[Konsultasi Online] Surutnya Pengunjung Toko

 Surutnya Pengunjung Toko
 Senin, 2 Rabiul Awwal 1437 H - 14 Desember 2015



  Seorang ibu mengeluhkan sering sakit-sakitan buah hatinya. Anehnya, di bawa ke klinik dokter, dan RSUD tidak diketahui penyakitnya. Dan hanya terjadi saat mereka di Timika, Papua! Semoga bisa diambil hikmahnya, kisah seorang ibu dalam pencarian kesembuhan buah hatinya dan juga diiringi sepinya pengunjung di toko milik mereka.

ooOoo


Penanya [P]: Assalamu,alaikum maaf Ustad bisa saya konsultasi via bbm?

Rumah Ruqyah Indonesia [RRI]: Wa'alaikumsalam, Silahkan bu

P: Sebenarnya ceritanya panjang Pak Ustad. Bingung ya mulainya dari mana. intinya keluarga saya seperti di kerjain orang pakai guna-guna Pak Ustadz

RRI: Kenapa ibu bisa berkesimpulan di guna-guna?

P: Soalnya begini Pak Ustadz, semenjak anak ke 2 lahir (lahirnya normal dan sehat), waktu itu usia seminggu anak saya yang ke 2 badannya panas terus. Kami obatkan ke dokter karena saat itu batuk pilek juga.

Semenjak itu anak saya sulit atau katakanlah gak berkembang motorik kasarnya, bahkan sampai 10 bulan anak saya tengkurap aja. Berat sekali, oya sejak bayi umur seminggu itu badannya anget (padahal gak sakit, temperatur juga normal).

Badannya juga terlihat lemah, nggak segar. Umur 10 bulan anak saya batuk panas. Sudah dikasih obat penurun panas dan batuk hasilnya nol, dada juga sesak, akhirnya saya bawa ke klinik. Alhasil suruh opname di klinik tersebut.

  Malamnya karena gak ada hasil, lalu di rujuk ke RSUD, oya di klinik saya dan suami sudah menemukan kejanggalan yang gak ada hubungan sama medis, lalu di RSUD anak kami di suruh opname selama 10 hari.

Gak ada kesembuhan, penyakit juga gak di temukan. Akhirnya saya dan suami berinisiatif bawa pulang ke rumah (selama di rawat di RSUD kami menemukan banyak kejanggalan juga). Setelah sampai rumah, anak kami kondisi tetap batuk, panas, lemas, dadanya sesak dan tetap untuk tengkurap aja susah.

Sampai di rumah makin banyak kejadian aneh,  pandangan anak seperti melihat sesuatu dan ketakutan sekali, tangan dan kakinya seperti ada yang narik-narik kencang sekali dan itu terjadi banyak kali.

Pas Maghrib kami bacakan ayat-ayat al Qur'an, pundaknya suami seperti ada sesuatu yang menungganginya dan berat sekali, kami pikir ada sesuatu di tempat yang kami tinggali akhirnya kami pindah rumah.

  Selama pindah, batuk sesak dan gangguan seperti ada sosok yang menarik-narik tangan dan kaki si kecil sirna, tapi perkembangan motorik tetep ngga ada, dalam kondisi tidak sakit badannya tetep aja anget dan lemes.

Jika di paksa tengkurap macam ada beban di punggungnya gitu. Pas umur setahun si kecil tengkurap aja masih gak bisa, kalo didudukkan bisa, terus kami periksakan ke dokter specialis anak waktu usia setahun.

Dokternya sendiri bingung, ada masalah apa dengan di kecil. Alhasil suruh cek darah lengkap meliputi, kromosom gen dsb. Kami ikuti saran beliau, setelah sehari menunggu hasil laboratorium,  kemudian kami serahkan hasilnya ke dokter spesialis yang menangani anak kami.

Setelah di baca, hasilnya juga normal dan baik-baik saja, gak ada penyakit atau kelainan apapun akhirnya atas saran tetangga kami bawa pulang si kecil ke kampung saya di Jatim (oya kami tinggal di Timika, Papua).

Di Jawa anak kami sehat ,badannya juga normal. Jika di raba ngga panas / anget dan semenjak di Jawa anak kami bisa berkembang sampe bisa jalan tanpa obat atau pun terapi. Oh ya kami di Timika punya toko dan suami kerja di pendidikan. Suami di toko pernah temukan kertas berisi tulisan arab di bungkus plastik di rekat (ikat). Saat ini usia anak kami yang ke 2; 3,5 tahun.

RRI: Boleh tau menemukan keanehan-keanehan apa saja?

P: Tapi kejadian-kejadian aneh masih kerap terjadi, gimana solusinya Pak Ustadz? Waktu di klinik dulu pas di rawat suster, anak saya pas usia 10 bulan saat itu pandangannya seperti melotot ke suatu tempat macam melihat sesuatu yang kami gak tau apa itu.

Pas di gendong tiba-tiba kakinya kuat sekali seperti ada yang tarik-tarik. Di RSUD juga kejadian serupa. Di toko, suami menemukan kertas kecil tulisan arab yang kami gak tau artinya soalnya arab gak jelas.

Di bungkus plastik di rekat, kemudian maksud suami mau tunjukkan ke temen di taruh saku tapi hilang awal bulan puasa kemarin toko kami yang biasanya rame jadi sepi sekali dan karyawan kami menemukan uang baru 50 rb di pojok toko.

Beberapa hari kemudian karyawan kami juga menemukan uang 2 ribuan tercecer di beberapa tempat di dalam toko. Lebaran kemarin kami sekeluarga mudik ke Jawa selama sebulan dan kembali ke Timika tangal 1 September kemarin.

Baru sebulan di Timika kembali, anak kami yang ke 2 sakit lagi secara tiba-tiba, bangun pagi batuk dan sesak badan panas di beberapa tempat, pucat, tidur terus seperti gak kuat buka mata, kayak orang mengantuk parah.

Akhirnya kami bawa pulang lagi ke Jawa dan sembuh. Mohon saran Pak Ustadz apa yang harus kami lakukan? Syukron

RRI: Ibu dan suami punya musuh/saingan?

P: Jika dari pihak saya kayaknya gak Pak Ustadz, tapi dari pihak suami di kantor lama sepertinya ada kawan-kawannya yang bagaimana gitu. Oh ya setahun yang lalu suami resign dari kantor lama dan sekarang mendirikan sekolah sendiri dengan 2 rekannya dan setahun terakhir ini pula gangguan-gangguan itu sepertinya lebih sering menimpa kami

RRI: Oke, karena ibu dan keluarga sudah didzolimi, saatnya 'melawan' mereka dengan cara syar'i dan mengharap bantuan Allah

P: Bagaimana caranya Pak Ustadz? jujur saja kami sudah merasa lelah dan sangat lelah

RRI: Dengan ruqyah sya'iyyah, akan saya pandu dari sini. Namun lebih baik juga jika punya buku panduan atau ikut pelatihan

P: Caranya bagaimana Pak Ustadz?

RRI: Ini bisa dilakukan ibu atau suami, jika mau melakukan sekarang, bisa. Ibu hafal al fatihah, ayat kursyi, al ikhlash, al falaq dan annas?

P: inshaa Alloh hafal ust

RRI: Silahkan ambil wudhu, pakaian hijab/mukena, niatkan mengobati anak/meruqyah (cukup diniatkan saja, gak usah dilafalkan), sentuh ubun-ubun atau dada anak ibu, lalu bacakan ayat-ayat tersebut dengan khusu' dan lihat reaksi anak ibu

P: Jika terjadi apa-apa, gimana Ustadz? soalnya suami lagi di kantor, si sulung sekolah. Pengaruh tidaknya tandanya gimana Pak Ustadz?

RRI: Sebenarnya gak ada apa-apa, yakinlah pada Allah. Ibu dalam kondisi jihad melawan kedzoliman Terjadi apa yang ibu khawatirkan? Maksud dari pengaruh?

P: Iya misalnya ada pengaruh ke si kecil Pak Ustadz. Saya coba Ustadz

RRI: Silahkan, kasih tau saya perkembangan yang ada

P: Berapa kali bacanya ya Ustadz? Iya, Ustadz syukron

RRI: Coba dulu sekali sembari lihat perkembangan

P: Iya Ustadz

2 Hari kemudian...

RRI: Assalamu'alaikum Ibu, bagaimana perkembangan anaknya?

P: Wa'alaikum salam Pak Ustadz, alhamdulillah lebih baikan Ustadz tapi untuk toko gak beberapa bulan terakhir jadi sepi lagi.

RRI: Alhamdulillah, ibu sudah berhasil meruqyah, sekarang bisa dilanjut meruqyah rumah/toko

P: Terima kasih banyak Pak Ustadz, oh ya gimana meruqyah toko? Oh ya bagaimana cara kita untuk melindungi diri serta anak-anak dari gangguan sihir Ustadz?

RRI: Yang ibu lakukan kepada anak ibu, bisa juga untuk perlindungan, caranya sama. Cuma waktunya dirutinin, bada Shubuh dan Maghrib. Kalo bisa gantian dengan suami. Untuk ruqyah rumah/kantor, siapkan khusus untuk tilawah al Baqarah. 

   Niatkan untuk meruqyah, sediakan juga segalon air. Selesai baca al Baqarah, tiupkan ke air tsb. Untuk diciprat-cipratkan ke sudut-sudut toko/rumah, bisa juga untuk mandi dan minum. Untuk rajah/jimat, sebaiknya dibakar dgn sebelumnya diruqyah dulu

P: Maksudnya tilawah al Baqarah gimana Ustadz? Apa dibaca semua ayatnya?

RRI: Iya, satu al Baqarah full. Itu yang diajarkan Rasulullah. Dicicil aja jika gak sehari selesai

P: Iya Ustadz, terima kasih inshaa Alloh besuk kami terapkan. Kalau untuk Sholat Lail gimana Ustadz? apa juga harus dirutinkan? apakah sihir itu datangnya selalu waktu di atas jam 00?

RRI: Sholat tahajud itu sunnah yang dharuskan, kerjakan saja Untuk sihir kapan waktunya? Gak usah dipusingkan, yang penting kita berikhtiar dengan cara syar'i

P: Iya Ustadz. Maaf Ustadz apakah kiat_kiat tersebut bisa menghentikan orang yang mengirim sihir ke kita atau untuk mencegah saja?

RRI: Mencegah dan mengobati. Untuk menghentikan, berdo'a saja agar dihindarkan dari hal-hal seperti ini lagi

P: 0o begitu ,baik Ustadz inshaa Alloh.. Makasih.

Sepekan kemudian...

P: Alhamdulillah baru kemarin selesai khatam surat al Baqarahnya Pak Ustadz dan sudah saya kerjakan seperti anjuran Ustadz. Alhamdulillah hari ini sudah ada perbedaan

Langkah selanjutnya gimana Ustadz? Apa baca surah al Baqarahnya di baca terus itu lebih baik?

RRI: Alhamdulillah, hidupkan sunnah. Seperti sholat sunnah di toko, ucapkan salam tatkala memasuki toko. Baca bismillah disaat melakukan apapun Dan khatamkan al Qur'an (tidak hanya al Baqarah) Kerjakan juga ibadah pengundang rezeki

P: Sholat sunnah di toko kapan waktunya dan berapa rakaat Ustadz? ibadah pengundang rezeki itu yang bagaimana?

RRI: Sholat sunnah: spt sholat dhuha, qobliyah-badiyah, rutinin aja Ibadah pengundang rezeki: silaturahmi, sholat dhuha, istighfar, sedekah, tahaajud

P: Iya inshaa Alloh.. makasih banyak pak Ustadz


***

Ingin Konsultasi Online juga? Silahkan lihat caranya disini

Comments