Rumah Ruqyah

thumbnail

Sapi!

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-23



EMOSI

Seorang Bos muda mengendarai sedan mewah menuju luar kota. saat melewati jalan yang berkelok, ia melihat sebuah truk dari arah berlawanan.

Ketika berpapasan ditikungan jalan, sopir truk agak melambat, kemudian membuka kaca jendela sambil teriak dengan keras, "SAPI...!!"

Bos muda tadi tersinggung... ia langsung buka kaca jendela dan membalas dengan penuh emosi, "Kamu yang SAPI..!!"

Dan dia terus memaki, "Sapi jelek gak punya otak!! Dasar gembel..!!"

Dan kemudian tancap gas lagi...

Tapi tiba-tiba, saat mobilnya melewati tikungan, ada puluhan sapi bertubuh besar, turun dari atas perbukitan  memenuhi jalan. Terlambat bagi si bos muda menghentikan mobilnya,  akhirnya mobil menabrak SAPI.

Naas saat berusaha menghindari sapi lainnya, mobil mewah itu malah terguling dan jatuh kedalam lembah...

Ternyata, teriakan sopir truk tadi itu bukan ejekan, tapi justru "peringatan" untuk si bos muda, bahwa ada kawanan sapi yang akan melintas di jalanan...

***

EGO seringkali menjadi bibit yang bisa memicu emosi seperti kasus diatas. Melampiaskan EMOSI untuk sesaat memang membuat kita PUAS tapi dalam jangka panjang bisa merugikan kita.

"Belajarlah cepat mendengar, tapi lambat berkata-kata, dan lebih lambat lagi melampiaskan amarah..."

Di group WA ada anggota yang senang  membicarakan hal-hal sepele yang kita tidak sukai... hargai kesenangan itu, bila anda juga ingin dihargai... delete saja postingan dan tulisan yang anda gak suka, selesai.

 Jangan di counter, cuma akan menunjukkan siapa anda sebenarnya. percayalah... nggak ada manfaatnya... belajarlah menghargai orang lain bila kita ingin di hargai... kendalikan diri, dan ego jangan dituruti, karena emosi bisa membakar hati!!!.

RRIAds - Minyak Bidara Ruqyah Otes (Order via Tokopedia / KLIK GAMBAR) 


January 23, 2020
thumbnail

Siapakah Istri Iblis?

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-22



Apakah Iblis Memiliki Istri?

SUATU ketika ada seorang yang bertanya kepada Asy-Sya’bi, “Apakah Iblis memiliki istri?”

Beliau menjawab, “Ya.”

Apa dalilnya?

Beliau menjawab, “Firman Allah Ta’ala:

أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ ۚ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلً

“…. Apakah kalian akan menjadikan Iblis dan anak keturanannya sebagai panutan (pemimpin) selain daripada-Ku, padahal Iblis dan anak keturunnya adalah musuh kalian? Sungguh sangat buruk sikap orang-orang kafir yang menukar ketaatan kepada Allah dengan ketaatan kepada iblis.” (Qs. Al-Kahfi, Ayat 50)

Orang itu bertanya, “Siapa nama istrinya?”

Beliau menjawab, ” Nah… Itulah, waktu acara pernikahannya saya tidak hadir, jadi tidak tau namanya.”

Kitab : Siyaru A’lamin Nubala (4/312)

Pesan Moral: Jangan bertanya tentang suatu perkara yang tidak penting. []

Sumber : IslamPos

RRIAds - Minyak Bidara Ruqyah Otes (Order via Tokopedia / KLIK GAMBAR) 


January 22, 2020
thumbnail

Minyak Bidara Ruqyah Otes | Rumah Ruqyah Indonesia

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-21



Deskripsi Minyak Bidara Ruqyah Otes | Rumah Ruqyah Indonesia

Manfaat :

1. Membantu terapi Ruqyah gangguan Jin
2. Mengatasi kulit gatal (bisul)
3. Menyehatkan lambung
4. Mengatasi Sariawan, Bibir pecah-pecah dan radang tenggorokan
5. Menurunkan demam
6. Mencegah Asma
7. Dicampur air untuk disemprotkan di rumah, toko yang sering dirasakan ada gangguan jin

Netto : 30 Ml

January 21, 2020
thumbnail

Pelajaran Amanah di Sebuah Toko

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-20



Khadijah binti Qinnah

Wanita pers yang berasal dari Algeria (Aljazair) yang dulu sering tampil membawakan salah satu acara di Aljazerah Channel, menceritakan pengalamannya di sela sela kunjungannya ke Amerika Serikat, di saat dirinya berbelanja di salah satu super market besar di sana, di saat antri mau bayar barang belanjaannya di casher.

 Dia melihat seorang perempuan Muslimah dengan pakaian rapi dan berjilbab datang ke casher dengan membawa satu kardus besar yang agak berat yang berisi mesin potong rumput, dia tampak letih karna mendorong seorang diri tanpa ada yang mendampingi, dan dengan bahasa dan sikap penuh kesopanan perempuan Muslimah itu berkata:

Muslimah: "Mohon maaf, saya kemaren beli mesin rumput di sini dengan harga 500 dollar."

Di sela sela kesibukan melayani para pembeli lain si casher menjawab: "Apakah anda akan mengembalikannya, itu pasti karena anda menemukan harga yang lebih murah di toko lain?"

Muslimah: "Oh tidak..... Maksud saya...."

Belum selesai si Muslimah bertutur, si casher menambahkan perkataannya: "Ada cara untuk mengembalikan barang anda, anda cukup tunjukkan di mana alamat toko yang menjual mesin ini dengan harga lebih murah, baru barang yang anda ingin kembalikan akan kami terima"

Muslimah: "Oh tidak.... Bukan begitu .

Saya datang ke sini jauh-jauh dari rumah saya sejauh perjalanan dua jam, bukan untuk mengembalikan barang yang sudah saya beli, tapi setelah saya sampai di rumah dan saya cek kartu kredit kami dan ternyata harga mesin ini belum saya bayar karena lupa anda catat. Saya datang ke sini dengan meninggalkan pekerjaan saya di kantor dan sudah ijin, karena saya tidak mau toko anda rugi, jadi kedatangan saya hanya ingin membayar mesin yang saya beli dari toko anda."

Si casher tercengang mendengar perkataan perempuan Muslimah itu, si casher tertegun seribu bahasa, dengan pandangan yang berkaca kaca si casher memeluk perempuan Muslimah itu dan berkata:

"Maafkan saya..... Saya telah berburuk sangka kepada anda, anda jauh-jauh datang ke sini hanya untuk membayar mesin ini yang jelas jelas ini adalah kesalahan saya, dan anda mendorongnya sendiri bahkan anda bolos kerja hanya karena mengantarkan ini..."

Muslimah: "Dalam agama kami (Islam) ini namanya AMANAH yang wajib di tunaikan dan tidak boleh di lalaikan."

Kemudian perempuan Muslimah itu menuturkan sedikit tentang arti sebuah amanah kepada si casher di saksikan beberapa orang yang antri ingin membayar belanjaannya.

Lalu si casher masuk ke ruang Direktur dan melaporkan kejadian tersebut, sejenak para pimpinan perusahaan itu terpukau dengan penjelasan si casher tentang sifat AMANAH si perempuan Muslimah, lalu mereka memutuskan menghadiahkan mesin seharga 500 dolar itu kepada perempuan Muslimah sebagai penghargaan ke AMANAH-annya.

Tapi si perempuan Muslimah tidak mau menerimanya.

Casher: "Mengapa anda tidak mau menerimanya? Bukankan hadiah itu halal?"

Muslimah: "Betul sekali bahwa hadiah itu halal, tapi kedatanganku ke sini bukan untuk mengejar hadiah itu, kedatanganku kesini hanya semata ingin menunaikan AMANAH yang menjadi kewajiban kami sebagai ummat Islam, dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjanjikan pahala yang sangat besar apabila amanah itu di tunaikan dengan baik, dan saya tidak mau pahala besar itu di tukar dengan Hadiah mesin itu."

  Seisi super market menjadi takjub dan terharu dengan sikap tegas, sopan dan kesantunan perempuan Muslimah tersebut... Sehingga mereka semua menggeleng gelengkan kepala dan semuanya memuji setinggi langit.


RRIAds - Zaitun Oil Ruqyah (Order via Tokopedia / KLIK GAMBAR) 


January 20, 2020
thumbnail

Perbedaan Sihir dan 'Ain

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-19



Perbedaan Sihir dan 'Ain

  Dalam surah al-Falaq dijelaskan bahwa kita berlindungan kepada Allah dari kejahatan tukang-tukang sihir yang meniupkan sihirnya pada buhul-buhul dan dari kejahatan orang-orang dengki ketika ia dengki...

Sihir dan hasad adalah dua kejahatan yang selalu mengintai manusia..

  Jika sihir menggunakan media benda seperti rambut, kuku dsb yang diikat sedangkan ain tidak menggunakan media benda..

  Proses terjadinya sihir dibantu oleh jin jahat (setan) melalui benda yang dijadikan sebagai simbol. Proses terjadinya 'ain hanya dengan ucapan, pandangan bahkan pujian yang tidak disertai doa keberkahan (tabrik).

  Setan selalu mengintai setiap ucapan, pandangan dan pujian untuk ditunggangi agar sampai kepada sasaran atau target...

***

  Saya pernah mengatakan bahwa saya tidak pernah memvonis pasien terkena sihir karena hal itu akan membuatnya semakin tertekan secara psikis. Sebab bisa jadi ia terkena 'ain karena dominasi 'ain lebih kuat dibanding sihir sebagaimana kata Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam "Kebanyakan umatku mati - setelah qadha dan taqdir Allah - adalah disebabkan oleh 'ain"....

  Sangat memungkinkan bahwa penyakit-penyakit aneh dizaman sekarang disebabkan oleh 'ain. Kecelakaan, kebakaran, musibah dan bencana yang menimpa seseorang dapat disebabkan oleh 'ain. Karena 'ain itu memang benar adanya (al-'ainu haqqun).

  Belum pernah saya dengar ada hadits mengatakan bahwa sihir akan mematikan banyak orang atau akan menimbulkan banyak penyakit, meskipun itu bisa terjadi.

  Soal gejala / tanda-tanda 'ain dan sihir bisa jadi sama atau mirip, tapi proses terjadinya itu berbeda. Dan perlu diingat bahwa 'ain bukan hanya terjadi disebabkan kedengkian orang-orang jahat kepada kita, tapi, pujian dan kekaguman dari orang-orang yang menyintai dan menyukai kita pun dapat berpotensi jadi musibah karena 'ain.

  Boleh jadi seorang anak sakit karena pujian ayahnya yang tidak memberkahi. Begitu juga seorang guru kepada murid dan sebaliknya. Seorang suami dan istri kepada pasangannya jika tidak berhati-hati dalam memuji juga dapat mendatangkan penyakit 'ain..

  Jadi, penyakit-penyakit dan bencana yang terjadi sehingga terkadang menyebabkan kematian di dominasi oleh 'ain. Kedengarannya agak kurang logis, tapi begitu bunyi dan kandungan hadits.

***

Sebagai Muslim kita harus mencegah secara dini, jangan sampai kita terkena 'ain. Caranya :

1. Budayakan setiap kali memuji atau mengagumi seseorang ucapkan doa tabrik (keberkahan) seperti "Maa sya'a Allah tabarakallah" atau "Barokallahu fik" dsb...

2. Budayakan makan sepiring dan minum dari gelas yang sama sebab itu juga mencegah terjadi penyakit 'ain...

3. Selalu meruqyah diri sendiri dengan tilawah dan doa-doa al-ma'tsurat..

4. Dll...

Semoga bermanfaat

Ustadz Musdar Bustamam Tambusai

RRIAds - Zaitun Oil Ruqyah (Order via Tokopedia / KLIK GAMBAR) 


January 19, 2020
thumbnail

Inilahnya yang menjadikan mereka, JAHAT!

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-18



Inilahnya yang menjadikan mereka, JAHAT! 

 Karena kebiasaan Ted Bundy tersebut, ia telah membunuh dan memperkosa lebih dari 30 wanita. Tidak hanya Ted bundy, mayoritas Psikopat lainnya mempunyai kebiasaan yang sama dengannya. Semoga Allah Lindungi kita dan kleuarga kita dari hal-hal sedemikian. 

 Tonton Liputannya DISINI


RRIAds - Zaitun Oil Ruqyah (Order via Tokopedia / KLIK GAMBAR) 


January 18, 2020
thumbnail

Digiring Menuju Surga

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-17



Proses Penduduk Surga Digiring Menuju Surga

Ustadz, kami tertarik dengan khutbah yang Ustadz Ahmad Anshori sampaikan Jumat kemarin di Masjid Al Asri, Pogung, Jogja. Tentangg proses penggiringan penduduk Surga ke Surga. Mohon diperjelas lagi Ustadz dengan tulisan supaya kami bisa mengulang dan mengetahui dalilnya dengan jelas…

Jazakallah khoiro

Hamba Allah, di Jogja.

Jawaban:

Bismillah wal hamdulillah, was sholaatu was salam ‘ala rasulillah waba’du.

  Setelah penduduk Surga nanti menjalani persidangan di Qonthoroh, yang tujuannya membersihkan mereka sebersih-bersihnya dari sekecil apapun dosa atau kezaliman, mereka setelah itu akan melanjutkan perjalanan menuju Surga.

  Mereka berjalan bersama-sama. Namun setiap orang akan bergabung dengan rombongan orang yang sejenis amal kebaikannya. Seperti orang-orang berilmu akan bersama orang berilmu, yang ahli dalam jihad akan bersama dengan mereka yang ahli jihad, ahli sedekah berjalan bersama ahli sedekah dst.

   Penduduk Surga nanti akan terbagi menjadi rombongan-rombongan, sesuai amal mereka. Dan mereka juga akan masuk ke Surga melalui pintu-pintu surga, sesuai amal mereka.

Benar kata Rasulullah Shallahu’alaihi wassalam Bersabda:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk dari mereka” (HR. Abu Daud. Status hadis Shahih)

  Berjalan bersama-sama, menuju Surga Allah, tentu sangat indah. Semakin menambah kenikmatan mereka. Karena Allah Maha Tahu fitrah manusia, yang tergolong makhluk sosial, suka bergaul dengan orang lain. Hal ini memberi pesan kepada kita, untuk peduli dengan Surga keluarganya, temannya dan orang lain. 

  Dalam masalah Surga, tidak boleh seorang egois, hanya ingin sendirian masuk Surga. Betapa semakin indah dan syahdu suasana ketika itu, saat kita berjalan Bersama menuju Surga bersama ayah kita, ibu kita, anak-anak dan cucu-cucu kita, bertemu lagi dengan para sahabat kita, sungguh amat indah.

Allah ta’ala mengajarkan prinsip ini,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ اللَّـهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At Tahrim :6)

Allah mengabarkan bagaimana proses perjalan penduduk surga ke Surga nanti,

وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ

 "Orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam surga berombong-rombongan (zumaro). Sehingga apabila mereka sampai ke Surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya”. (QS. Az-Zumar : 73)

Imam Ibnu Katsir menerangkan makna Zumaro,

جماعة بعد جماعة، المقربون، ثم الأبرار، ثم الذين يلونهم، ثم الذين يلونهم، كل طائفة مع من يناسبهم، الأنبياء والصديقون مع أشكالهم…

"Berombong-rombongan. Para Muqorrobun (orang-orang yang dekat kepada Allah) kemudian Abror (orang-orang yang baik) kemudian rombongan berikutnya. Masing-masing masuk dalam rombongan yang sejenis amalannya. Para Nabi para Sidiqun akan Bersama yang sejenis mereka…"

Naik Kendaraan

  Penduduk Surga adalah para tamu Allah yang sangat spesial. Akankah Allah biarkan mereka berjalan lelah dari Qontoroh menuju pintu Surga yang masih cukup jauh? Tentu tidak. 

  Saat anda menjadi tamu kenegaraan seorang Presiden atau raja, akankah ia membiarkan anda jalan kaki, berlelah-letih untuk menemui acaranya? Tentu tidak! 

   Anda akan difasilitasi transportasi yang nyaman; Pesawat dengan kursi VIP nya, dan akomodasi penginapan di hotel sangat nyaman. Maka tak mungkin Raja semesta alam membiarkan para tamunya kelak berlelah-letih jalan kaki ke Surga. Mereka akan mendapatkan pelayanan yang luar biasa berkesan dan nikmat. Mereka akan dibawa menuju Surga dengan penuh penghormatan dan kasih sayang.

Allah ta’ala mengabarkan bahwa penduduk Surga adalah tamuNya yang istimewa,

يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِينَ إِلَى الرَّحْمَـٰنِ وَفْدًا

  "(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai tamu yang terhormat." (QS. Maryam : 85)

Ibnu Abbas menafsirkan makna “sebagai tamu yang terhormat”,

وَفْدًا ركبانًا؛

Maksudnya adalah naik kendaraan.

Nu’man bin Sa’id bercerita, “Kami pernah duduk mengobrol bersama Ali radhiyallahu’anhu, lalu beliau membaca ayat ini,

يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِينَ إِلَى الرَّحْمَـٰنِ وَفْدًا

  "(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai tamu yang terhormat." (QS. Maryam : 85)

Kemudian beliau menjelaskan,

لا والله ما على أرجلهم يحشرون، ولا يحشر الوفد على أرجلهم، كلمة: وفد، وسوق الوفد، وإكرام الوفد، لا يكون بأن يتركون يمشون على أرجلهم، قال: ولكن بنوق لم ير الخلائق مثلها، عليها رحائل من ذهب، فيركبون عليها حتى يضربوا أبواب الجنة

 "Demi Allah, mereka tidak dibawa menuju Surga berjalan kaki begitu saja. Tidak akan pernah tamu terhormat dibawa berjalan kaki. Kata wafdu/tamu mulia, maksudnya mereka dibawa ke surga layaknya tamu yang mulia, mendapat penghormatan layaknya tamu terhormat. Dan mereka tidak akan dibiarkan berjalan kaki.

  Ali melanjutkan, “Akan tetapi mereka akan dibawa menuju surga dengan kendaraan yang belum pernah dilihat oleh sesuatu makhluk pun. Disiapkan kendaran dari emas, lalu mereka tunggangi, sampai mereka tiba di pintu surga. (Riwayat : Ahmad 1332, Al Hakim 3425)

Subhanallah betapa indahnya perjalanan menuju surga…

Aroma Surga Tercium dari Kejauhan

  Menuju Surga, mereka sangat menikmati perjalanan. Mereka dimanjakan dengan pemandangan-pemandangan menyejukkan, yang akan membuat mereka makin rindu dengan Surga. Diantaranya, aroma surga yang semerbak wangi, tercium dari kejauhan.

Nabi shallallahualaihi wa sallam menceritakan,

وإن ريحها توجد من مسيرة أربعين عاماً

"Sungguh aroma surga itu dapat tercium mulai dari perjalanan empat puluh tahun". (HR. Bukhori)

Bahkan dalam hadis yang lain dijelaskan,

وريحها يوجد من مسيرة سبعين عاماً

"Aroma surga dapat tercium sejak perjalanan tujuh puluh tahun." (HR. Nasa-i)

  Bisa dibayangkan betapa semakin memuncaknya kerinduan penduduk Surga nanti saat berjalan menuju surga. Dari kejauhan, mereka dapat mencium aroma Surga. Karena aroma, akan memunculkan kerinduan.

Semoga kita termasuk yang merasakan kejadian indah ini…

Demikian..

Wallahua’lam bis showab.

  Tulisan ini, kami sarikan dari ceramah ilmiyah yang disampaikan oleh Syekh Sholih Al Munajjid (pengasuh situs IslamQa), yang berjudul : Awwalu Masyahid Al Jannah (Pemandangan Pertama di Surga).

***

Dijawab oleh Ustadz Ahmad Anshori
(Alumni Universitas Islam Madinah, Pengajar di PP Hamalatul Qur’an Yogyakarta)

Sumber : Konsultasisyariah


RRIAds - Zaitun Oil Ruqyah (Order via Tokopedia / KLIK GAMBAR) 


January 17, 2020
thumbnail

Titik Bekam Untuk Terapi Gangguan Jin dan Sihir

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-16



Titik Bekam Gangguan Jin dan Sihir

  Selain untuk mengatasi gangguan medis, bekam juga bisa digunakan untuk gangguan non medis. Karena Rasulullah pernah bersabda :

إن الشيطان يجرى من ابن آدم مجرى الدم

"Sesungguhnya setan berada didalam tubuh Bani Adam melalui aliran darahnya".

  Karena bekam identik dengan mengeluarkan darah dari titik tertentu, maka gangguan jin jahat (setan) dapat dikeluarkan melalui pembekaman. Hanya saja, perlu dilakukan oleh orang yang ahli dan memiliki pengetahuan tentang ruqyah syar'iyyah.

   Pada pembahasan larangan berbekam dalam kitab "Al-Hijamah : Sunnah wa Dawa'" disebutkan "Berhati-hati melakukan pembekaman terhadap orang yang memiliki gangguan jin, sihir dan gangguan kejiwaan kecuali oleh orang yang memiliki ilmu dan pengalaman tentang cara berinteraksi dengan gangguan tersebut".

   Jadi, dalam hal gangguan jin dan sihir, seorang pembekam mesti memahami dulu kaidah tentang gangguan jin dan sihir serta ciri-ciri nya agar tidak salah menentukan cara penanganan.

   Setelah memastikan bahwa gangguannya adalah jin atau sihir, barulah kemudian menentukan titik-titik bekam yang sesuai dengan gangguan tersebut.

   Guru saya - Syaikh Sa'ad - dalam bukunya Maradh as-Sihr menjelaskan pandangan Ibnu Qayyim bahwa cara ideal untuk mengeluarkan benda sihir dari tubuh korban adalah dengan bekam.

    Lalu Syaikh Sa'ad menyebutkan titik-titik yang paling urgen untuk dibekam pada kasus tersebut, yaitu :

1. Untuk Sihir Kharijiy (yang menggunakan benda sihir diluar tubuh pasien) seperti sihir yang ditanam, digantung atau yang ditiupkan), titik bekamnya adalah :

a. Qarna ar-Ra's (dua tanduk kepala).
b. Muntashif al-Jabhah (kening bagian tengah).
c. Akhda'ain.
d. Kahil.
e. Dua sisi lutut.
f. Zahr al-Qadamain (punggung telapak kaki).

2. Untuk Sihir Dakhiliy (yang benda sihirnya masuk ke dalam tubuh) seperti sihir yang termakan, terminum dan tercium, titik bekamnya sama dengan tambahan beberapa titik pada bagian punggung sejajar dengan ruas tulang belakang tertentu.

   Menurut pakar bekam lain, yaitu Dr. Ahmad Abu an-Nasr, titik bekam untuk gangguan sihir lebih banyak lagi sebagamana beliau sebutkan dalam kitabnya "Al-Hijamah an-Nabawiyyah : Mu'jizah Thibbiyyah". Insya Allah, akan disampaikan dilain kesempatan.

  Semoga bermanfaat dan jika ada yang perlu dikoreksi atau ditambahkan, silakan. Karena saya juga masih belajar dan serba kekurangan ilmu dalam banyak hal. Wallahu a'lam.


Medan, 14 Januari 2020
Musdar Bustamam Tambusai
(Founder MATAIR Int.)


RRIAds - Zaitun Oil Ruqyah (Order via Tokopedia / KLIK GAMBAR) 


January 16, 2020
thumbnail

Zaitun Oil Ruqyah | Rumah Ruqyah Indonesia

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-15



Diekstrak dalam bentuk KAPSUL, hingga memudahkan bagi yang ingin mengkonsumsinya.

Hadits Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam tentang Zaitun Diriwayatkan dari Umar bin Khattab Radhiallahu Anhu. bahwa Rasullullah Shallahu Alaihi Wassalam bersabda: "Makan dan berminyaklah dengan zaitun karena ia berasal dari pohon yang diberkati" (HR. Tirmidzi).

APA ITU RUQYAH SYAR'IYAH ?

"Ruqyah Syariyah yaitu sebuah terapi syari dengan cara membacakan ayat-ayat suci Al-Quran dan doa-doa perlindungan yang bersumber dari sunnah Rasul shalallahu alaihi wa sallam. Ruqyah syariyah dilakukan oleh seorang Muslim, baik untuk tujuan penjagaan dan perlindungan diri sendiri atau orang lain, dari pengaruh buruk pandangan mata manusia dan jin (al-ain) kesurupan, pengaruh sihir, gangguan kejiwaan, dan berbagai penyakit fisik dan hati.

KHASIAT :

MENGOBATI PENYAKIT MEDIS MENGOBATI PENYAKIT NON MEDIS

Terapi Penyakit Jantung

Mencegah Diabetes

Mencegah Kegemukan

Memperlambat proses penuaan

Mencegah Keropos Tulang

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Melembabkan dan Menghaluskan Kulit

Menyuburkan Rambut

Menghilangkan Bekas Luka

Untuk Pijat Bayi dan Urut

Mencegah Kolestrol Berbahaya

RAIHLAH KEBERKAHAN DAN KESEHATAN DENGAN MENGKONSUMSI MINYAK ZAITUN

January 15, 2020
thumbnail

Ingin Hidup Bahagia di Dunia?

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-14



Kehidupan Yang Baik

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ
بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."

- Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili -

  Yakni dengan kebahagiaan di dunia, ketenteraman hatinya, ketenangan jiwanya, sikap qana’ah (menerima apa adanya) atau mendapatkan rezeki yang halal dari arah yang tidak diduga-duga, dsb. Inilah yang diharapkan oleh orang-orang yang sekarang putus asa di dunia.

Ketika mereka tidak memperoleh ketenangan atau kebahagiaan batin meskipun mereka memperoleh dunia, namun akhirnya mereka nekat bunuh diri seperti yang kita saksikan.

Berdasarkan ayat ini, cara untuk memperoleh kebahagiaan atau ketenangan batin adalah dengan beriman (tentunya dengan memeluk Islam) dan beramal saleh atau mengerjakan ajaran-ajaran Islam.

Bahkan, tidak hanya memperoleh kebahagiaan di dunia, di akhirat pun, Allah Subhaanahu wa Ta'aala akan memberikan balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan, dengan memberikan Surga yang penuh kenikmatan, yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga dan belum pernah terlintas di hati manusia.

Allahumma aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar. Ayat ini menunjukkan, bahwa laki-laki dan perempuan dalam Islam mendapat pahala yang sama dan bahwa amal saleh harus disertai iman.

Reposting : Wag Keluarga Bin Mino
January 14, 2020
thumbnail

Punahnya Orang-orang Shaleh Seiring Waktu Berjalan

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-13



Hapusnya Islam, Hilangnya Al-Qur’an, dan Musnahnya Orang-orang Shaleh di Akhir Zaman

  Setelah Islam tersebar sedemikian rupa meliputi Timur dan Barat, Islam kembali redup, kejahatan berkembang, agama agung ini dan al-Qur’an hilang, ilmu lenyap, dan Allah mencabut nyawa orang-orang yang dalam jiwanya masih ada iman. Dengan demikian, tidak tersisa di bumi kecuali makhluk-makhluk yang paling jahat, dan atas merekalah kiamat terjadi.

  Ibn Majah dan al-Hakim menyampaikan dari Hudzaifah bin al-Yaman bahwa Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam (SAW) Bersabda, “Islam dihapuskan seperti hilangnya warna baju, sampai tidak diketahui apa itu puasa, apa itu shalat, haji dan sedekah. Kitabullah dimusnahkan dalam satu malam sampai tidak tersisa satu ayat pun, dan yang tersisa adalah kakek-kakek dan nenek-nenek yang mengatakan, ‘Kami melihat orangtua kami mengatakan laa ilaaha illallah, maka kami pun mengatakannya’.”

  Orang-orang yang tersisa ini tidak mengetahui Islam kecuali kalimat tauhid yang sudah hilang dan lenyap. Dalam Shahih Muslim diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud bahwa Rasulullah SAW Bersabda, “Kiamat tidak terjadi kecuali atas orang-orang yang paling jahat.”

  Dalam hadits lain, Rasulullah SAW menjelaskan kepada kita bagaimana orang-orang shaleh hilang di akhir zaman. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW Bersabda, “Allah mengirimkan angin dari Yaman, lebih lembut dari sutera. Angin itu mencabut nyawa setiap orang yang di hatinya terdapat iman walau sebesar atom.”

  Dari Anas diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sampai di bumi Allah tidak disebut-sebut lagi ‘Allah’.”

  Dalam Shahih Muslim disampaikan dari an-Nawwas bin Sam’an, “Saat mereka dalam keadaan demikian, Allah mengirimkan angin yang sejuk, melewati bawah ketiak mereka, mencabut nyawa setiap Mukmin dan Muslim, sehingga tinggallah orang-orang jahat yang bersuka ria seperti keledai. Pada merekalah kiamat terjadi.”

  Bukhari meriwayatkan dengan sanad dari Mardas al-Aslami RA bahwa Rasulullah SAW Bersabda, “Orang-orang shaleh akan hilang satu per satu, sehingga tinggallah orang-orang sampah seperti sampah gandum dan korma, dan Allah sama sekali tidak mempedulikan mereka.”

  Di antara contoh terhapusnya Islam saat itu adalah terputusnya ibadah haji. Tidak ada lagi haji dan umrah. Dalam Musnad Abu Ya’la dan Mustadrak al-Hakim diriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Abu Sais RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sampai Mekkah tidak didatangi lagi untuk haji.”

  Tidak diragukan lagi bahwa hal ini terjadi setelah angin yang sejuk berhembus dan mencabut nyawa orang-orang shaleh. Sebelum itu, ibadah haji terus berlangsung. Dalam Shahih al-Bukahri diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri bahwa Rasulullah SAW Bersabda, “Mesjid ini akan didatangi untuk haji dan umrah setelah keluarnya Ya’juz dan Ma’juz.”

Sumber : IslamPos
January 13, 2020
thumbnail

Pentingnya Makanan Halal

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-12


Banyak di antara Umat Muslim yang tergores keyakinannya akan pentingnya makanan Halal. Entah itu tersusup keraguan, beratnya ujian kehidupan, hingga bersikap masa bodoh. Padahal, kehalalan asupan makanan sangatlah penting. Sebagaimana pentingnya akan ajaran Islam lainnya. Bagi antum yang masih ragu, silahkan tonton video ini, apa dampak akibat tidak mengindahkan kehalalan sebuah makanan.

January 12, 2020
thumbnail

Guru Pengganti

Posted by rumah ruqyah on 2020-01-11



Guru Pengganti

  Seorang guru menggantikan seniornya yang kini melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.


 Sang guru pengganti ini mulai mengajar di kelas yang pernah diajar sang senior. Ia pun menjelaskan pelajaran lalu menanyakan sebuah soal kepada seorang murid.


  Murid-murid lain tertawa karena pertanyaan tersebut ditujukan kepada Abdullah. Ternyata memang demikian, Abdullah selalu menjadi bahan tertawaan rekan-rekannya. Begitu pula ketika Abdullah berusaha menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya, mereka selalu saja begitu.


  Sang guru mulai bertanya dalam hati bagaimana penyelesaian problem ini. Dalam pandangan mereka, Abdullah adalah anak yang bodoh dan dungu.


  Sang guru mulai tersenyum karena menemukan sebuah metode yang dianggapnya tepat untuk menumbuhkan semangat Abdullah sekaligus menghilangkan kebiasaan tidak baik rekan-rekannya itu.


  Bel berbunyi pertanda waktu istirahat telah tiba. Semua murid bergegas ke luar. Hanya Abdullah yang memilih berdiam di kelas.

Sang guru mendekatinya lalu menuliskan bait-bait syair di secarik kertas.


 "Abdullah, tolong hafalkan bait-bait syair ini dengan baik sebagaimana engkau menghafal namamu. Ini khusus kamu saja. Jangan kasi tahu rekan-rekanmu."


 Esoknya, kelas kembali dimulai. Sang guru menuliskan bait-bait syair di papan dan menjelaskan makna-maknanya dari segi bahasa dan balagah (sastra -ed) dengan cepat.

Dengan cepat pula sang guru tiba-tiba menghapus bait-bait itu lalu berkata:

"Siapa yang hafal bait syair tadi silahkan angkat tangan."


  Tak ada satu pun yang mengangkat tangan. Bagaimana bisa menghafal sesuatu yang baru saja dilihat dan didengar. Tak pula diberi kesempatan untuk menghafal.

"Saya bisa, pak."


  Suara itu terdengar dari Abdullah. Para siswa segera menoleh ke arahnya sambil tertawa tak percaya. Abdullah terlihat malu dan grogi.

"Silahkan, Abdullah."


  Abdullah pun segera membaca syair dari hafalannya. Begitu cepat dan sempurna. Tak ada huruf dan susunan yang keliru. Mereka takjub. Sang guru kemudian memerintahkan para muridnya untuk bertepuk tangan untuk Abdullah.


  Sang guru menggunakan cara ini selama seminggu dengan bait syair yang berbeda dan Abdullah selalu menjadi siswa yang tampil menjawab tantangan hafalan itu karena memang dia telah menyiapkannya di rumah.


  Keadaan dan suasana kelas mulai berubah. Abdullah kini dihormati dan tak ada lagi tawa merendahkan untuknya. Percaya dirinya pun mulai tumbuh. Ia melebihi rekan-rekannya. Ia bukan lagi pemalu dan bukan lagi bodoh seperti yang disifati oleh rekan-rekan dan guru lamanya.


  Ia mulai bisa bergaul dan berbicara luwes dengan rekan-rekannya padahal dulu selalu dikucilkan.


  Hari-hari ujian akan tiba. Abdullah belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh. Dan ia pun lulus di semua almawad (pelajaran -ed).

Tahun-tahun berlalu kini Abdullah sedang menyiapkan diri memasuki jenjang doktoral.


Perjalanan studinya hingga menjelang doktoralnya ia tulis di sebuah majalah (di Timur Tengah -ed) sebagai bentuk penghormatan dann penghargaannya kepada guru pengganti di kelasnya saat itu.

Begitulah, . .

Manusia itu ada yang:

- Pembuka pintu kebaikan.
Ia menuntun, menyemangati, dan menggandeng tanganmu menuju kebaikan dan keberhasilan.

- Ada pula pembuka keburukan.
Ia menghalangi orang lain menuju kebaikan, dan melemahkan semangat. Dan ia pun sering tak sadar bahwa ia adalah pembuka kran kegagalan dan menutup laju keberhasilan.

 Akun Al-Mukhtalifah

Penerjemah: Yani Fahriansyah (2015)

RRIAds - Zaitun Oil Ruqyah (Order via Tokopedia / KLIK GAMBAR) 


January 11, 2020