Skip to main content

Teman Tidak Kasat Mata (Anak Indigo)

Teman Tidak Kasat Mata (Anak Indigo)


 Indra ke enam bukan kelebihan. Seorang Ibu sebut saja bu Dina, sudah 3 bulan lamanya mengkhawatirkan keadaan putrinya, Bunga. Pasalnya sebulan terakhir ini suka pingsan tiba-tiba dan seringnya terjadi di sekolahan. 

Jika  pingsan giginya merapat terkunci, dan tangannya mencengkeram keras. Akhirnya ia di bawa konsultasi ke dokter, dan pulang dibawain obat dengan tujuan agar bisa digunakan untuk berjaga-jaga saat kambuh. 

Bunga pun mampu menandai kapan sakitnya itu 'kambuh'. namun keresahan bu Dina bertambah ketika penyakitnya itu menulari  adiknya dengan gejala yang sama. Ternyata,  Bunga mempunyai 'teman' di kamarnya yang berada di lantai 2.

 Teman yang setia menemaninya saat ia sedang sendirian, menonton TV. Sebelum TV dipindah ke bawah, Bunga bisa betah di depan TV sampai Jam 01.30 malam, karena ia merasa ada yang menemani. Terkadang ia seperti mengetahui sesuatu akan terjadi, sebelum di kasih tahu.

Sering melihat ada yang 'lewat', atau ada yang 'duduk' di dalam rumahnya. Hingga akhirnya bu Dina sepakat dengan suaminya untuk mengundang saya meruqyah dua putrinya. Alhamdulillah proses terapi Ruqyah Syar'iyyah tidak menimbulkan  reaksi  pada mereka berdua ( tidak selalu ruqyah muncul reaksi. edt )

Alhamdulillah sepekan setelah ruqyah, Bu Dina menginformasikan via SMS; "Alhamdulillah Pak Ustadz, satu pekan ini Bunga dan adiknya 'aman'. Semoga aman dari gangguan syetan, dan dalam selalu lindungan Allah Subhana Wa Ta'ala

Ustadz Akhmad Sadzali lc

Wakil Direktur Rumah Ruqyah Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Kupu-Kupu Masuk Rumah, Benarkah akan datang Tamu?

Kupu-Kupu Masuk Rumah, Benarkah akan datang Tamu? Kamis, 25 April 2013 / 14 Jumadil Akhir 1434

    Katanya, bila ada kupu-kupu yang hinggap di pintu rumah berarti ada tamu yang segera datang. Entah malam ini, esok atau lusa. Kepercayaan yang berkembang di berbagai daerah. Tak tahulah. Entah kenapa kedatangan kupu-kupu menjadi sinyal kalau rumah itu akan didatangi tamu.

     Tidak jarang seorang ibu yang meyakini mitos ini segera berbenah, bila melihat kupu-kupu hinggap di pintu rumahnya. Mulai dari membersihkan rumah, hingga menyiapkan menu makanan yang sedikit istimewa.

    Maklum kedatangan kupu-kupu itu memberinya harapan untuk bertemu dengan seseorang yang barangkali sangat istimewa. Sang suami yang kebetulan bekerja juga sudah dipesan untuk segera pulang.

    Namun, ... gawat nih. Makanan sudah selesai dimasak, rumah juga selesai dibersihkan. Kamar pun telah disiapkan. Tinggal menyisakan rasa capek dan pegal di badan. Tapi ternyata tamu misterius yang ditunggu tak …

Mimpi Bertemu Ular, Jodoh Sudah Dekat?

Mimpi Bertemu Ular, Jodoh Sudah Dekat? Selasa 09 April 2013 / 28 Jumadil Awwal 1434 H

     Katanya, kalau saat tidur malam kita diusik oleh mimpi bertemu ular, berarti akan ada jodoh yang datang. Kalau ular itu menggigit atau melilit, berarti jodohnya sudah dekat. Sebentar lagi jodoh itu akan datang melamar. Asyik ya.

     Terus kalau dikejar, katanya kita lagi dikejar-kejar oleh jodoh kita yang entah dimana. Mungkin sebentar lagi dia juga akan menyatakan kesediaannya datang ke rumah dengan segala kesungguhannya untuk melamar. 

      Nah, kalau dalam mimpi kita ternyata mampu membunuh ular, aduh kita membunuh jodoh kita donk. Alias jodoh semakin menjauh dan mungkin orang yang sudah dilamar bisa dibatalkan atau jangan-jangan yang sudah menyebar undangan gagal menikah. Kasihan ya …

       Itu semua gara-gara ular yang hadir dalam mimpi kita di malam hari. Atau bahkan hadir dalam mimpi tidur siang kita. Tidak pernah disebutkan dalam buku-buku penafsir mimpi tentang asal mu…

Satu Bulan Lamanya Saya Dihantui Kematian

Satu Bulan Lamanya Saya Dihantui Kematian Selasa, 23 April 2013 / 12 Jumadil Akhir 1434 H


     Kematian adalah suatu kepastian. Seperti hukum matematika. Tak seorangpun dapat lepas dari suratan ini. Burung elang yang bebas berkelana menjelajah jagad raya suatu saat juga akan jatuh dan terkapar di atas tanah.

    Tak ubahnya seperti manusia. Bila demikian, haruskah seseorang takut kepada kematian sedemikian rupa hingga di luar batas kewajaran? Seperti kisah Silfi, seorang karyawan swasta asal Bangka Belitung. Ia menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Jakarta. Berikut petikannya.

    Sekian tahun merantau, saya dapat menghirup udara Jakarta dengan nyaman, seperti layaknya gadis-gadis yang lain. Atribut jilbab yang menutupi kepala semakin menenangkan jiwa. Setidaknya saya bisa menghindari tatapan jalang lelaki hidung belang, yang dengan seenaknya memelototi wanita yang tidak menutup aurat.

     Kegamangan yang sempat menghantui, dulu sebelum berangkat ke Jakarta, sirna b…