cookieChoices = {};
Latest Post

Doa Mujahid Rontokkan Pesawat Musuh

Written By Rumah Ruqyah on 2016-05-26 | 12:54:00 PM


Kamis, 19 Syaban 1437 H - 26 Mei 2016

Kisah Doa Mujahid Buta Huruf Rontokkan Pesawat Musuh 



Doa adalah sejata orang-orang yang beriman. Banyak kisah doa yang langsung dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala; dalam berbagai tempat, waktu dan kesempatan.

Di antara doa-doa yang dikabulkan Allah adalah doa orang beriman yang berjihad di jalan-Nya. Saat itu mujahid berdoa dengan doa yang sungguh-sungguh dan seyakin-yakinnya. Ia tidak berharap kecuali kepada Allah.

 Ia sangat membutuhkan pertolongan lalu menengadahkan tangan kepada Allah. Doanya keluar dari lubuk hati yang paling dalam disertai keyakinan besar bahwa Allah akan mengabulkan doa itu dan harapan tunggal hanya kepadaNya. 

Ia pun tidak terhalang oleh kemaksiatan sebab saat itu antara dirinya dan kematian sangat dekat hingga ia bersiap menghadap Rabbnya kapan saja. Hari-harinya dipenuhi ibadah dan ketaatan. Jiwa raganya ia persembahkan untuk Allah, Tuhan semesta alam.

Salah satu kisah terkabulnya doa Mujahid secara ajaib dikisahkan oleh Syaikh DR Abdullah Azzam dalam bukunya Tarbiyah Jihadiyah. Kisah ini terjadi pada jihad Afghanistan, saat para mujahidin berperang melawan Uni Soviet.

Hari itu, tanggal 10 November. Pesawat-pesawat Uni Soviet membombardir daerah Chakri, membuat para Mujahidin bersembunyi di tempat yang aman. Namun, tidak demikian dengan seorang lelaki buta huruf yang bernama Haji Muhammad Umar.

Ia melihat pesawat tempur itu dan berdoa sambil menengadahkan tangan, “Wahai Rabbku, Engkau lebih kuat dari pesawat-pesawat tempur itu. Apakah Engkau akan membiarkan orang-orang kafir itu membantai kami dengan pesawat dan roket-roket mereka? Wahai Rabbku, mana yang lebih kuat; Engkau ataukah mereka?…”

Belum selesai munajat itu, tiba-tiba pesawat tempur tersebut meledak dan jatuh. Menurut siaran radio, di dalam pesawat tersebut terdapat dua orang jenderal Soviet.

Demikianlah kisah ajaib terkabulnya doa mujahid. Ketika militer Uni Soviet bingung menganalisa mengapa pesawat tempur mereka tiba-tiba meledak dan jatuh; apakah karena rusak atau ditembak dengan roket anti-pesawat, para mujahidin seperti Syaikh DR Abdullah Azzam telah mengetahui sebuah rahasia yang tidak bisa dijelaskan oleh pakar militer. Allah-lah yang meledakkan dan menjatuhkannya, sebagai bentuk ijabah atas doa hambaNya.

“Banyak sekali kisah-kisah ajaib seperti ini,” tegas Syaikh DR Abdullah Azzam dalam sub judul Karamah-Karamah. [Muchlisin BK/Kisahikmah]

Putih Di Kuku, Ada yang Tidak Suka? [Bag. 3]-Selesai

Written By Rumah Ruqyah on 2016-05-25 | 12:37:00 PM

Rabu, 18 Syaban 1437 H - 25 Mei 2016

Putih Di Kuku, Ada yang Tidak Suka? [Bag. 3]-Selesai


Jangan mentang-mentang tidak ada titik putih di kuku, lantas kita merasa selalu baik, sehingga kita menganggap kalau selama ini tidak ada satupun orang yang benci kepada kita. 

Tidak seharusnya begitu. 

Lantaran ada orang yang kukunya terlihat mulus-mulus saja, tidak ada warna putih (yang dimaksud) setitikpun di sana, tapi ternyata banyak orang-orang yang ada di sekelilingnya pada tidak menyukainya. 

Terus kemana titik putih itu pergi? Kenapa setitik putih itu tidak mau memberi isyarat padanya, tentang keadaan orang-orang disekelilingnya yang tidak menyukainya? Aneh bukan?! 

Begitulah, memang hal itu terasa aneh. Tapi bagaimana hal itu tidak aneh, sedangkan mempercayai hal yang demikian itu adalah nganeh-nganeh (neko-neko)? 

Kalau toh sekiranya munculnya titik putih di kuku itu benar mengandung isyarat adanya orang yang tidak suka kepada kita, atau jika kepercayaan semisal itu memang penting bagi kemaslahatan ummat manusia, maka sudah barang tentu Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam menyampaikannya sejak dulu kala. 

Waspadalah!! Waspadalah!! Jangan biarkan debu-debu  "KATANYA" mengotori Aqidah!! 

Al Iman bil Ghoib Edisi 107, Rajab 1429 H - 7 Juli 2008 , Hal  42

Perut Terasa Sakit

Written By Rumah Ruqyah on 2016-05-15 | 7:58:00 PM

Ahad, 08 Syaban 1437 H - 15 Mei 2016



Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 

Saya punya keluhan pada perut sebelah kiri, sering terasa sakit. Ketika saya raba dengan tangan kadang-kadang terasa agak keras. Dan juga sering terasa kembung. 

Lalu, keluhan kedua, saya mudah masuk angin. Seluruh badan terasa pegal-pegal. Umur saya sekarang 34 tahun. 

Mohon saran dokter, kira-kira apa solusi dari penyakit saya tersebut dan apa obatnya? 

Atas penjelasan dokter, saya ucapkan terimakasih. Semoga Allah membalas amal kebajikan dokter. 

R. Rodin
Rejang Lebong, Bengkulu
Jawab:

Wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh 

Terimakasih Pak Rodin atas pertanyaannya. Semoga Allah memberikan kesembuhan, serta kesabaran dalam menghadapi rasa sakit itu. 

Keluhan seperti ini untuk lebih mudahnya kita sebut sebagai gangguan pencernaan saja. Gangguan pencernaan seperti ini umumnya terjadi karena gangguan pada enzim yang ada di perut kita

Umumnya, enzim yang ada di perut zaman sekarang banyak yang terganggu, akibat terlalu banyaknya bahan-bahan kimia yang masuk ke perut, dari makanan, minuman, atau obat-obatan yang tidak benar pemakaiannya. 

Sehingga, dalam sebuah Hadits, Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam Bersabda; "Perut itu rumah penyakit."

Ilmu pengetahuan masa kini menemukan bahwa ketika perut seseorang itu baik, tidak terganggu, otomatis tubuhnya sehat juga. Dan ini ternyata bersumber dari baiknya enzim pada perut. 

Secara sederhana, enzim ini bisa kita dapatkan dengan cara mencampurkan buah-buahan dengan madu atau pemanis alami lainnya, seperti gula aren atau gula kelapa.
 
Coba nanti Bapak, ambil buah-buahan seperti alpukat, pisang, lalu cincang kecil-kecil dan lumurkan dengan madu, insya Allah nanti bisa membantu. 

Cara lainnya adalah dengan mencampur jeruk lime (nipis) yang sudah diperas, ditambahkan madu sehingga manis. 

Minumlah ini di waktu pagi. Dan tambahkan lagi dengan mengonsumsi kurma serta susu kambing. 
Mudah-mudahan Allah memberikan kesembuhan kepada Bapak. Demikian jawaban yang bisa saya sampaikan.
dr. Zaidul Akbar 

Praktisi dan Konsultan Thibbun Nabawi dan Herba. 

Suara Hidayatullah, November 2012 - Dzulhijjah 1433, Hal 32

Rumah Ruqyah Indonesia menyediakan Madu yang telah diruqyah. Berminat? Bisa pesan disini

[Konsultasi Online] Selalu Ketindihan di Rumah

Written By Rumah Ruqyah on 2016-05-11 | 4:19:00 PM


Selalu Ketindihan di Rumah
Rabu, 4 Syaban 1437 H - 11 Mei 2016

 

Tanya [T]: Assalamu'alaikum wr.wb. Maaf apakah bisa konsultasii ?

Rumah Ruqyah Indonesia [RRI]: Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh,  dengan siapa ini?

T: Dengan saya A (Seorang remaja wanita)

[RRI]: Silahkan mba A

T:  Jadi begini sejak saya SMK kelas 1, saya sering mengalami tindihan sampai sekarang. Setiap malam saya selalu ketindihan, dan bermimpi tidak jelas.  Bukan hanya ketindihan saja, saat kelas 2 saya pernah mengalami ketindihan tapi saya juga merasa badan saya melayang keatas dan bergerak.

Saya takut lalu, sya membaca surat pendek dan ayat kursi lalu saya terjatuh .. Selain itu saya juga pernah melihat diri saya sendiri sedang tidur padahal saya sedang berdiri entah itu mimpi atau apa tapi saya mampu mendengar dan melihat semua keluarga saya beraktivitas, lalu ada orang berwajah buruk menarik saya.

 Saya pun baca ayat kursi lagi dan saya tersadar. Selain itu setiap ketindihan saya melihat hal-hal aneh seperti wajah wanita yang ingin mmbunuh saya/wanita yang ingin minta maaf. Suatu siang saya sedang berbaring menonton tv dikamar saat mlihat cermin ada sosok laki-laki seumuran saya melihat saya tapi ketika menengok kearahnya laki-laki itu hilang…
 
Selain itu saat saya dirumah bersma keluarga saya melihat benda jatuh dari atas berupa kain panjang tapi semua keluarga tidak melihat padahal ada di depan mereka, tapi ketika saya dekat dengan laki-laki teman saya .. Saya tidak mengalami tindihan tapi ketika saya tidak komunikasi/chatting dengan laki-laki/teman saya, saya tindihan lagi.  Meski sudah berdoa saya tetap mengalaminy dan berulang kali ..
[RRI]: Sekarang kelas Berapa?

T: Kelas 3 SMK

[RRI]: Sebelumnya gak pernah ngalamin?

T: Nggak .. Baru alaminnya kelas 1 SMK sampai sekarang. Kemarin juga ketindihan tapi bukan wanita yang saya lihat tapi ada orang besar disamping saya, nafasnya cepat tapi bukn seperti nafas orang tapi macam hewan buas! saya baca ayat kursi tersadar dan saya kembali tidur sebelum tidur saya sudah. doa tapi tetap ketindihan hingga berkali-kali karena tidak bisa tidur nyenyak saya memutuskan tidak tidur

[RRI]: Melakukan sunnah sebelum tidur?

T: Maksudnya ?

[RRI]: Iya, Rasulullah menyuruh kita sunnah-sunnah sebelum tidur

[RRI]: Seperti,  bersih-bersih, wudhu, baca doa, baca doa perlindungan, dsb

T: Sudah ... Tapi itu tetap sajaa saya ketindihan

[RRI]: Sering ketindihan di satu tempat, atau dimana saja?

T: Awalnya saya sering ketindihan hanya saat dikamar saya saja .. Akhirnya saya putuskan tidur dikamar kakak saya, tapi sekarang saya sama saja ketindihan. Tapi awalnya tidak tapi sekarang dikamar kakak saya, saya juga ketindihan .. Tapi tidak di semua tempat tapi kalo lama-lama kebiasa tidur disitu jadi ketindihan

[RRI]: Ibadahnya gimana? Lancar ga?

T: Iya tapi kadang-kadang enggak

[RRI]: Maksudnya?

T: Iyaa gak begitu kadang-kadang gak sholat, kelupaan. Tapi teman-teman saya tidak ada yang mengalami ketindihan.   Apa ketindihat itu wajar terjadi pada semua orang ?

Saya juga sering brmimpi anak kecil ... Saya bermimpi pertama kali ketika adik keponakan saya lahir saya brmimpi ada 2 bayi yang satu adik saya dan yang satu saya tidak tau bayi itu nampak murung dan tidak ada yang mengendong.

Tapi adik saya terlihat gembira. Mimpi itu terus datang dan terus berulang. Dia terlihat. murung dan adik saya senang, terakhir kali saya mimpi adik saya di gendong ibu saya dan tertawa tapi anak kecil perempuan itu nampak murung dan kurang kasih sayang karena iba saya gendong dia. Saya terus mimpi begtu hingga adik keponakan saya berumur 2 tahun setengah dan isi mimpinya sama anak kecil yang murung

[RRI]: Ooh. Dirumah bajunya apa suka yang mini-mini? Kalo mandi  apa  suka lama?

T: Gak jugaa sihh .. Kalo lama ya nggak terlalu lama.. Kalo mini sihh enggak .. Tapi kalo mandi lama ya kadang-kadang tapi gak terlalu lama. Ya kurang lebih 20 menit

[RRI]: Tilawahnya lancar ga?

T: Enggak

[RRI]: Pernah diruqyah?

T: Belum pernah

[RRI]: Mau dicheck dengan ruqyah?

T: Maksudnya di check ?

[RRI]: Untuk mengetahui apa yang mengganggui A

****

Konsultasi Online terputus. Ada beberapa pelajaran menarik yang perlu kami dijelaskan disini. Pertama, akan pentingnya sunnah sebelum tidur. Kedua, pemahaman yang keliru, saat dirinya mempunyai teman laki-laki (pacar) dan dekat/chat aman dari ‘ketindihan’.
Seakan dirinya harus selalu dekat laki-laki yang bukan mahromnya. Dan itu jelas salah. Ketiga, lemahnya ibadah dan kedekatan dirinya kepada Allah menjadikan perlindungan dirinya lemah. Hingga mudah diganggu syetan. Wallahu’alam Bishowab

Ingin Konsultasi Online juga? Silahkan lihat caranya disini

Memberi Makanan Pada Jin, Bolehkah?

Written By Rumah Ruqyah on 2016-05-04 | 1:43:00 PM


Rabu, 26 Rajab 1437 - 05 Mei 2016

 

Ada pertanyaan dari Yadi SurYahdil seperti judul diatas, tapi lebih khusus pada tulang...

Tulang disebut-sebut sebagai makanan jin, tapi tentu bukan zat tulangnya seperti kucing makan tulang ikan langsung ludes tak bersisa. Bukan begitu. 

Jin memakan sesuatu melalui aromanya, bukan bendanya. Termasuk wewangian kemenyan yang dibakar atau wewangian jeruk purut yang disajikan oleh dukun.

Tulang yang menjadi makanan jin muslim adalah tulang hewan yang halal dimakan dan disembelih dengan menyebut nama Allah.

Sedangkan tulang yang menjadi makanan jin kafir adalah tulang binatang yang haram dimakan atau tulang binatang yang mati tanpa disembelih dengan nama Allah.

Pertanyaan saudara Yadi SurYahdil, bolehkah menawarkan makanan tulang hewan kurban pada jin Muslim, misalnya ?

Jawaban saya ada dua :

1. Pak Yadi kayak nggak ada kerjaan aja ah. Mendingan dagingnya tawarin sama saya atau orang yang memerlukan. Lebih jelas manfaatnya. 

2. Jika niatnya ingin bersedekah pada jin Muslim, tujuannya apa? Karena tulang sisa makanan kita tanpa ditawarin juga akan disantap jin. 

Jika ada upaya untuk memanggil jin Muslim dengan mengumpulkan tulang sebanyak mungkin, khawatirnya kita akan tertipu. Perbuatan ini dapat menimbulkan mudharat, khususnya dalam aspek akidah. 

Yang namanya jin, tidak dipanggil aja datang, apalagi diundang. Terus, kita tahu darimana yang datang itu jin Muslim yang taat dan shalih ?

Suatu ketika, bisa saja ada jin yang datang tanpa diundang menawarkan jasa untuk membantu anda. Alasannya anda orangnya baik dan perhatian, maka saat anda kesusahan dia datang tawarin jasa, kuat nggak ? 

Saat itu anda akan menjadi korban sebagaimana dukun-dukun yang dulunya adalah mereka yang telah merasa dibantu jin melalui berbagai bentuk tipu daya hingga akhirnya menjadi sahabat abadi sampai anda bersujud dihadapannya. Na'udzubillah min dzalik !

Oleh karena itu, berbuatlah dengan sesuatu yang jelas bermanfaat bagi alam nyata, bukan untuk alam ghaib. Kebutuhan kedua alam ini jelas berbeda dan kita tidak dituntut untuk sesuatu yang berada diluar kemampuan kita. Wallahu a'lam.

Ustadz Musdar Bustamam Tambusai

Putih Di Kuku, Ada yang Tidak Suka? [Bag. 2]

Written By Rumah Ruqyah on 2016-05-03 | 1:24:00 PM

Putih Di Kuku, Ada yang Tidak Suka? [Bag. 2]
Selasa, 03 Mei 2016-25 Rajab 1437 H



Sebagian orang memang sukanya mengada-ada. Sesuatu yang tidak benar adanya di olah sedemikian rupa, dicocok-cocokkan kesana kemari, dan setelah dirasa cocok kemudian dipercayai. 

Padahal tidak ada penjelasan yang shahih, baik dari kitab al Qur'an maupun as-Sunnah. 

Sebenarnya kalau kita mau jujur mengurai diri, bertanya pada hati nurani, dan merenungkan setiap hikmah dalam kehidupan, maka kita tidak perlu menunggu-nunggu munculnya titik putih di kuku. 

Baru kemudian sadar bahwa ternyata selama ini ada yang tidak suka kepada kita lantas mengoreksi diri. 

Kita harus sadar sedari awal, baik sebaik apapun kita, sesempurna apapun kita, namanya orang tidak suka itu selalu ada. 

Dan tugas kita bukanlah membalas ketidaksukaan itu dengan ketidaksukaan serupa atau malah dengan kejahatan. 

Melainkan kita harus tetap istiqomah dalam mengislah diri sembari terus memperbaiki mu'amalah ma'an nas (interaksi social). [Bersambung]

Membangun Pola

Written By Rumah Ruqyah on 2016-04-29 | 10:56:00 PM

Membangun Pola [Bag.1]
Kamis, 21 Rajab 1437 – 29 April 2016


  Seorang bayi berusia belasan bulan tampak mengantuk di pangkuan ibunya.

  Ia kemudian turun dari gendongan sang ibu, berjalan mengambil handphone (HP) ibunya dan mendekat lagi lalu menyerahkan HP tersebut pada sang ibu. Kemudian ia memberi isyarat ingin minum ASI. 

Selengkapnya...
 
Support : Public Relation Rumah Ruqyah Indonesia
Copyright © 2011. Rumah Ruqyah Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger