Latest Post

Masjid al Alam II; Dibangun Secara Ghaib

Written By Rumah Ruqyah on 2015-05-22 | 1:47 AM

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Ikhwah Fillah sudah tahukah jika di negeri kita ada Masjid Ghaib? Masjid Ghaib ? Tidak kasat matakah? Atau pengunjungnya makhluk ghaib semua?

 Daripada tambah bingung, langsung cekidot aja kultweet kami. Diposting ulang dari Akun twitter kami @RumahRuqyahID simak liputan khusus Majalah Ghoib Edisi 31.



      Masjid al Alam II
Dibangun Secara Ghaib

    Kawasan Pantai Marunda, Jakarta Utara hingga tahun 1980 an masih penuh dengan rawa-rawa dan pohon bakau. Di sana terbentang  muara Sungai Blencong atau kali Bekasi. Tapi kini, kawasan Pantai Marunda tidak bisa menghindar dari suratan takdir. Rawa-rawa telah ditimbun. Pohon bakau telah terkikis. Jalanan setapak yang berlumpur berganti dengan jalan-jalan beraspal. 

    Di sana, di Marunda Pulo berdiri kokoh bangunan kayu yang menjadi simbol perlawanan Betawi. Bila dulu orang harus menggunakan perahu untuk melintasi rawa-rawa dan sungai hingga sampai ke rumah si Pitung. 

   Kini, tidak lagi diperlukan perahu sepeda motor sudah bisa menembus rumah panggung dan kayu yang dikenal dengan rumah si Pitung.

  Si Pitung adalah legenda seorang pemuda dari Betawi yang hidup pada abad ke 18. Layaknya legenda Robinhood di Inggris.  Si Pitung dianggap sebagai tokoh pembela rakyat kecil, lemah, melarat dan tertindas. 

    Meski dalam kacamata penjajah Belanda saat itu, ia adalah seorang pemberontak. Seorang ekstrimis yang harus ditumpas. Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan si Pitung yang suka merampok harta tuan-tuan yang merampas tanah, kekayaan dan perempuan warga setempat. 

    Menurut Atit Fauzi (54), juru kunci Rumah si Pitung, si Pitung bukanlah warga asli Marunda Pulo. Rumah tersebut sudah berdiri sebelum kedatangan si Pitung ke Marunda Pulo. Di rumah panggung itulah si Pitung melakukan pertemuan dengan teman-temannya. Sekaligus sebagai tempat persembunyiannya.

Masjid al-Alam II Dibangun Hanya Semalam?

   Menyusuri jalan dari Rumah si Pitung ke arah Pantai Marunda, terdapat sebuah bangunan Masjid yang dikeramatkan. Masjid al-Alam II yang tepat berada di bibir Pantai Marunda. Dipisahkan dengan dan batu cadas untuk menyelamatkannya dari gusuran air laut yang telah mengikis habis tanah sekitar. 

   Bagi sebagian orang, Masjid al-Alam II disebut juga dengan Masjid si Pitung. Padahal tidak ada kaitan antara si Pitung dengan Masjid Tua itu. Masjid al-Alam sudah berdiri sejak empat abad yang lalu. 

   Menurut cerita Masjid al-Alam II di bangun pada zaman Fatahillah. Masjid yang terpencil ini, menjadi tempat pengintaian tentara Fatahillah dari Demak dan Cirebon yang menyerang Sunda Kelapa (1526). Dua abad sebelum kelahiran si Pitung.

   Masjid al-Alam II, telah mencatatkan diri sebagai basis kekuatan Islam melawan penjajahan Belanda. Tapi kini, sangat disayangkan bila Masjid bersejarah ini dipahami lain oleh sebagian orang. Masjid ini tidak sekadar menjadi tempat shalat atau aktivitas keagamaan lainnya. 

   Tapi sudah jauh bergeser dari yang seharusnya. Orang-orang #MasjidGhaib 25. Yang datang ke Masjid ini memang berdatangan dari berbagai daerah. Tegal, Madura, Demak, Purwakarta, atau masyarakat sekitar.  Bila sekadar i'tikaf, dzikir atau shalat berjama'ah mengapa harus menempuh perjalanan jauh ke Masjid tua ini?

   Tentu ada faktor lain yang membuat mereka mengagungkan dan menganggapnya lebih mulia dari Masjid-masjid lainnya. Hal ini tidak terlepas dari cerita yang beredar di kalangan masyarakat tertentu bahwa Masjid al-Alam II, memang luar biasa.  Ia adalah satu dari sembilan Masjid yang dibangun oleh Walisongo hanya dalam waktu semalam. 

   Masjid yang tidak diselesaikan oleh manusia biasa. Dan dengan cara yang tidak biasa. Seperti diungkapkan Atit Fauzi, seorang tokoh masyarakat Marunda Pulo saat ditemui dirumahnya. "Masjid al-Alam II adalah seperti halnya Masjid al-Alam I di Cilincing. Kedua Masjid itu dibangun dalam waktu semalam oleh Walisongo bersamaan dengan tujuh Masjid lainnya." 

   Mitos itulah yang mengundang ratusan orang setiap malam Jum'at Kliwon. Mereka berdatangan dari berbagai daerah. Sedang pada malam-malam biasa yang beri'tikaf di Masjid ini berkisar dua puluhan orang. 

   Sudirman, pemuda asal Lagoa, Jakarta Utara adalah satu dari sekian orang yang percaya dengan keistimewaan Masjid ini. Sehingga ia rela I'tikaf di sini sejak dua hari lalu. Bahkan itu untuk yang keempat kalinya. "Saya sudah ke sini empat kali,". Tutur Sudirman sambil mempermainkan tasbihnya.

   Senafas dengan Sudirman adalah Jarwani, seorang ibu muda asal Cilincing. Ia bahkan sudah berada di sini sejak empat hari yang lalu. Meninggalkan suami dan anaknya di rumah. Ketika di tanya lebih lanjut apa yang menjadi tujuan utama mereka. Sehingga rela meninggalkan rumah, mereka hanya tersenyum dan tidak mau berterus terang, "Macam-macam mas." Itulah kilah mereka. 

   Daya tarik Masjid al-Alam tidak sebatas pada mitos pendiriannya yang terbilang unik. Di sana juga terbaring jasad seseorang yang dikeramatkan. Ia dianggap sebagai orang baik yang layak untuk dijadikan tawassul (perantara). 

   Makamnya terletak persis di belakang Masjid al-Alam. "Makam Kyai Jami'in," hanya itulah informasi yang didapat dari istri marbot Masjid al-Alam II ketika ditanya tentang siapa yang dimakamkan disana.

   Ia tidak berani banyak menjawab, katanya takut bila nanti jawabannya salah dan tidak berkenan di hati Kyai Jami'in. Ia takut bila Kyai Jami'in yang telah meninggal ratusan tahun yang lalu marah. Padahal beberapa menit sebelumnya, ia telah menemani seorang wanita bercelana jeans dan berkaos lengan pendek masuk ke dalam ruangan makam. 

   Dengan berbekal sebotol air dalam botol, wanita asal Cakung, Jakarta Timur itu mengaduhkan permasalahannya. Memohon kepada Allah melalui arwah Kyai Jami'in agar suaminya yang telah kena pelet wanita lain, bisa kembali mencintainya seperti dulu. 

   Majalah Ghaib yang saat itu tidak jauh dari mereka, sempat mengintip dari balik pintu, Ternyata air dalam botol tersebut di letakkan di atas makam. Lalu dimulai proses berdoa. Ada-ada saja. 

   Retno yang saat itu menunggu temannya di luar makam pun berkata, "Mas, kalau mau didoakan di dalam, mas beli air dulu." Entah untuk apa air dalam botol itu. Yang jelas air itu kembali dibawa keluar. Dari sorot matanya, wanita itu nampak lebih tenang. Harapan agar suaminya kembali seperti dulu mulai membekas. 

   Sudah ribuan atau bahkan puluhan ribu yang berziarah ke Masjid al-Alam II, dengan tujuan berbeda-beda. Tidak sedikit di antara mereka yang juga meminta pesugihan. Buktinya, uang recehan ratusan perak sering ditemukan berserakan di nisan-nisan makam. 

   Seperti diungkapkan Farhan, seorang warga Marunda, "Saya sering menemukan uang recehan d kuburan. Itu adalah uang pemancing dari orang-orang yang mencari pesugihan. Agar apa yang mereka inginkan terkabul."

   Zaman sudah berubah. Pemahaman orang akan Islam juga semakin bercampur aduk dengan ragam kebatilan. Sebagian Masjid dianggap memiliki kelebihan dibandingkan dengan Masjid lainnya. Padahal dalam kacamata agama, semua Masjid itu sama di sisi Allah, kecuali Masjidil Haram, Masjidil Aqsha dan Masjid Nabawi.

   Tidak seharusnya penghormatan kepada seseorang yang telah meninggal pada akhirnya menjerumuskan kita kepada rusaknya akidah. Dan agar orang-orang yang kurang paham ajaran agama tidak menjadi korban-korban berikutnya, maka kita wajib menyampaikan kebenaran walau terasa pahit.

TOBAAT TOBAAAAAT AKU KOBONG !

Written By Rumah Ruqyah on 2015-05-19 | 10:20 PM

TOBAAT TOBAAAAAT AKU KOBONG !


   Sering kejadian diantara para calon peserta ruqyah atau pelatihan ruqyah mengalami gangguan yang aneh atau bisa disebut telah mengalami reaksi sebelum diruqyah.

   Pada pelatihan dasar Ruqyah Syar'iyyah di PP. At Tanwir Bojonegoro Jum'at lalu ada salah seorang peserta berasal dari Tuban sebut saja mas S. Mas S memilki banyak keluhan diantaranya : Masalah keluarga, sakit kepala, sakit perut, setiap mau solat sakit perut, tapi aneh kalau untuk maksiat badan sehat, pernah pergi ke 28 dukun, pernah memiliki ilmu kebal dll. 

   Pada saat sessi praktek ruqyah, mas S mengalami reaksi yang sangat keras, berusaha berontak, berusaha memukul dll, alhamdulillah dapat dikendalikan. Setiap mendengar ayat terasa terbakar jin teriak "aku kobong" tobaaat tobaat aku kobong dan teriakan-teriakan yang macam-macam. Jimat-jimat yang dibawanya semua dibakar.

    Setelah solat Ashar di Masjid dia bercerita bahwa semenjak daftar untuk mengikuti pelatihan ruqyah ini (5 hari lalu) setiap malamnya tidak bisa tidur, seperti orang gila katanya, mondar mandir tidak karuan, kepala sakit badan meriang. "Sekarang sudah enak, enteng dan solat jadi khusyu'.

    Saya semakin yakin dengan ruqyah ini dan benar-benar mau taubat." Ya saya doakan semoga tobat kamu diterima Allah dan semoga istiqomah. Aamiin (Liputan Ruqyah Massal Bojonegoro)

Ustadz Achmad Junaedi Lc

Direktur Rumah Ruqyah Indonesia

Raungan Jin ~ Di Taksir Jin Part 2




Di video ini anda bisa saksikan Ruqyah Syar'iyyah yang diperagakan Ustadz Suswandi El Hadi (Team Ruqyah Rumah Sehat Az Zikra)

*****

www.rumahruqyah.com

Contact us: 
- 021 - 808 72602 / 085105035459
- 081282171204, pin Bb 2901ee02 (Undang Seminar, Kajian, Pelatihan, Ruqyah Massal)

Sering Melihat Makhluk Turun Dari Langit (Konsultasi Online)

Written By Rumah Ruqyah on 2015-05-18 | 12:25 AM

Sering Melihat Makhluk Turun Dari Langit 
(Konsultasi Online)

   Banyaknya yang menanyakan hal-hal yang musykil yang dialaminya. Dan tidak jarang tidak masuk dalam ruang pikiran manusia. Tanpa mendapat penjelasan yang benar sesuai syariat Islam, tidak sedikit yang tergelincir dalam kesesatan. Di sinilah peran dai-dai peruqyah harus mengambil peranan.

Penanya: Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

RRI: Wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Penanya: Pak/bu bisa, saya bisa konsultasi?

RRI: Bisa, silahkan

Penanya: Saya... (Nama sengaja tidak disebutkan. Seorang akhwat, edt) Saya sudah lama sering bahasanya ketindihan tapi tidak dalam keadaan tidur sampai melihat keadaan sekitar beberapa makhluk di sekitar saya di atas saya mencubit saya.

Bahkan pernah saya merasa di atas kepala saya langit luas dan banyak yang turun dari atas sana menghampiri saya.

Dan -maaf- pernah saya di lihatkan sosok yang telanjang bulat saat saya ketindihan dan dia berada di atas saya.

Saya juga sering mendengar ada yang memanggil-manggil nama saya. Kebetulan saya lulusan pondok (pesantren, edt), juga saya akui akhir-akhir saya malas liqo (ngaji tarbiyah, edt)

RRI: Sejak kapan mba?

Penanya: Sudah 4 tahunan. Kadang-kadang suka muncul, kadang-kadang tidak. Baru saja kemaren saya sakit perut bagian bawah , dan berpindah-pindah kanan ke kiri. Saya khawatirnya gejala kanker, dan anehnya setelah dicheck ke dokter tidak ada apa-apa.

Saya juga suka pusing, dan scan otak juga tidak ditemukan penyakit apapun.

RRI: Suka mimpi buruk? Atau pundak suka terasa berat?

Penanya: Sering mimpi buruk dan pundak juga suka terasa berat.

RRI: Pernah diruqyah?

Penanya: Saya dari dulu ingin sekali diruqyah. Tapi selalu ada kendala. Kadang yang mau saya datangi, tidak ada ditempat. Ada jugayang saya sms, tidak merespon.

RRI: Pernah belajar tenaga dalam?

Penanya: Saya Mahasiswi Ustadz, kalau Ayah sih pernah. Pernah kejadian, waktu dirumah ada kiriman gangguan hanya saya saja yang tidak merasakan apa-apa.

RRI: Gangguan seperti apa? Dan yang merasakan seperti apa?

Penanya: Saat Ayah terkena gangguan jin, Ayah saya jadi linglung. Lalu mamah saya kemasukan  'nenek-nenek'. Kakak dimimpikan untuk terus mengamalkan asmaul husna. Dan juga CCTV dirumah, tampilan videonya suka membesar dan mengecil. Dan sekarang CCTVnya dicabut.

RRI: Ehm, cuma anti (kamu untuk wanita) yang tidak mendapatkan gangguan saat itu?

Penanya: Bukan tidak mendapatkan, tapi karena mungkin hati saya lebih tenangan. Sekitar dua bulanan lalu, adik saya sering mendapatkan gangguan, hingga malas pulang ke rumah. Lebih suka ngekos.

RRI: Keluarga ada mempunyai musuh? Atau ada yang suka kepada keluarga anti?

Penanya: Kemaren sempat ada. Ayah saya habis memecat orang. Tapi sudah selesai masalahnya. Ana kadang aneh Ustadz, saya berubah perlahan demi perlahan saat saya dulu di Pondok. Sekarang malas iya. Terkadang Shubuh yang biasa saya terbangun saat Fajar sekarang malah telat bangun Shubuh.

Saya jadi suka menyendiri, marah-marah, emosional. Dan saya sadar, tapi gak bisa mengontrolnya. Hasad, iri dengki. Setiap saya mengaji, saya menjadi mengantuk dan tertidur. Saya juga pernah mencoba mendengarkan MP3 Ruqyah, tapi baru mulai sudah mengantuk dan tertidur.

Apa saya perlu diruqyah Ustadz?

RRI: Saran iya. Apalagi mengingat satu keluarga mengalami hal yang sama.

(Selanjutnya hanya percakapan teknis untuk datang).

Ingin Konsultasi Online Free? Add WA 0812-821-712-04, atau add pin Bb 2901EE02


[Presentasi 'Buah Hatiku'] Bahaya Dibalik Sering Memarahi Anak

Written By Rumah Ruqyah on 2015-05-13 | 12:58 AM



Ini video presentasi Series Keluarga 'Buah Hatiku'. Semoga Bermanfaat.

*****

www.rumahruqyah.com

Contact us: 
- 021 - 808 72602 / 085105035459
- 081282171204, pin Bb 2901ee02 (Undang Seminar, Kajian, Pelatihan, Ruqyah Massal)

Stress Gara-Gara Masuk MLM

Written By Rumah Ruqyah on 2015-05-10 | 11:37 PM

Stress Gara-Gara Masuk MLM
Senin, 11 Mei 2015 / 22 Rajab 1436 H


   Baru satu jam yang lalu saya meruqyah seorang ibu muda yang bekerja di sebuah perusahaan asing. Untuk ukuran kebanyakan orang Indonesia gajinya sudah cukup, namun tergiur oleh ajakan kenalannya untuk gabung di sebuah MLM menjual produk-produk kecantikan. 

    Kesibukan jadi karyawati yang sering keluar kota kemudian saat libur diisi seminar-seminar dari perusahaan MLM-nya tanpa disadari tiga hari lalu ngomongnya jadi ngelantur, paranoid ketakutan yang tidak wajar, sulit tidur, merasa diintai orang, susah makan, nyesal masuk ke perusahaan itu, yang pada akhirnya barang-barangnya dibuang. 

    Sempat dibawa oleh keluarganya ke seseorang (paranormal) disana melihat ada foto Nyai Roro Kidul, malah menjadi ketakutan.

    Saat diruqyah kelihatan sekali kecapekan pada raut mukanya, mengadu takut kepada Allah, diantara saudaranya yang ada disitu menasehati MLM itu bisa membuat orang masuk langsung miskin.

    Intinya setelah diagnosa dan diruqyah dapat disimpulkan tidak ada reaksi yang mengindikasikan adanya jin di dalam tubuhnya, namun mulai tenang mau berzikir dan makan. Semoga beliau cepat sembuh. Aamiin.

Ustadz Achmad Junaedi Lc

Direktur Rumah Ruqyah Indonesia

Muadzin Azan Makkah

Written By Rumah Ruqyah on 2015-05-04 | 9:50 PM




Inilah sosok dibalik Azan Makkah yang terkenal itu; Syekh Ali Mulla

*****

www.rumahruqyah.com

Contact us: 
- 021 - 808 72602 / 085105035459
- 081282171204, pin Bb 2901ee02 (Undang Seminar, Kajian, Pelatihan, Ruqyah Massal)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Rumah Ruqyah Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger