Menjadi Kuat Dengan Menahan Marah!

Menjadi Kuat Dengan Menahan Marah!

  Marah itu manusiawi. Ia amat berhubungan dengan keadaan manusia yang cenderung menurutkan hawa nafsu dan enggan melawannya. Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam pun pernah marah. Dalam sebuah hadits beliau bersabda, "Aku ini hanya manusia biasa.Aku bisa senang sebagaimana manusia senang, dan aku bisa marah sebagaimana manusia marah."(Riwayat Muslim No.2603)

   Walaupun marah merupakan naluri manusiawi, namun Allah Subhanahu Wa Ta'ala lewat RasulNya memerintahkan manusia menahannya. Ini berarti amarah akan membawa keburukan bagi manusia.

...Orang Yang Mampu Menahan Amarahnya Dipuji Allah...

"Orang orang yang bertakwa adalah mereka yang menafkahkam harta mereka baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang orang yang mampu menahan amarahnya serta memaafkan kesalahan orang lain.Allah menyukai orang orang yang berbuat kebajikan" (QS. Ali Imran (3) : 234)

::Marah Yang Terpuji::

Marah yang terpuji adalah marah yang bisa dikendalikan oleh pelakunya secara santun.

  Ummul Mukminin 'Aisyah RA berkata "Rasulullah SAW tidak pernah marah karena urusan diri pribadi beliau, kecuali jika dilanggar batasan syariat Allah, Maka beliau akan marah dengan pelanggaran tersebut karena Allah" ( Riwayat Bukhari no.3367; dan Muslim no.2327)

Source: FP Majalah Hidayatullah

Comments