Pencuri Mayat Perawan Ditangkap Polisi

Pencuri Mayat Perawan Ditangkap Polisi
Pelaku mengaku mencuri mayat perawan untuk ritual ilmu terbang 



 VIVAnews - Resi Rokis Suhana alias Pamungkas (27), pelaku pembongkaran makam dan pencurian jenazah di Cilacap, berhasil ditangkap jajaran reserse dan kriminal Polres Cilacap, Minggu 15 Desember 2013.

Resi mengakui perbuatannya membongkar makam dan mengambil bagian tubuh jenazah setelah mendapat bisikian gaib. Salah satu korbannya adalah jenazah gadis bernama Endah Setyowati (24). Pelaku mengambil tengkorak kepala gadis yang meninggal empat bulan lalu untuk ritual ilmu.

"Buat ilmu terbang," kata Resi.

Selain mengambil bagian tubuh mayat, Resi juga mengaku mengambil kain mori (kain kafan) jenazah. Hasil curiannya itu kemudian digunakan sebagai ritual untuk memperoleh ilmu agar bisa terbang dan menghilang. Resi menimbun tulang-belulang dan kain kafan di kebun pisang dengan sesaji.

Pelaku mengaku telah mengambil mayat di tiga lokasi makam, di antaranya makam bayi kembar, makam gadis perawan dan satu makam lainnya.

Setelah menjalani pemeriksaan, polisi langsung menetapkan Resi Rokis Suhana sebagai tersangka. Pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 365 KUHP tentang pencurian pemberatan, Pasal 179 KUHP tentang perusakan makam dan 180 KUHP tentang pencurian jenazah juncto Pasal 65 KUHP.

"Dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Cilacap, Ajun Komisaris Polisi Agus Puryanto

Sejauh ini kata Agus, polisi belum dapat memastikan apakah pelaku bekerja sendiri atau bersama pihak lain. Polisi masih mengembangkan kasus ini, karena diduga ada barang bukti lain yang masih disembunyikan tersangka.

"Masih terus dikembangkan," ujarnya.

Keluarga Korban Mengamuk

Kabar tertangkapnya pelaku pembongkaran makam langsung diketahui Titin, ibu almarhumah Endah Setyowati. Setibanya di Polres Cilacap, Titin langsung berusaha menyerang pelaku saat digiring ke ruang pemeriksaan. Titin mengaku jengkel dengan ulah pelaku, wanita paruh baya itu pun tiba-tiba pingsan.

Kerabat korban lainnya, Kartem mengaku, keluarganya sangat jengkel dengan ulah pelaku yang membongkar dan mengambil bagian tubuh jenazah Endah. Keluarga lanjutnya belum bisa tenang, lantaran tengkorak Endah belum ditemukan.

"Kami berharap polisi terus mengungkap kasus ini, mencari karena tengkoraknya belum ketemu. Kalau sudah ketemu nanti dikembalikan ke makam almarhum," ujar Kartem.

Source: Viva News.com

***** 

   Pemahaman yang keliru bisa mengarahkan perbuatan yang keliru pula. Begitulahlah contoh real berita kali ini. Ini yang terungkap, sangat mungkin masih banyak diluaran sana. Akibat pemahaman agama yang minim, keinginan yang aneh (baca: bisa terbang) yang entah buat apa: sangatlah tidak dibenarkan dalam Islam. 

  Waspadalah, pelajari dengan benar Agama Islam. Alih-alih mendapat kedigjayaan ilmu, malah menjerumuskan ke lembah dosa dimana akibatnya langsung dapat dirasakan didunia maupun di Akhirat. Naudzubillahi Min Dzalik.

Comments