang dulunya adalah mereka yang telah merasa dibantu jin melalui berbagai bentuk tipu daya hingga akhirnya menjadi sahabat abadi sampai anda bersujud dihadapannya. Na'udzubillah min dzalik !

Oleh karena itu, berbuatlah dengan sesuatu yang jelas bermanfaat bagi alam nyata, bukan untuk alam ghaib. Kebutuhan kedua alam ini jelas berbeda dan kita tidak dituntut untuk sesuatu yang berada diluar kemampuan kita. Wallahu a'lam.

Ustadz Musdar Bustamam Tambusai

Comments

Popular posts from this blog

Kupu-Kupu Masuk Rumah, Benarkah akan datang Tamu?

Kupu-Kupu Masuk Rumah, Benarkah akan datang Tamu? Kamis, 25 April 2013 / 14 Jumadil Akhir 1434

    Katanya, bila ada kupu-kupu yang hinggap di pintu rumah berarti ada tamu yang segera datang. Entah malam ini, esok atau lusa. Kepercayaan yang berkembang di berbagai daerah. Tak tahulah. Entah kenapa kedatangan kupu-kupu menjadi sinyal kalau rumah itu akan didatangi tamu.

     Tidak jarang seorang ibu yang meyakini mitos ini segera berbenah, bila melihat kupu-kupu hinggap di pintu rumahnya. Mulai dari membersihkan rumah, hingga menyiapkan menu makanan yang sedikit istimewa.

    Maklum kedatangan kupu-kupu itu memberinya harapan untuk bertemu dengan seseorang yang barangkali sangat istimewa. Sang suami yang kebetulan bekerja juga sudah dipesan untuk segera pulang.

    Namun, ... gawat nih. Makanan sudah selesai dimasak, rumah juga selesai dibersihkan. Kamar pun telah disiapkan. Tinggal menyisakan rasa capek dan pegal di badan. Tapi ternyata tamu misterius yang ditunggu tak …

Mimpi Bertemu Ular, Jodoh Sudah Dekat?

Mimpi Bertemu Ular, Jodoh Sudah Dekat? Selasa 09 April 2013 / 28 Jumadil Awwal 1434 H

     Katanya, kalau saat tidur malam kita diusik oleh mimpi bertemu ular, berarti akan ada jodoh yang datang. Kalau ular itu menggigit atau melilit, berarti jodohnya sudah dekat. Sebentar lagi jodoh itu akan datang melamar. Asyik ya.

     Terus kalau dikejar, katanya kita lagi dikejar-kejar oleh jodoh kita yang entah dimana. Mungkin sebentar lagi dia juga akan menyatakan kesediaannya datang ke rumah dengan segala kesungguhannya untuk melamar. 

      Nah, kalau dalam mimpi kita ternyata mampu membunuh ular, aduh kita membunuh jodoh kita donk. Alias jodoh semakin menjauh dan mungkin orang yang sudah dilamar bisa dibatalkan atau jangan-jangan yang sudah menyebar undangan gagal menikah. Kasihan ya …

       Itu semua gara-gara ular yang hadir dalam mimpi kita di malam hari. Atau bahkan hadir dalam mimpi tidur siang kita. Tidak pernah disebutkan dalam buku-buku penafsir mimpi tentang asal mu…

Satu Bulan Lamanya Saya Dihantui Kematian

Satu Bulan Lamanya Saya Dihantui Kematian Selasa, 23 April 2013 / 12 Jumadil Akhir 1434 H


     Kematian adalah suatu kepastian. Seperti hukum matematika. Tak seorangpun dapat lepas dari suratan ini. Burung elang yang bebas berkelana menjelajah jagad raya suatu saat juga akan jatuh dan terkapar di atas tanah.

    Tak ubahnya seperti manusia. Bila demikian, haruskah seseorang takut kepada kematian sedemikian rupa hingga di luar batas kewajaran? Seperti kisah Silfi, seorang karyawan swasta asal Bangka Belitung. Ia menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Jakarta. Berikut petikannya.

    Sekian tahun merantau, saya dapat menghirup udara Jakarta dengan nyaman, seperti layaknya gadis-gadis yang lain. Atribut jilbab yang menutupi kepala semakin menenangkan jiwa. Setidaknya saya bisa menghindari tatapan jalang lelaki hidung belang, yang dengan seenaknya memelototi wanita yang tidak menutup aurat.

     Kegamangan yang sempat menghantui, dulu sebelum berangkat ke Jakarta, sirna b…