Skip to main content

[Konsultasi Online] Sering Melihat Makhluk Turun Dari Langit

Sering Melihat Makhluk Turun Dari Langit 


   Banyaknya yang menanyakan hal-hal yang musykil yang dialaminya. Dan tidak jarang tidak masuk dalam ruang pikiran manusia. Tanpa mendapat penjelasan yang benar sesuai syariat Islam, tidak sedikit yang tergelincir dalam kesesatan. Di sinilah peran dai-dai peruqyah harus mengambil peranan.

Penanya: Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

RRI: Wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Penanya: Pak/bu bisa, saya bisa konsultasi?

RRI: Bisa, silahkan

Penanya: Saya... (Nama sengaja tidak disebutkan. Seorang akhwat, edt) Saya sudah lama sering bahasanya ketindihan tapi tidak dalam keadaan tidur sampai melihat keadaan sekitar beberapa makhluk di sekitar saya di atas saya mencubit saya.

Bahkan pernah saya merasa di atas kepala saya langit luas dan banyak yang turun dari atas sana menghampiri saya.

Dan -maaf- pernah saya di lihatkan sosok yang telanjang bulat saat saya ketindihan dan dia berada di atas saya.

Saya juga sering mendengar ada yang memanggil-manggil nama saya. Kebetulan saya lulusan pondok (pesantren, edt), juga saya akui akhir-akhir saya malas liqo (ngaji tarbiyah, edt)

RRI: Sejak kapan mba?

Penanya: Sudah 4 tahunan. Kadang-kadang suka muncul, kadang-kadang tidak. Baru saja kemaren saya sakit perut bagian bawah , dan berpindah-pindah kanan ke kiri. Saya khawatirnya gejala kanker, dan anehnya setelah dicheck ke dokter tidak ada apa-apa.

Saya juga suka pusing, dan scan otak juga tidak ditemukan penyakit apapun.

RRI: Suka mimpi buruk? Atau pundak suka terasa berat?

Penanya: Sering mimpi buruk dan pundak juga suka terasa berat.

RRI: Pernah diruqyah?

Penanya: Saya dari dulu ingin sekali diruqyah. Tapi selalu ada kendala. Kadang yang mau saya datangi, tidak ada ditempat. Ada jugayang saya sms, tidak merespon.

RRI: Pernah belajar tenaga dalam?

Penanya: Saya Mahasiswi Ustadz, kalau Ayah sih pernah. Pernah kejadian, waktu dirumah ada kiriman gangguan hanya saya saja yang tidak merasakan apa-apa.

RRI: Gangguan seperti apa? Dan yang merasakan seperti apa?

Penanya: Saat Ayah terkena gangguan jin, Ayah saya jadi linglung. Lalu mamah saya kemasukan  'nenek-nenek'. Kakak dimimpikan untuk terus mengamalkan asmaul husna. Dan juga CCTV dirumah, tampilan videonya suka membesar dan mengecil. Dan sekarang CCTVnya dicabut.

RRI: Ehm, cuma anti (kamu untuk wanita) yang tidak mendapatkan gangguan saat itu?

Penanya: Bukan tidak mendapatkan, tapi karena mungkin hati saya lebih tenangan. Sekitar dua bulanan lalu, adik saya sering mendapatkan gangguan, hingga malas pulang ke rumah. Lebih suka ngekos.

RRI: Keluarga ada mempunyai musuh? Atau ada yang suka kepada keluarga anti?

Penanya: Kemaren sempat ada. Ayah saya habis memecat orang. Tapi sudah selesai masalahnya. Ana kadang aneh Ustadz, saya berubah perlahan demi perlahan saat saya dulu di Pondok. Sekarang malas iya. Terkadang Shubuh yang biasa saya terbangun saat Fajar sekarang malah telat bangun Shubuh.

Saya jadi suka menyendiri, marah-marah, emosional. Dan saya sadar, tapi gak bisa mengontrolnya. Hasad, iri dengki. Setiap saya mengaji, saya menjadi mengantuk dan tertidur. Saya juga pernah mencoba mendengarkan MP3 Ruqyah, tapi baru mulai sudah mengantuk dan tertidur.

Apa saya perlu diruqyah Ustadz?

RRI: Saran iya. Apalagi mengingat satu keluarga mengalami hal yang sama.

(Selanjutnya hanya percakapan teknis untuk datang).

Ingin Konsultasi Online juga? Silahkan lihat caranya disini

Comments

Popular posts from this blog

Kupu-Kupu Masuk Rumah, Benarkah akan datang Tamu?

Kupu-Kupu Masuk Rumah, Benarkah akan datang Tamu? Kamis, 25 April 2013 / 14 Jumadil Akhir 1434

    Katanya, bila ada kupu-kupu yang hinggap di pintu rumah berarti ada tamu yang segera datang. Entah malam ini, esok atau lusa. Kepercayaan yang berkembang di berbagai daerah. Tak tahulah. Entah kenapa kedatangan kupu-kupu menjadi sinyal kalau rumah itu akan didatangi tamu.

     Tidak jarang seorang ibu yang meyakini mitos ini segera berbenah, bila melihat kupu-kupu hinggap di pintu rumahnya. Mulai dari membersihkan rumah, hingga menyiapkan menu makanan yang sedikit istimewa.

    Maklum kedatangan kupu-kupu itu memberinya harapan untuk bertemu dengan seseorang yang barangkali sangat istimewa. Sang suami yang kebetulan bekerja juga sudah dipesan untuk segera pulang.

    Namun, ... gawat nih. Makanan sudah selesai dimasak, rumah juga selesai dibersihkan. Kamar pun telah disiapkan. Tinggal menyisakan rasa capek dan pegal di badan. Tapi ternyata tamu misterius yang ditunggu tak …

Mimpi Bertemu Ular, Jodoh Sudah Dekat?

Mimpi Bertemu Ular, Jodoh Sudah Dekat? Selasa 09 April 2013 / 28 Jumadil Awwal 1434 H

     Katanya, kalau saat tidur malam kita diusik oleh mimpi bertemu ular, berarti akan ada jodoh yang datang. Kalau ular itu menggigit atau melilit, berarti jodohnya sudah dekat. Sebentar lagi jodoh itu akan datang melamar. Asyik ya.

     Terus kalau dikejar, katanya kita lagi dikejar-kejar oleh jodoh kita yang entah dimana. Mungkin sebentar lagi dia juga akan menyatakan kesediaannya datang ke rumah dengan segala kesungguhannya untuk melamar. 

      Nah, kalau dalam mimpi kita ternyata mampu membunuh ular, aduh kita membunuh jodoh kita donk. Alias jodoh semakin menjauh dan mungkin orang yang sudah dilamar bisa dibatalkan atau jangan-jangan yang sudah menyebar undangan gagal menikah. Kasihan ya …

       Itu semua gara-gara ular yang hadir dalam mimpi kita di malam hari. Atau bahkan hadir dalam mimpi tidur siang kita. Tidak pernah disebutkan dalam buku-buku penafsir mimpi tentang asal mu…

Satu Bulan Lamanya Saya Dihantui Kematian

Satu Bulan Lamanya Saya Dihantui Kematian Selasa, 23 April 2013 / 12 Jumadil Akhir 1434 H


     Kematian adalah suatu kepastian. Seperti hukum matematika. Tak seorangpun dapat lepas dari suratan ini. Burung elang yang bebas berkelana menjelajah jagad raya suatu saat juga akan jatuh dan terkapar di atas tanah.

    Tak ubahnya seperti manusia. Bila demikian, haruskah seseorang takut kepada kematian sedemikian rupa hingga di luar batas kewajaran? Seperti kisah Silfi, seorang karyawan swasta asal Bangka Belitung. Ia menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Jakarta. Berikut petikannya.

    Sekian tahun merantau, saya dapat menghirup udara Jakarta dengan nyaman, seperti layaknya gadis-gadis yang lain. Atribut jilbab yang menutupi kepala semakin menenangkan jiwa. Setidaknya saya bisa menghindari tatapan jalang lelaki hidung belang, yang dengan seenaknya memelototi wanita yang tidak menutup aurat.

     Kegamangan yang sempat menghantui, dulu sebelum berangkat ke Jakarta, sirna b…