Satu Bulan Lamanya Saya Dihantui Kematian

Satu Bulan Lamanya Saya Dihantui Kematian
Selasa, 23 April 2013 / 12 Jumadil Akhir 1434 H

   
     Kematian adalah suatu kepastian. Seperti hukum matematika. Tak seorangpun dapat lepas dari suratan ini. Burung elang yang bebas berkelana menjelajah jagad raya suatu saat juga akan jatuh dan terkapar di atas tanah.

    Tak ubahnya seperti manusia. Bila demikian, haruskah seseorang takut kepada kematian sedemikian rupa hingga di luar batas kewajaran? Seperti kisah Silfi, seorang karyawan swasta asal Bangka Belitung. Ia menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Jakarta. Berikut petikannya.

    Sekian tahun merantau, saya dapat menghirup udara Jakarta dengan nyaman, seperti layaknya gadis-gadis yang lain. Atribut jilbab yang menutupi kepala semakin menenangkan jiwa. Setidaknya saya bisa menghindari tatapan jalang lelaki hidung belang, yang dengan seenaknya memelototi wanita yang tidak menutup aurat.

     Kegamangan yang sempat menghantui, dulu sebelum berangkat ke Jakarta, sirna bersamaan dengan berjalannya waktu. Hingga muncullah suatu perasaan aneh yang menyebar dalam jiwa. Perasaan takut pada kematian, itulah awal derita yang sempat menghimpit dada sebulan lamanya.

Februari yang Menegangkan.

    Berawal dari dirawatnya salah seorang kerabat tante di rumah sakit yang biasa saya panggil dengan nenek. Keadaannya sudah semakin kritis. Sehingga tante kembali berniat membesuk nenek. Sebenarnya beberapa hari sebelumnya saya sudah sempat menjenguk nenek, tapi karena keadaannya yang saat itu boleh dibilang sudah sangat kritis, saya berniat kembali menengoknya.

    Bertiga dengan tante dan anaknya, Zulfa, kami berjalan menelusuri lorong-lorong rumah sakit. Sesekali berpapasan dengan perawat yang tergopoh-gopoh mendorong pasien yang sudah kritis. Hingga ketika sampai di ruangan nenek, saya tidak diizinkan masuk. Itu memang peraturan rumah sakit bahwa selain keluarga pasien tidak sembarang orang dibolehkan masuk.

     Tidak masalah, pikir saya. Dengan santai saya berjalan ke ruang tunggu, sementara Tante dan Zulfa bergegas masuk ke dalam ruangan. Senyap, saya tenggelam dalam lamunan. Hingga beberapa saat kemudian, terlihat tante berjalan tergopoh-gopoh dari ruangan nenek. Raut mukanya sendu, menyiratkan sesuatu telah terjadi di sana.

     Benar saja, “Nenek telah meninggal,” ujar tante lirih. “Innalillahi wainna ilaihi raji’un,” gumam saya kemudian. Nenek yang baik hati itu telah pergi mendahului kami, Meski berbeda agama, tapi saya merasa kehilangan.

     Setelah menyampaikan berita itu, tante kembali masuk ke dalam ruangan nenek. “Masih banyak yang harus dikerjakan di sana,” katanya. Sementara saya, masih duduk terpaku dalam keheningan.

     Satu menit, sepuluh menit berlalu, saya masih tetap dalam kesendirian. Hingga perasaan aneh menyeruak ke dalam jiwa. Perlahan namun pasti, perasaan aneh itu semakin kuat. Saya pun mulai kehilangan nalar sehingga yang terjadi kemudian di luar perkiraan saya.

     “Di sini, saya mati. Di rumah sakit ini saya akan mati,” seru suara dalam relung jiwa saya. Perasaan takut pada kematian segera menghantui saya. Saya merasa kepergian nenek tidak berselang lama akan disusul oleh yang lain. Dan ia adalah saya.

    Saya gelisah. Ketakutan yang tidak berdasar itu semakin menguasai saya. Hanya dalam hitungan menit, nafas saya mulai sesak. Saya semakin kalut tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan. Butiran-butiran keringat dingin mulai bercucuran.

    Dalam ketidaktenangan itu terlintas dalam benak saya bahwa saya harus dirawat. Saya harus diberi pernafasan pembantu untuk mengurangi sesak di dada yang semakin parah. Saya mendekati seorang satpam yang tidak jauh dari tempat duduk saya.”Pak, di mana ruang UGD? Sepertinya saya sesak nafas. Saya butuh oksigen,” tanya saya dengan nada tersekat.

     “Kenapa bu? Asma ya?” tanya satpam itu sebelum menjawab pertanyaan saya. “Tidak tahu, pokoknya saya sesak nafas”. “Di mana ruangan UGDnya” tanya saya kembali. Satpam itu pun menunjukkan  lorong mana yang harus saya lewati sebelum akhirnya sampai diruangan UGD.

      Bergegas, saya mengikuti petunjuk satpam itu. Namun, setibanya di depan ruangan UGD, saya mengurungkan diri untuk masuk ke dalam. Ada perasaan malu yang tersirat. Beli balsem saja, pikir saya kemudian.

     Saya menuruti kata hati. Kembali melangkah dengan gontai ke halaman. Celingukan ke kiri dan kanan, dimana kiranya dijual balsem gosok. Setelah membeli balsem, saya mencoba menenangkan diri dengan duduk di pelataran rumah sakit. Tapi itu masih tidak bisa menolong.

     Bisikan, “Mati, mati,” masih terus terngiang di telinga. Hangatnya balsem tidak lagi bermanfaat. Saya semakin kalut, hingga saya putuskan untuk kembali ke ruang UGD. Saya tidak mungkin sembuh kalau tidak diobati seseorang atau tidak dekat dengan seseorang. Akhirnya saya masuk ke ruang UGD.

       Selang oksigen pun segera tersalurkan melalui hidung saya. Lima, sepuluh menit saya mencoba bertahan. Menunggu reaksi positif dari oksigen itu. tapi yang terjadi kemudian sangat di luar perkiraan. Bantuan pernafasan itu tidak bisa berbuat apa-apa. Sesak nafas dan bisikan kematian masih terus berdengung. “Sudah waktunya kamu mati sekarang. Kamu mati sekarang. Di sini kamu mati,”

       Saat-saat yang menegangkan. Seandainya saya bisa melewati masa yang kritis ini, saya merasa itu adalah kemenangan yang hebat. Sejenak, saya merenung dan terbetiklah keinginan untuk berbicara terbuka kepada dokter jaga atas semua yang menimpa saya.

      “Dok, sebenarnya saya ke sini membesuk nenek, tapi sekarang beliau sudah meninggal. Sementara tante saya masih menunggu di kamar nenek.” Saya berbicara apa adanya kepada dokter. “Saya merasa tidak mungkin sembuh, bila saya tidak dipertemukan dengan mereka,” jelas saya lebih lanjut. Setelah melihat tidak ada perkembangan yang berarti dari bantuan pernafasan itu, akhirnya saya diantar seorang perawat menemui tante yang masih berada di kamar nenek.

      Plong rasanya melihat tante. Saya segera berhambur dan mendekapnya. “Silfi kenapa?” tanya tante heran melihat sikap saya yang tidak seperti biasanya. “Silfi takut mati, tante,” hanya kalimat itu yang sempat terucap. Saya pun menangis bercucuran air mata.

      “Silfi, Umur kan di tangan Allah, kalau kita sudah tahu mau mati, ya enak duluan. Jadi sama sekali tidak ada yang tahu kapan ia mati,” ujar tante menenangkan saya. “Berdzikirlah! Jangan terbawa emosi!” tante berusaha menenangkan saya.

     Perlahan, saya mulai bisa menguasai diri. Saya mencoba merenung sejenak. Benar memang apa yang dikatakan tante. Mungkin waktu itu hati saya sedang gersang sehingga mudah tergoda syetan, karena sudah beberapa lama saya tidak menghadiri majlis ta’lim. Ini teguran dari Allah atas kelalaian ini.

      Saat-saat berikutnya saya bergegas ke mushalla untuk menenangkan diri. Sementara tante dan Zulfa mengiring jenazah nenek yang akar disemayamkan di rumah duka. Saya merasa tidak sanggup mengiringi jenazah, karena bagi saya kematian itu sesuatu yang menyakitkan.

     Saya sendiri tidak tahu, bagaimana perasaan ini muncul, apakah karena saya sering menonton film-film horor? Entahlah saya jadi pusing bila memikirkannya. Lebih baik, menenangkan diri dengan membaca al-Qur’an, pikir saya setelah sekian lama termenung di mushalla rumah sakit.

Malam-Malam yang Mengerikan

      Peristiwa kelabu di rumah sakit itu tidak hilang begitu saja. Hari-hari berikutnya saya hidup dalam ketakutan. Saya merasakan hidup saya tidak lagi normal. Suasana malam yang hening menjadi momok tersendiri bagi saya. Nyaris tiap malam saya tidak berani tidur sendirian.

       Meski sudah tidur bersama tante, tapi bayang-bayang kematian masih menghantui. Perasaan ini memang sulit dijelaskan. Dalam kesendirian itu seolah-olah ada yang menakut-nakuti saya, padahal saya tidak melihat apa-apa. Cuma perasaan saya yang memang ketakutan luar biasa.

     Dalam balutan ketakutan, saya mendekap bantal sambil duduk meringkuk di bawah kaki tante yang sudah tertidur lelap. Saya tidak berani membangunkan tante. Kasihan, ia sudah seharian bekerja dan sekarang adalah saatnya istirahat untuk menyambut hari esok.

     Saya ingin memejamkan mata, tapi tetap saia mata ini enggan terpejam. Hanya harapan yang terpatri bahwa saya bisa melewati malam ini dengan baik dan melihat matahari esok hari. Saya terus berdzikir supaya bisa melewati malam itu. Tanpa terasa keringat dingin pun bercucuran. Saya tidak sanggup lagi membendung air mata.

     Detik demi detik berjalan lambat dalam keheningan. Sunyi. Senyap, binatang malam enggan bersuara. Hanya desahan nafas tante yang terdengar teratur. Dalam keadaan seperti itu, saya teringat kembali dengan sosok ibu yang jauh di pulau seberang.

      Karena selama ini ibu adalah orang yang paling mengerti diri saya. lbu yang pandai menghibur saya dalam keadaan kritis semacam ini. Tapi apa boleh dikata, ibu memang tidak berada di samping saya.

     Jam satu atau bahkan jam dua dinihari, saya baru bisa memejamkan mata setelah melewati drama yang panjang. lronisnya, bila tiba-tiba saya terbangun kembali sebelum sembuh, maka bayang-bayang kematian kembali muncul menggantikan mimpi yang baru beberapa saat.

     Malam-malam yang terlalu berat bagi saya, karena ketakutan pada kematian itu sangat menyiksa. Pikiran negatif akan kematian terus menumpuk dalam benak. Seakan pikiran ini tertanam kuat dengan akar-akarnya yang menghujam ke dalam jiwa.

    Sakit batuk yang bagi orang lain tergolong penyakit ringan dan tidak berbahaya, buat saya itu sudah sangat menyiksa. Saya menganggap sakit batuk merupakan pintu gerbang menuju kematian, sementara masih belum ada amal yang bisa di banggakan untuk menyambut datangnya kematian. Maka yang terjadi kemudian batuk-batuk kecil itu berubah menjadi sesak nafas.

     Semakin lama semakin berat, sehingga saya merasa seperti ada orang yang mencekik leher saya. Saya merasakan ajal saya sudah semakin dekat. Saya berusaha melepaskan diri dari cekikan itu tapi tetap sia-sia. Tangisan yang saya anggap menjadi senjata pamungkas pun tidak bisa dikeluarkan. Saya benar-benar tidak bisa menangis, hingga jalan terakhir saya harus membangunkan tante yang tidur pulas.

    Tante bangun dengan mata yang sayu. Matanya semakin sayu, saat melihat wajah saya yang pucat pasi dalam ketidakberdayaan. Dengan berlinang air mata, saya mengadu kepada tante. Apa yang sebenarnya terjadi sehingga saya harus mengalami penderitaan ini. Seperci biasa tante kemudian menenangkan saya.

     Siang hari, saya merasa lebih tenang. Bisikan-bisikan kematian tidak terlalu sering terbetik. Mungkin karena pikiran saya teralihkan oleh aktifitas harian yang menyita waktu dan perhatian. Hanya sesekali ketakutan itu muncul begitu saja tanpa didahului oleh tanda apa-apa. Tiba-tiba saja saya merasa takut mati dan sesak nafas yang hebat. Bila sudah demikian biasanya saya segera mengambil balsem atau menenangkan diri dengan minum air putih.

     Suatu hari, bisikan kematian itu muncul ketika saya sedang shalat. “Wah, setelah shalat ini  saya akan mati.” Saya bingung, mengapa bisikan itu kemudian munculdi dalam shalat. Detik-detik berikutnya, kembali terjadi dialog dalam batin.

     “Mati nih, tapi bagus kamu mati dengan husnul khatimah’. “Mati, mati, matiii ...” Akhirnya shalat saya terganggu. Saya tidak bisa konsentrasi karena dialog kematian terus terjadi hingga shalat selesai.

     Kebetulan waktu itu ibu sedang ke Jakarta, sehingga saya ceritakan apa yang saya alami selama ini kepadanya. “lbu, kalau nafas itu bagaimana? Kok nafas saya sering sesak sih?” lbu terperangah mendengar keluhan itu sehingga jalan pintas segera diambil.

     “Ya sudah, kita bawa ke dokter saja,” jawab ibu serius. Sejurus kemudian, saya ke dokter dengan ditemani ibu. Namun, diagnosa dokter semakin membingungkan. Karena hasil tes jantung dan paru-paru semuanya normal. Tidak ada masalah yang perlu dirisaukan.

     Melihat perkembangan itu, saya pun memutuskan untuk konsultasi dengan ustadz ngaji saya melalui telepon. “lni merupakan ujian buat Silfi. Semakin tinggi keimanan seseorang semakin hebat ujiannya,” nasehat ustadz melalui telepon itu semakin menguatkan diri saya agar tidak menyerah dan hanya berpangku tangan.

      Karena itu saya memberanikan diri untuk melayat tetangga yang meninggal. Meski sejujurnya saya akui bahwa hati saya belum siap. Saya masih memaksakan memaksakan diri, karena saya berpikir bahwa ini merupakan salah satu bagian dari pengobatan juga.

      Dengan berat, saya melangkahkan kaki ke sana dan melihat wajah orang yang meninggal sebelum dikafani. Sebenarnya saya tidak tahan melihat wajahnya tapi saya tetap bersikeras. Akibatnya sungguh di luar dugaan.

     Bayangan wajah yang memutih itu tertanam kuat di benak saya. Sekian cara yang saya tempuh untuk menghapus bayangan itu masih sia-sia. “Wah, giliran berikutnya adalah saya. Saya bakalan mati dalam waktu dekat. Saya bakalan mati dalam waktu dekat,” detik-detik berikutnya nafas saya kembali sesak.

     Momok malam yang mengerikan itu tidak terbatas pada kesulitan tidur dan dicekam ketakutan. Karena pada saat tertidur pun sesekali mimpi menyeramkan datang menghampiri. Sering saya bermimpi didatangi orang-orang yang sudah meninggal.

     Seperti yang terjadi pada suatu malam. Dalam keremangan lampu, saya melihat ibu dikejar-kejar hantu. Sosok manusia dengan wajah biasa, tapi saya tahu bahwa orang itu sudah mati. Hantu itu menakut-nakuti dengan berjalan biasa. Saya terbangun dengan nafas tersengal-sengal.

     Sebenarnya, jauh sebelum saya menderita takut mati seperti sekarang, saya telah sering mengalami rep-repan (tindihan). Waktu itu, saya masih belum menyadari bahwa rep-repan itu merupakan indikasi seseorang terkena gangguan jin. Sehingga saya menanggapinya dengan biasa saja. Tidak panik atau cemas.

     Saat tidur lelap itu tiba-tiba seperti ada kekuatan besar yang menindih badan saya. Dada saya dihimpit berton-ton barang. Saya berusaha berontak, tapi kekuatan itu tetap tidak bergeser. lngin rasanya tangan ini meraih pintu, tapi tangan saya sulit digerakkan.

     Semakin keras berusaha, semakin kuat kekuatan itu menindih saya. sementara mulut yang seharusnya mampu berteriak dan meminta tolong, seakan terkunci.

     Dada saya semakin sesak, dan seperti biasa reaksi yang kemudian saya temukan setelah sekian lama dalam himpitan kekuatan besar itu adalah nafas yang tersengal-sengal. lronisnya, rep-repan ini tidak hanya menyerang saat sedang tertidur. Dalam kondisi terbangun dan dalam kesadaran penuh, saya pernah mengalami hal serupa. Usaha keras saya untuk meraih pintu juga sia-sia.

Saya Sadar Kematian itu Harus Dipersiapkan

     Kejadian-kejadian inilah yang kemudian mengantarkan saya untuk mengikuti terapi ruqyah di kantor Majalah Ghoib. Terapi ini saya ketahui secara tidak sengaja, ketika saya bercerita kepada seorang teman, ia justru menyarankan saya mengikuti terapi ruqyah, karena gangguan yang saya alami selama ini terkesan memang tidak wajar. Pengobatan secara medis yang telah saya tempuh juga menemui jalan buntu.

     Sementara kondisi kejiwaan saya sudah lelah, bila tidak ada perubahan dalam waktu dekat, saya tidak tahu apakah saya bisa bertahan. Saya khawatir bila akhirnya semakin parah dan menjadi gila. Saya tidak sanggup lagi dihantui ketakutan setiap malam.

     Berbekal alamat yang saya peroleh dari seorang teman, saya mencari kantor Majalah Ghoib. Namun, sayang ketika tiba di sana, saya harus menunggu giliran terapi tiga minggu lamanya. Tiga minggu bukan waktu yang pendek, segala kemungkinan bisa saja terjadi.

    Saya merasa beruntung dalam masa penantian itu teman-teman ngaji banyak memberi semangat dan dorongan kepada saya agar bertahan dan tidak menyerah. Membaca al-Qur’an semakin saya  tingkatkan intensitasnya. Dan hasilnya pun terasa, berangsurangsur keadaan saya semakin membaik.

     Tanggal 13 Maret, saya berangkat ke kantor Majalah Ghoib untuk menglkuti terapi seperti yang telah dijadwalkan. Saya bersyukur bahwa saat mengikuti terapi saya tidak bereaksi keras seperti  pasien-pasien lain.

     Hanya rasa deg-degan yang mengaliri badan saya saat mendengarkan lantunan ayat-ayat al-Qur’an. Sewaktu tiba giliran saya untuk diterapi satu persatu pun sayatidak bereaksi apa-apa. Saya hanya diam dan tidak kepanasan atau menjerit-jerit seperti beberapa pasien yang lain. Saat itu saya terus berdoa dalam hati, semoga saya bisa hidup normal menghadapi masa depan.

    Saya memang hanya sekali mengikuti terapi di kantor Majalah Ghoib, karena saya merasa gangguan yang saya derita sekarang sudah jauh berkurang. Rep-repan yang dulu bisa datang dua minggu sekali itu, sekarang sudah tidak ada. Pada sisi lain, saya lebih mengedepankan terapi ruqyah mandiri dengan banyak membaca al-Qur’an, al-Ma’tsurat serta melaksanakan shalat dan perintah-perintah agama lainnya.

     Saya sadar bahwa kematian bukan sesuatu yang harus ditakutkan, karena semua orang akan mati. Yang perlu dipikirkan sekarang adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin menjemput kematian yang datangnya tidak terduga. Saya hanya berharap pada akhirnya bisa mengakhiri hidup ini dengan husnul khatimah.

     Secara lebih jauh saya mencoba introspeksi ke dalam diri saya sendiri, mengapa takut akan kematian itu bisa menjadi momok yang menakutkan. Kesimpulan dari kesemuanya itu mungkin berpangkal pada kepribadian saya yang suka menyendiri.

     Saya suka melakukan apa saja sendiri, karena saya tidak ingin merepotkan orang lain. Mungkin karena perasaan merasa kuat, sehingga sepertinya tidak membutuhkan orang lain.

     Akibatnya saya hidup dalam kesendirian saya, peristiwa ini seolah-olah menyadarkan saya bahwa manusia itu membutuhkan orang lain. Sangat butuh dan jangan merasa sombong dengan kebisaan dan kemampuan diri sendiri. Kita butuh orang lain.

Comments

  1. Saya juga begitu... Sampai skrg masih merasakan begitu... Bahkan apapun yg terjadi sama saya, saya merasa itu tanda2 saya mau meninggal, saya tdk tau harus berbuat apa. Setiap hari saya selalu dihantui oleh rasa takut. Sampai saya malas melakukan aktivitas sehari hari karen merasa hdp tak lama lagi :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sampe sekarang mba masih merasakanya?

      Delete
    2. Mba masih merasakannya sampe sekarang?

      Delete
    3. Sm bgt kyk sy, malah sy mpe skrg masih merasakannya, sy dah ke ustadz sy berobat,katanya sy ada non medis dan medisnya, apa kita segera mati dlm mengalami hal2 sprti ini??

      Delete
    4. Saya jg as rasa cemas seperti itu mbak..
      Dada saya sesak.. Bernafas seperti ada yg mengganjal di dada..
      Skrg sudah agak mendingan..
      Tapi saya bernafas susah.. Kyk sesak di dada gitu.. Kyk padat bgt di dada..
      Kdg2 Bs Ampe parah sesak ny..
      Ud check ke dokter.. Tp paru2 tidak ada masalah..
      Ada yg pernah alami seperti saya? Info ny donk all..
      PIN : 28391086

      Delete
    5. Saya merasakan hal itu,,kadang kadang seperti ada yang membisikin mati mati..sampai saya menjadi parno ketika liat muka saya di kaca..gimna ya caranya agar gk berkelanjutan..tolong dong!!..sabaik nya harus bagaimana??..respon nya ya..di tunggu..������

      Delete
  2. Pengalaman yg sama,
    huhuhuh... :'(
    Ambil Positif nya aja, Lebih baik kita memikirkan Kesehatan fisik jiwa dan beramal shaleh.,
    sehiga kita Berpasrah kepada allah, agar kita tidaklagi mengurusi umur yg tidak tau kapan datang nya,artinya kita lebih mengurusi kesehatan dan amal2an yg memanjangkan Umur..!!!!|
    ustadnya kan udah jelasin,Semakin tinggi keimanan seseorang semakin hebat ujiannya,

    ReplyDelete
  3. Saya juga pernah merasakan itu:(sehingga saya menangisss.cara mengatasi ketakutan itu gmana ya?

    ReplyDelete
  4. Ikhwah Fillah, jika merasakan ini tidak ada salahnya mencoba untuk diruqyah, guna menenangkan hati.

    ReplyDelete
  5. Twrxta baxk yg mengalami...tdk terkecuali saya pun bgitu...marila kita introspeksi diri saja...lakukan hal yg positid..

    ReplyDelete
  6. sy juga rasa begitu.. sudh lebih 30 hari.. semua bnda yg sy buat serba tdk kena.. sy cuba fikir positif.. tp smakin lma smakin teruk..sy sangka sy sorg sja yg rasa begini...gi mna ya ?

    ReplyDelete
  7. Sy jg merasakan yg sama.. tp muncul rasa ketakutan itu setelah bangun tidur pd pagi hari..udah 3 minggu ini sy merasakan hal itu.. semoga Allah cepat menghilangkan rasa ketakutan kita amin..

    ReplyDelete
  8. Saya juga pernah mengalami seperti cerita di atas.
    Semua saran2 atau coment dari teman lain sebelumnya adalah benar, dekatkan diri kepada Allah, perbanyak ibadah dll. Namun kadang kecemasan tetap datang tanpa bisa dihadang. Saya ingin berbagi, bahwa penyakit itu ada obatnya, ada ahlinya.......disamping memang hanya Allah yg dapat menyembuhkan, namun Allahpun memberikan kewenangan kepada kita untuk ichtiar mencari kesembuhan......salah satu ichtiar yg saya lakukan adalah datang ke dokter psikiater.....itu ahlinya unt penyakit seperti yg diceritakan di atas.....ikuti saran dan aturannya......in sya Allah bisa sembuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga mengalaminya persis yg diceritakan diatas klu boleh tau jenegan bgaimana klu k.psikiater apakah sngt membantu

      Delete
  9. saya juga mengalami hal ini. saya pikir selama ini hanya saya yang mengalami hal ini. ternyata cukup banyak yang mengalami juga. semoga saya dan semuanya dihilangkan dari perasaan takut mati ini. amin

    ReplyDelete
  10. Sama seperti yg saya alami, kalo dalam istilah pengobatan akupuntur nama nya delleria. Disebabkan ada mal proses d lambung (karena pikiran) menyebabkan rasa ditubuh menjadi tidak normal. Beruntunglah karena kita didekatkan dengan Allah dan syurga balasannya kelak. Amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf yg cerita diatas apa udah sembuh?postingnya dong kalo itu hanya ujian bukan tanda kematian.masih sehat kan?

      Delete
  11. Saya juga pernah merasakan nya. sampai sekarang masih sering kumat, terimakasih atas sarannya.

    ReplyDelete
  12. saya juga perah ngalaminnya, smpai sekarang kadang-kadag masih kumat, sebelumnya makasih atas solusinya

    ReplyDelete
  13. Saya terkadang jg ada perasaan sperti itu, dan semoga bisa diambil hikmah dari cerita diatas. Semga ALLAH memanjangkan umur kita untuk beribadah kpdanya dan memperbaiki diri menjadi lebih baik..aamiin

    ReplyDelete
  14. Dan sekarang saya mengalami perasaan seperti itu.. Entah knp tiba2 dtng perasaan takut akan kematian, saya sudah mencoba sholat, membaca al-quran tp tetap merasa gelisah & ketakutan bahkan suka nangis sendiri.. Insha allah saya mau berobat ruqoyah..

    ReplyDelete
  15. Obatnya 1 Yaitu YAKIN Kepada ALLAH, baik dalam beribadah sholat, membaca al quran harus YAKIN dan IKHLAS, biasanya was was, bisikan mati/bunuh diri, takut sendirian berpergian, takut di.keramaian, takut tgl dirumah sendirian, itu semua gangguan syaitan dan jin, jika kita sudah yakin dan percaya sama allah insya alloh sembuh, saya mengalami itu sendiri dari bulan desember 2014-juni2015, dan asupan makanan ke tubuh juga berpengaruh makan makanan yg sehat, sayuran buah dll, olahraga yg cukup, dan selalu berfikir positif. Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Assalamualaikum ka. Terus sekarang gimana? Sudah tidak ada gangguan gangguan lagi?

      Delete
  16. Saya juga merasa seperti itu, persis, sampe gak berani keluar rumah, gak ada gairah hidup, takut merencanakan masa depan, susah tidur, takut melewati malam, apalagi kalau pas sendiri, yg saya bingung tiap kali ngaji badan saya gemeteran trs, perasaan takut itu semakin menjadi, apa bener kalau gangguan jin biar saya ñggak beribadah?, semoga saya bisa kuat dan menghadap8

    ReplyDelete
  17. Astaugfirullohh, Saia juga mengalami hal yang sama ( Ketakutan akan meninggal Dunia ) ..
    Awalnya banyak nya tetangga saia yang meninggal secara berturut turut ( saia lalu berfikir jangan jangan saia giliran berikut nya ... apalagi setelah membaca artikel di internet mengenai tanda tanda orang akan meninggal duni , saia makin takut ..

    Mohon Bantuannya PLEASE , My PIN : 55D603FD

    ReplyDelete
    Replies

    1. Sama.. saya juga merasakan hal yg sama..

      Delete
    2. Gejala yg mas dan mbak alami ini disebut panic attack. Di Indonesia sendiri masih sedikit penderita dan penaganan dr panic attack ini. Yg penting berdoa sama, mendekatkan diri kpd Pencipta dan perluas wawasan

      Delete
  18. sya juga skrang masih ngrasain bahkan detik ini tragisnya saya masih usia 14 thun saya mngalaminya udah skitar 3 bulan,saya pikir hanya saya yang merasakan hal seperti ini ternyata ada orang lain yang sama seperti saya,memang ada hikmahnya yaitu saya semakin giat beribadah tetapi saya takut saya tidak bisa tenang karena saya mrsakannya stiap detik seringkali pkiran saya berbicara bahwa saya akan gila ,semoga saja semua yang merasakan pnyakit sperti ini diberi kesabaran,jujur saja setelah membaca postingan ini saya menjadi punya gairah semangat untuk bisa sembuh,terima kasih

    ReplyDelete
  19. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  20. Sama... saya juga sempat mengalami sperti itu.. saya kira itu adalah tanda2 kematian krna syaa mndpat bisikan kematian.. n tiap tidur malam selalu ada beban yang menindih ato ketindihan ssuatu.. tapi seketika saya menyadarinya bhwa kata teman2 n kerabat itu adalah bisikan dr jin yg sedang mempengaruhi hidup kita agar tidak tenang.. karna jin selalu mmbuat manusia mrasa was n tdk tenang..

    Yg mposting kisah di atas.. apa sekarang sudah sehat ? Dbalas ya yg posting..

    ReplyDelete
  21. saya juga sudah 4 hari ini merasakan takut akan kematian.
    mungkin jika siang hari saya merasa lebih tenang,
    tp jika sudah sore atau malam rasa takut itu kembali muncul..
    saya semakin takut setelah membaca artikel tanda-tanda kematian di internet..
    saya tersiksa dengan perasaan takut ini..
    tapi, setelah saya mebaca postingan ini saya merasa mempunyai semangat untuk bisa segera sembuh..
    semoga kita semua bisa kuat dlm menghadapi ujian ini..

    ReplyDelete
  22. saya jg ngerasain hal itu, udh dr akhir januari 2015 sampe skrng...

    ReplyDelete
  23. Kalau sy ngerasain ini setelah mimpi yg aneh2 dan sy mulai ketakutan ada yg tahu cara ngobatinnya ?

    ReplyDelete
  24. Sy baru blkgnx ini lg mrasakn perasaan akan mati. Dlu prnh waktu umur 18. Sy mrasa kasihan sama ank sy yg msh balita, sy smp mencari artikel ttg tanda2 org yg akn mninggal. Sy takut sx. Apa mmg benar bs sembuh stlh druqyah?? Reply please

    ReplyDelete
  25. Dlu waktu umur 18 sy prnh mgalamix, sy trs mnangis karn takut. Blkgn sy mgalamix lg. Sy msh takut, dan kasihan pada anak2 sy yg msh balita (jika mmg bnr sy akn mninggal).
    Sy smp mncr artikel ttg tanda org yg akan mninggal. Apa bnr perasaan ini akn hlg stlh druqyah. Klo d palu d mana ya tempat ruqyahx, ada yg bs bantu cari??

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. Mbak mayya raihanah saya jg sama kyk mbak. Perasaan itu kdang hilang dan mncul lgi.

      Delete
  26. SAMA seperti mbak silfi, saya pun mengalami hal yg sama. Awal kejadian setelah kepergian ayah saya, saya jd sering panik tanpa sebab, takut mati, sesak nafas, kesemutan seluruh tubuh, dll. Gejala ini disebut Panic Attack. Saya jg sudah lama mengidap Amxiety Disorder yaitu gangguan kecemasan. Skrg saya lbh mendekatkan diri sama sama Allah, artinya kita disayang oleh Allah karna masih diingatkan oleh kematian tidak terlena terjerumus kenikmatan dunia :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mbak, saya jg udh 3 bln sejak kepergian papa saya dihantui kematian dan kecemasan akut, sering panik sendiri dan menghubung2kan semua dgn mati.

      Delete
    2. Wah, ternyata bukan saya saja ya. Semenjak ayah saya meninggal pun saya sering dihantui rasa takut mati. Sampai prnah dapet bisikan gitu dan itu menganggu sampai sekarang :(

      Delete
  27. Jgn sering menyendiri dikamar, jgn sering lama" menggunakan smartphone untuk brosing" internet mencari hal" yg kt takuti, hilangkan semua pikiran negatif, nonton tv misal kartun agar bisa tertawa, keluar rumah bersosialisasi, jika cemas datang tarij nafas buang pakai mulut, jika sangat berlebihan gunajan jam tangan yg manual lihat detik jarum jam untuk fokus hilangkan rasa cemas, jika jantung berdetak kencang jg sm tarik nafas buang pakai mulut, jika ada bisikan"/kpl slt trus/pundak kaku brti ada jin dlm tubuh, jika yg dirasa jantung coba ke dokter cek ekg, misal blm puas tradmill saja, jika hasilnya semua bagus, maka tubuh tidak ada apa" pemicu dari stress pikiran/punya mag, asupan makan yg baik, banyak berdoa, baca alquran, sholawat, sholat 5 waktu, kl bs puasa senin kamis, dan sholat malam,.cari kesibukan, biasanya yg suka degdekan kalium tubuh berkurang konsumsi pisang setiap hari agar tidak tegang otot, olah raga jalan tiap pagi, jika tkt ditemani saja, mudah"an saudaraku semua lekas sembuh. Biasanya yg seperti saya jg rasakan orangnya selalu berprasaan sensitif, emosi cepat, jika sedih terlalu sedih, hilangkan semua rasa itu dengan tahan amarah, Yakin Kpd Alloh jika yakin Maka cepat sembuh. Alhamdulilah saya sudah bisa bawa motor sendiri, harus punya semangat hidup,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, saya setuju banget nih, karna saya emang orangnya sensitif jadi apa-apa tuh selalu dipikirin, makanya jadi bisa punya ketakutan berlebihan akan kematian kayak gini. Ya harus dilawan ya, jangan terlalu sering menyendiri, soalnya setan demen sama kita yang lagi menyendiri

      Delete
    2. Ka boleh minta no hp atau media sosial yg bisa di hubngin buat sharing aja agar sedikit tenang saya selalu stres ka ketika pnyakit itu datang

      Delete
  28. Biasanya kalau orang punya penyakit begitu panjang umurnya, meskipun umur manusia itu adalah ketentuan Allah

    ReplyDelete
  29. ya ya smoga kita tambah keimanan dan ketakwaan kita

    ReplyDelete
  30. Saya juga mengalami hal tersebut. Semenjak saya overdosis narkoba sekitar 3 minggu yg lalu. Ketika itu saya merasa sudah mau meninggal. Dan setelah kejadian tersebut rasa itu menghantui setiap hari . Bukan hanya rasa dalam hati saja. Melainkan rasa2 di badan seperti panas pusing dingin mual dan jantung berdebar ketika overdosis selalu terasa....tetapi pada akhirnya itulah salah satu hal yg memotivasi saya untuk tidak lagi minum alkohol, menggunakan narkoba dan kemaksiatan lainnya. Dan untuk lebih giat dalam beribadah kpd ALLAH SWT........dan sampai saat inipun saya sering merasakan ketakutan yg luar biasa. Kadang under control juga. Sempat ketika dipesawat saya kehilangan control saking paniknya di dalam pesawat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia kisah kita sama sy jga kena karena narkotika fikiran sy melayang seolah olah sperti jiwa sy yg mw pergi dari situ awalnya masa masa suramnya,,enam bulan pertama adalah palih mencengangkan dalam hdup saya,,skr g udah setahun lebih sy sdah terbiasa tpi masih ttap aja ada bisikan kematian tpi udah kuranglah ndk kayak dlu,,yg skrg parahnya saat mau tdur susahnya minta ampun,,slalu bermimpi aneh,,slalu kaget sendiri,,gk bsa rileks klo rileks prasaan kyk jiwa mw lepas,,,mudah mudahan kta smua di berikan jalan mnuju kesembuhan eh ALLah SWT amin amin ya rabbal alamin

      Delete
  31. Saya sampai saat ini msh merasakan ketakutan akan kematian. Gara2 iseng2 baca tanda2 kematian. Saya bingung hrs bagai mana hidup jg gk karuan. Badan selalu gemeteran. Mau melakukan aktivitas seperti biasa serasa tkt. Tolong ada yg mau berbagi pengalaman dan jln keluarnya untuk mengatasi semua ini. Saya ada rencana mau di ruqyah tp bingung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apa yang kamu alami n rasakan sama seperti yg saya alami skarang,awalnya krena bc tanda kmatian,.malah berujung kaya gni.bkanya memotivasi kita agar lbh baik tp malah jadi tdak smangt mau ngapa2a.n bdan lemas,gmetaran,mual,pkoknya bdan ni tak brdaya.n trpikir kmatian trus.senyum pun susah,bner2 menyiksa.tak bs menikmati indah hdup ni,.emang skarang gmana

      Delete
  32. sy jg mrasakan hal yg spt it mbk at0 mz..lm2 ampe sy cr thu sbnrx ad ap???ttp gbs tmukan jwbnx..tp kl0 dkmblikan gy dlm islam it tnda at0 istlahx 0rg jwa 0rg spt it ''DIJAWEL'' 0leh 4w1 swt..mank bner smkin qt dkat dgn 4w1 smkin kuat iman qt jg smkin hlus g0da'anx..sa'at stlh sy sring tiap mlm ampe jm12 mlm lbh gbs tdur sllu kdg muncul pkran was2 tkut mti it,,tp cmw sy psrahkan sm 4w1 kal0 4w1 tw yg trbaek bwt hmba-Nya n sy ykini jg..sy juga trus kwtkan dzkr sirih sya(mngucapkan lafadz 4w1 trus dlm hti) smbl sy pke mrenung at0 tafakkur..trlntas jg akhrx dlm pkran sy kl0 qt it mank pasti mati tp bkn t0 dtkuti jstru yg dtkuti it adlah 4w1 swt bkn kmtian cuman qt jg hrus prsiapkan dri cz sy ambl pljaran dr kjdian sy in t0 mngingatkan sy dlm mncri ilmu bwt bkal ntix..gda jalan keluar kcuali qt mndkatkan dri pd 4w1 swt n sy ykin it adlah ulah setan at0 iblis cz dr yg sy per0leh tiap ngji jmbtan yg dpke iblis at0 setan t0 g0da mnusia it adalah hwa nfsu mlai dr amarah,sufiah n lauwwama bhkan mutma'inah..stlah sy pkr n rnungkan gy inti dr khdupan it NGREKS0 HAWA NAFSU..bkn qt mncri ktnangan dlm hdup tp gmn qt mxikapi dlm kada'an susah at0 snang ttp brjalan dlm rel 4w1 swt tdk ampe mnympang dr aturan2-Nya..lek dkaji ibarat ''wedhang k0pi'' = k0pi gmbran pahitnya khdupan mnusia n gula gmbran manisx khdupan mnusia yg dcmpur jdi1 dgn air yg mndidih n dminum rasax mantap n pas..sdgkan air mendidih itkan gmbranx kilmuan ttg khdupan n it ad cmw dlm al qur'an srta aturan2 0rg hdup jg ad dstu cmw..jd wdhang k0pi it jg simb0l trgntg qt it punya at0 tdak pmkiran ttg ilmu yg sbgaimana bs ngbuat qt trus mnmbah kyikan qt kpd 4w1 srta mmperbaiki akhlaq qt smpai qt diambil dlm kada'an khusnul kh0timah..ay0 qt sm2 belajar n belajar mngkatkan ilmu qt t0 trus mndkatkan dri kpd 4w1 swt..smga 4w1 mridh0i stiap lgkah baik qt smpe nfas trakhir qt..آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ 

    ReplyDelete
  33. Saya juga merasakan bahwa hidup saya sudah tidak lama lagi saya merasa seperti ada menghantui kematian tiap malam saya tidak bisa tidur seperti ada yg berkata mati dalam hat?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, bikin tidur engga nyenyak 😭😭😭

      Delete
  34. sy citra kira2 sudah 3 tahun hingga kini hidup sy tidak tenang,ketakutan akan mati,seolah2 sy akan mati,emosi tidak stabil,kesehatan terganggu,sering sakit2an dan masih banyak lg yg sy rasakan,sy sudah beberapa kali diruqyah,ditempat berbeda2,ruqyah yg pertana kali ada efeknya hidup sy menjadi lbh tenang,namun beberapa bulan kumat lg bahkan lbh parah dan diruqyah lg di klinik yg berbeda2 namun tidak ada perubahan,sy bener2 lelah hidup seperti ini,gangguan makin menjadi, :(

    ReplyDelete
  35. Saya sampe sekarang pun gitu adew



    ReplyDelete
  36. “Was-was itu dari setan, sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ. مَلِكِ النَّاسِ. إِلَهِ النَّاسِ. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ

    “Katakanlah (ya Muhammad): Aku berlindung kepada Rabb manusia. Rajanya manusia. Sesembahan manusia, dari kejelekan was-was al-khannas.” (An-Nas: 1-4)

    ReplyDelete
  37. Itu nama.y klo Ţΐ∂ªǩ salah Anxiety dan itu ciri2 sakit gerd biasax ϑª peradangan dilambung yg menyebabkan kt sering berhalusinasi takut ini dan itu, untuk tau lebih lanjut silahkan gabung ϑȋ̝̊ grup GERD Anxiety Indonesia (GAI)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga mengalami hal seperti itu, dan saya memang ada masalah dengan lambung. Apa itu memang berhubungan?

      Delete
  38. Aku juga sama dihantui rasa seperti itu, apakah dengan ruqiyah memang benar benar dapat menyembuhkannya ?

    ReplyDelete
  39. Sy juga merasa seperti itu takut akan kematian sy bingung harus bagaimana setiap hari sy berfikir bahwa ajal sy sdh dekat dan sy sangat takut dan tertekan sekali

    ReplyDelete
  40. Boleh tau kalau disukabumi rumah ruqiah dmn??saya sudah 1bln ini merasakan itu.dokter menyatakan karena penyakit asam lambung saya sudah akut,sehingga tumbul.kecemasan dan halusinasi..tapi ttp saja saya cemas merasa akan meninggal sebentar lagi..

    ReplyDelete
  41. @andhien supiatna

    Mohon maaf kami tidak tahu untuk alamat di Sukabumi, namun jika tidak berhalangan bisa datang ke kantor kami di alamat dibawah ini

    Jl Raya Bogor No 56 RT 004 RW 015, Cililitan, (Sebrang, Ramayana samping Rumah Gadang)

    Telepon : 021 - 808 72602 / 085105035459

    ReplyDelete
  42. Saya juga seperti ini, sangat menggangu jika ingin tidur. Bahkan tidak bisa tidur. Saya memang punya magh. Tolong bantuanya. Apa harus di ruqyah? Saya tinggal di lampung.

    ReplyDelete
  43. @Bimo Pandu, tidak ada salahnya dicheck dengan ruqyah syar'iyyah. Silahkan jika antum ke Jakarta, mampir ke kantor kami

    ReplyDelete
  44. Assalamualaikum sahabat semuanya. Sekarang saya juga lagi merasakan hal itu, apa yg harus saya lakukan? Sudah 3 hari sampai saat ini saya merasakannya, saya sangat ketakutan dan hati ini rasanya sangat gelisah. Apakah yg harus saya lakukan agar hati ini tentram dan tidak merasa ketakutan yg berlebihan dan geliaah. Apa yg haru saya lakukan? Terimakasih bila ada yg membantu menjawab pertanyaan saya.
    Wassalamaualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  45. @Haida Samira

    Wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh

    Silahkan dicheck dengan ruqyah syar'iyyah. Semoga menjadi solusi bagi permasalahan anti.

    ReplyDelete
  46. Sekitar 1 bulan yg lalu hingga sekarang sya masih mengalaminnya dan sama persis seperti yg di ceritakan yaitu ketakutan berlebih terhadap kematian hingga selalu resah gelisah dan sesak nafas dan mengeluarkan keringat dingin, padahal kematian itu adalah perkara yg pasti juga saya punya magh yg berurusan dengn lambung, juga sering mengalami dejavu, kemana saya harus berobat ??

    ReplyDelete
  47. Astghfirullah ternyata banyak yang mengalami perasaan takut mati seperti saya...saya kira cuma saya yg mengalaminya. Setiap hari setiap menit setiap detik selalu terbayang bayang kematian, seolah olah tanda tanda kematian yang dituliskan di internet adalah yg saya alami. Mau beraktifitas seolah tidak punya semangat. Selalu menghubung hubungkan mimpi dan kejadian dengan tanda2 kematian...ya Allah semoga kita semua diberikan umur yang panjang dan barokah...manfaat...amin..amin..amin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama seperti yg saya alami skarang.berawal karena bc tanda kmatian d intrnt.malah jadi tak brdaya seperti ni.seperti takada smangt hdup..bdan ga karuan bgt jadinya.emang udah smbuh n udah berobt??

      Delete
    2. Alhmdllah sudah berkurang...mba gimana?

      Delete
    3. Saya juga mengalami hal yg sama, boleh sharing2 ada contact nya ga

      Delete
  48. @reza rizky Saran kami coba dicheck dulu ke dokter. Sekiranya tidak ada apa-apa, sebaiknya dicheck juga dengan terapi Ruqyah Syar'iyyah. Silahkan datang ke kantor kami.

    ReplyDelete
  49. Ya Allah ternyata banyak yang mengalaminya, saya juga punya phobia ketakutan berlebihan terhadap kematian, sampe susah tidur, mimpi buruk soal kematian, merasa diri saya tidak lama lagi akan hidup, saya sampe curhat sama guru ngaji saya soal ini, dan saya juga menangis dihadapan beliau. Kata guru ngaji saya 'Tidak ada satupun manusia yang tahu akan kematiannya, jika kamu merasakan hal itu, itu berarti kamu sedang diuji sama Allah, didekatkan lagi, supaya kamu tidak tersesat, tidak semua orang memikirkan tentang kematiannya, kamu masih beruntung karna diingatkan tentang kematian.' Yaaa kurang lebih kayak gitu, yaa intinya, kita masih bersyukur diingetin kematian sama Allah, karna engga semuanya inget akan kematiannya, jadi kita bisa semakin dekat lagi sama Allah, semoga kita semua diberika kesehatan, umur yang panjang, dan makin bisa untuk memperbaiki diri, makin kuat lagi imannya. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin semoga kita semua diberi umur panjang lagi berkah. Amiin

      Delete
    2. Amiiin semoga kita semua dipanjangkan umurnya dan berkah

      Delete
  50. ya allah,, ternyata banyak juga sahabat" yang punya perasaan sama seperti saya..
    berawal karna nonton sinetron islami mengenai tanda" kematian.. sampai sekarang perasaan saya di hantui rasa itu..
    saya gak tau harus bagaimana,, seolah" pikiran saya udh gak beres..
    tiap hari merasa takut,tidak bersemangat.. apa lagi jantung berdebar,,tubuh berdenyut semua.. gak bisa tidur...
    saya sungguh sangat merasa tidak nyaman,,,
    ..
    ada yang tau gak gimana cara mengatasinya,,, saya sangat butuh saran dan petunjukk nya,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga gara-gara liat di Facebook ada yang ngirim tanda-tanda kematian, itu tahun 2014 kalo engga salah, sampe sekarang jadi phobia sama kematian. Yaudah gitu aja.

      Delete
  51. @Lida syafa mandiri Silahkan dicheck ke klinik Ruqyah Syar'iyyah terdekat. Atau bisa juga datang ke Rumah Ruqyah Indonesia.

    ReplyDelete
  52. Saya juga mengalami hal hal seperti tman tman sependeritaanku sdah setahun smenjak awalnya,,,emang masa masa 4 bulan di awal terasa sangat mnyiksa,,tpi lama kelamaan sdh terbiasa dan berkurang meskipun skrg masih ada sdikit dan kadang mngganggu tidur shingga tidur cman sdikit,,,aku jga sering rep repan smakin tmbh cobaan,,,sy sdh ke psikiater hipnoterapi ruqiyah bbrapa kali tpi masih ttap sj malah tmbah parah intinya semua dri diri sendiri obat terbaiknya bukan org lain,,,dan sy fikir cr paling baik adalah dengan sharing sama yg mngalami sperti ini atau klo bsa bikin grup biar kya bsa saling mmbantu,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya setuju soalnya saya juga sedang mengalami nya mohan bantuan kawan kawan sependeritaan :'

      Delete
    2. Iya saya juga setuju, mendingan nyembuhinnya dari diri sendiri aja, soalnya kita sendiri yang bikin kematian itu semakin menakutkan.

      Delete
  53. Mau tanya nh bener ga sh tanda kmatian yg beredar d intrnt /film/youtbe????tlung djwb pak???mhon pencerahanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo kata guru ngaji sih, tanda-tanda kematian itu engga ada, soalnya kalo tanda-tanda kematian itu ada, manusia bakalan bisa tobat dong sebelum kematiannya? Kan juga udah dijelasin "Tidak ada manusia yang tau kapan dia akan mati." Kata guru ngaji, itu semua datengnya dari setan.

      Delete
  54. Dan saya juga merasakan hal yg sama sampai saat ini :')

    ReplyDelete
  55. saya jg merasakan seperti itu.. sudah tiga bulan terakhir ini saya merasa takut pada kematian. krn banyak tmn, saudara yg meninggal trus muncul ketakutan sy akan kematian.. setiap saya merasakan sakit pd bagian perut sy maupun tubuh lainya.. sy slalu berpikir sepertinya sy akan meninggal krn penyakit ini. apalagi setelah membaca tanda2 kematian. krn ada yg sy rasakan sama seperti yg sy baca seperti menyentuh langit2 mulut tdk terasa geli..itu membuat sy sangat kepikiran dan stres. saya sangat takut.sy sudah mencoba berpikiran positif tp tetap sj tidak bisa. tolong bantu sy, bgmana bisa mengatasi perasaan takut seperti ini ?? makasoh sebelumnya

    ReplyDelete
  56. sudah 3 bulan terkhir sy dihantui rasa ketakutan akibat kematian.. krn sy mendengar kabar duka secara berturut dr keluarga dan tmn sy.. tiba2 ketika bangun shubuh sy merasa klo sy jg akan segera meninggal dan sy membaca tanda2 kematian membuat sy semakin takut. sy sangat stres memikirkan hal tersebut. dr artikel yg sy baca ada satu tanda yg saya rasakan seperti menyentuh langit2 mulut tdk teras geli. itu membuat sy semakin cemas dan takut..sampai sekarang hidup sy serasa tdk normal. sy bingung harus bgmana..

    ReplyDelete
  57. Mau bagi tips, saya juga merasakan hal yg sama sejak 2 minggu terakhir, biasanya buat mengalihkan pemikiran takut mati, yaitu zikir dan baca ayat kursi trus udah itu saya dengerin musik yg bisa bikin pikiran jdi relax dan tetap berfikir positif. Insya allah :)

    ReplyDelete
  58. Saya juga mengalami hal seperti ini sampai sekarang ,udah hampir dua bulan saya merasa hal seperti ini, kira kira apa solusinya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya saya masih ngalamin sampe sekarang, kamu juga? Apa yg kamu rasain?

      Delete
    2. Saya sebenernya udah ilang, tapi tiba-tiba muncul lagi nih. Setiap malem tuh terbangun gara-gara bisikan itu 😭😭

      Delete
    3. Saya jg mengalami sperti itu mbak. Sma persis mbak.

      Delete
    4. Sama saya jg udah hampir 3 bulan, saya slalu berfikir bahwa bentar lg saya akan mati, kata temen saya menderita gred trus saya obati dg obat dokter alhamdulillah saya udah gak pernah berdebar dan kringat dingin lg, tp pikiran saya masih aja takut soal kematian dan merasa bentar lg saya akan mati, dan cara saya menyikapi dg sholat dan tawakal kpada allah.. Dan bilang pada diri sendiri bahwa allah sayang bgt sama kita makanya kita di kasih rasa yg seperti ini supaya kita mau bertoubat dan tidak melupakannya.. Dan alhamdulillah rasa itu berangsur2 membaik..

      Delete
    5. Saya jg mengalami hal yang sama hampir 3 bulan ini, ada 2 cara pengobatan yaitu menggobati gejala fisiknya dan jg mentalnya .. Klo kata psikiaters saya itu namanya psikotematis .. Krn kecemasan berlebihan.. Cobalah lebih mendekatkan diri pada allah insyaallah lambat laun akan berkurang.. Terlebih kluarga saya jg banyak yg mengalaminya dan skr sudah sembuh total.. Caranya hanya dengan tawakal dan pasrah atas segala cobaan dr allah.. Alhamdulillah saya jg sudah berkurang,, walaupun kadang masih terbesit namun saya mencoba istighfar dan dzikir .. Dan penyakit itu lama2 bisa sembuh sendiri tergantung dr kitanya memang ada yg lama dan ada yg sebentar..

      Delete
  59. saran saya dan yang saya lakukan adalah segera lakukan sesuatu, bukan cari sesuatu tapi segera bergerak, klo cari hanya pada ritme pikiran tapi kita harus segre doing tau melakukan,yang saya lakukan afalah menanam cabe di pekarangan rumah, dan syukur cara itu sangat manjuuur, setelah zikir dan tawakal.hmm, saya juga pernah merasakan hal ini, saran

    ReplyDelete
  60. tambhaan lagi, kita pasti tahu apa yg kita suka, segera lakukan itu, menanam cabe adalah pilihan terbaik bagi saya dan setlah gooling juga bermanfaat bagi kesehatan, teman2 bisa lkukan yg lain menulis, membaca, ngobrol dll.sekali lag kata kuncinya segera lekukan sesuatu.

    ReplyDelete
  61. Saya juga merasakan hal yg sama sudah 1 minggu ini... saya ingin rukiyah sobat.. untuk daerah bali dimana saya harus mencari? Mohon sarannya yahh terimakasih 😇

    ReplyDelete
  62. Disini udah ada yg sembuh? Semuanya sehat aja kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. اَلْحَمْدُلِلّهِ masih sehat, sembuh sih engga, cuma emang udah berkurang, kadang masih muncul, munculnya setiap lagi merasa kesepian dan menyendiri aja, kalo lagi gabung sama temen-temen atau bahkan biasa ngalamin ini setiap malem, pas nginep dirumah temen, engga ngalamin hal kayak gini, kayaknya sih emang harus dibawa seneng terus, coba jangan dipikirin deh, saya tau emang susah, buat kesibukan yang mengasikan aja.

      Delete
    2. Alhamdulilah sehat. Tapi pikiran itu tetep belum ilang

      Delete
  63. Harus banyak bersukur,berserah diri kepada allah. Selalu mengingat allah,Berbuat baik,selalu menjalankan perintah allah dan menjauhi larangan nya. Insya allah perasan itu sembuh dengan sendirinya..

    ReplyDelete
  64. Apakah yg komen diatas ini sudah pada sembuh sahabatku?2 minggu ini tiba2 aku dibayang2i kematian
    Aku takut sekali . . .bantu jawab yaa teman2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum, aku belum sembuh nih, ya terkadang masih ada, munculnya sih setiap tidur, kebangun malem-malem.

      Delete
  65. waktu aku merasakan ketakutan...aku disuruh IKHLAS ma kakak ku,
    inshaaAllah pada intinya kita harus pasrah sepenuhnya bahwa hidup ini bukan milik kita...berat...ya memang berat..
    dan pada akhirnya rasa ketakutan itu akan mereda dari hari kehari..berdoalah kawan...Allah maha pengasih dan penyayang dan maha mengetahui apa yang tidak ketahui dan maha segalanya...intinya harus pasrah ma ALLAH SWT..

    ReplyDelete
  66. saya juga udah 4 bulan cuma sudah mendingan walau terkadang diotak suka terlintas pikiran negatif bahkan terkadang saya sholat susah khusyuk seperti ada yg membisikkan hal hal negatif. saya merasa aneh dgn dunia dan diri saya sendiri. tp saya gak nyerah saya berusaha mendekat dengan-Nya alhamdullilah saya bisa mengendalikan diri saya. saya sering berperasaan kalo umur sudah tidak lama lagi dll yg menjurus ke kematian tp saya slalu istigfar. tiap malam sudah 3 bulan ini selalu mimpi walaupun tidak menakutkan terkadang. intinya skrg saya lebih mendekat kan diri dengan Allah SWT. apa ada yg merasakan hal sama seperti saya? saya juga merasa kedutan disetiap anggota badan saya terkadang sesekali. saya suka merasa tertekan tbtb perasaan tidak enak. apa saya harus ruqyah? mohon bantuannya yah terimakasihh sebelumnyaaa

    ReplyDelete
  67. Saya juga merasakan hal seperti itu. Ada yg bisa bantu saran.

    ReplyDelete
  68. Assalamualaikum ternyata banyak yg ngalamin yach..sy juga masih alamin sekarang dr akhir februari sy rukyah mandiri dirumah setiap hbs shalat sll muntah" banyak..sampai 2 minggu allhamdulilah agak lbh baik mulai semangat sambil trs bicara dlm hati hanya Allah yg mengatur semuanya...eh tiba" bapak sy kerumah bilang mimpiin almarhum mbah dia jd kepikiran g enak..ditambah temen sy yg bisa liat mahluk halus katanya liat mbah sy dirumah sy jdnya sy takut ..akhirnya kmrn rukyah ke BRC muntah" dan keluar suara teriakan besar sekali saat ditanya mlh ketawa cekikikan..akhirnya tdk dilanjutkan dl karena sy terlalu lemas..tp allhamdulilah stlh rukyah kmrn pundak kiri jd agak enteng pindah yg kanan dan saran guru ngaji hrs rukyah lagi dan ttp berkhusnuzon pd Allah SWT zikir walau tiap zikir banyak gangguan..semoga yg sdng mengalami hal yg sama bisa sehat semua kita saling mendoakan sesama muslim ..Aamiin..secara medis disebut cemas berlebihan bhs kedokteran sy lupa hrs minum obat penenang dan sugesti pd diri sendiri yg positif..

    ReplyDelete
  69. assalamualaikum saya juga alami seperti ini ya allah terkadang aku slalu bagun ketika tega malam dan bila pagi aku gak bisa tidur slalu berfikir bukan bukan dan slalu sahaja ada bisikan kematian kepada ku kadang aku redho dgan semua ini tetapi kadang saya juga rasa kematian dkat pada aku allahuakbar semoga itu hanya satu hidaya dan ujian bagi allah amin

    ReplyDelete
  70. saya inggin bertanya apakah ada yg uda sembuh saya pun merasa kan hal yg sama

    ReplyDelete
  71. Saya jg mengalami hal yg sama sekarang ini, ada yg tw tempat ruqyah disurabaya?

    ReplyDelete
  72. Ass... Aq jg seperti itu sejak 19 des 2015, walaupun udh mndingan persaan itu tetep muncul...hmpir tyap hr selama 4 bln ni sya ruqyah mndri shbis shlat, dn msh ad kedutan ditubuh sya... Skrg coba ikut food combining biar perut tidak panas dan agar reda sesak nafas ny.. Gejala gerd yg membuat panik attack, aplgi umur msh muda ky aq... Tkt msh bgitu byk dosa ingin aq memperbnyk phala untuk mnghpus semua dosaq... ya Allah semoga Engkau berikan umur pnjang dan kesabaran padaku..Amin

    ReplyDelete
  73. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  74. Umur sya msih 16 tahun
    Sya saat ini sedang mengalami itu
    Takut kematian, terbayang bayang kematian
    Saya jga mengalami sesak nafas, saya sudah periksa ke senseh katanya saya kena gas asam lambung sya naik, saya sering ketakutan saat tidur malam, dan sring menangis, smua sakit yg sya rasakan jdi sya kaitkan dngan tanda tanda kmatian

    ReplyDelete
  75. assalamualaikum teman2 semua, menangis sy ketika membaca curhatanteman2 disini, krn sy jgmengalamihal yg sama seperti adik shelly ardhita dan tmn2 lainnya. sy lebih kurang sdh 6 bulanan terkna gangguan ini, smpai2 melihat suami dan anak sedih krn dibisikan hdp tdk lama lg :'(. sy merasa sdh tdk normal lg.sy jg sdh ruqyah ber kali2,alhamdulillahsdh lbh baik namun belum hilang 100%.semoga Allahmemberikan kt kesembuhan dan semngat lg, hidupnya normal lg.

    ReplyDelete
  76. Banyak yg ngalamin :' Mungkin dengan itu kita diuji. Allah punya banyak cara untuk membuat hambanya lebih mendekatkan diri padanya. Sehingga kita lebih mengingat akhirat daripada kesenangan duniawi. >,<

    ReplyDelete
  77. Assalamualaikum... sudah 4 bulan lbh ini saya merasakan hal yg sama seperti teman".. awalnya saya lagi nnton bisoksop ttg kehancuran dunia bgtu lagi tegang"nya nonton tbtba prsaan itu muncul jantung saya berdetak kencang trus sesak nafas trus yg ada di fikiran saya kalau saya akan mati... pulabg dari bioskop saya ketakutan stengah mati tdur saya jadi tdm nyenyak .. terus hari berikutnya saya search di geeogle ttg tanda" kematian smntara saya seacrh itu tbtba cicak negor. smnjam itu ketakutan saya semakin menjadi".. mnjelang bbrapa hari saya curhat ke teman" saya soal ini trus saya lbh mndkatkan diri lagi pada Allah SWT, Alhamdulillah sudah agak mendingan.. bbrapa minggu perasaan itu hilang tapi akhir" ini perasaan itu timbul lagi scara mendadak trus setiap mau lewat kuburan saya seakan takut melihat kuburan itu .. 😢😢 ada yg mau ksih solusi gak 😢😢😢😢

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sy mngerti prasaan sella yg sm sm dgn sekian bnyk tmn tmn seperjuangan dsini,,,sy jga sampe skrg sdh setahun lbih msih ada trutama mnjelang tdur,,,tpi yakinlh smua akan membaik nnti ,,,cara untuk mnguranginya sndiri klo dr sy yaitu pintar pintar kta untuk mngalihkan dari bisikan tersebut coba fokuskn fikiran ke arah yg lain yg lbih bahagia dan bermanfaat,,,rasa itu muncul ketika fokus kta tertuju pada bisikan tersebut,,,

      Delete
  78. Saya kira hanya saya yang merasakan kecemasan ini. Akhir2 ini saya sering dihantui oleh kematian dan saya menjadi takut akan itu. Bermula dari seringnya saya mendengar berita kematian dari berbagai media massa sampai akhirnya tiba2 pikiran dan hati saya berkata kalau saya akan mati. Terkadang pikiran itu hilang, namun di setiap hari pikiran itu tidak pernah lenyap.

    ReplyDelete
  79. assalamualaikum saya berumur 19 tahun saya berasal dari malaysia saya juga megalami seperti sahabat2 semua pada mula nya hanya allah sahaja yang tahu apa yang aku rasa seperti hidup ku ini kosong dan tdak boleh berbuat apa apa setela saya megalami itu saya tidak bisa makan sehingga saya sakit dan badan semakin turun kurus tapi saya tidak menyera saya slalu sh2olat doa pada allah dan meminta pada nya alhamdulillah sekarang saya suda redho walau terkgas asam lambung adang kematian itu slalu datang apa apa pun semoga kita kuat semagat dan doa baik2 pada allah

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
  80. assallamuallaikum

    sebelumnya saya makasi keoaga mbk silfi, saya membaca post mbk silfi seoerti saya bercermin. semua yg mbk post 99% sama yg skrg saya alami. saya bisa ambil hikmah semua itu. bedanya jika saya sdang beroergian kadang rasa tidak enak seperti itu timbul. badan dingin mulues dan gak karuan. mahasuvi allah, begitu adil. mungkin kita salah satu orG2 pilihan yg ditakdirkan untuk menjafi pribadi yg lebih baik. ttep semangat yaa teman2. perbanyak dzikir & tilawahnya.

    ReplyDelete
  81. Saya juga merasakan hal yang sama , sering kali saya merasa bahwa apa yg saya rasakan itu tanda tanda kematian , saya jadi ling lung dan takut sendiri , saja juga suka membaca ciri ciri orang meninggal dan saya suka suggest , terus bagian ubun ubun saya sakit setelah memikirkan hal itu , saya coba mendekatkan diri kepada allah tetapi masih saja sering kepikiran , adakah yg tau solusinya selain rukiah dan ke psikiater?

    ReplyDelete
  82. @Nyimas Maharani

    Ibu Nyimas, tetaplah berikhtiar dengan cara-cara yang diperbolehkan Allah,terus lakukan ruqyah, dan memperbaiki kualitas ibadah. Tawakal kepada Allah dan tetap bersabar.

    ReplyDelete
  83. Saya juga merasakanya hampir persis seperti yg di atas...kadang hampir tiap malem ga bisa tidur karna takut mati...semoga saya dan yg lainya cepet di sembuhkan..amiin ya allah

    ReplyDelete
  84. Saya juga merasakan dan sekarang perasaan sering was2😭😭😭 terkadang madan ini terasa mau tumbang dan lemas gak tau kenapa,jantung berdetak kencang..

    ReplyDelete
  85. Saya juga skrng merasakan seperti itu. Sudah 1bln lebih saya seperti itu. Memang saat saya kelas 2SD dulu pernah seperti ini juga. Dan skrng terulang kembali saat saya kelas 1SMA. Saya terasa tersiksa dengan pikiran seperti ini dan takut mendengar hal seperti itu. Dan suka berpikir bahwa saya akan mati selalu begitu. Tetapi kadang suka hilang dan terkadang muncul kembali.memang dulu saya jarang untuk mengaji dan sholat. Saya merasa takut dengan hal ini:(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya saya juga mengalaminya dari kecil, kadang muncul kadang ilang juga, kalo lagi muncul phobianya, sampe parah, jadi susah tidur.

      Delete
  86. Sama aku juga ngerasain seperti itu mulai awal puasa smpe skrng..
    Gimana ya cara mengobatinya..
    Saran dong temen2 mksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga nih ngalamin lagi sekarang, tadinya udah ilang, pas puasa beberapa waktu lalu, kambuh lagi, belum sembuh juga, semenjak sakit beberapa waktu lalu.

      Delete
    2. Semoga fikiran buruk ini cepet ilang ya. Dan kita semua diberikan kesehatan dan umur panjang sama Allah. amiin

      Delete
  87. menyibukkan diri sampe capek... Di jamin manjur dan hilang...

    ReplyDelete
  88. Ber olahraga dan menyibukkan diri sampai capek... Di jamin deh tidur bakalan nyenyak ... Dan lupa sama hal yang negatif...

    ReplyDelete
  89. Sama saya juga seperti itu sejak bulan maret, gimana yah caranya untuk sembuh? Ada info ga ruqiyah di tangerang atau jkt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Invite pin ane dong 5B9197E3 kali udah dapet info tempat ruqiyah didaerah jakarta, ane di Bekasi

      Delete
  90. Ada cara lain juga, sayakan punya kakak angkag dokter, beliau bilang kita harus ngelawan rasa takut itu. Misalnya, pada saat bisikan bisikan itu muncul, bilang 'engga engga engga' terus didalem hati. Lawan rasa itu!! اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ bisa sembuh, saya kayak gitu, sekarang mulai terbiasa, engga terlalu panik.

    ReplyDelete
  91. di Medan dimana tempat ruqyah nya yah? saya mau donk, udh sebulan ini semenjak meninggal uak saya, saya di hantui rasa takut akan meninggal , setelah saya jth dr motor sore nya saya merasa takut kalo besok bakal meninggal, malam nya saya nangis nangis minta maaf sama suami, trs kmren ada lalat hijau yg dtg d makanan kata mertua ada yt meninggal dan sy semakim takut, jantung debar, baca baca tanda kematian makin gk bs tidur, sampai skrg kalo lht lalat serasa bakal mati, lht kupu kupu lht ulat bulu jd tkt, klo malam serasa tkt melewati mya, tlg bantuannya, agar kecemasan ini hilang,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sy selalu berfikiran sama seperti kamu sis pasal lalat itu.

      Delete
  92. Sampai saat ini saya sudah mau 3 tahun hal yang sama pengakit yang susah di obatin tolongin saya..., hampir stres gara gara penyakit ini setiap saat datang apalagi ketika malam tiba.,

    ReplyDelete
  93. Sampai saat ini saya sudah mau 3 tahun hal yang sama pengakit yang susah di obatin tolongin saya..., hampir stres gara gara penyakit ini setiap saat datang apalagi ketika malam tiba.,

    ReplyDelete
  94. Saya berkali kali mengalami hal itu, dan sekarang jg. Jika membaca artikel tanda kematian malah semakin takut. Kadang sampai tidak tdr smlmn gr2 takut, jgn2 pas saya bangun sudah tidak bernyawa. Bahkan tiap mendengar suara burung yg kata orang tanda kematian rasanya itu memperingatkan saya bahwa hidup tidak lama lagi. Apa benar ini gangguan jin. Klo dengan ruqyah bisa sembuh, disurabaya ada tidak ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebetulan saya dapat masalah sperti mbak dan pernah di rukyah. Kebetulan org surabaya jg nih. Kalau boleh sharing2 bisa hubungi saya mbak. Ini line saya : nissaphire

      Delete
  95. Bahkan saya merasa knp orang yang mohon maaf selalu berzinah dan berbuat dosa besar hdpnya ayem aja seakan matinya msh lama tnp prnah berfikir dosa sm sekali. sdgkn saya selalu merasa akan mati secepatnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya dilla berumur 14 tahun jadi saya mengalami sama seperti yang lain berawal dari akhir desember saya mengalami tahun baru dengan kesedihan saya lalu saya mendekatkan diri kepada allah dan alhamdulillah sembuh saya berfikir ini adalah tahun baru terakhir saya dan ramadhan pun datang saya mengingat peristiwa itu lagi dan saya kumat lagi, saya teringat mungkin ini ramadhan terkahir saya tapi itu firasat nya muncul nya terkadang dan sekarang seminggu sebelum idul adha pikiran itu muncul lagi sampai saya suka menangis sekarang saya cuma takut bila ini benar benar idul anda terkhir saya 😢 kalau saya mengingat ingat seminggu lagi adalah idul adha saya suka ketakutan sendiri, gimana saya menghilang kan nya saya sudah sering berfikir positif atau solat 5 waktu, saya sangat takiy, tolong jawaban nya agar saya yakin, saya tidak bisa ruqyah karena saya menutupi cerita ini ke ortu saya, saya hanya bisa bercerita disini tolong banget.....

      Delete
  96. Assalamualaikum teman2 d sini smua. Sy dr makaysia. Sejak tahun lepas sy sdah mengikuti page ini dimana sy telah terkena gangguan spti kalian smua sejak jun 2015. Sbln kmudian ianya hilang. Pd hujung mac 2016 terkena lagi gangguan di mana pd saat itu, ada seorg yg amat d kenaki oleh org2 d sekeliling meninggal. Jd smua org mnceritakan tentang hal si mati, d facebook maupun d kantor, group watsapp juga. Smpai sy selalu mmbaca komen2 kalian, terdapat satu komen yg menyuruh kta memeriksa asam lambung. Sy terdetik. Mungkin ia benar. Jd skrg sy sdg menjalani pemeriksaan d bahagian lambng ke perut.

    ReplyDelete
  97. Teman2 skalian, sy selalu membuat research tentang apa yg kta alami ini. Pd pendapat sy, teman2 yg lain haruslah memeriksa kondisi perut kalian, dr hempedu ke usus besar. Ianya amat penting skali utk mmeriksa kondisi tersebut dmana mungkin kt ada masalah d bahagian perut ataupun leher (thiroid). Gejala2 thyroid dan juka sakit d bahagian perut menyebabkan patient nya merasakan bggug, anxiety disorder, ketakutan dan lain2.

    ReplyDelete
  98. saya udh hampir 3 bulan ngalamin kaya gitu , ketakutan berlebihan akan kematian , selama 3 bulan ini pula saya berikhtiar dengan rukyah bahkan sampai pernah bermalam di pesantren az-zainy di tumpang malang , ketakutan itu muncul sehabis saya membaca tanda2 kematian .. sampai skrg saya masih mengalami itu , apalagi skrg saya telat datang bulan selama 20 hari , saya mikir wah jgn2 saya akan meninggal karena saya tidak dtg bulan .. please tlg sharingnya 51A7201E

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbk saya add mbk...
      Uda di terima tp gtau nma nya siapa..
      Gehe

      Delete
  99. Saya juga masih sering seperti ini semenjak teman saya meninggal beberapa bulan yg lalu. Seolah olah saya akan meninggal. Saya setres. Yg biasanya bekerja kumpul dengan teman terasa enjoy dan happy ini malah sebaliknya. Sedangkan saya ingin cerita keoada orang lain takut karena takut yang saya ceritakan ini adalah sebuah tanda bahwa saya akan meninggal. Saya hanya bisa menangis. Bingung apa yang harus saya lakukan. Bahkan setiap saya sholatpun bisa bisa nya pikiran itu muncul ������

    ReplyDelete
  100. Assalamualikum saya juga merasakannya, ternyata bukan saya saja ya. Coba perbanyak sholat tahajud sama baca al-quran udh gt perbanyak mohon ampun pada yang diatas. Insya allah lambat laun akan tenang. Saya belum termasuk tenang 100% tetapi alhamdulillah saya sudah mulai berangsur-angsur berkurang. Perbanyak al-quran terutama ya! Salam sehat��

    ReplyDelete
  101. Saya juga masih merasakannya sampai sekarang, awalnya karna melihat om saya meninggal lalu teman saya meninggal dan berita berita di tv artis yg meninggal, saya jadi berfikir jangan jangan kematian saya sudah dekat, bahkan kadang sampai takut memejamkan mata. Jika ingin tidur karna saya sering mendengar cerita temen yang punya saudara meninggal saat tidur, bagaimana menyembuhkannya? Harus ke psikiater kah atau ke tempat rukyah?

    ReplyDelete
  102. @susi lawati

    Saran kami, bertaubat kepada Allah. Perbaiki kualitas ibadah dan melakukan terapi ruqyah syar'iyyah.

    Semoga Allah angkat masalah mba Susi

    ReplyDelete
  103. @tika tiko Silahkan menghubungi WA kami (0812-821-712-04) untuk konsultasi secara online

    ReplyDelete
  104. @Radita Ayuningtyas Alhamdulillah, tingkatkan dan istiqomah. Semoga Allah angkat permasalahan mba.

    ReplyDelete
  105. Mbak aan periksa lambungnya ke spesialis kah?

    ReplyDelete
  106. Ustadz rumah ruqyah, sy save no WA.nya insyaallah nanti sy ingin konsultasi.ustadz via online. Berabayar kah ustadz?

    ReplyDelete
  107. @Dewi Sartika

    Silahkan. Ada yang berbayar dan ada yang gratis. Selengkapnya bisa dibaca disini http://www.rumahruqyah.com/p/konsultasi-online.html

    ReplyDelete
  108. @dea nurul ratnasari

    Saran kami, dicheck dengan ruqyah syar'iyyah. Jika berada di Jakarta, silahkan datang ke kantor kami. Jika diluar jakarta, silahkan cari yang terdekat.

    ReplyDelete
  109. Saya baru ngalami juga gejala spt itu.. wktu itu pas mlm hari saya blm sholat isya' krna bo2in sikecil jd saya juga ikt terlelap. Saya d bangunin suami saya untk sholat isya' tp ngantuk itu terasa sgt berat sekali dan akhrny suami saya nyerah bangunin saya dn iktn tdur. Sampe jam 3 dini hari saya bru bisa terbangun dan terkaget krna blm melakukan sholat isya' akhrny saya bgun dan mengambil wudlu lalu sholat isya'.. lalu saya kembali k tmpt tidur tetapi saya merasa ngantuknya hilang. Saya coba pejamkan mata tapi dalam pejaman mata itu tiba" saya terbayang" akan siksa kbur dan siksa neraka dan saya mkir bgaimana klau saya mati apa saya akn disiksa spt itu saya bnar2 tkut sampe terbayang2 setiap hri dan d benak saya sllu brtnya2 apa hari ini saya akan mati? Setiap kali saya ngalami itu saya hnya bisa menangis dan meminta ampun kpd Allah serta beristighfar sebanyak"ny. Mngkn ini teguran dr yg kuasa utk kmbali k jlnNy. Tp knp saya msih merasa tkut akan mati? Bgaimna sya menghilankn rasa tkut trsbut? Dan beribdah dg tenang tnpa ada rasa tkut akan mati yg entah kpn itu akn dtang.. tlong kalau ada yg bisa membantu saya mhon beri nasehatnya krn sya tdk brani bercerita kpd keluarga sya sndri. Mhon bntuanny ya teman"

    ReplyDelete
  110. @Vespa Super

    Insya Allah gak ada apa-apa, namun jika ingin dicheck dengan ruqyah syar'iyyah silahkan datang ke kantor kami

    ReplyDelete
  111. Saya sering mengalami,,
    Dulu pas taun 2012 bulan november saya tidak enak perasaan,,dan takut,,sampe2 saya mimpi dan bangun2 nangis mimpi ibu saya meninggal,,perasaan tidak enak trus ada sampai bulan maret 2013,,dan ibu saya meninggal,,padahal pas saya mimpi ibu saya sehat walafiat,,lanjut 2016 bulan april sehari sblom paman saya meninggal dada saya sesak,,cemas,,gelisah,,saya bingung kenapa,,tak lama hp berdering nenek saya memberi kabar paman saya meninggal,, lalu kemarin,,kake saya meninggal,,nah dimulailah perasaan yg sama lagi seperti sebelumnya tapi ini perasaan semakin dahsyat,,setiap malam saya selalu terbangun karna rasa takut yg berlebih,,saya hanya pasrah sama allah apapun yg terjadii,, semoga saya dan semua orang yg merasakan seperti ini segera membaik san bisa menjalankan aktivitas seperti biasa,, aamiin yarabbalamin

    ReplyDelete
  112. MasyaAllah ternyata saya nggak sendiri. Sudah 2 minggu ini saya ngalamin takut yg sama spt teman2. Awalnya lagi enak2 nonton tiba2 ada adegan kematian dan seketika pikiran lgsg kemana2 dan seketika gemeteran dan keringet dingin. Smp skrg masih sering kambuh, sesekali bisa teratasi tp lebih sering berakhir dgn kekalahan, saya dikuasai ketakutan smp akhirnya nangis. Teman bilang mungkin ada hubungannya dgn sakit maag krn saudaranya pernah ada yg seperti itu. Saya jg orangnya suka menyendiri dan pikiran lagi kacau krn stress, jarang olahraga,jrang bersosialiasi dan lebih suka memendam perasaan sendiri. DItambah lagi saya sempat kecelakaan, saya semakin takut jangan2 ini memang pertanda sesuatu. Tapi setiap baca artikel spt ini dan baca komen teman2 ternyata banyak yg seperti saya, saya jd lebih tenang. Ternyata saya gak sendiri. Smeoga kita semua sllu dalam lindungan Allah, dan semoga diberi jalan dan kesembuhan utk semuanya aamiinn ya robbalaalamiin

    ReplyDelete
  113. Saya juga merasakan hal tersebut akhir2 ini. setelah membaca artikel di atas dan juga beberapa komentar dari para sahabat, saya sangat bersyukur, karena dngan ini sya jdi sadar, betapa Allah menginginkan sya agar lebih dekat dengannya ..jngan smpai hal ini mnjadikan kita smakin cemas smpai kita sendiri tdk fokus dlm beribadah, pasrahkan smua pda Allah dan mari kita berubah menjadi lebih baik lagi. semoga kita smua nanti meninggal dlam keadaan beriman. aamiin ya Allah

    ReplyDelete
  114. Assalamualaikum, sahabat, sama seperti dngan anda semua. akhir2 ini saya juga mengalami hal yg sama. gelisah, cemas, tidak tenang dlm beraktifitas karna takut akan kmatian. tetapi, stelah sya membaca artikel di atas dan beberapa komentar para sahabat, sya mnjadi sangat bersyukur, dngan ini sya mnjadi tau kalau saya benar2 harus bertaubat kpada Allah ats dosa2 sya. jngan jadikan rasa gelisah ini mengganggu kita dalam beribadah. alhamdulillah.. sya sudah lega skrg. dan mari kita berubah mnjadi lbih baik. krna kmatian memang tidak bisa kita hindari. syukron

    ReplyDelete
  115. Adakah yg merasakan denyut2 di pusat setiap hari dan di ubun2? Bantu jawab yah tolong karna sy juga merasakannya dan sy ketakutan saampe tdak tidur sharian

    ReplyDelete
  116. Semoga allah memberikan kesembuhan kepada kita semua. Amin ya allah.

    ReplyDelete
  117. Saya jg sprti itu,awlnya sya mrsa ad yg nunggui sy kyk sy akn mninggl,bdan lmas,mudh kerasukan,sring pingsan,akhrnya sya d.opnam tp swktu sy krasukn sy d.kluarkn dr puskesmas krn sy d.anggp gila akhirnya suami n ortu tdk trma n mmbwa sy k.rs umum sy dksih obt tdr akhrnya sya bs trtdr,k.esokn hr n slma bbrpa hr sy gk brani drmh sndri,sprti ad yg blng sya akn mati,maag sy smkin mnjdi" akhirnya sya d.opnam d.rs islam dktr mnyruh sy plng krna klo dr kdktran hnya skit maag akut,v yg sya rskn lain".akhrnya plng dr rs sy d.pnggilkn sm suami orng yg bs ruqiyah lalu sya d.ruqiyah n d.bri naseht yg baik" agr sllu mnginggt kpd allah,stlh d.ruqiyah sya pun bs trtdr stlh sebulan lbih pagi,siank,sore,mlm smpe strusnya gk prnh tdr krn tkut akn kmtian,stlh druqiyah sy pun bsa tdr n lbih tenang,tu kjdianya taun 2015 tpatnya lebaran k.2...n skrng sya mulai lg brpkiran sprti itu v sy sllu alihkn dgn brdzikir,sholat,bca srat2 pndek,v trkdng kumat trdkng tdk klo ad orng drmh sy tdk tkut v ap bla hnya sya n ank" sy mlai mncul pkiran sprti tu,pkiran ni sngt mnyiksa sya...krna dhntui rsa tkut mati ni crta sy yg prnh sy rsakn...smgga qt smua shat sllu pnjng umur n bsa lbih dkat lg kpda allah amin...

    ReplyDelete
  118. @salsabillah

    Apakah sudah pernah check ke dokter? Jika belum, silahkan dicheck terlebih dahulu

    ReplyDelete
  119. Saya juga pernah mengalami hal tersebut saudaraku dan itu memang gangguan dari jin, saat baca alquran saya ada perasaan ingin muntah, takut saat pagi2, mendadak linglung, ada yg bergerak2 dipunggung dan dikepala saya ketika solat atau bc quran,sangat sulit untuk melakukan solat dan saat solat badan terasa panas dan ternyata setelah diselidiki latar belakang keluarga saya ada yg pernah bersekutu dngn jin. Semoga pengalaman saya ini bisa menjadi hal bermanfaat untuk saudara2ku dan semoga Allah memberikan petunjuk kepada kita dan membimbing kita agar terbebas dari belenggu jin tersebut.amin

    ReplyDelete
  120. Assalamualaikum Wr.Wb.
    Alhamadulillah apa yg dirasakan semua yg comment atau cerita diatas saya juga mengalami dan saya sangat bersyukur sekali kepada Allah S.W.T yg telah memberikan peringatan2 akan kematian dan itu sangat2 membantu sekali dalam menjalani hidup menjadi lebih baik,itulah bukti kasih sayang Allah kepada hambanya agar selalu ingat kepadanya,saya bukan yg ahli ibadah atau orang yg begitu paham agama tapi dg kejadian seperti itu saya jadi lebih bersemangat ibadah,pasrah,ikhlas,sabar&mendalami ilmu agama,Insya Allah doakan bisa istiqomah,dan tak terasa saya yg dulu pemarah bahkan gak gampang menangis kini begitu mudahnya hati ini menangis mengingat Allah bahkan mendengar nama2 Allah Apalagi mendengar ayat2 Al-Quran dibacakan walaupun tak tau artinya,Yg perlu kita lakukan apabila bisikan&ketakutan tentang kematian itu muncul maka ambillah air wudhu,berdzikirlah,pasrahkan diri dg sepasrah-pasrahnya kepada Allah lalu menangislah karna setelah kita menangis karna ingat Allah hati akan menjadi tenang,kematian tdk perlu ditakuti tapi dipersiapkan,jadikan apa yg terjadi pada kita itu semua karna kasih sayang Allah,apabila kita ingat kematian atau ada bisikan seolah-olah kita akan mati hari itu juga langsung berdoalah minta khusnul khotimah,pasrahkan diri kepada Allah&jangan ditakuti karna semakin kita takut akan semakin gelisah,pikiran gak karuan&pada akhirnya kita hanya memikirkan kematian itu dan kita melupakan Allah.Intinya : Pasrah kepada Allah,banyak beribadah,cepat2 melunasi hutang,banyak berbuat kebaikan agar hati tdk terlalu takut akan kematian yg membuat kita takut karna banyaknya dosa&kita tdk mempersiapkan diri menghadapi kematian,Tidak bermaksud mengurui hanya berbagi pengalaman semoga manfaat klo memang ada kalimat yg tdk berkenan saya memohon maaf,Semoga kita menjadi hamba Allah yg lebih baik&mati dalam keadaan Khusnul Khotimah seperti matinya Rasulullah Saw,para sahabatnya,ulama,orang2 shaleh Aamiin YRA.

    ReplyDelete
  121. Saya juga mengalami dan merasakan seperti udah beberapa bulan terkadang udah hilang ini kumat lagi puncak nya menjelang magrib
    Kacau dan menyiksa

    ReplyDelete
  122. Kalo saya mengalami sperti darah mengalir tarasa panas dan jantung sperti berdebar dan pikiran merasa bahwa saya akan mati. Tpi saya tidak merasakan sesak napas
    Seperti gajala minum obat dosis ketinggian tapi bukan oper dosis,,
    Apa ada yg bisa menjelaskan apa yg terjadi pada diri saya

    ReplyDelete
  123. mikum
    saya juga merasakan seperti itu sudah lebih 3 bulan lamanya bagaimana cara menyembuh kan nya bantu donl

    ReplyDelete
  124. Saya pikir cuma saya aj yg merasakan takut kematian.. Perasaan ini muncul setelah keponakan sy meninggal dan meninggalnya skitnya mendadak dri situ sy selalu kepikiran.. Dan muncullah mimpi aneh2 yg bikin sy jdi tambah gak karuan.. Sya udh coba wudu seblum tdr dan tetap saja pikiran sy bsk psti bakalan meninggal..dan pd akhirnya sy tdk bs tdr krn memikiran kematian.. Apa lagi 2 bulan lg sy akan menikah. Pikiran sy sllu saja takut apakah nnti sy bs merasakan pernikahan dngan dia.. Selalu saja bgitu,Pdhl saya sdah mencoba memikirkan hal2 positif,Tp tetap saja perasaan kematian sllu muncul.. Setlh membaca posting ini sy sedkit tenang krn bkn sy saja yg merasakan..semoga dngn perasaan tkut kematian kita bs menjdi org yg lbh baik lagi dan lbh mendekatkan diri kpd allah swt. Semoga kita semua dibrikan umur yg panjang.. Aamiin allahuma aaminn 😊

    ReplyDelete
  125. Trnyata semua sama sprti apa yg rasakan. Semoga qt semua sllu dlm lindungan Allah SWT dan sllu dilimpahkan kesehatan serta nikmat umur panjang. Amin Ya Allah Ya Rabbal alamin..

    ReplyDelete
  126. Perasaan takut mati,was was, semua itu allah yang mendatangkan, semua yang hidup pasti akan mati, intropeksi diri sendiri aja, mungkin slama ini ibadah kita kepada allah masih kurang atau belum benar, itu semua hanya teguran dari allah karna allah sayang dan peduli ke pada hambanya, jika allah masih memberi teguran serta peringatan kepada kita berarti allah masih menyayangi kita, ia tidak ingin hambanya terlalu jauh menyimpang dari jalan yang di redhai nya.

    Solusi dari masalah ini, perbanyaklah istighfar mengingat allah, lakukan shalat 5 waktu dengan benar niat karna allah, jangan mendirikan shalat karna takut akan mati, niatkan bahwa shalat yang kita lakukan semata2 karna allah dan suatu bentuk pengabdian kita ke pada allah, yang wajib kita lakukan dalam keadaan bagaimanapun, perbanyak baca al-qur'an, sedekah, membantu orang dengan ikhlas niat karna allah, sering-sering lah berkumpul dengan orang shaleh, perbanyak melakukan shalat sunat dhuha, tahajud, serta shalat2 sunat lainnya, serta ibadah-ibadah lainnya seperti puasa sunat senin dan kamis, dan yang paling terpenting adalah perbanyak istighfar dan mengingat allah dalam keadaan apapun dan di manapun kita berada.

    ReplyDelete

Post a Comment

Postingan antum akan tampil setelah diseleksi dan layak tampil. Jazakumullah Khairan Katsiran