cookieChoices = {};
Home » » Larangan Meminta Mati...

Larangan Meminta Mati...

Written By Rumah Ruqyah on 2014-04-04 | 2:20:00 PM

  Larangan Meminta Mati...

   Ikhwah, pernah dengar ada teman, sahabat, saudara, atau kita sendiri yang menginginkan mati? Biasanya penyebabnya masalah keduniaan. Seperti masalah percintaan, hilang harta, hilang kerja, hilang kesempatan, segala hal hilang.

  Hingga seolah dunia ini menjadi gelap. Sebenarnya, gimana sih mengharapkan mati dalam Islam? Berikut penjelasannya yang kami kutip dari kitab At-Tadzkirah. Karya Imam Syamsuddin Al-Qurthubi, seorang Imam besar yang berasal dari Cordova.

   Kullu nafsiin dzaa iqotul mauut; 'Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati.' .Tidak peduli kaya-miskin, muda-tua, laki-perempuan semua akan mengalaminya. Bermakna juga pada gilirannya semua akan yang hidup akan merasakan mati .Tidak garansi akan hidup selamanya, siapapun itu.

   Begitu juga kapan terjadinya, semua mempunyai waktu-waktu sendiri akan mati .Bisa cepat ataupun lambat. Sudah ada catatannya sendiri. Jadi, seharusnya fokus kita bukan kapan, tapi gimana mati yang baik? .Tentu mati yang sesuai Islam.

   Apalagi cuma jika masalah keduniaan kita sampai nekat meminta mati .Padahal yang belum kita kerjakan masih banyak banget. Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam Bersabda; "Janganlah kamu sekalian menginginkan #Mati , karena kedahsyatan di awal kematian amatlah berat. Dan sungguh bahagia, jika seorang hamba diberi panjang umur, lalu Allah mengaruniakan taubat kepadanya." Hasan: Diriwayatkan oleh Ahmad (3/332). 

     Tuh kan, jangan sembarang meminta mati justru kesempatan taubat masih terbuka disaat kita masih hidup. Di Surat Al Maidah ayat ke 106, mati merupakan suatu musibah .Karena dahsyatnya kejadian dikala itu.

    Tapi ada yang lebih dahsyat daripada musibah kematian .Yaitu lupa akan adanya mati dan terlena akan jebakan dunia. Ulama yang berpendapat musibah lebih besar dibanding mati itu sendiri, karena jika lupa sama sekali akan mati akan berefek manusia jadi out of control atau semau gue.

    Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam Bersabda; "Sekali-kali jangan ada seorang pun dari kamu sekalian yang menginginkan mati , dan jangan berdo'a memintanya sebelum ia datang kepadanya. Karena sesungguhnya, jika seorang dari kamu sekalian mati , berarti terputuslah amalnya. Padahal sungguh, (bertambahnya) umur seorang Mukmin hanyalah menambah kebaikan baginya." Shahih Muslim (2682)

    Subhanallah, apa masih nekad minta mati ? Bekal belum cukup, dosa masih banyak, taubat suka lupa. Jadi bagi yang kepengen mati karena pacar, segera tinggal pacaran dan raih nikah. Aman, halal dan syar'i.

   Bagi yang kepengen mati karena mampet rezeki, segera sambung silaturahmi, rajin dhuha dan perbanyak sedekah .Insya Allah rezeki muncul dari arah yang kita duga.

    Bagi yang kepengen mati karena sakit tak kunjung sembuh .Perbanyak istigfar, sabar dan baca hadits terkait sakit, biar semangat.

    Bagi yang kepengen  mati karena...(Apalagi ya?)  intinya tetap sabar dalam melalui samudra hidup, adanya masalah justru bagus. Bagus buat siapa? Tentu buat kita. Karena kualitas iman berdasarkan mampunya kita melewati. Atau mau Allah nyuekin kita dan gak peduli lagi ke kita?

   Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam Bersabda; "Sekali-kali jangan ada seorang pun dari kamu sekalian yang menginginkan  mati sebab bencana yang menimpanya. Kalaupun terpaksa menginginkannya, maka ucapkanlah, "Ya Allah, hidupkanlah aku, Jika hidup akan lebih baik bagiku, dan matikanlah aku, jika #Mati akan lebih baik bagiku." (Shahih Bukhari: 5671)

Share this article :

Post a Comment

Postingan antum akan tampil setelah diseleksi dan layak tampil. Jazakumullah Khairan Katsiran

 
Support : Public Relation Rumah Ruqyah Indonesia
Copyright © 2011. Rumah Ruqyah Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger