[Konsultasi Online] Tersiksa Jeratan Cinta

Tersiksa Jeratan Cinta
Kamis, 28 Shaffar 1437 H - 10 Desember 2015


  Cinta. Kadang bikin melayang karena buaiannya, tapi tak sedikit terluka karena duri yang mengelilingnya. Sebaik-baik cinta, adalah sesuai yang diajarkan RasulNya, dan juga harus karena Allah. Agar tidak tersesat, terluka dan tersiksa. Kisah dibawah ini begitu mendalam, agak panjang sepanjang yang dialami pelakonnya, semoga bisa diambil hikmahnya. Wallahu'alam Bishowab

ooOOoo

Penanya [P]: Assalamu'alaikum Nama panggilan saya; E (Wanita, 31 tahun), saat ini saya berada di kota bukittinggi, sumatra barat.

Rumah Ruqyah Indonesia [RRI] : Wa'alaikumsalam Iya bu, ada yang bisa kami bantu?

P: Baru-baru ini, saya baru menyadari kalo saya ternyata diguna-guna sudah semenjak 8 tahun yang lalu (th 2008). Tepat di kota D. Saya diguna-guna oleh pria Non Muslim dari kota M. Kemudian, akhir th 2011 yang lalu saya juga bertemu dengan rekan kerja dari negara S berkebangsaan negara M. 

   Kami bahkan sempat berencana mau menikah, dan saya bahkan sudah berkenalan dengan keluarga besarnya disana. Tapi kemudian, saya juga menyadari, ternyata yang bersangkutan punya ilmu hitam, dan sudah mensantet saya. Dulu, dia pernah cerita, sering hiking ke s****, yang dikenal banyak ilmu hitamnya.

  Alhamdulillah, perlahan-lahan, ketika keluarga sepupu saya mengajak ke kota PB (saya berasal dari kota Pd), dan langsung besoknya, saya diruqyah oleh ustadz yang praktek di mesjid Al Falah PB.

   Setelah seminggu di ruqyah, saya Alhamdulillah. bisa ruqyah sendiri. Meskipun efeknya tidak terlalu besar. Hingga tanggal 1 Muharam kemarin, ada acara tablig akbar dan ruqyah massal di mesjid Al Falah, yang diselenggarakan oleh ARSYI

  Baru meneguk sedikit air yang sudah di ruqyahkan, suara saya langsung melengking keras, pada saat itu. Salah satu ustadz yang dari jakarta, ketua/wakil ketuanya bahkan saat itu bilang, jinnya banyak didalam.

  Alhamdulillah, saya bisa sadar diri, sampai ustadz kemudian bilang saya bisa ruqyah mandiri. Akhirnya, ini meyakinkan saya, kemudian, berawal dari googling tentang ARSYI, saya akhirnya dapat upload audio ruqyah dari website ustadz Perdana.

  Sudah hampir satu bulan ini saya sudah ruqyah mandiri, bahkan tanpa ditemani oleh siapapun. dan Alhamdulillah, beraksi. Bahkan, saat ini.. sambil memutar audionya, terkadang saya muntah-muntah. padahal tidak diawali konsentrasi niat ruqyah.

  Sekarang saya dirumah nenek saya, yang letaknya tepat didepan Mesjid. Untuk beribadah, Alhamdulillah tidak ada halangan. Meskipun, terkadang ada bisikan-bisikan dan bahkan kilasan-kilasan pada saat shalat.

  Dari selama ini, terlihat dimana sumber buhul-buhul yang diletakkan (dikedua tapak kaki, tengkuk, dan tengah dada)

  Dan saya juga sudah tahu, materi apa yang mereka gunakan untuk menyihir saya. Jawaban-jawaban ini bahkan alasan-alasan di sihir, saya tahu, pada saat ruqyah mandiri.

  Yang Non Muslim, memaksa saya masuk agamanya, hingga saya sering dengar ucapan y**** k******, kilasan bayangan g***** pada saat shalat, dan bahkan setiap melihat g***** k****** (yang lain biasa saja). bahkan katanya sampai dia mati. Sementara yang di negara M, menaruh sakit hati karena saya yang memutuskan hubungan kami dulu dan juga karena yan non Muslim yang meneror dia juga.

Bagaimana caranya menghancurkan buhul-buhul ini ya?

  Kalo perlu, sekalian dengan ilmu hitam mereka berdua. Karna yang non muslim juga bahkan mengancam, hingga bertahun-tahun kemudian, atau bahkan akan menghampiri menemui saya dan kembali menyihir saya lagi.

  Pada saat diruqyah, ada yang teriak, tobat, minta ampun, dan ada juga yang bilang kalo mereka (jin-jin) akan kembali lagi, setelah saya selesai ruqyah. Bahkan katanya, hingga ribuan, wallahu'alam

   Dan selalu, ketika saya tidak shalat berjamaah ke Mesjid, tidak ruqyah setengah hari saja, ato tidur, pasti terasa lagi sihirnya nambah

   Sebelum tidur, saya sudah baca surah-surah ruqyah sebelom tidur. Awalnya, tidur nyenyak. tapi kemudian, tidur lagi, dan di datangi mimpi-mimpi aneh, dan sihir mereka terasa menguat lagi.

  Bahkan, disaat shalat berjamaah di mesjid, pikiran saya bisa diajak kemana mana, khususnya jika imam sedang membaca al fatihah dan surah. Dan kilasan-kilasan datang lagi.

   Seperti tadi pagi, pada saat Shalat Magrib kemarin (di Mesjid), Isya (di rumah), dan Subuh (di mesjid).. saya melihat mobil sedan pada saat sedang shalat. setelah subuh, saya juga sudah meruqyah [mandiri], dan efeknya luar biasa positif. 

   Tapi, sejak awal bangun tidur, lalu berlanjut semakin parah setelah mandi dengan air ruqyah, gatal-gatal di sekitar kaki saya. Ketika saya melihat arti mimpi, dari rujukan file pdf, yang saya dapat dari website qur'anic healing, ternyata melihat kendaraan berarti dikirimi sihir kaki jadi sakit.

  Maaf, curhatnya jadi kepanjangan, Pak Ustadz 

RRI: Laa haula wala quwata illah billah. Masya Allah mendengar cerita ibu, saya sangat salut dan kagum akan upaya ibu. Semoga ibu senantiasa dalam lindungan Allah.

  Maaf baru dibalas, karena seharian full kerjaan di RRI. Untuk ibu, teruskan upaya meruqyah mandiri. Dan coba khatamkan Al Baqarah. Niatkan untuk meruqyah mandiri

  Siapkan segalon air, selesai baca tiup ke air tsb. Guna minum dan mandi ibu. Gak usah pikirkan bagaimana cara Allah menghilangkan gangguan tsb, entah itu menghancurkan dsb. Cukup ibu memfokuskan pada ruqyah mandiri

  Tingkatkan ibadah, baik kualitas dan kuantitas. Insya Allah dengan kian dekat kita kepada Allah, Allah akan lebih mudah mengabulkan do'a dan harapan kita, Insya Allah

P: Assalammu'alaykum, selamat pagi. maaf, baru dibalas, Pak Ustadz. terima kasih, respon bapak bisa menyemangati saya. sudah 3 tahun ini karir saya hancur (padahal Alhamdulillah, dari karir saya sebelumnya saya mampu membantu keluarga (saya anak pertama), umroh, dan jalan-jalan keberbagai kota). 

   Sekarang, saya hanya berharap dari belas kasih adik saya dan keluarga besar. Sebenarnya, gejala-gejala sihir seperti pikiran melayang dan dada saya bergetar selalu ke non Muslim, dan hambatan susah berpikir, hubungan dengan rekan kerja atau emosional, sudah saya rasakan sejak th 2008.

   Tepatnya beberapa saat setelah berpacaran dengan dia. Hingga saya minta putus, keluar kota meninggalkan dia meskipun bahkan sempat dianya masuk UGD 2 hari setelah saya putuskan dan by phone mengatakan ingin bersujud dikaki saya memohon untuk kembali. 

   Tapi, semuanya menjadi fatal sejak saya berencana nikah dengan si M dan dia tau. Sejak saat itu, seluruh sisi kehidupan saya dibuat mereka berdua benar-benar runyam. Padahal kedua-duanya sudah menikah dan punya anak. 

   Untuk konsentrasi hal-hal lain, saya sudah kesulitan. Terabaikan sebentar saja, mereka seperti mencoba masuk dan merusak emosi saya. Terkadang pada awalnya saya dibuat tergoda hal-hal lain, sibuk dengan hal lain, atau dibawa emosi ke hal-hal yang tidak diperlukan. 

   Saya hanya bisa beribadah saja. Tapi terkadang, iman ini naik turun. Berhenti berdzikir sejenak, malas ke Mesjid karena hujan, tidak shalat sunnah, atau hari-hari tidak dipenuhi total dengan beribadah. padahal mandi dan minum dengan air ruqyah, sudah saya lakukan.

   Ada beberapa pertanyaan yang sangat sekali saya penasaran jawabannya. maaf sekali, Pak Ustadz... kalimat-kalimat saya ini terlalu banyak.

RRI: Silahkan

P: 1. sebulan yang lalu, saya menukar nomor hp. Yang mengetahui, hanya sebatas keluarga terdekat, dan bahkan tidak kenal dengan si non muslim dan kami tinggal beda pulau. Si Non Muslim di Pulau K atau J, sementara kami di pulau S. 

   Tiba-tiba ada nomor aneh yang miscall, tak lama setelah saya meruqyah mandiri setelah Isya. Pada saat itu, saya merasakan reaksi ruqyah nya, cukup memuaskan. Saya baru sadar, pada pagi hari setelahnya, ternyata setelah saya ruqyah, ada nomor baru yang miscall

  Ketika saya sms, menanyakan siapa, orang ini mengaku sebagai orang lain, dan mengira nomor saya itu adalah nomor orang yang dikenalinya. Dari jawabannya, seolah-olah dia memaksa saya untuk mengakui saya adalah orang yang dia maksud. Saya abaikan. Besoknya, saya terima sms dari nomor baru lagi, yang mengabarkan lowongan kerja disebuah perusahaan besar, yang saya idam-idamkan.

  Tetap saya abaikan juga. Tapi, sejak saat itu, saya selalu merasa ingin sekali marah-marah dan email ke dia. Pada akhirnya, saya mengirim email ke non Muslim ini. Tak lama setelah itu, saya merasakan pipi kiri saya dingin dan lembab. Seperti dicium. Dan terdengar bisikan, "terima kasih, E"

Yang menjadi pertanyaan saya, apakah ada kemungkinan besar, ini semua adalah dia yang melakukannya?

Apa dengan sihir, dia bisa mengetahui nomor hp saya?

Padahal email yang saya kirim, pada akhirnya adalah surah ar rahman potongan ayat untuk ruqyah beserta artinya.

2. Apa kilasan-kilasan dan mimpi, adalah pertanda sihir baru yang dikirim, ataukah, jin yang sebelumnya sudah dikeluarkan (diruqyah) yang ingin masuk lagi?

  Apakah saat ini saya sedang berperang melawan jin-jin sihir lama yang dikirimkannya dulu, (padahal orangnya saat ini sedang duduk manis dan menikmati kesibukannya yang lain) ataukah, memang si dukunnya juga merasa tersakiti, dan ikut sibuk melawan dan mencari celah untuk mengirimkan sihir baru lagi ke saya?

RRI: Pertama-tama ingin saya tekankan kepada mba, yakinlah akan pertolongan Allah. Karena dengan itu akan membuat aman, nyaman dan terlindungi

  Jika kita yakin akan pertolongan Allah berarti semua kecil, apapun itu Saya khawatir karena mba tersibukkan karena masalah sihir yang dikirimkan, akhirnya mba melupakan yang utama

Beribadah kepada Allah, berserah diri kepada Allah, bertaubat kepada Allah dsb

P: Aamiin, Pak Ustadz. Saya pernah merasakan bebas dari sihir sebentar. Pada akhir th 2012 hingga awal th 2013, perasaan saya sempat hancur dan sedih setelah putus dengan si M. Padahal, sayalah yang awalnya minta putus. 

  Entah kenapa, hari-hari saya hanya berlari ke Allah SWT. Saya hanya duduk dikamar, shalat sunnah sebanyak-banyaknya, membaca Al Qur'an hingga menangis, dan kemudian memutuskan umroh, karna merasa do'a saya disini tidak didengar lagi oleh Allah. 

  Setelah umroh, dari kota asal saya, P, saya langsung memutuskan ke kota J, tempat keluarga besar ayah saya. Disana, saya merasa tentram kembali. Lalu, 1-2 bulan kemudian, saya memutuskan ke kota B. 

   Dan disinilah semuanya terulang kembali. Setelah saya publikasikan lokasi saya by Facebook (akhir th 2013). Lalu, ketika saya jalan-jalan ke kota B, suatu hari, diperjalanan, jantung saya serasa ditusuk jarum. Dan saya tiba-tiba mengingat si non Muslim. 

   Dan ternyata benar, saya melihat dia tepat didepan saya, melewati saya. Sejak saat itu, kilasan wajah y**** dan bayang-bayang dia kembali mengusik lagi. Hingga sekarang ini. Kesabaran dan istiqamah saya, benar-benar diuji. 

   Apa ada hafalan yang bisa menguatkan dan membantu saya untuk lebih sabar, dan istiqamah, pak Ustadz? 

RRI: Laa ba'sa thohuurun, Insya Allah Ada yang perlu dikoreksi dari informasi dari mba sampaikan Bahwa Allah Tidak Mendengar do'a-do'a mba. Perlu diluruskan disini bahwa semua Muslim pasti diijabah Cuma cara diterima dan bentuknya suka-suka Allah. 

  Ada yang diberikan kesembuhan, kekayaan dsb Ada yang diberikan beberapa waktu kemudian Ada yang diampunkan dosanya Dan ada yang disimpan untuk kita di yaumil hisab nanti Artinya teruslah berdo'a dan berprasangka baik kepada Allah 

   Saran saya, teruskan ibadah dan ruqyahnya. Adapun was-was, bisikan-biskani yang ada. Cuekin Setan sama seperti manusia, jika dicuekin dia akan lelah sendiri dan akan pergi Selain itu, mungkin bisa dicoba amalan-amalan pembuka rahmat Allah, diantaranya: Banyak istighfar min 100x sehari, lebih banyak lebih bagus 

   Sholat tepat waktu plus sholat sunnahnya (qobliyah dan badiyah) Tilawah qur'an min 1 juz sehari. Baca juga terjemahan, hafalkan, tadabburkan dan amalkan dalam keseharian Perbanyak sedekah Perbanyak silaturahmi Perbanyak memaafkan Perbanyak dzikir Sholat dhuha, shalat tahajud dan sholat sunnah lainnya Terakhir, BANGKIT! 

   Mulailah beraktivitas. Jangan terbelenggu dengan kejahatan dari kalangan jin dan manusia Harus optimis dan positif thinking Coba amalan ini selama sebulan. Dan harus konsisten! Rasakan bedanya  Dan jangan lagi pikirkan orang atau makhluk yang menjahati mba, biar urusan mereka nanti sama Allah. Dan Allah Sebaik-baik Pemberi Balasan

4 jam kemudian...

P: In Shaa Allah, mudah-mudahan saya bisa konsisten dan melakukan saran ustadz dengan sekaligus memaknai makna yang terkandung didalam setiap ayat-ayat Allah.

  Ada kejadian yang Subhannallah, luar biasa, pagi ini. Saya sangat percaya, do'a-do'a sesama muslim, khususnya orang-orang shaleh lebih mudah diijabah oleh Allah. Pada saat kejadian baru-baru ini, saya merasa mungkin ini juga bantuan dari do'a pak ustadz

  Tadi pagi, saya sedang asyik mengobrol dengan keluarga saya. Dalam beberapa kesempatan, saya tiba-tiba seperti ingin memotivasi diri saya sendiri seperti berkata dalam hati, "ah, jin itu syairnya tercela, pengecut,... masa sama perempuan muslimah aja, kalah. cuma bisanya pake masukin dan bisik2 doank." 

   Kurang lebih berupa underestimate mereka. setiap kali saya berpikir demikian, tiba-tiba sendawa besar. Lalu, saya coba lagi dengan bersuara, semakin besar. Seolah-olah mereka keluar dari tubuh saya. Niat saya, untuk memotivasi diri, bahwa mereka cumalah makhluk rendahan yang gak sebanding dan pantas untuk ditakuti.

   Hingga saya mandi, gak putus-putus, sendawanya semakin besar dan tidak berhenti. Cukup lama, berjam-jam. saya tahu, kedua mata saya juga disihirnya. Saya sering sekali sebelumnya melihat mata saya ditusuk berdarah-darah, dan tiba-tiba mata saya gatal. Jika dipegang sembari ruqyah, langsung bereaksi, sendawa besar.

   Lalu, sambil mengucapkan beberapa hafalan, sambil melihat cermin, khususnya ketika baca hafalan ayat kursi yang ke 2-3 kalinya, tiba-tiba sesuatu menjalar dari perut, terasa panas, dan keluar darah. pada awalnya, keluar air hangat rasa obat. padahal saya tidak makan obat atau rasa yang serupa.

   Ini pertama kalinya, selama berjam-jam, tanpa putus, tanpa niat fokus ruqyah, dan bahkan hingga keluar darah.

   Dan saya merasa lebih baik. terima kasih, Syukron, pak ustadz. In Shaa Allah.. semoga saya bisa mengikuti saran pak ustadz dengan konsisten dan lebih baik.

RRI: Barakallahu fiek

P: Assalammu'alaykum pak ustadz, dari pukul 5 hingga baru sekarang ini, saya ruqyah hingga menangisi dan bertobat dan memohon ampun dan mengikhlaskan semua yang sudah terjadi. Disaat ruqyah tadi, sempat firasat klo pak ustadz sedang membantu mendoakan dan meruqyah saya dari jarak jauh.

   Bagaimanapun, terima kasih. sangat terima kasih. syukron, pak ustadz. syukron sekali. Besok, saya berencana menemui ortu saya, dan memohon maaf kepada mereka. mereka tinggal di kota P, 2-3 jam perjalanan dari kota BT, tempat saya sekarang tinggal.

  Luar biasa sekali manfaatnya. sangat terasa keajaiban, kekuatan Allah SWT. saya sempat lemah berdiri, tapi hanya sesaat, dan kemudian bugar lagi. kalo saya istigfar atau baca kalimat Allah, pasti sendawanya kembali lagi. tapi saat ini, tenggorokan saya benar-benar perih.

  Mohon do'a nya, pak Ustadz. dimudahkan jalannya agar saya bisa memohon maaf kepada kedua ortu saya, dan begitu jg sebaliknya, kedua ortu saya. rasanya, ngin sekali sujud di kaki mama saya. Alhamdulillah. Terima kasih bantuan, dan semangatnya.

  Semoga setelah sembuh ini, In Shaa Allah, saya bisa membalas bantuan dan kebaikan seluruh orang-orang yang membantu saya, termasuk pihak ARSYI dan RRI dan pak ustadz, yang sudah menuntun saya dengan ilmu dan jalan yang In Shaa Allah tepat.

   Untuk saat ini saya belum bisa berencana apa-apa. tapi, saya yakin, Allah memiliki jumlah kebaikan yang tak terhitung dengan jalan keberkahan yang tak terduga.

RRI: Wa'alaikumsalam Alhamdulillah, teruskan mba. Semoga Allah Menganugerahkan limpahan rahmat dan kasih sayangNya kepada mba dan keluarga

P: Aamiin

***

Ingin Konsultasi Online juga? Silahkan lihat caranya disini

Comments