Rumah Ruqyah

thumbnail

Waduh... Nabrak Kucing!

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-24



Waduh... Nabrak Kucing!

Katanya, kalau kita menabrak kucing, apalagi sampai mati, itu pertanda kita akan mendapatkan celaka dan apes.

Baik kecelakaan, jatuh atau hal-hal naas lainnya. Maka, katanya, untuk menghindarkan diri dari musibah harus dilakukan ritual.

Kucing yang mati harus dibungkus dengan kain putih, kemudian dikubur layaknya manusia.

Tidak ada sumber jelas yang bisa benar-benar dipercaya mengapa keyakinan ini begitu mendarah daging di masyarakat kita.

Sampai ada yang menjual mobilnya dengan harga murah sekali setelah menabrak kucing.

Tapi, ya uniknya mengapa mesti kucing saja?

Mengapa kalau yang ditabrak ayam, ular atau binatang lain tidak diartikan sebagai pertanda apes?

Entahlah.

Pada setiap kisah Nenek Sihir hampir bisa dipastikan ada kucing berwarna hitam. Mitos ini sudah ada sejak jaman Babylonia kuno.

Di mana kucing hitam dibakar bersama sesaji yang lain.

Di Jerman, ada kepercayaan kalau kucing itu lompat ke tempat tidur orang yang sedang sakit, pertanda orang itu sudah tiba ajalnya.

Orang-orang Finlandia lain lagi. Mereka meyakini bahwa kucing inilah yang membawa jiwa manusia ke alam baka.

Sementara di Cina, kucing diyakini sebagai penyebab datangnya wabah penyakit dan kemiskinan.

Tetapi ada juga yang mencoba berargumen dengan hal-hal yang seakan alami. Yaitu, kucing merupakan binatang kesayangan Abu Hurairah, seorang Shahabat Rasulullah.

Abu Hurairah sendiri berarti bapaknya kucing. Dia digelari seperti itu, karena begitu sayangnya dengan kucing.

Sementara nama aslinya adalah Abdurrahman bin Shakr ad-Dausy.

Atau karena kucing seperti dijelaskan Rasulullah, merupakan binatang yang suka 'bertawaf' (berkeliling) dari rumah ke rumah.

Memang, kalau kucing sebagai penyebab penyakit, itu ada dasar ilmiahnya. Bahkan lebih khusus kucing hitam.

Seperti penelitian yang dilakukan Annals of Allergy Asthma and Immunology di Amerika terhadap 321 pasien penderita alergi, bahwa kucing berwarna gelap lebih memicu untuk bersin, batuk dan berbagai penderitaan lainnya.

Dr. Shahzad Husain, peneliti di College Hospital, New York menyarankan kepada penderita alergi agar menghindari kucing.

Terutama kucing hitam yang 4 kali lebih membahayakan dibanding kucing berwarna terang.

Apalagi, kalau kucing itu masuk ke kamar maka 20 kali lebih berbahaya.

Namun, kesemuanya tidak bisa dijadikan alasan bahwa menabrak kucing akan membawa apes, apalagi bencana.

Terus, apa yang harus kita lakukan kalau menabrak kucing?

Boleh saja kita kubur bangkainya, agar tidak menebarkan bau busuk. Tapi membungkusnya dengan kain putih, hal ini jelas tidak lazim dilakukan untuk binatang. Apalagi kalau disertai dengan keyakinan tertentu.

Musibah yang terjadi TIDAK ADA HUBUNGANNYA dengan kucing. Jika benar terjadi kecelakaan setelah menabrak kucing, mungkin karena ia terbebani oleh peristiwa itu dan melamun. Sehingga terjadi kecelakaan.

Itu selaras dengan hadits Nabi; "Barangsiapa yang meyakini sesuatu, maka ia akan diserahkan kepada sesuatu tersebut."

Tapi, Allah lah yang berkehendak ketika musibah benar-benar terjadi.

"Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah." (Qs. At Taghabun : 11).

Jadi, hati-hati dan waspadalah terhadap segala sesuatu yang sumbernya KATANYA. Tapi, jangan lupa, berhati-hatilah bila mengendarai kendaraan.

Jangan sampai menabrak kucing, soalnya... kasihan khan dia.

Majalah Ghoib Edisi 5 | Th 2003 M
August 24, 2019
thumbnail

Ustadz Mau Dikadali

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-23



Ustadz, Mau diKadali 

 Ini sekelumit kisah ruqyah yang bisa dikatakan ada unsur humornya. Meski dipenuhi jejeritan, marah-marah lazimnya jika terjadi reaksi, tapi tetap tidak bisa mengurangi kelucuannya. 

 Kejadian ini baru terjadi kemarin, satu keluarga mengantarkan salah satu anggota keluarganya; seorang ibu untuk diruqyah. Selesai ruang terapi ruqyah ditutup pintunya, terdengar Ustadz Akhmad Sadzali mulai melantunkan do'a-do'a perlindungan. 

 Tak lama terdengar suara wanita marah-marah dengan nada tinggi. Isinya tentang kekesalan ibu ini akan suaminya. Kesal, capek, sumpek dsb. Tidak ada suara lain, bahkan suara Ustadz Sadzali pun tak terdengar. 

Dan itu berlangsung cukup lama. Antara 30-45 menit. Hingga sayup-sayup suara ibu itu mereda dengan suara parau. Dan tak lama terdengar lagi bacaan ayat-ayat ruqyah. 

 Selang tak lama, keluar Ustadz Sadzali dengan tersenyum yang menandakan terapi telah selesai.

 'Reaksi stadz?' Tanya saya sambil fokus akan laptop. 

 'Iya' jawab Ustadz Sadzali. 

 'Saya pikir, gejala psikis' imbuh saya lagi. Karena banyak gejala psikis (kejiwaan) yang bereaksi seperti itu. 

 'Tadinya saya analisis seperti itu. Namun, saya cek nama di kertas pendaftaran pasien berbeda dengan ibu yang marah-marah itu' sambung Ustadz Sadzali lagi. 

 'Lho kok?' Tanya saya bingung 

 'Nama tertera di kertas pasien, sebut saja (Susi), dan saat marah-marah dia mengaku Anita (bukan nama sebenernya juga)' Jelas Ustadz Sadzali. 

 Ehm, mungkin jin tersebut sering melihat gejala seseorang yang mengalami gangguan psikis, jadi bermaksud menipu dengan cara yang sama. Dan Allah membuka tipu daya mereka. Wallahu'alam

Ardy Erlangga
August 23, 2019
thumbnail

[NEW] Air Ruqyah Jumbo

Posted by rumah ruqyah on


[NEW] Air Ruqyah JUMBO

Info dan Pemesanan : (WA) 0851-0503-5459

Harga : Rp.25.000
August 23, 2019
thumbnail

[NEW] Madu Ruqyah

Posted by rumah ruqyah on



Madu Ruqyah Khasiat:

 Mengobati penderita Insomnia (tidak bisa tidur), menambah sel darah merah dan dapat melenyapkan anemia, sebagai tonikum alami dapat membangkitkan kegairah sel tubuh, sebagai anti biotik alami pembunuh kuman penyakit. 

Pemberian madu pada penderita tipes, desentri dan radang paru-paru akan mempercepat proses penyembuhan pada penderita. 

 Efektif juga untuk gangguan sihir dan jin. ”Kesembuhan dari penyakit itu dengan melakukan tiga hal : berbekam, minum madu dan dibakar dengan besi panas. Tetapi aku melarang umatku membakar dengan besi panas itu”. (HR. Shahih Bukhari.) 

Hanya di Rumah Ruqyah Indonesia Untuk pemesanan bisa menghubungi: 021 - 808 72602 /  (WA) 0851-0503-5459
August 23, 2019
thumbnail

Jadi Peruqyah Dadakan

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-18



Kemarin pukul 07.23

Peruqyah Dadakan... Saya udah sering kebagian tugas dadakan...

 Pas SMA sering jadi khotib dadakan Jadi MC dadakan juga udah Taaruf dadakan juga pernah Terakhir jadi penceramah sekaligus tukang Cilok dadakan...

Nah semalem qodarullah saya terpaksa jd peruqyah dadakan karena ada anak balita keluarga dhuafa yang panas tinggi ditambah matanya keliatan bengong-bengong dan kayak ngeliat sesuatu yang kita gak liat...

Dari pada tuh anak dibawa ke "orang pinter" bismillah saya gendong dan saya ruqyah beberapa saat... 

Setelah diruqyah alhamdulillah mulai ceria, bisa diajak ngobrol dan bercanda... Saat saya pulang ibunya mengabarkan, mendadak ada cicak mati dalam botol kosong disamping tempat saya meruqyah tadi. 

Dan kita khawatir ini bagian tanda-tanda sihir... Pesen saya jaga anak-anak kita dan keluarga kita selalu dengan doa dan bacaan Al Quran... Jangan ragu untuk meruqyah keluarga kita... Kalo butuh bantuan ruqyah insya Allah saya siap... 

Siap ngirim CP temen saya yg emang ahli Ruqyah, kalo saya kan bukan ahlinya, Saya jd cadangan aja dah... Silakan Kontak Ustadz Sahal Almudhofary aja kalo urusan ruqyah ya...
Ustadz Ismeidas Makfiansah
August 18, 2019
thumbnail

[Video] Burung Gagak Pembawa Kematian

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-16



Kembali kita menemukan, bahwa ada burung (dengan kehadirannya) pertanda ada kematian. Dialah Gagak Hitam. Sosok yang menyeramkan. Tapi benarkah?


Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


August 16, 2019
thumbnail

Diikuti Jin Anak Kecil

Posted by rumah ruqyah on



DIIKUTI JIN ANAK KECIL

Bismillaah... Seorang ibu dengan diantar anak dan saudaranya datang kepada kami. Sang ibu mengeluhkan ia sudah tiga bulan sakit di separo badan sebelah kiri, mulai dari pundak hingga kakinya. 

Sudah berusaha berobat ke Dokter tapi dikatakan tidak apa-apa, semua Sehat. Oleh karena itu ia berusaha mencari pengobatan alternatif dengan Ruqyah Syari'yyah. 

 "Ustadz saya sakit sudah tiga bulan, tapi belum sembuh-sembuh." kata sang ibu. 

 "Emang sakitnya kenapa ibu?" tanya kami. 

"Saya sakitnya dibadan sebelah kiri, mulai dari atas sampai kebawah. Sakitnya tidak tiap hari, tapi kalau pas datang sakitnya luar biasa. Yang sering itu sakitnya kalau waktu maghrib dan tengah malam.' kata sang ibu.

 "Apakah ibu sudah ke dokter?" tanya kami. "Sudah, tapi semua sehat" jawab sang ibu.

 "Apakah ibu mengalami hal yang aneh-aneh selama sakit ini?" tanya kami. 

"Ya, saya pernah mimpi diikuti anak kecil, dia minta saya supaya menyusuinya, tapi saya tolak karena saya tidak memiliki ASI. Dan anehnya mimpi itu datang setiap malam selama satu minggu, dan setelah itu suami saya mendapat kesialan mobilnya ketabrak mobil Crane." jawab sang ibu. 

"Baik ibu, sepertinya ada yang aneh pada sakit ibu. Mari kita do'akan semoga Allah memberikan kesembuhan." kata kami. Usai diagnosa seperti biasa kami bacakan pada pasien ayat-ayat ruqyah, tidak menunggu lama pasien pun langsung bereaksi. 

Kaki dan tangan bergerak sendiri tanpa kendali, sang ibu pun kesurupan. Maksud hati kami ajak dialog tuk menasehati/mendakwahi sang jin, tapi tidak ada jawaban darinya. 

Ruqyah pun dilanjutkan hingga selesai. Tidak ada tanda-tanda jin akan keluar sementara sang ibu masih kesurupan. 

"Bismillaah, siapapun kalian yang ada ditubuh ini bertaubatlah, kembalilah kepada Allah, tidak dibenarkan kalian berada dalam tubuh manusia sebab itu merupakan suatu kezholiman. Sekarang keluarlah kalian karena Allah." kata kami dengan nada tegas sembari memijat pundak sebelah kiri, dan... pasien pun akhirnya muntah serta sadarkan diri. 

 Sang ibu pun membuka matanya dipandanginya orang yang ada diruangan satu persatu dengan penuh keheranan.

 "Saya dimana? bukankah saya tadi sedang menunggui warung?" tanya sang ibu. 

"Haaahhh.. bukankah tadi ibu sendiri yang minta di ruqyah karena sudah sakit tiga bulan tidak sembuh-sembuh." kata sang anak keheranan. 

"Tidak..saya tidak sakit kok, ini semua sehat." kata sang ibu sambil berdiri, menggerakan kaki dan tangannya diringi senyum dan tawanya. Alhamdulillaah, semoga Allah selalu menjaga dan melindunginya. Laa haula walaa quwwata illaa billaah. 

 Cilacap, 16 Agustus 2019 

 Cilacap Ruqyah Centre
August 16, 2019
thumbnail

[Konsultasi Online] Jenis Jin Apa Yang Mengganggu Saya?

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-14




Tanya [T] : Assalamualaikum pak ustad Saya L umur 22 (wanita,edt) dari Purwokerto. Saya pernah waktu mau tidur, saya coba mndengarkan mp3 ayat suci, Dan ketika saya sudah keadaan mau tidur, telinga kiri saya ada suara wanita yang marah-marah tidak jelas.

Saya tidak tau itu bahasa apa tapi saya maksud kalo suara itu marah sam saya, saya langsung sadar, istighfar. Dan kalo dirumah setiap jam 10pagi kalau saya duduk sendirian di sudut rumah tertentu pasti saya langsung sedih, nangis tidak tau sebab.

Padahal saya lagi makan/tidak memikirkan apapun yang membuat sedih, dan hanya terjadi di jam-jam itu. Apakah itu termasuk gangguan jin pak ustd? Mohon penjelasannya dan saya harus bagaimana terim kasih Rumah Ruqyah Indonesia.

Rumah Ruqyah Indonesia [RRI] : Waalaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh

Tanda tanda gangguan jin :

- Mimpi buruk
-  Pusing setiap hari
-  Sesak dada
 -  Berat area pundak
-   Emosional

Jika benar ada tanda tanda itu maka lakukan Baca alfatihah berulang kali dan pegang bagian yang sakit

T:  Betul pak tiap hari lesu ga bersmngat kepala terasa berat dan saya sangat-sangat emosional bahkan sama ibu cuma ditanyain/disuruh sesuatu dada rasanya sesak saking emosinya. Saya sebenarnya sadar tidak seharusnya saya marah tapi tidak bisa tahan Terima kasih pencerahannya pak ustad 🙏

Maaf klo bisa tau, jin jenis apakh yang mengganggu saya?

RRI;  Lakukan saran diatas ya

T: Ok terimakasih

***

Ada permasalahan yang membingungkan terkait hal ganjil, gangguan jin atau tentang ruqyah. Click ke sini.
August 14, 2019
thumbnail

Sedikit "Mengenal" Syetan

Posted by rumah ruqyah on



Sedikit "Mengenal" Syetan

Imam Ibnu Katsir Rahimahullah mengatakan:

والشيطان في لغة العرب مشتق من شطن إذا بعد فهو بعيد بطبعه عن طباع البشر وبعيد بفسقه عن كل خير وقيل مشتق من شاط لأنه مخلوق من نار ومنهم من يقول كلاهما صحيح في المعنى ولكن الأول أصح

Syaithan (syetan) dalam bahasa Arab akar katanya berasal dari kata SYATHONA, artinya "jika dia jauh". Maka, dengan tabiatnya itu dia jauh dari tabiat manusia, dan karena kefasikannya dia jauh dari semua kebaikan. Ada pula yang mengatakan berasal dari kata SYAATHO (terbakar) karena syaithan tercipta dari api.

Ada di antara manusia yang mengatakan keduanya sama-sama benar maknanya, tetapi yang pertama (syathona) lebih shahih.

وعليه يدل كلام العرب قال أمية بن أبي الصلت في ذكر ما أوتي سليمان عليه السلام: أيما شاطن عصاه عكاه ... ثم يلقى في السجن والأغلال

Hal ini didukung oleh perkataan orang Arab. Umayyah bin Abi Ash Shalt mengatakan dalam syairnya tentang anugerah yang diberikan kepada Nabi Sulaiman 'Alaihissalam: "Syaithan (Syaathinin) mana pun yang berbuat durhaka terhadapnya, niscaya dia (Nabi Sulaiman) menangkapnya, kemudian memenjarakannya dalam keadaan dibelenggu."

فقال أيما شاطن ولم يقل أيما شائط. وقال النابغة الذبياني وهو زياد بن عمرو بن معاوية بن جابر بن ضباب بن يربوع بن مرة بن سعد بن ذبيان: نأت بسعاد عنك نوى شطون ... فباتت والفؤاد به رهين يقول: بعدت بها طريق بعيدة

Ternyata Umayyah bin Abi Ash Shalt mengatakan syaathinin, bukan syaa'ithin. Berkatalah An Nabighah Az Zibyani, yaitu Ziad bin Amr bin Mu'awiyah bin Jabir bin Dhabab bin Yarbu' bin Murrah bin Sa'd bin Zibyan: "Kini Su'ad berada jauh darimu, nun jauh di sana ia tinggal, dan kini hariku selalu teringat kepadanya." An Nabighah mengatakan bahwa Su'ad kini berada di tempat yang sangat jauh.

وقال سيبويه: العرب تقول تشيطن فلان إذا فعل فعل الشياطين ولو كان من شاط لقالوا تشيط فالشيطان مشتق من البعد على الصحيح، ولهذا يسمون كل من تمرد من جني وإنسي وحيوان شيطانا

Imam Sibawaih mengatakan bahwa orang Arab mengatakan tasyaithona fulanun (تَشَيْطَنَ فُلَانٌ), artinya "si Fulan melakukan perbuatan seperti perbuatan setan"

 Seandainya kata syaitan ini berasal dari kata SYAATHO, niscaya mereka (orang-orang Arab) akan mengatakannya tasyayyatho (تشيط).

Dengan demikian yang benar adalah lafaz syaithan berakar dari kata SYATHONA yang berarti "jauh". Karena itu, mereka menamakan apa pun yang durhaka (membangkang) baik dari kalangan jin, manusia, dan hewan dengan penamaan SYAITHAN.

. قال الله تعالى: وكذلك جعلنا لكل نبي عدوا شياطين الإنس والجن يوحي بعضهم إلى بعض زخرف القول غرورا [الأنعام: ١١٢] وفي مسند الإمام أحمد عن أبي ذر رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم يا أبا ذر «تعوذ بالله من شياطين الإنس والجن» فقلت أو للإنس شياطين؟ قال: «نعم» . وفي صحيح مسلم عن أبي ذر أيضا قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم «يقطع الصلاة المرأة والحمار والكلب الأسود» فقلت: يا رسول الله ما بال الكلب الأسود من الأحمر والأصفر؟ فقال: «الكلب الأسود شيطان»

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin. Sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)." (Al-An'am: 112)

Di dalam Musnad Imam Ahmad disebutkan dari Abu Zar Radhiyallahu Anhu yang menceritakan:

Rasulullah ﷺ bersabda, "Hai Abu Zar, berlindunglah kepada Allah dari godaan syetan manusia dan syetan jin (yang tidak kelihatan)!"

Aku bertanya.”Apakah syetan itu ada yang dari kalangan manusia'? 'Beliau menjawab, "Ya."

Di dalam kitab Shahih Muslim disebutkan dari Abu Zar pula bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda: "Shalat terputus karena lewatnya wanita, keledai, dan anjing hitam." Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah bedanya antara anjing hitam, anjing merah, dan anjing kuning?' Nabi ﷺ menjawab: anjing hitam itu syetan."

وقال ابن وهب أخبرني هشام بن سعد عن زيد بن أسلم عن أبيه أن عمر بن الخطاب رضي الله عنه ركب برذونا فجعل يتبختر به فجعل يضربه فلا يزداد إلا تبخترا فنزل عنه وقال ما حملتموني إلا على شيطان ما نزلت عنه حتى أنكرت نفسي إسناده ص حيح

Ibnu Wahb mengatakan, telah menceritakan kepadaku Hisyam bin Sa'd, dari Zaid bin Aslam, dari ayahnya, bahwa Umar bin Khathab Radhiallahu 'Anhu pernah mengendarai seekor kuda Birzaun. 

Ternyata kuda itu melangkah dengan langkah-langkah yang sombong, maka Umar memukulinya, tetapi hal itu justru makin menambah kesombongannya. 

Lalu Umar turun darinya dan berkata, "Kalian tidak memberikan kendaraan kepadaku kecuali syetan, dan aku tidak turun darinya melainkan setelah aku mengingkari diriku sendiri." Sanadnya shahih. *(Imam Ibnu Katsir, Tafsir Al Quran Al 'Azhim, Juz. 1, Hal. 30)*

Ustadz Farid Nu'man Hasan
August 14, 2019
thumbnail

[Buah Hatiku Series] Cara Cepat Meningkatkan Kecerdasan Anak

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-13




Siapa sih yang tidak menginginkan anak Cerdas?

Beragam cara ditempuh oleh banyak orang tua, mulai dari memilih asupan makanan bergizi, mencari guru terbaik dan banyak lagi.

Dan metode berikut ini salah satu metode menarik, unik dan Insya Allah mampu dalam merangsang kecerdasan anak


Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


August 13, 2019
thumbnail

[Video] Katanya Setan Takut Gunting

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-07




Benar gak sih? Setan takut dengan Gunting?


Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


August 07, 2019
thumbnail

Burung Gagak Penebar Kematian?

Posted by rumah ruqyah on

Burung Gagak Penebar Kematian?
Rabu, 07 Agustus 2019 | 08 Dzulhijjah 1441 H

 

  Katanya burung Gagak yang melintas menjelang pagi hari dengan suaranya adalah PERTANDA ADA YANG MATI. Pokoknya bila terdengar burung hitam itu berkoak-koak, tandanya kerabat dekat ada yang mati.

  Soal ini malah menjadi kepercayaan sebagian masyarakat. Biasanya, bila di pagi hari terdengar suara burung Gagak, segera sesudah itu mereka MENCARI BERITA KEMATIAN. Para tetangga yang mendengar akan memberitahu kepada tetangganya yang lain. Guna memberitahu bagi yang tidak mendengarnya. Selanjutnya, mereka akan terus menanti berita kematian di wilayah tersebut.

   Terkadang memang betul hari itu ada yang meninggal. Tapi, terkadang seharian mereka menunggu berita, ternyata di wilayah mereka tidak ada yang mati. Maka biasanya mereka mencari berita kematian itu sampai ke wilayah yang ada di sebelahnya. Jika juga tidak ada, mereka masih akan berkata; "Pasti ada yang mati, cuma kita tidak tahu siapa. Tunggu saja beritanya besok."

  Dalam pandangan Islam, tentu tidak ada hubungannya ANTARA SUARA GAGAK DENGAN KEMATIAN SESEORANG. Kasihan benar nasib burung Gagak yang suaranya DIANGGAP PENEBAR KEMATIAN.

  Padahal ia hanya ingin mengeluarkan suaranya untuk sebuah kepentingannya, seperti burung dan binatang lain. Kita tidak tidak pernah tahu mengapa mesti burung Gagak yang dijadikan pesakitan. Bisa jadi karena burung Gagak berwarna hitam yang identik dengan belasungkawa.

   Atau mungkin ada yang mencoba menghubung-hubungkannya dengan kisah dua putra Nabi Adam Alahaissalam yang saling membunuh. Dimana Qobil sang pembunuh yang kebingungan bagaimana menyikapi mayat saudaranya itu, diberitahu oleh burung Gagak tentang cara mengubur mayat.

   Kisah Qobil dan Habil adalah benar adanya. Karena diceritakan oleh Al Qur'an. Tetapi yang salah adalah menghubungkan antara kisah itu DENGAN KEYAKINAN yang sudah terlanjur tersebar. Penafsiran Al Qur'an TIDAK BOLEH semaunya.

   Apalagi tidak satu pun para Ahli Tafsir yang menafsirkan ayat tersebut dengan keyakinan menyesatkan tadi. Yang ada justru LARANGAN MEYAKINI KEYAKINAN tadi. 

Keyakinan ini bukanlah hal baru. Sudah ada sejak jaman Jahiliyyah sebelum Rasulullah dulu.

   Mereka terbiasa meyakini hal-hal Mistis yang beredar di seputar burung. Dalam Islam adanya keyakinan tertentu di dalam hati setelah mendengar setelah mendengar suara burung atau melihat burung disebut "Tathoyyur". Dan, dalam Islam, Tathoyyur digolongkan ke dalam salah satu bentuk SYIRIK.

   Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam pernah mengingatkan hal itu, "Tathoyyur itu TIDAK boleh, gantilah dengan OPTIMISME." Shahabat bertanya, apa optimis itu? Rasul menjawab; "Kata-kata baik yang kalian dengar." (HR. Muslim).

  Terkadang kita masih terbawa oleh keyakinan itu. Dan terdetik kekhawatiran akan terbuktinya keyakinan itu. Untuk itulah Nabi mengajarkan cara menghilangkan kekhawatiran itu.

   Yaitu, tahanlah lidah ini dari membenarkan kisah-kisah seputar khurafat tersebut. Sebagai gantinya adalah ucapan yang menunjukkan Optimisme. Seperti, Subhanallah. Alangkah indahnya suara burung Gagak itu.

   Nah, bisa jadi memang ada yang mati pada pagi hari, setelah malamnya burung Gagak terdengar. Tapi jelas bukan karena suara burung Gagak. Karena akhir dari ajal tidak ditentukan oleh burung Gagak.

   Juga tidak pernah ada landasan benar yang mengatakan bahwa Allah memerintahkan burung Gagak untuk memberitahukan datangnya kematian. Mari bersihkan Iman dari kemusrikan. Waspadalah segala sesuatu yang sumbernya KATANYA.

Sumber : Majalah Ghoib Edisi No 4 Th 2003 M.

***

[NEW] Burung Gagak Pembawa Kematian (Video Version) Click disini
August 07, 2019
thumbnail

[Video Ruqyah] Semburan Ampuh Sang Peruqyah

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-06




Akibat persaingan Bisnis, mengantarkan seorang pemuda ke Rumah Ruqyah Indonesia. Terjadi perlawanan dari Jin yang hinggap di tubuhnya. Tanpa butuh waktu lama, diberikan Semburan Ampuh Sang Peruqyah! Allahu Akbar!

Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


August 06, 2019