Latest Post

Akibat "kiriman" Tetangga Yang Menyusahkanku Beribadah Part 1

Written By Rumah Ruqyah on 2014-10-24 | 6:06 PM

Akibat "kiriman" Tetangga Yang Menyusahkanku Beribadah Part 1

Sungguh, hati yang hasad sangatlah kejam. Seperti yang dialami pasien pada hari ini (Kamis, 23-10-2014), karena tetangga yang tidak suka, dikirimilah santet kepada ibu muda ini. Saat konsultasi via BB ceritanya memang agak wah, dan saat datang diruqyah pun reaksinya keras. Berdasarkan pengakuan sang ibu yang mengantar, benteng sang anak pun lemah.

 Sholat suka bolong-bolong, ngaji jarang dan sempat memakan kiriman dari sang tetangga. Alhamdulillah, pasca diruqyah Ustadz Ali agak segaran. Terlihat dari rona mukanya yang memerah dibanding saat datang wajahnya suram. Semoga Allah berikan kesembuhan pada ibu muda itu dan semangat menjalankan ibadah yang diperintahkan Allah dan RasulNya.

Selamat Tahun Baru Hijriyah 1436 H

Selamat Tahun Baru Hijriyah 1436 H

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah, hari ini kita memasuki Tahun Baru Hijriyah 1436 H (25 Oktober 2014), dimana adalah kisah bersejarah dimana Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam hijrah. Semoga kita mau meneladani beliau untuk sama-sama hijrah. Hijrah menjadi lebih, hijrah dari maksiat menjadi baik, dan dari yang baik menjadi lebih baik.

Bulan Muharram yang penanda awal tahun Hijriyah merupakan termasuk bulan haram dari bulan-bulan haram yang ada.

  Dari Abu Bakroh, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679)

Haram dari apa?

Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah mengatakan, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna.
Pertama, pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.

Kedua, pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan tersebut. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.” (Lihat Zaadul Masiir, Ibnul Jauziy, tafsir surat At Taubah ayat 36, 3/173, Mawqi’ At Tafasir.) (rumaysho.com)

Salah satu perbuatan baik yaitu suka dilakukan Rasulullah SAW adalah al hijamah atau berbekam:

Perintahkanlah umatmu untuk berbekam” [lihat : Ash-Shahiihah no. 2263].

Untuk menselaraskan akan momentum dan kebiasaan baik Rasulullah, kami dari Rumah Ruqyah Indonesia mengadakan DISKON 50 % untuk terapi bekam di Rumah Ruqyah Indonesia. Selama sebulan Full Muharram (27 Oktober - 28 November 2014) dari Senin hingga Jum'at, dari jam 08.30 - 19.00 WIB.

Silahkan sebarkan kabar gembira ini kepada sanak family, teman, sahabat, kerabat dan handai taulan. Kami tunggu ya...


 Rumah Ruqyah Indonesia

Kajian dan Ruqyah Massal Islamic Center Bekasi 2014

Written By Rumah Ruqyah on 2014-10-23 | 12:20 AM

Kajian dan Ruqyah Massal Islamic Center Bekasi


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dalam menyambut Tahun Baru Islam; 1 Muharram 1436 H, Insya Allah Rumah Ruqyah Indonesia akan mengadakan Kajian dan Ruqyah Massal.

Pada Tanggal 24 Oktober 2014, Ba'da Isya di Masjid Islamic Centre Bekasi, dengan Narasumber Ustadz Akmad Sadzali Lc dan Team ruqyah Rumah Ruqyah Indonesia

Pastikan anda hadir disana....

Renungan Buat Peruqyah Seperti Saya

Written By Rumah Ruqyah on 2014-10-21 | 9:35 PM

Renungan Buat Peruqyah Seperti Saya


    Dunia ruqyah memang dunia yang selalu ramai dengan pendapat dan inovasi. Adalah hal yang biasa jika pendapat dan inovasi masih berada dijalur hijau. Ketika seorang peruqyah sudah mampu "mengusir" jin maka ia akan menapak lebih jauh berkelana melampaui batas-batas keilmuan yang dimilikinya.

   Dia asyik dengan dirinya sendiri tanpa menoleh sedikitpun pada kebakuan pendapat para ulama yang punya otoritas membenarkan dan menyalahkan karena mereka punya ilmunya, mampu menyelami samudera al-Qur'an dan as-Sunnah.

    Seorang peruqyah mestinya berhati-hati menyetir "angin" jika tidak ingin terseret badai. Dia harus waspada mengemudi arus jika tak ingin dihempas ombak. Keberanian seorang peruqyah bermain dengan dunia yang baru dikenalnya tanpa pernah mengenalnya secara pasti, akan membuatnya terkubur oleh kiamat dunia itu tanpa ia sadari.

     Karena itulah, ulama-ulama yang kita hormati sebagai "ahludz dzikra" selalu mengingatkan bahwa peruqyah itu harus punya ilmu...ilmu..ilmu...jika memang ingin berfatwa atau sekedar membuat opini.... Sangat mudahnya seorang peruqyah melakukan hal-hal yang tidak dikenal dalam sebuah disiplin ilmu tertentu dengan alasan ijtihad, merupakan langkah yang terlalu terburu-buru.

     Ibarat mengepak sayap ingin menembus awan, padahal kaki tertancap dikubangan lumpur kejahilan. Adakah yang lebih parah saat kebodohan lebih mendominasi diatas iman dan akal ? Silahkan anda meruqyah dengan kemampuan anda yang ada, dengan tradisi yang sudah ada, dengan metode yang sudah berjalan, tapi jangan coba menambah dan mengurangi sesuatu yg sudah sempurna.

      Apa yang kurang dari apa yang sudah dijelaskan Nabi Muhammad Shallahu Alaihi Wassalam? Masihkah kita mencoba untuk mencari sesuatu yang baru jika yang direkomendasikan Nabi SAW sudah memadai ? Biarlah kita dianggap tidak inovatif, asalkan kita selalu bersama Sunnah. Biarlah kita dianggap kaku, asalkan ruqyah kita tetap menjaga keasliannya.

Ustadz Musdar Bustamam Tambusai

Direktur dan Konsultan Syari'ah at Rumah Sehat Thibbun Nabawi Al-Iman, Medan

Tamu Dari Ethiopia

Tamu Dari Ethiopia

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ini adalah Mr Jafar, pasien Rumah Ruqyah Indonesia dari Ethiopia. Ditangani langsung oleh Team Ruqyah kami; Ustadz Anang. Gejala yang dikeluhkan: gangguan dada panas, kaki panas, mimpi buruk, seperti ada sesuatu masuk ke dalam perut, mata sakit, kaki sakit seperti berjalan jalan.

 Sunnah Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam mempertemukan kami dengan saudara kami nun jauh disana. Alhamdulillah.

Mengambil hikmah dalam setiap kejadian

Mengambil hikmah dalam setiap kejadian
 

Seorang bapak yang menjada anggota majlis taklim saya menceritakan bahwa istrinya sakit stroke.

Di hari pertama di di RS, ia bertanya sama istrinya yang sakit; "Apa yang dirasakan ma?"

"Ternyata stroke itu seperti ini ya yah,"... Jawab sang istri dengan lirih.

"Seperti ini apa maksudnya, ma?" Tanya sang suami lagi.

"Iya. Setiap kali mama mau angkat tangan ngga bisa. Jadi hati ini kesel yah, mama ulang lagi ngga bisa. Hati ini semakin kesel," ujar sang istri sambil mencoba menggerakkan tangannya.

"Ya udah ma, kalau gitu yang sabar, banyak dzikir ya, sampai mama tidur.". Hibur suaminya.

Keesokan harinya istri saya mencoba angkat tangannya dan berusaha untuk tidak kesel.

Terus berulang-ulang seperti itu. Dan ternyata ia orang yang masuk RS di ruangan itu yang terakhir dan pulang lebih awwal dari yang lain.

Dan bapak itu menambahkan, semua yang diruangan itu berteriak-teriak!

MUNGKIN MERASAKAN YANG SAMA DIRASAKAN ISTRI SAYA DAN HATINYA KESAL....

****

Maka benar apa yang disabdakan Rasululloh, Dari Shuhaib bin Sinan radhiyallahu'anhu, ia berkata:

"Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Sungguh mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) Kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang Mukmin. Jika ia mendapatkan kesenangan dia akan ber-Syukur, maka itu baik baginya, dan jika ia ditimpa Kesusahan ia akan bersabar, maka itu adalah baik baginya...". (Hadits Shahih Riwayat Muslim, no.2999).

Ustadz Akhmad Sadzali Lc

Wakil Direktur Rumah Ruqyah Indonesia

Coming Soon - New Fresh Cover Buku Ruqyah Syar'iyyah

Written By Rumah Ruqyah on 2014-10-17 | 12:32 AM

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Insya Allah dalam waktu dekat Buku Panduan Ruqyah Syar'iyyah; Untuk Terapi Gangguan Jin dan Sihir karangan Ustadz Achmad Junaedi lc (Direktur Rumah Ruqyah Indonesia)

Manfaat:

1. Ruqyah Mandiri (Modul Dasar Pelatihan Ruqyah Syar'iyyah ~ Rumah Ruqyah Indonesia)
2. Belajar Ruqyah Syar'iyyah
3. Penjagaan Diri/Tempat dari Gangguan Sihir dan Jin (dengan diamalkan/dibaca)

Pastikan anda, keluarga, teman, sanak family memilikinya!

= Coming Soon =
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Rumah Ruqyah Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger