Skip to main content

[Konsultasi Online] Jodoh Belum Datang, Bisakah Diruqyah?

Jodoh Belum Datang, Bisakah Diruqyah?
Jum'at 17 Jumadil Awal 1437 H - 26 Februari 2016


  Seseorang wanita muda via BlackBerry Messenger mengeluhkan kepada Rumah Ruqyah Indonesia
akan jodohnya yang belum datang. Melalui BBM pun kami sarankan untuk datang ke Rumah Ruqyah Indonesia dan Alhamdulillah dia pun setuju untuk datang. 

  Singkat cerita, tibalah dirinya ke Rumah Ruqyah Indonesia dan bertemu dengan Ustadz Ali Musirin (Team Vip Ruqyah). Session Counseling dan Ruqyah pun berjalan dengan lancar. Dan tidak terjadi apa-apa. Alhasil, dari hasil Counseling yang mendalam ditemukan beberapa hal yang bisa dijadikan pelajaran berharga untuk kita semua.

  Beliau (wanita muda) tersebut seorang pemimpin perusahaan yang bergerak dalam bidang motivasi, training untuk restoran-restoran. Selain itu, beliau sosok yang tegas dengan pendidikan S2. Dan terlihat dari saat beliau counseling, tegas dan berwibawa.

  Tidak ada yang salah dengan typical beliau seperti itu, namun jadi bermasalah untuk laki-laki yang berusaha mendekatinya. Pendidikan tinggi dan seorang bos. Disarankan untuk wanita tersebut untuk menurukan 'superior'nya. Karena banyak lelaki yang masih berat untuk mendekati sosok wanita 'hebat' seperti wanita tersebut. Wallahu'alam Bishowab

Semoga Allah mudahkan dirinya menemukan dambaan hatinya.

*Seperti diceritakan Ustadz Ali Musirin kepada Admin

Comments

Popular posts from this blog

Kupu-Kupu Masuk Rumah, Benarkah akan datang Tamu?

Kupu-Kupu Masuk Rumah, Benarkah akan datang Tamu? Kamis, 25 April 2013 / 14 Jumadil Akhir 1434

    Katanya, bila ada kupu-kupu yang hinggap di pintu rumah berarti ada tamu yang segera datang. Entah malam ini, esok atau lusa. Kepercayaan yang berkembang di berbagai daerah. Tak tahulah. Entah kenapa kedatangan kupu-kupu menjadi sinyal kalau rumah itu akan didatangi tamu.

     Tidak jarang seorang ibu yang meyakini mitos ini segera berbenah, bila melihat kupu-kupu hinggap di pintu rumahnya. Mulai dari membersihkan rumah, hingga menyiapkan menu makanan yang sedikit istimewa.

    Maklum kedatangan kupu-kupu itu memberinya harapan untuk bertemu dengan seseorang yang barangkali sangat istimewa. Sang suami yang kebetulan bekerja juga sudah dipesan untuk segera pulang.

    Namun, ... gawat nih. Makanan sudah selesai dimasak, rumah juga selesai dibersihkan. Kamar pun telah disiapkan. Tinggal menyisakan rasa capek dan pegal di badan. Tapi ternyata tamu misterius yang ditunggu tak …

Mimpi Bertemu Ular, Jodoh Sudah Dekat?

Mimpi Bertemu Ular, Jodoh Sudah Dekat? Selasa 09 April 2013 / 28 Jumadil Awwal 1434 H

     Katanya, kalau saat tidur malam kita diusik oleh mimpi bertemu ular, berarti akan ada jodoh yang datang. Kalau ular itu menggigit atau melilit, berarti jodohnya sudah dekat. Sebentar lagi jodoh itu akan datang melamar. Asyik ya.

     Terus kalau dikejar, katanya kita lagi dikejar-kejar oleh jodoh kita yang entah dimana. Mungkin sebentar lagi dia juga akan menyatakan kesediaannya datang ke rumah dengan segala kesungguhannya untuk melamar. 

      Nah, kalau dalam mimpi kita ternyata mampu membunuh ular, aduh kita membunuh jodoh kita donk. Alias jodoh semakin menjauh dan mungkin orang yang sudah dilamar bisa dibatalkan atau jangan-jangan yang sudah menyebar undangan gagal menikah. Kasihan ya …

       Itu semua gara-gara ular yang hadir dalam mimpi kita di malam hari. Atau bahkan hadir dalam mimpi tidur siang kita. Tidak pernah disebutkan dalam buku-buku penafsir mimpi tentang asal mu…

Satu Bulan Lamanya Saya Dihantui Kematian

Satu Bulan Lamanya Saya Dihantui Kematian Selasa, 23 April 2013 / 12 Jumadil Akhir 1434 H


     Kematian adalah suatu kepastian. Seperti hukum matematika. Tak seorangpun dapat lepas dari suratan ini. Burung elang yang bebas berkelana menjelajah jagad raya suatu saat juga akan jatuh dan terkapar di atas tanah.

    Tak ubahnya seperti manusia. Bila demikian, haruskah seseorang takut kepada kematian sedemikian rupa hingga di luar batas kewajaran? Seperti kisah Silfi, seorang karyawan swasta asal Bangka Belitung. Ia menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Jakarta. Berikut petikannya.

    Sekian tahun merantau, saya dapat menghirup udara Jakarta dengan nyaman, seperti layaknya gadis-gadis yang lain. Atribut jilbab yang menutupi kepala semakin menenangkan jiwa. Setidaknya saya bisa menghindari tatapan jalang lelaki hidung belang, yang dengan seenaknya memelototi wanita yang tidak menutup aurat.

     Kegamangan yang sempat menghantui, dulu sebelum berangkat ke Jakarta, sirna b…