cookieChoices = {};
Home » , » FATWA IBNU TAIMIYYAH TENTANG MEMBUNUH JIN

FATWA IBNU TAIMIYYAH TENTANG MEMBUNUH JIN

Written By Rumah Ruqyah on 2014-08-29 | 11:43:00 AM

FATWA IBNU TAIMIYYAH TENTANG MEMBUNUH JIN


    Ini adalah perbandingan dari mereka yang selalu melandaskan tindakan "kekerasannya" terhadap pasien dengan berhujjah melalui riwayat Ibnu Taimiyyah yang juga memukuli orang kesurupan dengan tongkat...

  Hal tersebut tidak selalu dilakukan beliau dalam menangani kasus kesurupan dan beliau tidak serta merta memukuli jin yang ada di tubuh pasien. Mari kita simak beberapa fatwa beliau rahimahullah : 

    Ibnu Taimiyyah berkata : "Membunuh jin TIDAK DIPERBOLEHKAN jika tidak ada alasan yang benar sebagaimana membunuh manusia juga tidak diperbolehkan jika tidak mempunyai alasan yang benar. KARENA perbuatan dzalim itu dalam keadaan apapun hukumnya adalah HARAM !!! MESKIPUN TERHADAP ORANG KAFIR..."

 "Maksudnya, bahwa seandainya bangsa jin memerangi/menganiaya manusia mereka harus diberitahu hukum Allah dan Rasul-Nya, serta disampaikan hujjah kepada mereka, dan diperintahkan melakukan kebaikan serta dicegah dari kemungkaran sebagaimana yang diterapkan kepada manusia, sebab Allah Ta'ala berfirman : "KAMI TIDAK AKAN MENYIKSA SEBELUM KAMI MENGUTUS SEORANG RASUL/UTUSAN (UNTUK MENYAMPAIKAN AJARAN AGAMA ALLAH) (Al-Israa' ayat 15) 

    Allah juga berfirman : "HAI GOLONGAN JIN DAN MANUSIA, APAKAH BELUM DATANG KEPADA KALIAN RASUL-RASUL DARI BANGSAMU SENDIRI YANG MENYAMPAIKAN KEPADAMU AYAT-AYATKU DAN MEMBERI PERINGATAN KEPADAMU TERHADAP PERTEMUANMU DENGAN HARI INI !!?..." (QS.Al-An'aam : 130)

    Kita bisa meringkas bahwa dari keterangan beliau, sebenarnya beliau sangat menganjurkan kita untuk berlaku adil dan tawasuth.... jangan terlalu LEMBEK terhadap bangsa jin namun juga jangan terlalu KASAR sehingga kita berlaku dzalim dan melampaui batas.

    Karena jin mengganggu manusia terjadi karena beberapa sebab; salah satunya karena jin cinta terhadap manusia, atau manusia yang terlebih dahulu mendzalimi jin tanpa sengaja seperti membunuh keluarganya, menyiram dengan air panas, mengencingi rumahnya, dsb...

    Maka dalam hal ini kita hendaknya mendakwahkan dan menyampaikan kepada mereka bahwasannya alam manusia dan jin itu berbeda, karena gak semua bangsa jin itu cerdik sebagaimana golongan IFRIT dan MARIDAH.

    Banyak diantara mereka yang DUNGU dan tidak mengetahui tentang ayat-ayat Allah. Maka hendaknya kita beri pengertian dan penjelasan terlebih dahulu, kita dakwahi tentang ayat-ayat Allah.. Syukur-syukur jika mereka menjadi sadar dan masuk Islam, kita pun mendapat pahala dari sisi Allah sebagaimana di saat kita juga mengislamkan manusia.

    Karena bangsa jin juga diberi taklif oleh Allah untuk menyembah-Nya dengan sebenar-benar peribadatan.  Adapun berbicara dengan jin pada saat ruqyah, maka sebagian ulama memperbolehkannya dengan syarat berbicara seperlunya saja, untuk berdakwah bukan untuk melenakan diri ke dalam obrolan mereka.

   Jangan bertanya yang macem-macem kepada jin yang mana dengan pertanyaan itu malah timbul khurafat dan kesyirikan, jangan ber-FANTASI ria bersama jin !!! dan jangan pula meminta tolong pada mereka.

    Barangsiapa yang berlaku DZALIM dan MELAMPAUI BATAS, maka jangan salahkan siapa pun jika ia merasakan dampak negatif dari serangan balik mereka.

    Diantara ciri-ciri gangguan jin terhadap peruqyah pasca ia meruqyah pasien adalah :

 1.Rasa takut tanpa sebab yang jelas
2.Insomnia
3.Emosi meluap dan susah mengontrol diri
4.Syahwat melunjak
5.Banyak bicara kotor atau tidak bisa menjaga lisan dari berbicara yang "nyelekit"
6.Timbul rasa untuk ingin selalu dapat pujian
7.Sombong dan tidak mau menerima nasehat
8.Loyo dan tidak bersemangat ibadah, khususnya dikala tidak ada orang yang melihatnya
9.Bawaannya selalu ingin cekcok kepada istri atau keluarganya
10.Tubuh berat, rasa ngantuk tak tertahankan dan ingin selalu tidur-tiduran
11.Banyak berfikiran negatif
12.Rasa dengki yang menyelimuti hati dan pandangannya
13.Kebas di bagian tubuh tertentu
14.Ngantuk ketika membaca al-Qur'an
15. Salah satu anggota keluarganya ada yang diganggu secara mendadak
16. Kaku di sebagian tubuh
17.Banyak menguap
18.Ada rasa bosan dan benci ketika mendengar tentang nasehat keagamaan karena merasa dirinya sudah paling alim
19.Dingin di penghujung tubuh
20.Sering merasa ketindihan dan banyak mengigau
21.Tidur tidak nyenyak, sedikit-sedikit bangun
22. Dan berbagai gangguan lain yang dapat merusak hati, fikiran, dan fisik....

 Maka dari itu berlaku lah adil dalam kondisi apa pun dan kapada siapa pun, karena keadilan sangat dekat dengan ketaqwaan...

   Adapun jika jin melawan dan memberontak atau bahkan menghina syariat Allah setelah datang ayat-ayatNya kepada mereka, maka barulah kita menghajarnya.

     Tentunya bukan dengan pukulan yang dapat membahayakan tubuh atau bahkan nyawa pasien. Cukup dengan goresan jari atau tepukan ringan, karena hal itu pun sudah sangat menyakiti mereka bahkan bisa membunuh syaithan pembangkang tersebut jika kita lakukan dengan ikhlas, bertawakal penuh kepada Allah, dan tanpa ada rasa ujub, merasa diri ini hebat karena seakan bisa menaklukkan jin....

Smoga penjelasan ringkas ini bisa membawa manfaat bagi kita smua... Dan semoga Allah selalu menjaga kita dari keburukan diri kita sendiri dan dari keburukan syaithan beserta bala tentaranya...aamiin...

Muhammad Faizar Hidayatullah

Share this article :

Post a Comment

Postingan antum akan tampil setelah diseleksi dan layak tampil. Jazakumullah Khairan Katsiran

 
Support : Public Relation Rumah Ruqyah Indonesia
Copyright © 2011. Rumah Ruqyah Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger