Hindari Kejahatan Majikan, TKW Pakai Ilmu Pengasihan

Hindari Kejahatan Majikan, TKW Pakai Ilmu Pengasihan
Kamis 11 April 2013 / 30 Jumadil Awwal 1434 H

 

TEMPO.CO, Pati - Kebiasaan sebagian masyarakat Indonesia menggunakan jasa paranormal terus melekat sekalipun tinggal di luar negeri. Itulah yang dilakukan oleh ratusan tenaga kerja wanita Indonesia yang bekerja di Hongkong dan Taiwan.

    Adalah Jeng Asih, 48 tahun, paranormal di Pati Jawa Tengah yang memiliki klien para pekerja wanita di Hongkong dan Taiwan. Beberapa bulan sekali istri paranormal Mbah Roso ini menyambangi kliennya di Hongkong dan Taiwan.

    Setiap kali datang, sedikitnya 20 tenaga kerja wanita asal Indonesia menggunakan jasa supranaturalnya. "Rata-rata untuk pengasihan," kata Jeng Asih ketika dihubungi Tempo, Selasa 2 April 2013.

    Pada saat bersamaan, perempuan dengan nama asli Asih Marlina ini sedang menerima tamu warga negara Indonesia yang telah bermukim di Hongkong. Sang tamu menawarkan tempat untuk praktik Jeng Asih di Hongkong.

    Pengasihan, dia menerangkan, banyak digunakan para tenaga kerja wanita Indonesia di luar negeri, khususnya pembantu rumah tangga. "Agar majikan tidak galak, gaji tepat waktu, jatah libur diberikan," ujarnya. "Banyak klien yang mengaku cocok dan menjadi langganan".

    Kepada klien tenaga kerja wanita, Jeng Asih memberikan memberikan pengasihan berupa jimat yang bisa disimpan atau dibawa pekerja. Ada yang berupa susuk, rajah, akik dan sebagainya.

    Namun menurutnya ada juga pekerja wanita asal Indonesia yang bekerja sebagai wanita pekerja seks yang memanfaatkan pengasihan Jeng Asih menarik pelanggan, penampilan lebih menarik. "Pengasihan juga bisa digunakan agar tetap singset dan rapet wangi," terang Jeng Asih.

    Selain dirinya, banyak juga paranormal asal Indonesia yang buka praktik dan tinggal di luar negeri dengan sebagian besar klien para pekerja wanita.

    Kini, para normal yang memadukan ilmu supranatural Jawa dan Islam ini mengaku mengurangi kunjungan ke luar negeri dengan alasan kesibukan keluarga. Namun dia tetap memberi pelayanan jarak jauh dengan telepon dan mengirim jimat supranaturalnya dengan jasa paket pengiriman ke Hongkong dan Taiwan.

*****

Rumah Ruqyah Indonesia : Inna lillahi wa inna ilaihi ro'jiun adalah kalimat pertama saat membaca artikel ini. Suatu musibah besar. Para TKW, yang sedianya ingin memperoleh rezeki menggunakan cara-cara yang dimurkai Allah. Tapi juga kita tidak bisa menyalahkan mereka seratus persen.

Kurangnya pengawasan dan perhatian pemerintah, sehingga mereka tidak diperlakukan secara manusiawi hingga mengakibatkan mereka berbuat seperti itu...Semoga kita dijauhkan dengan hal-hal sedemikian, dan juga semoga perapihan pengurusan TKW kian dirapihkan sehingga kasus-kasus seperti ini bisa dikurangi dan bahkan dihilangkan.

Comments