thumbnail

Jimat Pusaka, Jimat Andalan Dukun?

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-28

Jimat Pusaka, Jimat Andalan Dukun?
Bila kita mendengar kalimat “Jimat Pusaka” ini pasti yang terbersit dalam pikiran kita adalah sakti, hebat, kebal bacok, dan lain sejenisnya. Dengan jimat pusaka, bisa menerawang, bisa cepat sukses dalam dagang atau karir di kantor.

  Konon, hampir semua dukun memiliki ‘pegangan’ pusaka, atau orang Jawa mengistilahkan dengan ‘cekelan’ atau ‘gembolan’ bisa berupa keris, pedang, tombak, badik, batu akik, batu kristal, besi kuning, jenglot, (dipercaya sebagai tubuh orang sakit yang mati) dan lain sebagainya. Inilah yang di sebut dengan jimat, atau dalam bahasa Arab di sebut ‘tamimah’.

  Jimat adalah benda-benda keramat atau benda-benda pusaka yang dipercaya memiliki kekuatan ghaib sehingga dapat membantu menyelesaikan segala persoalan hidup.

  Namun benda-bena yang di anggap keramat ini tidak saja berbentuk benda mati, makhluk hidup juga ada yang dikeramatkan seperti: kerbau putih, burung pelatuk bawang, ayam cemani, dan lain sebagainya. Seperti kerbau bule di Keraton Solo yang setiap malam 1 Syuro (Muharam) dikirab di alun-alun. Bahkan kerbau itu diberi nama Kyai Selamet.

  Agar tuahnya tetap ada maka biasanya dilakukan penjamasan atau ritual perawatan dan pembersihan. Ritual jamasan pusaka merupakan salah satu momen penting bagi seseorang yang memiliki benda-benda pusaka. Dalam ritual tersebut, barang-barang pusaka seperti keris, tombak, pedang dan benda-benda lain yang di anggap berkekuatan diluar nalar dibersihkan dengan miyak wangi tertentu.

  Seseorang kolektor keris dan benda-benda keramat St Sukirno menjelaskan, tujuan jamasan tersebut agar bebas dari sengkala (marabahaya) karena setiap pusaka diakui memiliki kekuatan diluar nalar yang dapat membahayakan pemiliknya jika tidak dirawat. Hari ini benda-benda keramat oleh para ahli syirik itu diIlmiyahkan dengan istilah-istilah ‘keren’ seperti “Radiasi positif, medan energi” agar dapat diterima oleh masyarakat banyak.

  Pemakaian jimat tak hanya dipakai oleh dukun, tetapi juga para pelanggan yang memanfaatkan jasa para dukun, terutama dukun hitam, dukun jawa. Dan kebanyakan dukun berprofesi sebagai penjual jimat. Sampai sekarang masih banyak dipercaya sebagian masyarakat Indonesia dengan menggantungkannya pada bagian badan tertentu. 

  Tujuannya sangat bervariasi. Ada tolak bala, hajaz (penjagaan) hijab (penyekat), gaman, penglaris, mendatangkan rizki, menolak penyakit, menolak musuh, menolak pencuri, menolak tuyul, kewibawaan, agar dicintai orang lain, untuk kekebalan, untuk keharmonisan rumah tangga, untuk kemudahan urusan, menaklukan lawan dan lain-lain.

  Film-film laga dan mistik di TV masih kental dengan ilustrasi benda-benda bertuah, senjata ampuh maupun jimat keramat. Terkadang berupa batu akik, gelang tangan, kalung, keris dan bahkan biji tasbih. Tontonan seperti itu memang mampu memanjakan khayalan pemirsa, sekaligus efektif untuk menggerogoti akidah dan melestarikan budaya syirik.

  Semua cara seperti itu tidak dibenarkan oleh agama Islam karena dapat mengantar umat menjadi umat yang sesat dan terbelenggu kesesatan. Sebuah riwayat menerangkan sebagai berikut :

  Pada suatu hari datang sepuluh orang menghadap Rasulullah SAW hendak membaiat beliau. Sembilan orang mengikrarkan baiatnya masing-masing, sedangkan yang seorang tetap diam. Ketika ditanya kenapa ia bersikap seperti itu, ia menjawab “pada bagian atas lengannya terdapat jimat”. Ia lalu memasukan tangan ke dalam lengan bajunya, jimat itu ditanggalkan dan dibuang. Pada saat itu dia menerima pembaiatnya, beliau dengan tegas berkata, “Barangsiapa menggantungkan jimat ia telah berbuat syirik.” (HR. Imam Ahmad, Al-Hakim dan AbuYa’la.)

  Nabi juga bersabda, "Siapa yang mengalungkan jimat maka semoga Allah tidak menyempurnakan baginya (akan kesembuhannya)”. (HR Ahmad)

  Nabi sangat keras perlakuannya terhadap pemakai barang-barang yang dijadikan jimat. Ketika Nabi melihat dilengan seseorang terdapat gelang dari kuningan, lalu Nabi bersabda, “Celaka, apa ini?” Orang itu menjawab, “jimat penguat” beliau bersabda, "Sesungguhnya benda itu tidak menambah melainkan kelemahanmu, tanggalkanlah ia. Karena jika kamu mati sedang barang itu masih ada pada dirimu niscaya engkau tidak akan beruntung selamanya,” (HR Ahmad.)

  Tindakan Nabi itu diteladani oleh para sahabat beliau Sahabat Hudzaifah juga pernah menengok orang sakit, beliau melihat ada gelang melingkar dilengan si sakit lalu beliau memotongnya, atau menanggalkannya sembari membaca Firman Allah: “Dan sebagian besar mereka tidak beriman kepada Allah melainkan dalam keadaan mensekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain).” (QS Yusuf 106)

Bagaimana jika jimat itu hanya bertuliskakan Ayat-ayat Al-Qur’an dan tidak ada yang lain?

  Adapun jika jimat tersebut berupa ayat-ayat Al-Qur’an yang ditulis dalam kertas atau benda lain lalu ditempel pada suatu tempat ada dua pendapat di kalangan ulama.

  Pendapat pertama mengatakan boleh, di antara yang berpendapat demikian menyandarkan pada pendapat Abdullah bin Amru bin Ash.

  Namun menurut Imam Suyuti, kebolehan tersebut ada manakala memenuhi persyaratan, yakni hendaknya benar-benar dari Al-Qur’an, dari bahasa Arab yang dipahami maknanya dan hendaknya tidak meyakini bahwa benda tersebut berpengaruh karena zatnya, namun haruslah diyakini bahwa segalanya terjadi karena takdir Allah.

Dan juga tak boleh ada unsur kesyirikan di dalamnya.

Pendapat kedua mengatakan haram. Pendapat ini diambil oleh Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Hudzaifah dan yang lain. Inilah pendapat yang benar-benar menurut jumhur ulama salaf dan khalaf, termasuk syeikh Abdullah bin Abdul Aziz bin Baaz berdasarkan tiga alasan:

Pertama, hal itu masuk dalam keumuman hadits Nabi tentang jimat yang diharamkan.

Kedua, sebagai tindakan saddu dzari’ah (antisipasi dari yang haram). Karena nantinya akan terjadi mukhtalath (kesamaran dan kekaburan) dikalangan awam tentang pembatas antar yang syirik dan yang diperbolehkan. 

  Seperti yang kita lihat mereka hanya melihat tulisan Arabnya saja, tanpa mengetahui maknanya dan bahkan tidak tau apakah tulisan tersebut bermakna atau tidak. Terkadang ada juga yang menjadikan jimat tersebut untuk memeragakan permainan sulap dan semacamnya yang hal ini jelas merupakan bentuk pelecehan terhadap Ayat-ayat Allah.

  Ketiga, menyandarkan kebolehan pada sahabat Abdullah bin Amru adalah lemah. Karena beliau mengalungkan tulisan Ayat-ayat Al-Qur’an pada papan dileher anaknya yang masih kecil hanya sekedar memudahkan anaknya untuk menghafal A-Qur’an dan bukan bermaksud menjadikannya sebagai jimat.

  Hal ini berbeda dengan pengobatan kesurupan atau yang lain dengan cara membacakan Ayat Allah. Yang demikian ini masyru’ (disyari’atkan) sebagaimana ditunjukan dalam hadits dan atsar yang sangat banyak. Walhasil, keyakinan seseorang kepada khasiat benda tertentu atau amaliah tertentu yang secara ilmiah tak terkait atau Allah tidak menjadikan hal itu sebagai sebab termasuk dalam kategori kesyirikan.

  Dan hal itu merupakan bentuk menyandarkan nasib dan bertawakal kepada selain Allah. Bisa berwujud tawakal kepada hari-hari tertentu, rumus fengshui atau jimat yang dikalungkan. Sedangkan Nabi bersabda: “Barangsiapa yang menggantungkan sesuatu maka urusannya akan diserahkan kepada sesuatu tersebut.” (HR An-Nasa’i)

  Allah tidak lagi melindungi mereka, tidak akan menjamin keselamatan, rejeki dan keberuntungan di dunia dan akherat. Urusannya diserahkan pada sesuatu tersebut padahal ia tidak dapat mendatangkan manfaat dan tidak pula dapat mencegah dari datangnya bencana. Semoga manfaat tulisan ini dan mudah mudahan kita terlindung dari perbuatan syirik. [yudhistra adi maulana/bekamruqyahcenter/islampos]

Source: Islampos.com
February 28, 2014
thumbnail

[New] Paket Ruqyah Group Exclusive ~ 5 in 1

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-27

Paket Ruqyah Group Exclusive 


Dikala didiri kita ada indikasi Gangguan Jin atau sihir, terbersit ada rasa enggan untuk mencoba terapi Ruqyah Syar'iyyah. Mungkin takut terjadi ada (reaksi yang berlebih karena pernah mendengar atau melihatnya langsung), ragu-ragu, bingung harus melakukan apa dan banyak macam lagi karena belum pernah mencobanya sebelumnya.

Ada keinginan mencoba atau ingin tahu apa sich ruqyah itu, tapi muncul rasa malu.

Ingin sekeluarga atau bareng teman mencoba terapi ruqyah syar'iyyah tapi khawatir mahal karena mendengar info diluaran sana yang salah.

Sakit tak berkesudahan, stress tapi gak tahu harus bagaimana. Ingin mencoba tapi khawatir karena sendirian.

Kini kami berikan jawabannya...

Paket Ruqyah Group Exclusive ~ 5 in 1. Paket kelompok maksimal 5 orang, antum bisa tentukan sendiri grup antum. Keluarga, kakak-adik, sahabat dsb. Dengan paket ini, semua pertanyaan antum diatas terjawab.

Spesial hanya di hari Senin. 

Tentukan kelompok antum dan booked sekarang di 085881306984 pin Bb 2901EE02. Dont Miss it!


February 27, 2014
thumbnail

Ruqyah Massal di Kalimantan Part 10 (Teriakan kesakitan di tengah dentuman ayat-ayat Ruqyah)

Posted by rumah ruqyah on



Saksikanlah pekik kesakitan mereka. Sakit karena mereka mendzolimi manusia. Wahai bangsa Jin! ini baru seruan di dunia masih ada kesempatan untuk kalian bertaubat. Jangan tunggu kalian merasakan adzab Neraka. Dimana pekikan kesakitan kalian seribu kali lipat kencangnya.
  
***

Kunjungi kami di

www.rumahruqyah.com

Informasi dan Free Konsultasi Online:

WA 081282171204, pin Bb 2901EE02 (Only Chatting)

Hotline Service: 021- 8087-2602, 0851-0503-5459

February 27, 2014
thumbnail

Terapis Thibbun Nabawi luncurkan TIM

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-26

Terapis Thibbun Nabawi luncurkan TIM

Selasa, 25 Februari 2014 - 11:47 WIB

Hidayatullah.com–Traditional Islamic Medicine (TIM) diluncurkan menandai secara resmi para terapis Hidayatullah dalam wadah Rumah Sehat – Darusy Syifa. TIM diresmikan oleh Ketua Departemen Ekonomi Pimpinan Pusat (PP) Hidayatullah, Hasan Ibrahim, di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah Depok Ahad, (23/02/2014).

“TIM dibentuk untuk menyatukan para terapis yang selama ini mandiri, untuk disatukan dalam satu wadah yang bernama Rumah Sehat-Darusy Syifa (RSDS),” jelasnya ketua panitia acara Awaluddin Abu Zidan pada hidayatullah.com di Cilodong Senin,(24/02/2014).

Pasca peluncuran, TIM akan segera bekerja sama dengan asosiasi-asosiasi thibbun nabawi yang telah terdaftar di Dinas Kesehatan RI .

Deklarasi TIM dirangkai dalam pertemuan dan pelatihan Upgrading Terapis Thibbun Nabawi Hidayatullah di Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat-Senin, 21-24 Rabiul Akhir 1435 H (21-24/2/2014). Kegiatan ini mengusung tema “Jauhkan Umat dari Syirik, Subhat dan Haram – Thibbun Nabawi Solusinya”.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua APHIDA Dr Gunawan Syamsu, serta ditutup secara formal oleh Pimpinan Umum Hidayatullah Ustadz Abdurrahman Muhammad. Dihadiri sekitar 26 orang utusan berbagai Pimpinan Wilayah (PW) dan Pimpinan Daerah (PD) Hidayatullah se-Indonesia.

Menurut Awaluddin Abu Zidan, pembentukan TIM didorong atas kesadaran APHIDA akan thibbun nabawi sebagai solusi pengobatan Islami bagi masyarakat.

Dijelaskan, selama ini Hidayatullah sebenarnya telah memiliki para pegiat thibbun nabawi. Namun, selain belum terkoordinasi secara resmi, juga tak semua para ahli tersebut tersebar di berbagai kampus Hidayatullah.

Selain pembentukan TIM, dalam pertemuan tersebut dicapai beberapa kesepakatan lainnya. Yaitu, setiap PW dan PD akan berupaya proaktif mendirikan balai thibbun nabawi RSDS.

Kemudian, setiap terapis di TIM diharapkan mengikuti uji kompetensi atau sertifikasi yang diadakan oleh sejumlah asosiasi yang telah terdaftar di Dinas Kesehatan RI.

“Yakni untuk terapis ruqyah melalui ARSYI, terapis bekam melalui ABI, terapis gurah dan herbal melalui ASPETRI,” jelas Awaluddin.

Kesepakatan berikutnya, TIM akan bekerja sama dengan asosiasi-asosiasi tersebut untuk mengadakan uji sertifikasi bekam yang rencananya dilakukan pada awal Mei 2014.

TIM juga sedang merancang pendirian badan usaha berupa PT atau CV yang akan menjembatani segala keperluan dan kebutuhan RSDS, berupa pembelian dan penyediaan produk.

Pertemuan tersebut juga membentuk kepengurusan TIM. Di antaranya, sebagai penasehat Ustadz Abdurahman Muhammad dan Dr Abdul Manan (Ketua Umum PP Hidayatullah). Sebagai pembina Hasan Ibrahim dan Ir Abu A’la Abdullah (Sekjen PP Hidayatullah).

Gunawan Syamsu dan Wahyu Rahman (Direktur Baitul Maal Hidayatullah) ditunjuk sebagai pengawas. Sedangkan Awaluddin sendiri dipilih sebagai Ketua TIM. Farid dan Muhammad Ali Murtadha masing-masing sebagai Wakil 1 dan Wakil 2.

Antusias Par Dai

Awaluddin menjelaskan, para peserta pelatihan merupakan peruqyah (Roqy), ahli bekam (Muhtajim), dan calon herbalis (Mu’alijz) yang juga dai-dai Hidayatullah. Mereka sangat antusias mengikuti pelatihan. Rangkaian kegiatan tersebut pun berjalan baik dan sesuai jadwal.

“Karena pemateri, baik yang dari internal Hidayatullah maupun pemateri dari luar Hidayatullah semuanya hadir dan sukses menyampaikan kajian atau presentase-nya. Proses pembelajaran juga berlangsung kondusif dan penuh semangat,” terang Awaluddin yang menggeluti thibbun nabawi sejak 2005.

Munandar, peserta asal Rejang Lebong, Bengkulu, mengaku mendapat tambahan ilmu setelah mengikuti pelatihan itu. Terutama terkait Gurah yang selama ini telah dia dalami. Senada dengan Murdianto, peserta asal Bitung, Sulawesi Utara. Baginya, ilmu thibbun nabawi dapat dijadikan modal mengembangkan dakwah Islam di daerah tugasnya.

Thabrani, mahasiswa LIPIA Jakarta asal Berau, Kalimantan Timur mengaku terkesan dengan materi pelatihan yang menjadi wawasan baru baginya. Seperti tata cara ruqyah yang benar dan berbagai titik-titik bekam.

“Pingin jadi (herbalis) setelah saya tahu bahwasanya herbalis itu salah satu medan dakwah,” ujar lajang yang diajak bapaknya ikut pelatihan ini.

Para dai tersebut pun antusias menyambut pembentuk TIM. Munandar mengatakan, dia datang satu rombongan sebanyak 5 orang, yang selama ini telah menggeluti thibbun nabawi. Dengan adanya TIM, ke depan mereka akan lebih solid.

Teman-teman yang sudah pernah ikut latihan ruqyah. Jadi mereka itu dimantapkan, jadi kita kerja tim dan kita akan mendirikan rumah sehat itu (RSDS. Red). Merealisasikan apa yang akan direncanakan program nasional ini,” ujarnya saat ditemui hidayatullah.com usai penutupan.

Sedianya, pelatihan ini akan diikuti 60-an peserta yang telah siap. Namun, menurut Awaluddin, sebagian peserta ternyata berhalangan hadir. Sebab, di saat bersamaan sejumlah PW Hidayatullah mengadakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil).

Para pemateri dalam pelatihan tersebut adalah pengurus Asosiasi Ruqyah Syar’iyyah Indonesia (ARSYI) Achmad Junaidi, Aris Fathoni dari Rumah Ruqyah Indonesia Jakarta, dan Direktur Klinik Sehat Jakarta dr Agus Rahmadi mewakili Asosiasi Pengobat Tradisional Ramuan Indonesia (ASPETRI).

Pemateri lainnya, Direktur Klinik BMODT Jakarta Azib Susiyanto mewakili Asosiasi Bekam Indonesia (ABI), Apoteker Pabrikasi Herbal Toga Nusantara Astria Deviani Zakaria, dan Rouf Kamil dari Asosiasi Gurah Indonesia. Awaluddin sendiri selaku Direktur RSDS Jambi, serta dari Hidayatullah Salatiga Farid Imam Prakoso (Direktur Klinik Herbal Argomas).*

http://www.hidayatullah.com/read/2014/02/25/17151/terapis-thibbun-nabawi-luncurkan-tim.html

February 26, 2014
thumbnail

Jin Keracunan Bidara

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-24



  Mungkin jika tidak melihat langsung, agak sangsi rasanya. Air yang dibacakan ayat Al Qur'an ditambah bubuk herbal bidara bisa meracuni jin yang ada didalam tubuh seorang bapak. Biidznillah. Semua bisa terjadi dengan izinNya. Allahu Akbar!!
February 24, 2014
thumbnail

Ruqyah Online ~ Solusi Ruqyah untuk nun jauh disana

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-20

Ruqyah Online ~ Solusi Ruqyah untuk nun jauh disana

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Banyak permintaan penanganan ruqyah ke daerah menjadi permasalah tersendiri. Waktu, jarak bahkan biaya. Dengan itu, kami dari Rumah Ruqyah Indonesia berupaya menjawab persoalan itu. Dengan menghadirkan Ruqyah Online ~ Solusi Ruqyah untuk nun jauh disana .

Ruqyah Online merupakan ruqyah jarak jauh dengan menggunakan sarana telepon. Pasien yang menghubungi akan mendengarkan pembacaan ayat-ayat ruqyah, dzikir, dan do'a yang disyariatkan Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam.

Dengan durasi yang telah ditentukan, pasien juga akan mendapat tips-tips dari team ruqyah.

Bagaimana cara untuk Ruqyah Online?

- Langkah pertama dengan menghubungkan bagian administrasi (WA - 0851-0503-5459) untuk booked waktu. Utarakan permasalahan yang ada.

- Setelah mengutarakan permasalahan, selanjutnya administrasi akan menentukan waktu sesuai dengan jadwal ustadz yang ada.

- Transfer Infaq (Untuk biaya administrasi, operasional dan dana pembangunan MarQaz Rumah Ruqyah Indonesia).

- Tunggu kabar selanjutnya dari pihak Administrasi. Selesai

Link terkait: (Contoh ruqyah online yang terdokumentasi)

1. Ruqyah Online 1 - Ustadz Aris Fathoni

2. Ruqyah Online 2 - Ustadz Aris Fathoni
February 20, 2014
thumbnail

Ruqyah Massal di Kalimantan Part 9 (Seruan Taubat untuk Para Jin..)

Posted by rumah ruqyah on



"Laa Haula Wala Quwata Illah Billah, Bertaubatlah kalian jika ingin selamat. Dengan bertaubat, kalian masih ada kesempatan untuk masuk Surga, Hasbunallah Wa ni'mal Wakil (Cukuplah Allah Sebaik-baik Pelindung)" ~Ustadz Achmad Junaedi Hasan Ali
  
***

Kunjungi kami di

www.rumahruqyah.com

Informasi dan Free Konsultasi Online:

WA 081282171204, pin Bb 2901EE02 (Only Chatting)

Hotline Service: 021- 8087-2602, 0851-0503-5459

February 20, 2014
thumbnail

Singgasana Iblis

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-19

Singgasana Iblis


   Di manakah Iblis membangun singgasananya? Iblis sebagai raja syetan dan biang kerok kejahatan membangun singgasanya di atas air, yaitu di lautan. Dari situlah Iblis menjalankan roda pemerintahannya, mengontrol anak buahnya dan mengomandoi bala tentaranya.

    Iblis tidak mau gagal dalam menjalankan misi utamanya. Ia cerdas dalam mengatur strategi dan cerdik dalam memilih siasat. Syetan-syetan tidak dibiarkan bekerja begitu saja, tapi selalu ia pantau dengan seksama. Dari singgasannya ia mengawasi mereka.

    Kenapa di atas air Iblis membangun singgasananya? Karena ia ingin menandingi singgasana Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT) yang juga di atas air. Hanya saja singgasana ('Arsy) Allah berada di langit, sedangkan singgasana Iblis berada di bumi. 

   Rupanya Iblis tidak main-main. Jika Allah dari 'Arsyi-Nya mengatur dunia beserta penghuninya. Maka Iblis pun melakukan hal yang sama. Mengatur kejahatan dan kemaksiatan dari singgasananya. Ia dan anak buahnya bertekad untuk menjadikan semua hamba Allah SWT menjadi hambanya. 

   Maka waspadalah selalu. Jabir bin Abdullah berkata, "Saya mendengar Rasulullah bersabda, 'Sesungguhnya singgasana Iblis itu di lautan, dari situ ia mengutus balatentaranya untuk menggoda manusia. Tentara yang paling tinggi derajatnya di sisinya adalah yang paling dahsyat godaannya." (HR. Ahmad, no. 11203). 
 
   Dalam riwayat lain. Abu Said al-Khudri berkata, Rasulullah pernah bertanya kepada Ibnu Shaid (seseorang yang diindikasikan oleh para shahabat sebagai Dajjal), "Apa yang sedang kamu lihat?" Ia menjawab, 'Saya melihat singgasana di lautan yang dikelilingi ular-ular,' Rasulullah menimpali, 'Ia sedang melihat singgasana Iblis'." (HR. Ahmad, no.11203)

   Sampai saat ini masih banyak orang yang mengaku melihat penampakan Nyi Roro Kidul, badannya ular tapi kepalanya wanita yang cantik jelita. Begitu juga 'Nyi-Nyi' lainnya yang diyakini sebagai 'lelembut' lautan. 

Kalau betul apa yang mereka lihat, maka kita bisa menyimpulkan bahwa itulah penampakan dari anak buah Iblis, yaitu jin-jin yang telah menjadi hamba Iblis. Mereka berada di sekitar singgasana Iblis yang memang ada di lautan. 

  Al Iman bil Ghoib Edisi 94 | 30 November 2007 | Hal 10
February 19, 2014
thumbnail

Pertaubatan Jin Muhammad Cheng Hoo

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-14



Muhammad Cheng Hoo, itulah nama Islam yang diberikan Ustadz Achmad Junaedi Hasan Ali kepada Jin yang mengaku Tionghoa yang bertaubat. Jin itu mengaku senang akan ayat-ayat Al Qur'an dan senang mengucapkan Amiin karena seringnya mendengar kajian.

Ya Ikhwah Filllah, teruslah belajar dan mengajar Islam. Karena kita tidak pernah tahu apakah ada jin yang ikut belajar. Jika ada yang ikut dan bertaubat, Insya Allah kita pun akan mendapat pahalanya. Allahu Akbar!!!
February 14, 2014
thumbnail

Air 'Sakti' Penghancur jin kiriman 6 Dukun

Posted by rumah ruqyah on

 Air 'Sakti' Penghancur jin kiriman 6 Dukun


   Sekilas tidak yang menarik dari botol air ruqyah ini. Hanya sisa-sisa seperti busa putih biasa. Tapi siapa yang menduga jika botol berisi air ramuan ini bisa meluluh lantakan jin-jin kiriman dari 6 dukun!

   Dari 6 itu hanya 2 yang mau diajak bertaubat. Berjanji mau mempelajari Islam yang benar dan berjanji tidak akan mengganggu manusia lagi.

   Sisanya, bermacam-macam. Ada yang membandel dan digorok (Wallahu'alam akan kebenarannya), dan yang unik banyak yang bunuh ini. dengan air 'sakti' ini, karena tidak kuat lagi dirinya dibacakan ayat-ayat ruqyah.

   Air yang telah disediakan ini campuran dari air ruqyah+bidara+zaitun ternyata sangat menakutkan bagi mereka. Dan efeknya seperti racun. Nantikan tayangan videonya air 'sakti' memusnahkan sihir 6 jin hanya di Rumah Ruqyah Indonesia

*Dikutip langsung keterangan dari Ustadz Achmad Junaedi Hasan Ali dengan penyesuaian tulisan.
February 14, 2014
thumbnail

Rumah Ruqyah Indonesia Peduli (Dokumentasi)

Posted by rumah ruqyah on


   Musibah merupakan ujian, tapi jangan bersedih hati, gundah gulana ataupun meratap. Disinilah Allah menunjukkan kuasaNya dengan menumbuhkan rasa kasih sayang sesama Muslim.

   Memberikan bantuan yang bagi yang kesusahan, di setiap kesulitan ada kemudahan, dibalik musibah tumbuh kepedulian...

  *Terlihat di gambar, Ustadz Achmad Junaedi Hasan Ali dan Ustadz Aris Fathoni sedang berpose mengabadikan gambar.

   Alhamdulillah, Rumah Ruqyah Indonesia Peduli Banjir bekerjasama dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap) berjalan dengan sukses.

   Dari 1000 kotak susu yang diamanatkan di kami bisa didistribusikan ke Warga sekitar kantor kami yang kebetulan banyak korban banjir. Semoga bermanfaat apa yang diberikan.

*Terlihat di gambar Ustadz Aris Fathoni sedang serah terima.
February 14, 2014
thumbnail

[18+] Perang di mulai! [Jangan ditonton kalau tidak kuat]

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-13



Ini merupakan video bagian ke delapan dari 'Ruqyah Massal di Kalimantan'. Disini mulai genderang perang ditabuh, perang melawan kedzaliman jin-jin yang bersemayam ditubuh saudara-saudara kita.

Perkuat tauhid kita agar kita senantiasa diberikan perlindungan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Allahu Akbar!!!
February 13, 2014
thumbnail

Penjelasan kesurupan oleh KH M Arifin Ilham (Ketua Majelis Adz Zikra)

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-11

"Bang, mohon penjelasan mengapa orang mudah Kesurupan?"

   SubhanAllah inilah diantara sebab sebab manusia mudah Kesurupan atau kerasukan Jin:

1. Banyak makan yang haram (QS Al Baqoroh : 275), berarti ia membangun ruangan syetan dalam tubuhnya.

2. Budak nafsu (QS Al A'rof : 175), orang berzina bisa lebih kuat ketimbang dengan istrinya yang halal karena saat berzina syetan Jin menyertainya.

3. Jin yang jatuh cinta pada manusia atau sebaliknya,

4. Adanya perbuatan manusia yang menyakiti jin, seperti tertabrak, tersiram air panas, terkena lemparan atau tembakan yang dilakukan oleh manusia,

5. Perbuatan zhalim jin kepada manusa, bagian dari permusuhan antara setan dan manusia (QS Al A'raf 16-17)

6. Karena jin itu di panggil melalui ritual atau zikiran menyimpang yang sengaja menghadirkan arwah (jin-jin), “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan“ (QS Al Jin: 6),

7. Karena jin itu dimasukkan atau diperintah oleh tukang sihir, dukun dan sejenisnya.

8. Karena ada perjanjian yang pernah dilakukan oleh leluhurnya ( keturunan), biasanya jin akan ikut atau merasuk ke salah satu keturunan org yang pernah memeliharanya. Lebih jelas bahasan tentang Kesurupan bisa hubungi ustadz Achmad Junaedi Hasan Ali, ketua Ruqyah Indonesia, 08158710659.

InsyaAllah besok abang khutbah jum'at di mesjid Az Zikra Sentul. Semoga Allah selamatkan kita semua dari tipu daya syetan...aamiin.

 K. H. Muhammad Arifin Ilham

****

Subhanallah, sungguh manusia penuh kelemahan dan justru itu kita harus senantiasa berpegang teguh pada Al Qur'an dan Hadits agar tidak tergelincir dengan tipu daya syaitan.

Pasca Ustadz Arifin Ilham membuat status ini di FPnya, tiada hentinya pertanyaan yang langsung menuju Ustadz Achmad Junaedi. Semoga Allah kian menguatkan dakwah tauhid ini. Allahu Akbar!!!
February 11, 2014
thumbnail

Ciri Ciri Praktek Sihir (Perdukunan).

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-10

Ciri Ciri Praktek Sihir (Perdukunan).

1. Bertanya namanya dan nama ibunya.

2. Mengambil barang bekas pakai pasien (baju,celana,sapu tangan,kaos dll)

3. Terkadang meminta hewan dengan sifat-sifat tertentu untuk dipotong dan tidak menyebut nama Allah, mengoleskan darahnya di tubuh pasien, atau dibuang ditempat keramat.

4. Menulis tholasim (jimat)

5. Membaca mantra atau jimat yang tidak bisa dipahami

6. Memberi jimat penjaga yang berupa persegi empat yang berisi huruf-huruf atau angka-angka

7. Memerintahkan pasien untuk bertapa ditempat yang gelap

8. Terkadang melarang pasien menyentuh air dalam waktu tertentu

9. Memberi tumbal ke pasien untuk ditanam di tanah

10. Memberi kertas-kertas (jimat) untuk dibakar dan menghirup asapnya

11. Komat-kamit dengan bahasa yang tidak jelas

12. Terkadang menebak nama pasien, alamatnya, masalahnya dan tujuan dia datang.

Janganlah anda sampai mendatangi orang seperti ini (dukun) karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : "Barang siapa mendatangi dukun lalu membenarkan apa yg dikatakannya maka ia telah ingkar terhadap apa yg diturunkan kpd Muhammad (al qur'an). (HR. Ahmad dan al Hakim.) (Syekh Wahid Bali)

Ustadz Achmad Junaedi Hasan Ali

Direktur Rumah Ruqyah Indonesia, Ketua Asosiasi Ruqyah Syar'iyyah Indonesia (ARSYI)
February 10, 2014
thumbnail

Benteng Ghaib

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-06

Benteng Ghaib


Benteng Ghaib merupakan kumpulan amal shalih yang dirangkum oleh Syekh Wahid Abdussalam. Bagan ini dibuat oleh saudara kami, akhina Widi yang diupload di Board Dunia Ghaib, myQuran, Komunitas Muslim Indonesia

Silahkan di Download, share sekiranya bermanfaat.

February 06, 2014
thumbnail

Cara Mudah Deteksi Dan Atasi Gangguan Jin Tahap Awal

Posted by rumah ruqyah on

Cara Mudah Deteksi Dan Atasi Gangguan Jin Tahap Awal




Assalamu`alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

   Ada sebuah trik sederhana yang telah berhasil saya buktikan dalam mendeteksi gangguan jin pada manusia, termasuk juga merupakan penanganan tahap awal terhadap gangguan tersebut. Cara ini saya ambil berdasarkan hadist Rasulullah dalam kitab Al Adzkar (Karya Imam Nawawi) disebutkan dalam sebuah riwayat dari Khaulah binti Hakim ra berkata,

   Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:'' Barangsiapa singgah disuatu tempat (rumah) kemudian mengucapkan A'udzu bikalimatillaahit taammaati min syarrri maa kholak , maka dia tidak akan mengalami gangguan apapun hingga ia meninggalkan tempat itu.''

   Berdasarkan hadist tersebut dapat kita ambil analogi bahwa jika kita membaca kalimat tersebut maka jin kafir tidak akan berani mengganggu kita dan ia pun akan lari dari kita.

   Oleh sebab itu, ayat tersebut telah saya gunakan untuk deteksi awal gangguan jin dan alhamdulillah berhasil. Caranya: Bacalah ayat tersebut berulang -ulang sembari menghayati kandungan dari ayat tersebut.

    Jika terdapat gangguan jin, maka anda akan merasa mual dan bahkan bisa muntah, atau hanya sekedar bersendawa. Keluarnya muntah atau sendawa tersebut adalah pertanda keluarnya jin kafir dari tubuh kita.

Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba... !

*Status Ahmad Al Khandery
February 06, 2014
thumbnail

Ruqyah Massal di Kalimantan Part 7

Posted by rumah ruqyah on 2014-02-05



Di Episode kali ini merupakan session tanya jawab. Ada 4 penanya, dan uniknya ada di salah satu sesi menjawab Ustadz Achmad Junaedi Hasan Ali beliau menjanjikan jeruk sebagai hadiah.

Apa ya kira-kira pertanyannya? ^_^, yuk langsung aja ditonton.

Insya Allah Rabu depan episode ruqyah massal.

So dont Miss It ;)

Rumah Ruqyah Indonesia
February 05, 2014
thumbnail

Ingin Meruqyah Nabi, Malah Masuk Islam

Posted by rumah ruqyah on

Ingin Meruqyah Nabi, Malah Masuk Islam

  Ketika dakwah di Mekah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dijatuhkan karakternnya, agar masyarakat yang belum kenal, menjauh dari beliau. Beliau disebut tukang sihir, penyair, orang gila, dan seabreg gelar lainnya.

  Tersebutlah seorang ahli ruqyah zaman Jahiliyah, Dhimad al-Azdi [arab: ضِمَاد الأزدى]. Berasal dari suku Azd Syanu’ah di Yaman. Dia biasa meruqyah orang gila atau kesurupan.

  Ketika tiba di Mekah, dia mendengar orang-orang Mekah mengatakan, “Sesungguhnya Muhammad itu majnun (gila).”

Dhimad bergumam,

لو إني أتيت هذا الرجل لعل الله يشفيه على يدى

“Bagaimana kalau aku datangi orang ini. semoga Allah menyembuhkannya melalui tanganku.”

Setelah ketemu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia menawarkan,

يَا مُحَمَّدُ إِنِّي أَرْقِي مِنْ هَذِهِ الرِّيحِ، وَإِنَّ اللهَ يَشْفِي عَلَى يَدِي مَنْ شَاءَ، فَهَلْ لَكَ؟

”Hai Muhammad, saya biasa mengobati sakit jiwa. Dan Allah menyembuhkan siapa saja yang Dia kehendaki melalui tanganku. Apa kamu bersedia?”

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menanggapinya dengan mengatakan,

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أَمَّا بَعْدُ

Mendengar kalimat ini pertama kalinya, Dhimad keheranan.

”Tolong ulangi semua ucapanmu tadi!” pinta Dhimad.

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengulanginya 3 kali.

Komentar Dhimad,

لَقَدْ سَمِعْتُ قَوْلَ الْكَهَنَةِ، وَقَوْلَ السَّحَرَةِ، وَقَوْلَ الشُّعَرَاءِ، فَمَا سَمِعْتُ مِثْلَ كَلِمَاتِكَ هَؤُلَاءِ، وَلَقَدْ بَلَغْنَ نَاعُوسَ الْبَحْرِ، هات يدك أبايعك على الإسلام

”Sungguh aku telah mendengar ucapan dukun, ucapan tukang sihir, dan penyair, dan saya belum pernah mendengar seperti ucapanmu tadi. Sungguh untaian kalimatmu mencapai kedalaman lautan. Berikan tanganmu, kubaiat kamu bahwa aku masuk islam.” (HR. Muslim no. 868).

  Umumnya dakwah kebenaran ditentang para musuhnya dengan dijatuhkan karakternya. Mereka tidak mampu mengkritik konten dakwahnya, karena konten dakwah kebenaran jelas sesuai fitrah manusia. Tidak ada orang musyrik yang bisa mengkritik konten dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena nurani mereka mengakui kebenarannya.

   Ketika dakwah tauhid dan sunah banyak berkembang di Indonesia, para pembela tradisi masyarakat yang masih kental dengan syirik dan bid’ah merasa dalam kondisi terpojokkan. Mereka tidak mampu mengkritik konten dakwahnya, karena tauhid dan sunah jelas yang paling sesuai dengan al-Quran dan hadis. Di saat itulah, mereka menggunakan jurus kedua, dijatuhkan karakternya. Mulailah label wahhabi dan takfiri digunakan untuk menyebut mereka. Untuk membuat masyarakat menjauh darinya.

وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ

”Mereka membuat makar, dan Allahpun membalas dengan makar. Dan Allah sebaik-baik dalam membuat makar.” (QS. Ali Imran: 54)

   Mereka tidak menyadari, ternyata di balik makar yang mereka gencarkan, justru membuat banyak orang penasaran. Apa sebenarnya wahhabi, apa dakwah wahhabi. Setelah belajar al-Quran dan hadis dengan benar, banyak diantara mereka bertaubat, dan menjadi pengikut ‘wahhabi’.

Nasehat.net, FP Moslem Channel
February 05, 2014
thumbnail

Menjadi Kuat Dengan Menahan Marah!

Posted by rumah ruqyah on

Menjadi Kuat Dengan Menahan Marah!

  Marah itu manusiawi. Ia amat berhubungan dengan keadaan manusia yang cenderung menurutkan hawa nafsu dan enggan melawannya. Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam pun pernah marah. Dalam sebuah hadits beliau bersabda, "Aku ini hanya manusia biasa.Aku bisa senang sebagaimana manusia senang, dan aku bisa marah sebagaimana manusia marah."(Riwayat Muslim No.2603)

   Walaupun marah merupakan naluri manusiawi, namun Allah Subhanahu Wa Ta'ala lewat RasulNya memerintahkan manusia menahannya. Ini berarti amarah akan membawa keburukan bagi manusia.

...Orang Yang Mampu Menahan Amarahnya Dipuji Allah...

"Orang orang yang bertakwa adalah mereka yang menafkahkam harta mereka baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang orang yang mampu menahan amarahnya serta memaafkan kesalahan orang lain.Allah menyukai orang orang yang berbuat kebajikan" (QS. Ali Imran (3) : 234)

::Marah Yang Terpuji::

Marah yang terpuji adalah marah yang bisa dikendalikan oleh pelakunya secara santun.

  Ummul Mukminin 'Aisyah RA berkata "Rasulullah SAW tidak pernah marah karena urusan diri pribadi beliau, kecuali jika dilanggar batasan syariat Allah, Maka beliau akan marah dengan pelanggaran tersebut karena Allah" ( Riwayat Bukhari no.3367; dan Muslim no.2327)

Source: FP Majalah Hidayatullah
February 05, 2014
thumbnail

Benarkah Sugesti dalam Meruqyah

Posted by rumah ruqyah on

Benarkah Sugesti dalam Meruqyah


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ustadz ana mau bertanya,

Ada terapist Ruqyah Syariyyah yang menggunakan metode sugesti seperti: Membayangkan tangan masuk ke dalam kepala, lalu ambil ‘paku’ yang membuat kepala sakit lalu ditarik keluar perlahan.

Namany “self healing” dan ini bisa dilakukn oleh siapapun. Tidak harus orang itu Muslim. Jika Muslim diawali dengan al Fatihah. Benarkah metode itu Ustadz?

Ukhti A

Metode sugesti dalam ruqyah "self healing" ini hanya sebuah istilah yang digunakan, sebenarnya dalam kekhusyuan doa kita boleh membayangkan seakan-akan kita mencabut sesuatu dari dalam kepala, dada, perut dll.

Salah satu contohnya seperti yang dilakukan oleh Syekh Ibnu Taimiyah. Beliau mengatakan saat meruqyah pasien yang mengalami pendarahan, beliau membacakan ayat-ayat yang mengisyaratkan kering dari banjir.

Yaitu keringnya banjir di zaman Nabi Nuh, dalam surat Hud ayat : 44.

Dan difirmankan: "Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah," dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: "Binasalah orang-orang yang zalim ." (QS. Huud (11): 44)

Saat meruqyah org yang sakit perut atau ada indikasi sihir di dalam perut beliau membaca ayat 31-35 dari surat Arrahman yang mengandung arti secara bahasa mengosongkan dll.

“Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin. Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan. Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya). “ (QS. Ar Rahman (55) : 31 – 35)

Jadi sejak dulu sudah ada sugesti semacam “self healing” namun kita tidak atau belum pakai nama-nama yang seperti itu. Bagi peruqyah yang mengerti bahasa Arab akan lebih khusyu' dengan menghayati makna yang terkandung sekalian dihubungkan dengan memohonkan kesembuhan penyakit yang diderita.

Saat menghadapi orang yang panikan kita baca ayat 13 dari surat al an'am dll.

“Dan kepunyaan Allah-lah segala yang ada pada malam dan siang. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. “ (QS. Al An'am (6) : 13)

Sihir tidak selalu identik dengan paku, maka tidak perlu mensugesti pikiran dengan mencabut paku, yang jelas memohon agar penyakitnya hilang, jika kanker maka sel-sel kamkernya mati, bacakan ayat-ayat tentang kematian.

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Al Imran (3): 185)

Wallahu'alam Bishowab

Ustadz Achmad Junaedi Lc

 Direktur Rumah Ruqyah Indonesia

Ingin konsultasi langsung dengan Ustadz Achmad Junaedi? Bisa langsung bergabung disini
February 05, 2014