Rumah Ruqyah

thumbnail

[Video] Burung Gagak Pembawa Kematian

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-16



Kembali kita menemukan, bahwa ada burung (dengan kehadirannya) pertanda ada kematian. Dialah Gagak Hitam. Sosok yang menyeramkan. Tapi benarkah?


Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


August 16, 2019
thumbnail

Diikuti Jin Anak Kecil

Posted by rumah ruqyah on



DIIKUTI JIN ANAK KECIL

Bismillaah... Seorang ibu dengan diantar anak dan saudaranya datang kepada kami. Sang ibu mengeluhkan ia sudah tiga bulan sakit di separo badan sebelah kiri, mulai dari pundak hingga kakinya. 

Sudah berusaha berobat ke Dokter tapi dikatakan tidak apa-apa, semua Sehat. Oleh karena itu ia berusaha mencari pengobatan alternatif dengan Ruqyah Syari'yyah. 

 "Ustadz saya sakit sudah tiga bulan, tapi belum sembuh-sembuh." kata sang ibu. 

 "Emang sakitnya kenapa ibu?" tanya kami. 

"Saya sakitnya dibadan sebelah kiri, mulai dari atas sampai kebawah. Sakitnya tidak tiap hari, tapi kalau pas datang sakitnya luar biasa. Yang sering itu sakitnya kalau waktu maghrib dan tengah malam.' kata sang ibu.

 "Apakah ibu sudah ke dokter?" tanya kami. "Sudah, tapi semua sehat" jawab sang ibu.

 "Apakah ibu mengalami hal yang aneh-aneh selama sakit ini?" tanya kami. 

"Ya, saya pernah mimpi diikuti anak kecil, dia minta saya supaya menyusuinya, tapi saya tolak karena saya tidak memiliki ASI. Dan anehnya mimpi itu datang setiap malam selama satu minggu, dan setelah itu suami saya mendapat kesialan mobilnya ketabrak mobil Crane." jawab sang ibu. 

"Baik ibu, sepertinya ada yang aneh pada sakit ibu. Mari kita do'akan semoga Allah memberikan kesembuhan." kata kami. Usai diagnosa seperti biasa kami bacakan pada pasien ayat-ayat ruqyah, tidak menunggu lama pasien pun langsung bereaksi. 

Kaki dan tangan bergerak sendiri tanpa kendali, sang ibu pun kesurupan. Maksud hati kami ajak dialog tuk menasehati/mendakwahi sang jin, tapi tidak ada jawaban darinya. 

Ruqyah pun dilanjutkan hingga selesai. Tidak ada tanda-tanda jin akan keluar sementara sang ibu masih kesurupan. 

"Bismillaah, siapapun kalian yang ada ditubuh ini bertaubatlah, kembalilah kepada Allah, tidak dibenarkan kalian berada dalam tubuh manusia sebab itu merupakan suatu kezholiman. Sekarang keluarlah kalian karena Allah." kata kami dengan nada tegas sembari memijat pundak sebelah kiri, dan... pasien pun akhirnya muntah serta sadarkan diri. 

 Sang ibu pun membuka matanya dipandanginya orang yang ada diruangan satu persatu dengan penuh keheranan.

 "Saya dimana? bukankah saya tadi sedang menunggui warung?" tanya sang ibu. 

"Haaahhh.. bukankah tadi ibu sendiri yang minta di ruqyah karena sudah sakit tiga bulan tidak sembuh-sembuh." kata sang anak keheranan. 

"Tidak..saya tidak sakit kok, ini semua sehat." kata sang ibu sambil berdiri, menggerakan kaki dan tangannya diringi senyum dan tawanya. Alhamdulillaah, semoga Allah selalu menjaga dan melindunginya. Laa haula walaa quwwata illaa billaah. 

 Cilacap, 16 Agustus 2019 

 Cilacap Ruqyah Centre
August 16, 2019
thumbnail

[Konsultasi Online] Jenis Jin Apa Yang Mengganggu Saya?

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-14




Tanya [T] : Assalamualaikum pak ustad Saya L umur 22 (wanita,edt) dari Purwokerto. Saya pernah waktu mau tidur, saya coba mndengarkan mp3 ayat suci, Dan ketika saya sudah keadaan mau tidur, telinga kiri saya ada suara wanita yang marah-marah tidak jelas.

Saya tidak tau itu bahasa apa tapi saya maksud kalo suara itu marah sam saya, saya langsung sadar, istighfar. Dan kalo dirumah setiap jam 10pagi kalau saya duduk sendirian di sudut rumah tertentu pasti saya langsung sedih, nangis tidak tau sebab.

Padahal saya lagi makan/tidak memikirkan apapun yang membuat sedih, dan hanya terjadi di jam-jam itu. Apakah itu termasuk gangguan jin pak ustd? Mohon penjelasannya dan saya harus bagaimana terim kasih Rumah Ruqyah Indonesia.

Rumah Ruqyah Indonesia [RRI] : Waalaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh

Tanda tanda gangguan jin :

- Mimpi buruk
-  Pusing setiap hari
-  Sesak dada
 -  Berat area pundak
-   Emosional

Jika benar ada tanda tanda itu maka lakukan Baca alfatihah berulang kali dan pegang bagian yang sakit

T:  Betul pak tiap hari lesu ga bersmngat kepala terasa berat dan saya sangat-sangat emosional bahkan sama ibu cuma ditanyain/disuruh sesuatu dada rasanya sesak saking emosinya. Saya sebenarnya sadar tidak seharusnya saya marah tapi tidak bisa tahan Terima kasih pencerahannya pak ustad 🙏

Maaf klo bisa tau, jin jenis apakh yang mengganggu saya?

RRI;  Lakukan saran diatas ya

T: Ok terimakasih

***

Ada permasalahan yang membingungkan terkait hal ganjil, gangguan jin atau tentang ruqyah. Click ke sini.
August 14, 2019
thumbnail

Sedikit "Mengenal" Syetan

Posted by rumah ruqyah on



Sedikit "Mengenal" Syetan

Imam Ibnu Katsir Rahimahullah mengatakan:

والشيطان في لغة العرب مشتق من شطن إذا بعد فهو بعيد بطبعه عن طباع البشر وبعيد بفسقه عن كل خير وقيل مشتق من شاط لأنه مخلوق من نار ومنهم من يقول كلاهما صحيح في المعنى ولكن الأول أصح

Syaithan (syetan) dalam bahasa Arab akar katanya berasal dari kata SYATHONA, artinya "jika dia jauh". Maka, dengan tabiatnya itu dia jauh dari tabiat manusia, dan karena kefasikannya dia jauh dari semua kebaikan. Ada pula yang mengatakan berasal dari kata SYAATHO (terbakar) karena syaithan tercipta dari api.

Ada di antara manusia yang mengatakan keduanya sama-sama benar maknanya, tetapi yang pertama (syathona) lebih shahih.

وعليه يدل كلام العرب قال أمية بن أبي الصلت في ذكر ما أوتي سليمان عليه السلام: أيما شاطن عصاه عكاه ... ثم يلقى في السجن والأغلال

Hal ini didukung oleh perkataan orang Arab. Umayyah bin Abi Ash Shalt mengatakan dalam syairnya tentang anugerah yang diberikan kepada Nabi Sulaiman 'Alaihissalam: "Syaithan (Syaathinin) mana pun yang berbuat durhaka terhadapnya, niscaya dia (Nabi Sulaiman) menangkapnya, kemudian memenjarakannya dalam keadaan dibelenggu."

فقال أيما شاطن ولم يقل أيما شائط. وقال النابغة الذبياني وهو زياد بن عمرو بن معاوية بن جابر بن ضباب بن يربوع بن مرة بن سعد بن ذبيان: نأت بسعاد عنك نوى شطون ... فباتت والفؤاد به رهين يقول: بعدت بها طريق بعيدة

Ternyata Umayyah bin Abi Ash Shalt mengatakan syaathinin, bukan syaa'ithin. Berkatalah An Nabighah Az Zibyani, yaitu Ziad bin Amr bin Mu'awiyah bin Jabir bin Dhabab bin Yarbu' bin Murrah bin Sa'd bin Zibyan: "Kini Su'ad berada jauh darimu, nun jauh di sana ia tinggal, dan kini hariku selalu teringat kepadanya." An Nabighah mengatakan bahwa Su'ad kini berada di tempat yang sangat jauh.

وقال سيبويه: العرب تقول تشيطن فلان إذا فعل فعل الشياطين ولو كان من شاط لقالوا تشيط فالشيطان مشتق من البعد على الصحيح، ولهذا يسمون كل من تمرد من جني وإنسي وحيوان شيطانا

Imam Sibawaih mengatakan bahwa orang Arab mengatakan tasyaithona fulanun (تَشَيْطَنَ فُلَانٌ), artinya "si Fulan melakukan perbuatan seperti perbuatan setan"

 Seandainya kata syaitan ini berasal dari kata SYAATHO, niscaya mereka (orang-orang Arab) akan mengatakannya tasyayyatho (تشيط).

Dengan demikian yang benar adalah lafaz syaithan berakar dari kata SYATHONA yang berarti "jauh". Karena itu, mereka menamakan apa pun yang durhaka (membangkang) baik dari kalangan jin, manusia, dan hewan dengan penamaan SYAITHAN.

. قال الله تعالى: وكذلك جعلنا لكل نبي عدوا شياطين الإنس والجن يوحي بعضهم إلى بعض زخرف القول غرورا [الأنعام: ١١٢] وفي مسند الإمام أحمد عن أبي ذر رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم يا أبا ذر «تعوذ بالله من شياطين الإنس والجن» فقلت أو للإنس شياطين؟ قال: «نعم» . وفي صحيح مسلم عن أبي ذر أيضا قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم «يقطع الصلاة المرأة والحمار والكلب الأسود» فقلت: يا رسول الله ما بال الكلب الأسود من الأحمر والأصفر؟ فقال: «الكلب الأسود شيطان»

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin. Sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)." (Al-An'am: 112)

Di dalam Musnad Imam Ahmad disebutkan dari Abu Zar Radhiyallahu Anhu yang menceritakan:

Rasulullah ﷺ bersabda, "Hai Abu Zar, berlindunglah kepada Allah dari godaan syetan manusia dan syetan jin (yang tidak kelihatan)!"

Aku bertanya.”Apakah syetan itu ada yang dari kalangan manusia'? 'Beliau menjawab, "Ya."

Di dalam kitab Shahih Muslim disebutkan dari Abu Zar pula bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda: "Shalat terputus karena lewatnya wanita, keledai, dan anjing hitam." Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah bedanya antara anjing hitam, anjing merah, dan anjing kuning?' Nabi ﷺ menjawab: anjing hitam itu syetan."

وقال ابن وهب أخبرني هشام بن سعد عن زيد بن أسلم عن أبيه أن عمر بن الخطاب رضي الله عنه ركب برذونا فجعل يتبختر به فجعل يضربه فلا يزداد إلا تبخترا فنزل عنه وقال ما حملتموني إلا على شيطان ما نزلت عنه حتى أنكرت نفسي إسناده ص حيح

Ibnu Wahb mengatakan, telah menceritakan kepadaku Hisyam bin Sa'd, dari Zaid bin Aslam, dari ayahnya, bahwa Umar bin Khathab Radhiallahu 'Anhu pernah mengendarai seekor kuda Birzaun. 

Ternyata kuda itu melangkah dengan langkah-langkah yang sombong, maka Umar memukulinya, tetapi hal itu justru makin menambah kesombongannya. 

Lalu Umar turun darinya dan berkata, "Kalian tidak memberikan kendaraan kepadaku kecuali syetan, dan aku tidak turun darinya melainkan setelah aku mengingkari diriku sendiri." Sanadnya shahih. *(Imam Ibnu Katsir, Tafsir Al Quran Al 'Azhim, Juz. 1, Hal. 30)*

Ustadz Farid Nu'man Hasan
August 14, 2019
thumbnail

[Buah Hatiku Series] Cara Cepat Meningkatkan Kecerdasan Anak

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-13




Siapa sih yang tidak menginginkan anak Cerdas?

Beragam cara ditempuh oleh banyak orang tua, mulai dari memilih asupan makanan bergizi, mencari guru terbaik dan banyak lagi.

Dan metode berikut ini salah satu metode menarik, unik dan Insya Allah mampu dalam merangsang kecerdasan anak


Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


August 13, 2019
thumbnail

[Video] Katanya Setan Takut Gunting

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-07




Benar gak sih? Setan takut dengan Gunting?


Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


August 07, 2019
thumbnail

Burung Gagak Penebar Kematian?

Posted by rumah ruqyah on

Burung Gagak Penebar Kematian?
Rabu, 07 Agustus 2019 | 08 Dzulhijjah 1441 H

 

  Katanya burung Gagak yang melintas menjelang pagi hari dengan suaranya adalah PERTANDA ADA YANG MATI. Pokoknya bila terdengar burung hitam itu berkoak-koak, tandanya kerabat dekat ada yang mati.

  Soal ini malah menjadi kepercayaan sebagian masyarakat. Biasanya, bila di pagi hari terdengar suara burung Gagak, segera sesudah itu mereka MENCARI BERITA KEMATIAN. Para tetangga yang mendengar akan memberitahu kepada tetangganya yang lain. Guna memberitahu bagi yang tidak mendengarnya. Selanjutnya, mereka akan terus menanti berita kematian di wilayah tersebut.

   Terkadang memang betul hari itu ada yang meninggal. Tapi, terkadang seharian mereka menunggu berita, ternyata di wilayah mereka tidak ada yang mati. Maka biasanya mereka mencari berita kematian itu sampai ke wilayah yang ada di sebelahnya. Jika juga tidak ada, mereka masih akan berkata; "Pasti ada yang mati, cuma kita tidak tahu siapa. Tunggu saja beritanya besok."

  Dalam pandangan Islam, tentu tidak ada hubungannya ANTARA SUARA GAGAK DENGAN KEMATIAN SESEORANG. Kasihan benar nasib burung Gagak yang suaranya DIANGGAP PENEBAR KEMATIAN.

  Padahal ia hanya ingin mengeluarkan suaranya untuk sebuah kepentingannya, seperti burung dan binatang lain. Kita tidak tidak pernah tahu mengapa mesti burung Gagak yang dijadikan pesakitan. Bisa jadi karena burung Gagak berwarna hitam yang identik dengan belasungkawa.

   Atau mungkin ada yang mencoba menghubung-hubungkannya dengan kisah dua putra Nabi Adam Alahaissalam yang saling membunuh. Dimana Qobil sang pembunuh yang kebingungan bagaimana menyikapi mayat saudaranya itu, diberitahu oleh burung Gagak tentang cara mengubur mayat.

   Kisah Qobil dan Habil adalah benar adanya. Karena diceritakan oleh Al Qur'an. Tetapi yang salah adalah menghubungkan antara kisah itu DENGAN KEYAKINAN yang sudah terlanjur tersebar. Penafsiran Al Qur'an TIDAK BOLEH semaunya.

   Apalagi tidak satu pun para Ahli Tafsir yang menafsirkan ayat tersebut dengan keyakinan menyesatkan tadi. Yang ada justru LARANGAN MEYAKINI KEYAKINAN tadi. 

Keyakinan ini bukanlah hal baru. Sudah ada sejak jaman Jahiliyyah sebelum Rasulullah dulu.

   Mereka terbiasa meyakini hal-hal Mistis yang beredar di seputar burung. Dalam Islam adanya keyakinan tertentu di dalam hati setelah mendengar setelah mendengar suara burung atau melihat burung disebut "Tathoyyur". Dan, dalam Islam, Tathoyyur digolongkan ke dalam salah satu bentuk SYIRIK.

   Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam pernah mengingatkan hal itu, "Tathoyyur itu TIDAK boleh, gantilah dengan OPTIMISME." Shahabat bertanya, apa optimis itu? Rasul menjawab; "Kata-kata baik yang kalian dengar." (HR. Muslim).

  Terkadang kita masih terbawa oleh keyakinan itu. Dan terdetik kekhawatiran akan terbuktinya keyakinan itu. Untuk itulah Nabi mengajarkan cara menghilangkan kekhawatiran itu.

   Yaitu, tahanlah lidah ini dari membenarkan kisah-kisah seputar khurafat tersebut. Sebagai gantinya adalah ucapan yang menunjukkan Optimisme. Seperti, Subhanallah. Alangkah indahnya suara burung Gagak itu.

   Nah, bisa jadi memang ada yang mati pada pagi hari, setelah malamnya burung Gagak terdengar. Tapi jelas bukan karena suara burung Gagak. Karena akhir dari ajal tidak ditentukan oleh burung Gagak.

   Juga tidak pernah ada landasan benar yang mengatakan bahwa Allah memerintahkan burung Gagak untuk memberitahukan datangnya kematian. Mari bersihkan Iman dari kemusrikan. Waspadalah segala sesuatu yang sumbernya KATANYA.

Sumber : Majalah Ghoib Edisi No 4 Th 2003 M.

***

[NEW] Burung Gagak Pembawa Kematian (Video Version) Click disini
August 07, 2019
thumbnail

[Video Ruqyah] Semburan Ampuh Sang Peruqyah

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-06




Akibat persaingan Bisnis, mengantarkan seorang pemuda ke Rumah Ruqyah Indonesia. Terjadi perlawanan dari Jin yang hinggap di tubuhnya. Tanpa butuh waktu lama, diberikan Semburan Ampuh Sang Peruqyah! Allahu Akbar!

Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


August 06, 2019
thumbnail

[Buah Hatiku Series] Cara Bijak Menyikapi Anak Berbohong

Posted by rumah ruqyah on




Ia tidak menyangka bahwa ayahnya telah menelepon bengkel mobil itu, sehingga mengetahui kalo anaknya berbohong.

Apa yang kemudian dikatakan ayahnya sungguh mengagetkan anaknya. “Ada sesuatu yang salah dalam membesarkanmu sehingga kamu tidak memiliki keberanian untuk menceritakan kebenaran kepada Ayah.

Untuk menghukum kesalahan sendiri ini, ayah akan pulang ke rumah dengan berjalan kaki.”


Hari sudah malam saat Ayah anak laki-laki tersebut berjalan kaki menuju ke rumahnya, yang kadang naik turun. Anaknya tentu tidak bisa meninggalkan ayahnya, sehingga selama 5 jam ia mengendarai mobil pelan-pelan di belakang sang Ayah.



Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


August 06, 2019
thumbnail

[Video] GELANG 'PENOLAK' BALA

Posted by rumah ruqyah on




Benar gak sih? Ada gelang yang bisa menolak bahaya?


Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


August 06, 2019
thumbnail

[KATANYA] Ari-ari Bayi Harus Dikubur?

Posted by rumah ruqyah on 2019-08-01




Banyak cerita dibalik kelahiran seorang bayi. Persalinan yang notabene sarat kebahagiaan sayangnya ternodai dengan hal-hal yang menggerus Aqidah. Mulai dari Ari-ari Bayi WAJIB dikubur, hingga dijadikan santapan oleh ibunya. Astaghfirullah.

Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


August 01, 2019
thumbnail

GELANG 'PENOLAK' BALA

Posted by rumah ruqyah on

GELANG 'PENOLAK' BALA 


   Katanya, gelang benang dapat melindungi si pemakainya dari penyakit dan segala bala. Hal ini didasarkan oleh sebuah keyakinan, bahwa penyakit dan musibah bisa timbul karena berpisahnya ruh dari badan. 


  Maka agar ruh selalu bersemayam di dalam jasad, katanya harus diikat dengan gelang tersebut. Fenomena ini sering kita saksikan di masyarakat.

  Sehingga anak kecil SERING DIPAKAIKAN gelang tersebut. KATANYA, agar sang anak SELAMAT DARI MARABAHAYA dan DILINDUNGI DARI SEGALA PENYAKIT. 

  Pada zaman jahiliyyah, gelang ini juga diikatkan pada hewan kendaraan. Dengan keyakinan, agar hewan tersebut TIDAK TERKENA PENYAKIT dan KUAT. Sedang sekarang, mobil kendaraan juga suka digantungi gelang tertentu. Agar mobil tidak hilang dan awet. Atau diikatkan pada tangan, kaki atau perut. 

  Tergantung anjuran dan saran dari para dukun beranak atau para sesepuh setempat. Bentuk dan model gelang itu, sekarang tidak hanya berupa benang putih biasa. Karena sebagian lagi memakai gelang yang terbuat dari tembaga atau kuningan. 

  Trend yang kita lihat pada muda-mudi kita, dengan mengikatkan gelang warna-warni ditangan, kaki atau leher, juga kita khawatirkan bukan hanya hiasan trend saja. Tetapi ada keyakinan di balik itu semua. 

  Untuk jaga diri, agar pede, kelihatan gagah dan kuat. Hal ini jelas-jelas keyakinan Syirik. Dimana diyakini bahwa pada benda-benda tertentu bisa memberi manfaat atau mudharat dengan apa-apa yang hanya Allah Yang Berkuasa. 

  Ini juga merupakan perbuatan bid'ah yang tidak pernah dicontohkan oleh manusia termulia, Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam. Bahkan beliau terluka dan patah giginya di perang Uhud. 

  Kalau memang hal tersebut di atas baik, pastilah Nabi memakainya untuk melindungi diri. Para Shahabat dan Ulama Rabbaniyyin juga tidak pernah melakukan itu. Ini menunjukkan bahwa keyakinan itu tidak memiliki landasan dan memang bukan dari Islam. 

  Sementara itu, masalah kekuatan yang diyakini, justru yang ada adalah sebaliknya. Bukan kekuatan yang akan datang, tetapi KELEMAHAN, RASA TAKUT, PENYAKIT dan BALA lah yang akan hinggap pada diri si pemakainya 

  Suatu hari Rasulullah melihat laki-laki memakai benang kuningan di tangannya. Nabi bertanya "Apakah ini?" Orang tersebut menjawab, "Penolak lemah (bala)." 

  Maka Nabi Bersabda, "Lepaskan tubuhmu, maka kamu tidak akan beruntung selama-lamanya." (HR. Imam Ahmad dari Imran dengan sanad yang baik). 

  Jadi, jelaslah memakai gelang, bagi wanita, memang boleh sebagai perhiasan. Tetapi, memakainya dengan keyakinan bisa ia BISA MENOLAK BALA, BISA MENJAUHKAN DARI GANGGUAN, sungguh tidak ada dasarnya dalam syari'at Islam. Maka, hati-hati dengan apa-apa yang hanya katanya, atau apa yang nyata, tetapi di baliknya ada kemusyrikan. 

 Sumber : Majalah Ghoib, Edisi No 2 | 2002

[NEW] Version Video! Bisa ditonton disini
August 01, 2019
thumbnail

Mengerikannya Pengurusan Jenazah Orang yang Bunuh Diri

Posted by rumah ruqyah on 2019-07-25

  


   SYED Sohleh Syed Jalaluddin dari Malaysia mempunyai sebuah pengalaman yang mendalam ketika mengurus jenazah orang yang bunuh diri. Syed Sohleh memang sehari-hari bekerja sebagai seorang pengurus jenazah. 

   Berikut adalah pengalaman beliau yang disitat dari akun facebook resminya. “Ada perasaan enggan ketika mendapat panggilan dari rumah sakit untuk mengurus satu jenazah. Antara resah gelisah dan gundah seakan bercampur tanpa henti. 

   Namun karena tanggung jawab dan amanah, saya bergegas ke rumah sakit dengan perasaan berat hati yang terus mengiringi. Berbekal pengalaman sebelumnya, saya akhirnya dapat menguasai perasaan seperti ini. Saya hanya mampu berdoa agar jangan diuji oleh kesulitan maupun dipertemukan dengan kejadian yang aneh-aneh karena siapalah saya yang mampu melawan kuasa Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 

   Saya terus berdoa agar terus diberi kekuatan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, berharap bahwa mengurus jenazah ini baik-baik saja. Saya bersama dengan Ustaz Muhd Aidil Zainol Bahar dan tiga orang sahabat lainnya, segera ke rumah sakit dan terus menuju ke kamar mayat. 

   Sebelumnya saya mengisi beberapa dokumen penting sebelum pengurusan dilakukan. 

Keluar Najis Tiada Henti 

  Akhirnya, tiba saat yang makin membuat jiwa berdebar, padahal sudah-sudah bertahun saya mengurus jenazah. Saya terus berdoa agar diberi kekuatan untuk menyelesaikan pengurusan ini hingga selesai. 

  Dengan lafaz bismillah saya menarik tirai jenazah secara perlahan-lahan. Saat membuka kain yang menutupi wajahnya, dan saya melihat situasi yang amat mengerikan. Lidah jenazah itu terjulur dan wajahnya berkerut seakan menahan kesakitan yang amat berat. 

  Ada banyak lebam bekas jeratan di lehernya. Saya coba mengumpulkan kekuatan yang ada dan beserta empat sahabat lainnya, mengangkat jenazah ke atas tempat pengurusan. Masing-masing memegang anggota tibuh jenazah namun tanpa diduga, tangan dan bahu kami terasa amat sakit. ALLAH HU AKHBAR!

   Jenazah ini amat berat sekali, padahal tubuhnya begitu kecil dan masih berumur sektiar 20-an. Tidak sampai di situ saja, tenaga kami berempat kembali diuji tatkala ke tempat mandi. Jarak yang dekat terasa amat jauh dan saya secara pribadi langsung habis tenaga, begitu juga sahabat yang lain. 

   Tapi saya tidak mengeluh dan di hati hanya berdoa agar Allah Subhanahu Wa Ta'ala membantu menyelesaikan tugas memandikan jenazah ini. Kali ini Allah Subhanahu Wa Ta'ala benar-benar ingin memperlihatkan kekuasaan-Nya. Saat menyucikan jenazah, najis yang keluar dari duburnya amat banyak dan tanpa henti. 

   Saya mengurut perlahan-lahan perutnya dengan tujuan ingin mengeluarkan lagi najis yang ada. Setelah memastikan benar-benar bersih, saya mengeringkan jenazah dengan meratakan air pada anggota yang lain namun setiap kali tubuhnya digerakkan, setiap kali itulah najisnya masih keluar dalam jumlah yang banyak. 

  Kami meneruskan proses memandikannya hingga selesai dan ketika didapati najisnya telah berhenti, maka urusan kafan pun kami mulai. Namun perkara yang sama masih terjadi tatkala kami mulai meletakkan jenazah di atas kain kafan. Sekali lagi proses pembersihan dilakukan dan kain kafan perlu ditukar segera. 

   Kali ini saya menyumbat kapas sebanyak mungkin disamping doa yang tiada henti di dalam hati kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar mengampuni segala dosa jenazah ini semasa hidup dan meringankan urusan mengafaninya.

   Alhamdulillah, najisnya berhenti mengalir dan kami meneruskan proses mengafani. Perasaan lega itu ternyata hanya hinggap sebentar saja. Sekali lagi kami diuji tatkala mengafani jenazah, mengalir darah dari mulut dan hidungnya. Situasi seperti ini lumrah kami temui tatkala mengurus jenazah yang mengalami pendarahan di bagian dalam. 

   Tanpa membuang waktu lagi, kami menyucikan darah tersebut dengan kapas dan jenazah bisa dishalatkan dan kemudian dikuburkan. 

 Gantung Diri karena Putus Cinta 

   Menyingkap sedikit latar belakang kematian jenazah, menurut berita yang saya peroleh, lelaki tersebut meninggal dunia akibat gantung diri pada kipas angin di kamarnya setelah putus cinta dan ditinggalkan oleh kekasih hati. 

   Kekecewaannya semakin berlanjut ketika tahu kekasihnya menikah dengan lelaki lain lantas memaksanya mengambil jalan singkat dengan membunuh diri. Saya turut maklum bahwa keluarga mayit enggan mengurus jenazahnya dan setelah beberapa hari berada di kamar mayat, warisnya masih enggan menuntut jenazah sehingga pihak rumah sakit menghubungi saya. 

   Peristiwa ini masih segar di ingatan saya walaupun telah lama berlaku. Saya menasihati sidang pembaca agar berhati-hati dalam bercinta. Carilah cinta Allah Subhanahu Wa Ta'ala dahulu niscaya Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan menakdirkan cinta buat kita. 

   Senantiasa berpikiran positif dan mendekatkan diri pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar setiap tindakan kita tidak tersasar ke arah kemungkaran dan jalan yang tidak diridhai. Mudah-mudahan akhir hidup kita dalam khusnul khotimah dan jangan disebabkan karena gagal bercinta terhadap makhluk kita dan hanya mengantarkan kita menjadi tamu di gerbang neraka. Nauzubillahimindzalik.” []

Sumber Artikel : Islampos
July 25, 2019