Singgasana Iblis

Singgasana Iblis


   Di manakah Iblis membangun singgasananya? Iblis sebagai raja syetan dan biang kerok kejahatan membangun singgasanya di atas air, yaitu di lautan. Dari situlah Iblis menjalankan roda pemerintahannya, mengontrol anak buahnya dan mengomandoi bala tentaranya.

    Iblis tidak mau gagal dalam menjalankan misi utamanya. Ia cerdas dalam mengatur strategi dan cerdik dalam memilih siasat. Syetan-syetan tidak dibiarkan bekerja begitu saja, tapi selalu ia pantau dengan seksama. Dari singgasannya ia mengawasi mereka.

    Kenapa di atas air Iblis membangun singgasananya? Karena ia ingin menandingi singgasana Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT) yang juga di atas air. Hanya saja singgasana ('Arsy) Allah berada di langit, sedangkan singgasana Iblis berada di bumi. 

   Rupanya Iblis tidak main-main. Jika Allah dari 'Arsyi-Nya mengatur dunia beserta penghuninya. Maka Iblis pun melakukan hal yang sama. Mengatur kejahatan dan kemaksiatan dari singgasananya. Ia dan anak buahnya bertekad untuk menjadikan semua hamba Allah SWT menjadi hambanya. 

   Maka waspadalah selalu. Jabir bin Abdullah berkata, "Saya mendengar Rasulullah bersabda, 'Sesungguhnya singgasana Iblis itu di lautan, dari situ ia mengutus balatentaranya untuk menggoda manusia. Tentara yang paling tinggi derajatnya di sisinya adalah yang paling dahsyat godaannya." (HR. Ahmad, no. 11203). 
 
   Dalam riwayat lain. Abu Said al-Khudri berkata, Rasulullah pernah bertanya kepada Ibnu Shaid (seseorang yang diindikasikan oleh para shahabat sebagai Dajjal), "Apa yang sedang kamu lihat?" Ia menjawab, 'Saya melihat singgasana di lautan yang dikelilingi ular-ular,' Rasulullah menimpali, 'Ia sedang melihat singgasana Iblis'." (HR. Ahmad, no.11203)

   Sampai saat ini masih banyak orang yang mengaku melihat penampakan Nyi Roro Kidul, badannya ular tapi kepalanya wanita yang cantik jelita. Begitu juga 'Nyi-Nyi' lainnya yang diyakini sebagai 'lelembut' lautan. 

Kalau betul apa yang mereka lihat, maka kita bisa menyimpulkan bahwa itulah penampakan dari anak buah Iblis, yaitu jin-jin yang telah menjadi hamba Iblis. Mereka berada di sekitar singgasana Iblis yang memang ada di lautan. 

  Al Iman bil Ghoib Edisi 94 | 30 November 2007 | Hal 10

Comments