Praktek Paranormal Limbad Mengedepankan Ajaran Islam

Praktek Paranormal Limbad Mengedepankan Ajaran Islam
Kamis, 18 April 2013 / 7 Jumadil Akhir 1434 H

    KAPANLAGI.COM - Kasus pertikaian antara Adi Bing Slamet dan Eyang Subur mengingatkan magician Limbad pada masa lalunya yang pernah menjalani paranormal dan guru spiritual.

    Limbad mengaku tidak pernah mematok tarif seperti Eyang Subur yang menurut kabar sering meminta uang pada pasiennya. "Ya bisa dibilang saya dulu spiritual juga dan paranormal juga. Tapi, kalau saya semua pasien saya anggap saudara, jadi uang bukan masalah," ujar Limbad.

    Tidak hanya soal uang yang membedakan dirinya dengan Eyang Subur. Limbad yang ditemui usai Konser Infinity 8th Star Media Nusantara di Studio 8 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (16/4) malam, mengaku belum pernah mengecewakan pasiennya.

     Dia sampai saat ini belum pernah sekalipun mendapatkan protes dari pasiennya. Berbeda dengan Eyang Subur yang dicaci maki oleh Adi Bing Slamet karena ajarannya yang dinilai sesat. Limbad pun tetap mengedepankan ajaran Islam yang diyakininya.

    "Saya belum pernah dapat kritik dari pasien. Karena pada dasarnya dalam melakukan pekerjaan sebagai paranormal saat itu, saya tetap mengedepankan ajaran agama Islam," tegas Limbad. (kpl/pur/dar)

*****

Rumah Ruqyah Indonesia: Meski sekilas terlihat baik apa yang dikatakan Limbad; "tetap mengedepankan ajaran Islam yang diyakininya.", tapi pada hakikatnya itu berseberangan dengan ajaran Islam.

Islam tidak meyakini dan membolehkan umatnya meyakini dukun karena itu kesyirikan. Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam Bersabda: "Siapa saja mendatangi paranormal atau dukun, lantas dia mempercayai apa yang dikatakannya, sungguh dia telah kufur terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad".(H.R. Abu Daud)

Comments