cookieChoices = {};
Home » » Kekuatan Iblis (Seri Biodata Iblis ke 6)

Kekuatan Iblis (Seri Biodata Iblis ke 6)

Written By Rumah Ruqyah on 2014-06-16 | 3:37:00 PM

Kekuatan Iblis (Seri Biodata Iblis ke 6)

  Seberapa besar kekuatan Iblis itu sesungguhnya? Sehingga banyak sekali orang yang berpaling dari Allah Subhana Wa Ta'ala (SWT) dan beralih ke Iblis. Mereka tidak lagi memohon kekuatan kepada Allah SWT dalam memenuhi hajat hidup, tapi malah lebih percaya kepada kekuatan Iblis. 

   Benarkah kekuatan Iblis itu setara dengan kekuatan Allah SWT? "Laa haula wala quwwata illaa billaah", begitulah seharusnya keyakinan yang tertanam dalam hati seorang Muslim. Iblis adalah bagian kecil dari makhluk ciptaan Allah SWT. 

   Ia adalah makhluk yang lemah seperti kita manusia. Kalaupun ia punya kekuatan dan kekuasaan, itu hanyalah sebatas diberikan Allah SWT  kepadanya. Ia tidak punya kekuatan dan kekuasaan mutlak seperti halnya Allah SWT. 

   Kalau ia mempunyai kekuasaan yang bisa menandingi kekuasaan Allah SWT, niscaya ia tidak menjadi makhluk terkutuk. Perhatikanlah, betapa hinanya ia saat diusir Allah SWT dari surga. Betapa 'melasnya' ia saat memohon-mohon kepada Allah SWT agar dipanjangkan umurnya sampai kiamat. 

   Ia tidak berdaya untuk menyelamatkan diri sendiri dari siksa neraka abadi yang akan diberikan Allah SWT kepadanya. Yang bisa ia lakukan hanyalah mencari teman di neraka sebanyak-banyaknya dari kelompok jin dan manusia. 

  Bukan menyelamatkan diri dari neraka. Itulah bukti kelemahannya. Kenapa masih banyak manusia yang meminta bantuan kepada Iblis yang lemah tersebut? Berarti siapa yang lebih lemah dari Iblis yang lemah?  Mereka yang selama ini menjadi pemuja Iblis dan mengikuti langkahnya adalah orang yang sangat lemah. 

   Meskipun secara lahiriyah badannya kekar dan berotot, secara fisik tampak kuat dan bertenaga. Tapi hakikatnya mereka sangat lemah, sehingga dengan mudah dikendalikan Iblis dan diperdaya olehnya. "...Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadap kalian, melainkan aku hanya sekadar menyeru kalian, lalu kalian mematuhi seruanku. Oleh sebab itu, janganlah kalian mencercaku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri." (QS. Ibrahim). 

  Itulah pernyataan Iblis (si pengecut) yang diabadikan al-Qur'an. Allah SWT berpesan, "Maka perangilah kawan-kawan syetan itu, karena sesungguhnya tipu daya syetan itu sangat lemah." (QS. An Nisa': 76). 

   Di surat lain, "Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu, darimana saja ia datang." (QS. Thaha: 69). 

   Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam (SAW) Bersabda; "Orang yang kuat sebenarnya bukanlah orang yang kuat bergulat, tapi orang kuat yang sebenarnya adalah orang yang mampu menguasai dirinya saat sedang marah." (HR. Bukhari, no 5649 dan Muslim, no 4723). 

   Dalam riwayat lain, "Sesungguhnya marah itu datangnya dari syetan". (HR. Abu Daud, no 4152). Orang yang kuat adalah orang yang mampu mengalahkan Iblis atau syetan yang tengah berusaha untuk menguasai dirinya. Dan kekuatan seperti itu hanya bisa kita dapatkan dengan memohon bantuan dan pertolongan kepada Allah SWT. 

  Hanya dengan kekuatan Allah SWT, kekuatan Iblis bisa terkalahkan. Orang yang berpaling dari Allah SWT dan menjadi pemuja Iblis, menjauhi dan menyekutukan-Nya, posisinya sangat lemah sehingga Iblis yang lemah itu dengan mudah bisa menguasainya. 

   Al Qur'an memberitahukan; "Sesungguhnya, Iblis itu tidak punya kekuasaan atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya. Sesungguhnya kekuasaannya (Iblis) hanyalah atas orang-orang yang menjadikannya sebagai pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah." (QS. An Nahl: 100). 

   Iblis dan sekutunya (dukun dan tukang sihir) tidak akan bisa mencelakakan kita bila Allah SWT tidak menghendakinya, "Dan mereka itu (para tukang sihir) tidak bisa memberi madharat (bahaya) dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah." (QS. Al Baqarah:102). 

   Apabila ingin mengalahkan kekuatan Iblis dan selamat dari tipu dayanya, rapatkanlah diri kepada Allah SWT. Memohonlah perlindungan dan pertolongan hanya kepadaNya.  Jangan melibatkan dukun, peramal, tukang sihir, orang pinter, dan yang sejenisnya. Karena mereka ada sekutu Iblis.

Dikutip ulang dari @RumahRuqyahID (Follow us!)
Share this article :

Post a Comment

Postingan antum akan tampil setelah diseleksi dan layak tampil. Jazakumullah Khairan Katsiran

 
Support : Public Relation Rumah Ruqyah Indonesia
Copyright © 2011. Rumah Ruqyah Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger