Waspadai Gangguan Syetan Manusia

Waspadai Gangguan Syetan Manusia


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

  Pada tahun 90'an ada sepasang sobatan dari negara Barat bersepakat untuk menulis Buku berjudul 'Megatrends 2000'. Mereka adalah John Naisbitt dan Patricia Aburdene.

  Kedua Sohib itu bermaksud memaparkan bahwa ke depannya nanti (Abad ke 21) negara-negara Maju akan memborbardir dunia ketiga dengan senjata super canggih.

  Senjata canggih itu tanpa kekerasan, tanpa bau kimia, tidak terdeteksi tapi menimbulkan efek merugikan yang sangat dahsyat.

  Dan hasilnya memang terbukti. Dunia ketiga yang Indonesia termasuk didalamnya, termakan efek senjata mutakhir 3 F: Fashion, Food dan Fun.

  Dimana yang jadi korban senjata ganas itu bukan hanya orang dewasa saja, anak-anak dan remaja pun terkena imbasnya.

  Bisa dilihat sekarang anak-anak Muslim yang lebih menyukai santapan makanan ala kebarat-baratan (fast food) daripada buatan dalam negeri.

  Dari segi pakaian (Fashion) remaja putri lebih suka bergaya baju ngepres bin ketat, pakaian ala artis korea atau jepang daripada berbusana Muslimah.

  Dan dari segi Fun (Hiburan), lebih menyenangi tontonan, bacaan, musik yang diimport dari luar negeri. Dan masih banyak lagi.

Itulah Ghazwul Fikr (Atau Perang Pemikiran).

Yang 'memurtadkan' tanpa harus mengeluarkan seorang Muslim dari agama Islam.

Meracuni pemikiran dan pemahaman umat Muslim hingga jauh dari Peradaban Islam.

Hingga tak aneh jika kita sekarang menemukan banyak kasus:

- Anak malas sholat
- Suka melawan orangtua
- Suka berkata kotor
- Malas belajar dan banyak lagi.

Beranjak dari situ, kami merumuskan Program 'Ruqyah Goes to School', sebuah program motivasi dakwah berbasis ruqyah, untuk mengcounter attack pemahaman yang menyesatkan itu.

Coming Soon

Rumah Ruqyah Indonesia

Comments