cookieChoices = {};
Home » » Mengingat Kematian

Mengingat Kematian

Written By Rumah Ruqyah on 2014-06-10 | 2:03:00 PM

 Mengingat Kematian

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Ikhwah Fillah pernahkah teringat akan kematian? Ternyata ada manfaat besar jika mengingatnya lho. Salah satunya, jika antum merasa berat menjalani kehidupan, dengan mengingat mati semua terasa ringan, lho kok bisa? Simak aja yuk. 

  Ikhwah, Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam (SAW) pernah bersabda, yang diriwayatkan isnad Malik bin Anas; 'Sering-seringlah kamu mengingat perkara yang memutus segala kelezatan,' Kami bertanya, Wahai Rasulullah, apakah yang memutus segala kelezatan itu? Beliau menjawab, 'Mati."(Shahih Al-Jami'(1210) 

   Mati bagi sebagian orang merupakan hal yang menakutkan, tapi tidak bagi sebagian yang lain, yang justru hal yang dirindu-rindukan. Bagi hal yang menakutkan, hidupnya hanya dihabiskan untuk duniawi saja. Tidak pernah mau peduli akan akhiratnya. Ibadahnya pun sekedar. 

   Beda dengan sang perindu kematian. Dimana hidupnya seimbang untuk dunia dan akhirat. Tapi dunia hanya terletak di tangan dan tidak di hati. Sang perindu sudah jauh-jauh hari mempersiapkan kematiannya. Hingga tidak ada kekhawatiran, justru kerinduan yang ada. Ibarat orang akan bepergian jauh, dia telah menyiapkan perbekalan yang penuh untuk diperjalanan nanti, tidak seperti yang cuek aja. 

   Rasulullah SAW Bersabda; "Wahai Rasulullah, orang mukmin manakah yang paling utama?" Beliau menjawab; 'Orang yang paling baik akhlaknya." Orang itu bertanya lagi; "Orang muslim manakah yang paling cerdik?" Beliau menjawab; "Orang yang paling banyak mengingat mati, dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelah mati. Merekalah itulah orang-orang yang cerdik." (Shahih Ibnu Majah) 

   Hikmah dibalik mengingat mati; manusia itu tidak akan lepas dari dua hal. Sempit atau lapang, nikmat atau bencana. Dikala dia merasa sempit, atau sedang mendapat bencana, maka dengan mengingat mati menjadikannya terasa ringan menghadapinya. 

   Karena tahu, hakekatnya kesulitan yang ada tidaklah kekal. Atau kebalikannya, jika sedang mengalami keadaan nikmat (sehat, kaya, muda dsb), maka mengingat mati akan mencegahnya dari kesombongan, atau keterpedayaan terhadapnya, karena ingat bahwa semua itu bisa terputus darinya. 

   Semua orang sependapat bahwa kematian tidak mengenal usia, waktu, maupun penyakit tertentu. Hal itu agar siapa pun selalu waspada dan bersiap-siap menghadapinya kapan saja dan bagaimana pun juga. Mari simak kisah orang-orang terbaik saat mereka mengingat mati. 

   Umar bin Abdul Aziz ra pernah mengumpulkan para Ulama. Mereka saling mengingatkan akan mati, kiamat dan akhirat. Lalu mereka menjadi sesegukan. 

   Abu Nu'aim berkata; "Apabila Ats-Tsauri ingat akan mati, maka selama berhari-hari dia tidak mengajar, dan jika ditanya tentang sesuatu, Maka jawabnya; "Entahlah, entahlah!"

   Subhanallah, apakah kita bisa mengikuti mereka saat mengingat mati? Lidah tak berkeluh, Badan seolah tak bertulang membayangkan itu semua? Semoga kita termasuk orang sering mengingat mati, agar kita diri kita pandai menyiapkan bekal tuk akhirat nanti. Aamin. 

   Hal-hal apa saja yang mengingatkan akan kematian? Nantikan kultwit selanjutnya @RumahRuqyahID

Dikutip ulang dari Official Twitter Rumah Ruqyah Indonesia @RumahRuqyahID
Share this article :

Post a Comment

Postingan antum akan tampil setelah diseleksi dan layak tampil. Jazakumullah Khairan Katsiran

 
Support : Public Relation Rumah Ruqyah Indonesia
Copyright © 2011. Rumah Ruqyah Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger