Keluarga Jin

Keluarga Jin
 Selasa, 19 Shafar 1437 H - 01 Desember 2015


  Sore, saat kami beraktifitas rutin mengajar Madrasah Diniyah, seseorang meminta kami untuk mengadakan ruqyah di rumahnya. Berlatar belakang sering banyaknya masalah di keluarga itu, akhirnya sepakat untuk mengadakan ruqyah bagi semua anggota keluarga.

   Setelah Sholat Maghrib, kami pun langsung meluncur menuju TKP. Permintaan dari tuan rumah kami diminta untuk meruqyah keluarga secara massal. Ruqyah diikuti oleh orang tua, Ayah dan Ibu serta tiga orang anak perempuannya. 

    Sebelum proses ruqyah, kami ajak semua untuk beristighfar mohon ampun atas semua kekhilafan dan dosa-dosa yang dilakukan. Ruqyah pun dimulai, bacaan ayat-ayat Al Qur'an mulai kami lantunkan hingga sampai pada pertengahan proses ruqyah reaksi pun mulai terlihat hingga akhirnya kecuali sang ayah, semua peserta pun kesurupan.

Kami: "Bismillaahirrohmaanirrohiim, siapa kalian?"
 

Jin 1 (Ibu): "Kami adalah jin."
 

Jin 2 (Anak1): "Kami jin yang tinggal dikeluarga ini."
 

Kami: "Mengapa kalian ada ditubuh ini?"
 

Jin 1 (Ibu): "Karena kami suka."
 

Jin 3 (Anak2): "Bohong," sambil menunjuk ke arah jin1 (ibu), kami masuk karena ayah suka pergi ke "orang pintar" dan memiliki banyak jimat-jimat".
 

Kami pun mengkonfrimasi ucapan jin tersebut kepada sang ayah, dan ia membenarkannya.
 

Kami: "Berapa jumlah kalian?"
 

Jin 4 (anak 3): "Banyak, lebih dari 2000."
 

Kami: "Jenis apa kalian?"
 

Jin 4 (anak 3): Tiba-tiba tertawa melengking, bukan seperti suara sebelumnya "Hi..hi..hi..saya KUNTILANAK" persis seperti dalam film suara itu, kalau saja kita mendengar seperti itu di tengah malam mungkin kita akan lari terbirit-birit.
 

Jin2 (anak1): "Saya GENDERWO" Tiba-tiba suaranya berubah menjadi besar seperti suara laki²"
 

Jin1 (Ibu): "Saya ular" sambil berdesis-desis suaranya.
 

Kami: "Baik, siapa pemimpin kalian? Panggil dia!"
 

Jin 3 (anak2): "He..he..he..saya pemimpinnya" tiba-tiba suaranya berubah menjadi seorang kakek.
 

Kami: "Berapa usiamu?"
 

Jin 3 (Anak-anak): "1995 tahun"
 

Kami: "Sekarang kami perintahkan, ajak anak buahmu untuk keluar dari tubuh² ini!"
 

Jin 3 (anak-anak): "Baik," tiba-tiba seperti berteriak "haii...ayo kita keluaar..!"
 

Jin-jin itupun keluar, ada yang melalui muntah, ada juga yang keluar disertai dengan gerakan-gerakan mengangkat tangan, seperti sedang melepaskan sesuatu.
 
Alhamdulillaah ruqyah pun kami cukupkan hingga pukul 21.00, setelah semua sadar dan merasakan lemas serta ringan di badan.

Laa haula walaa quwwata illaa billaah..


Cilacap Ruqyah Centre

Comments