Rumah Ruqyah

thumbnail

Ini Yang Terjadi Jika Mulai Meninggalkan Dzikir

Posted by rumah ruqyah on 2019-07-20



Oleh-oleh diskusi dengan Ustadz Adi Hidayat di kediaman Prof Din Syamsudin....

Ustad Adi Hidayat : "saat gempa-gempa kecil, bencana-bencana kecil Allah hadirkan, kita justru abaikan dan mulai menganggapnya hal biasa, kita tak peduli dan tak lagi menyebut asma Allah, maka Allah akan hadirkan bencana-bencana yang tak biasa, bencana yg tak pernah dibayangkan sebelumnya"... "Dulu bila ada gempa kita langsung teriak Allahu Akbar, astagfirullah atau kalimat zikrullah lainnya, tapi seiring terus terjadinya bencana kalimat itu mulai langka, bantuan dari sesama mulai menurun, maka waspadalah Allah akan hadirkan bencana yang tak pernah terbayangkan, bencana yg tidak biasa".

Status Facebook Lukman Azis
July 20, 2019
thumbnail

[Buah Hatiku Series] Guruku Lingkunganku

Posted by rumah ruqyah on




Seorang anak perempuan berusia sekitar empat tahun sibuk bertanya pada ibunya. Selesai satu pertanyaan ia bertanya lagi.

Pada saat yang bersamaan si Ibu pun sedang menghadapi Paman si anak tersebut.

Merasa terganggu oleh keponakannya, si Paman meremas bungkus rokok miliknya lalu melemparkannya pada mulut keponakannya, sambil berkata, "Dasar cerewet!"

Si anak tentu kaget lalu menangis dan menjerit. Selain sakit di bagian mulutnya, ia juga merasa sakit hati menerima perlakuan kasar pamannya itu. Si Ibu pun menghiburnya.

Kini, anak perempuan itu sudah memiliki dua anak. Meski pengalaman buruk itu sudah berlalu lebih dari 35 tahun, tapi ia merasa seolah-olah baru terjadi kemarin.


Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


July 20, 2019
thumbnail

[Kun Fayakun Series] Jin Kafir Kiriman Tetangga

Posted by rumah ruqyah on


“JIN KAFIR KIRIMAN TETANGGA BERHATI SETAN”

Rayyan dan Andra kedatangan sepasang suami istri (Ridwan – Yeni). Yeni tampak bingung dan putus asa. Ridwan sering ketakutan dan sembunyi di kolong tempat tidur, seperti melihat sesuatu yang sangat menakutkan.

Dan tangan Ridwan yang patah tak sembuh-sembuh dan makin parah dan membusuk padahal sudah berobat kesana kemari. Rayyan dan Andra coba meruqiyah Ridwan. Ternyata dalam tubuh Ridwan ada tiga jin yang sangat menakutkan.

Rayyan sempat muntah darah saat coba mengusir Tiga jin itu dengan ayat ayat suci Al quran. Andra sempat panik melihat Rayyan muntah darah. Untung saja Kyai Abas datang dan segera membantu Rayyan dan Andra.

Kemudian dengan dialog dnegan salah satu jin itu di ketahuilah bahwa jin-jin itu sengaja di kirim seseorang untuk menghancurkan Ridwan dan Yeni. Seseorang itu adalah tetangga mereka sendiri, juga sepasang suami (Rosid – Lena).

Rosid dan Lena iri karena toko klontong milik Ridwan dan Yeni lebih laku daripada toko klontong mereka, dan menggunakan jasa dukun hitam mereka menghancurkan Toko klontongnya Ridwan dan Yeni.

Sejak menerima kiriman Jin jahat itu toko klontong milik Ridwan dan Yeni seperti di tutupi pohon besar dan warga yang biasa belanja matanya seperti kena sirep, dan tak melihat toko klontong milik Ridwan dan yeni lagi.

Belum cukup itu Lena yang jatuh hati pada Ridwan karena suaminya Rosid tak mampu memenuhi kebutuhan biologisnya coba menggoda Ridwan, tapi Ridwan menolaknya. Lena sakit hati dan minta bantuan dukun hitam lagi untuk menghancurkan Ridwan dan membuatnya jadi gila.

***


Kun FayaKun AN TV merupakan hasil kerja sama Ruqyah Ruqyah Indonesia dan Tobali Putra Production

Ingin bekerja sama dengan kami? Silahkan hubungi kami dengan nomor di bawah ini.

Hotline Service: 021- 8087-2602,  (WA) 0851-0503-5459


July 20, 2019
thumbnail

Kenapa Harus Bully?

Posted by rumah ruqyah on

KENAPA HARUS BULLY?
 

 Sebuah pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban. Karena memang semestinya tragedi itu tidak terjadi. 

Seorang anak yang tadinya dikenal Sholih, rajin sholat ke Masjid tanpa disuruh, prestasi menjulang di kelasnya, ceria dan sangat patuh kepada orang tuanya. Runtuh itu semua karena bullyan. Dan berbalik 180 derajat. 

Menjadi pribadi yang tertutup, prestasi terjun bebas, kebiasaan ngaji meredup dan tidak mau lagi ke Masjid. Tentu, sebagai orang tua siapa yang tidak bersedih atas musibah ini. Anak yang menjadi harapan. Anak yang menjadi aset keluarga dan anak yang menjadi kebanggaan kini seakan sirna. 

 Dibalik kesulitan ada kemudahan. Hal itu ditegaskan Allah dua kali dalam surah Al Insyirah. Selalu ada solusi, jika ada kehendak mencari. 

 Alhamdulillah, setelah diterapi konseling dan ruqyah syar'iyyah, harapan itu tumbuh kembali. Setidaknya, seperti yang dikatakan orang tuanya kepada kami via WA "Dgn izin Allah SWT, alhamdulillah anak saya sdh seperti kemarin2. Sudah mulai mau sholat di masjid kembali dan mulai giat baca Al Quran tanpa saya minta. Sudah tdk cemberut, mulai bercanda dan semangatnya kembali datang. Syukron Ustadz atas nasihat dan doanya. Wassalamu 'alaikum" 

 Ustadz Akhmad Sadzali 

(Vice Director Rumah Ruqyah Indonesia)
July 20, 2019
thumbnail

[Buah Hatiku Series] Dukungan Di Saat Sulit

Posted by rumah ruqyah on 2019-07-18




Kapankah seorang anak benar-benar membutuhkan dukungan dari orang tuanya? Saat masih kecil, beranjak remaja, atau setelah menikah? Simak video singkat namun penuh manfaat.

Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


July 18, 2019
thumbnail

[Kun Fayakun Series] Gagal Menikah Gara-gara Jin!

Posted by rumah ruqyah on



“JANDA YANG BERKALI-KALI GAGAL MENIKAH KARENA TUBUHNYA DIHUNI JIN”

Sejak bercerai dari suaminya, Karina seringkali mengalami kegagalan dalam acara lamaran. Macam-macam hal ganjil terjadi yang membuat acara lamaran yang sudah diatur sedemikian rupa, jadi berantakan.

Pria yang hendak melamar Karina mendapat kejadian aneh. Misal melihat Karina seolah-olah gosong dan borokkan wajahnya. Di lain waktu melihat Karina seperti makhluk jadi-jadian. Atau wajah Karina bersisik seperti kulit ular.

Di lain waktu, serah-serahan dalam acara lamaran dikerubuti belatung. Bahkan ada calon suaminya mendadak tewas dipatok ular. IbunyaKarina, Winda, sudah membawa Karina ke berbagai orang pintar, namun, tidak mendapat hasil memuaskan walaupun sudah melewati ritual.


***


Kun FayaKun AN TV merupakan hasil kerja sama Ruqyah Ruqyah Indonesia dan Tobali Putra Production

Ingin bekerja sama dengan kami? Silahkan hubungi kami dengan nomor di bawah ini.

Hotline Service: 021- 8087-2602,  (WA) 0851-0503-5459


July 18, 2019
thumbnail

Peran Ayah Untuk Anak Perempuannya

Posted by rumah ruqyah on 2019-07-17




Seberapa penting peran seorang Ayah untuk Anak perempuannya? Simak video singkat namun penuh manfaat.

Mau dapat materi dari Video ini? Silahkan unduh di sini

***


July 17, 2019
thumbnail

[Kun Fayakun Series] Akibat Memuja Nyi Blorong

Posted by rumah ruqyah on




"DIGUNA-GUNA KARENA BERUSAHA MENINGGALKAN TRADISI PEMUJAAN SESAT"

 Trisno tinggal bersama kedua orang tuanya yang sangat kolot, dan memuja Nyi Blorong demi mendapatkan kekayaan. Trisno menentang sifat buruk orang tuanya, Cokro dan Arum. Setiap kali Cokro melakukan ritual “bersenang-senang” bersama Nyi Blorong, Trisno selalu berusaha menggagalkannya.

  Trisno selalu berusaha menyadarkan kedua orang tuanya agar kembali ke jalan yang benar, menyembah hanya kepada Allah Subhanallahu Wa Ta ala. Tapi kedua orang tua Trisno sudah nggak bisa dipatahkan keyakinannya dari kesetiaannya pada Nyi Blorong.

  Yang ada malah Trisno ditarik untuk diisi ilmu kebal senjata dan pukulan. Sebab, bagi Cokro, Trisno dipersiapkannya sebagai pewaris pemimpinan perusaan yang dikelolanya. Trisno yang taat beribadah, jelas menolak.

  Tapi Cokro maksa, menghajar Trisno hingga pingsan. Dalam keadaan pingsan Cokro meminta tolong Nyi Blorong untuk mengisi ilmu pada diri Trisno. Trisno kecewa dan marah saat tau Cokro membuat Trisno punya ilmu kebal.

  Trisno merasa kotor. Ternyata Trisno bukan sebatas bisa punya llmu kebal tapi juga mampu membuat semua makhluk gaib takluk dan ingin mengabdi padanya. Trisno semakin takut dengan keadaan itu. Trisno bertekad memusnahkan ilmu kebal itu dari dirinya. Trisno bertemu Andra, yang dulu adalah teman geng motor.

  Pada Andra, Trisno cerita tentang ilmu kebal yang dimilikinya serta kedua orang tuanya yang memuja Nyi Blorong. Andra dan Rayyan pun meruqyah Trisno. Jin dalam tubuh Trisno akhirnya pergi. Trsino merasa lega. Tapi masalah belum selesai. Trisno entah kenapa sering mengalami sakit kepala luar biasa. Sampai-sampai darah keluar dari telinga.

   Di tengah rasa panic, Trisno mendengar suara gaib yang menyuruhnya minum air got jika ingin sembuh. Trisno melakukannya, dan sakit kepalanya hilang. Merasa ada yang nggak beres, Trisno pun kembali ke rumah ruqyah, untuk mencari tahu.

   Rayyan dan Kyai Abbas pun mendoakan Trisno. Ternyata benar Trisno kerasukan lagi. Kali ini Trisno diguna-guna. Saat proses ruqyah, ular keluar dari mulut Trisno yang merupakan ujud jin. Ular itu mengaku suruhan bapaknya Trisno.

   Trisno marah, mendatangi Cokro. Terjadi keributan. Cokro kalap, hendak membunuh Trisno tapi Arum ibunya Trisno menghalangi. Arum pun tewas. Dan Cokro ditangkap polisi. Sementara Trisno ingin mencari ketenangan jiwa dengan belajar agama di pesantren. 


***


Kun FayaKun AN TV merupakan hasil kerja sama Ruqyah Ruqyah Indonesia dan Tobali Putra Production

Ingin bekerja sama dengan kami? Silahkan hubungi kami dengan nomor di bawah ini.

Hotline Service: 021- 8087-2602,  (WA) 0851-0503-5459


July 17, 2019
thumbnail

Kesaksian dan Catatan Nasib Janin

Posted by rumah ruqyah on 2019-05-17



Kemajuan ilmu kedokteran hari ini sangat pesat. Untuk spesialisasi kandungan, janin dalam kandungan telah dapat dilihat dengan USG, ada juga penemuan tentang bayi tabung dan yang terbaru adalah kemungkinan kloning terhadap manusia. Manusia lahir tanpa bapak dan ibu.
Fase-fase yang dilalui oleh janin sudah meniadi ilmu baku di dunia kedokteran hari ini. Permasalahan ini telah diungkap Al-Qur'an dan hadits Rasulullah dengan detail dan benar. Pada masa di mana ilmu kedokteran belum se maju sekarang. Menunjukkan bahwa Al-Quran bukan hasil karya apalagi sekedar hasil renungan manusia. Seperti yang dituduhkan oleh sebagian orang.
Fase-fase janin itu bisa kita lihat disebutkan secara detail dalam surat Al-Mukminun: 12-14, “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.”
Lebih detail lagi, Rasulullah memberitahukan kepada kita masa yang dilalui setiap fase tersebut. Dan penemuan di dunia kedokteran mengakui kebenaran wahyu yang sudah ada sejak 14 abad silam itu.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh lmam Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya setiap kalian dikumpuIkan penciptaannya di dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nuthfah (air mani), kemudian menjadi alaqah (segumpal darah) selama itu juga, kemudian menjadi mudhghah (segumpal daging) selama itu juga, kemudian diutuslah malaikat untuk meniupkan ruh padanya. Lalu diperintahkan untuk menuliskan empat kata: rezkinya, ajalnya, amalnya dan celaka atau bahagianya.” (Bukhari dan muslim).
120 hari. Waktu yang harus dilalui janin hingga dia hidup dalam rahim ibunya. Karena ruh telah ditiupkan. Dalam dunia kedokteran usia kandungan biasanya diungkapkan dengan minggu. 120 hari artinya 16 minggu.
Minggu ke- 16 adalah awal dari fase Fetal (janin). Fase Fetal adalah fase kedua setelah fase Organonesis (Perkembangan). Setelah janin melalui fase fetal barulah pada minggu ke-28 memasuki fase Perinatal (Tampak bentuk bayi).
Pada minggu ke- l6 ini, plasenta yang merupakan akar janin telah terbentuk seluruhnya. Plasenta merupakan penghubung antara janin dan ibunya. Berguna sebagai jalan untuk suplai makanan berikut ekskresi (pengeluaran), respirasi (pernafasan), imunologi (penyaluran berbagai komponen antibodi) dan sebagainya.
Sementara bentuk janin juga telah menunjukkan kesempurnaannya. Pada usia ini, genetilia eksterna (kelamin luar) terbentuk dan dapat dikenal. Janin pun telah dibalut dengan kulit merah yang tipis. Janin hidup di dalam rahim ibunya.
Itulah yang bisa dipersembahkan oleh dunia kedokteran. Tentang perkembangan fisik sang calon bayi. Hasil dari penelitian yang panjang itu telah bisa mengungkap tanda-tanda kehidupan pada janin dimulai seiak usia kandungan memasuki 16 minggu.
Tetapi ada sisi ghoib yang tidak mungkin bisa diungkap dunia kedokteran. Hanya melalui Pemberitaan wahyu saia kita bisa mengetahuinya. Sebagaimana dunia kedokteran telah membenarkan wahyu yang memberitakan fase demi fase yang dilalui janin. Maka masalah ghoib yang teriadi pada janin iuga diungkapkan oleh sumber yang sama,wahyu. Wahyu yang kebenarannya absolut tidak mungkin salah walaupun penelitian tercanggih tidak mampu membuka tabirnya.
Keghaiban Janin
Sisi ghoib dari dunia janin adalah masalah peniupan ruh dan kedatangan malaikat pada hari ke-120 dan kesaksian serta pengakuannya akan ketuhanan Allah.
Pada hari awal kehidupan anak cucu Adam itu, malaikat mendatanginya. Allah telah menugaskan kepada malaikat penjaga janin itu agar mencatatkan empat taqdir yang akan dijalani oleh calon manusia itu. Ke empat taqdir itu adalah rezki, ajal, amal, bahagia atau sengsara.
Setiap kita terlahir dengan membawa jatah hidup masing-masing. Setiap bayi datang dengan rezkinya sendiri, batas usia di dunia, seluruh tingkah gerak geriknya dan apakah termasuk orang yang bahagia atau sengsara. Ini adalah keghaiban yang diberitakan oleh wahyu dan harus kita imani.
Sementara kesaksian dan pengakuannya disebutkan dalam surat Al-Araf: I 72, “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap iiwa mereka (seraya berfirman): Bukankah Aku ini Tuhanmu? Mereka meniawab: Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan).”
Sekali lagi, ini adalah keghaiban yang diberitakan oleh wahyu dan harus kita imani.
lndra kita sangat terbatas. llmu kita pun demikian. Kedatangan Malaikat dan kesaksian janin tidak dapat diungkap dunia kedokteran manapun. Karena keduanya adalah bagian dari keghaiban yang bisa dibenarkan jika diberitakan oleh wahyu dan hanya keimanan yang bisa digerakkan untuk membuktikan kebenarannya.
Walaupun tetap saia ada pengingkaran dari mereka yang mengaku hebat. Sejak dulu hingga sekarang. Bahkan kecongkakan itu bisa jadi semakin bertambah, karena mereka merasa telah mencapai tingkat keilmuwan terhebat dalam sejarah manusia.
lmam lbnu Hajar yang hidup enam abad yang lalu, mengungkapkan keprihatinannya terhadap pendapat sebagian dokter dan filosof, “Masalah peniupan ruh pada janin dinyatakan dalam hadits shahih. Tidak ada jalan untuk  mengetahuinya kecuali dengan wahyu. Sayangnya, sebagian pakar di bidang kedokteran dan filsafat mengatakan bahwa landasan pengetahuan masalah tersebut hanyalah rabaan dan prasangka yang jauh (dari kebenaran).”
Ya, karena inilah saatnya iman dipertaruhkan.

Ghoib Ruqyah Syar’iyyah
May 17, 2019
thumbnail

Daun Sidr Ampuh Untuk Ruqyah

Posted by rumah ruqyah on 2019-05-13

Mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui daun Sidr, atau kita lebih mengenal sebagai daun bidara. Daun ini ukurannya kecil, kira-kira seukuran daun buah Ceri. Tengahnya beruas dan pinggirannya bergerigi. Pohonnya tidak begitu besar dan buahnya kecil berbentuk seperti buah apel. Kalau dimakan rasanya agak masam. Mungkin karena pohon ini jarang dijumpai dan tidak banyak dibudidayakan, akibatnya banyak di antara kita yang kurang mengenal daunnya, apalagi mengetahui khasiat dan kegunaannya.

Pada zaman Rasulullah, daun ini dicampur dengan air untuk memandikan mayat, juga untuk mandi orang yang kafir, yang hendak masuk Islam. Sebagaimana yang diceritakan oleh Khalifah bin Husain, "Ketika Qais bin 'Ashim datang ke Rasulullah untuk menyatakan diri masuk Islam, Rasulullah memerintahkannya untuk mandi besar dengan air yang dicampur daun Sidr"  (HR Baihaqi).

Dalam dunia ruqyah, daun Sidr juga sangat bermanfaat untuk membantu proses pengobatan pasien yang terkena gangguan jin, terutama bagi orang yang terkena sihir.

Seorang ulama yang bernama Wahab bin Munabbih menjelaskan, cara penggunaannya adalah : Ambillah tujuh lembar daun Sidr yang masih hijau warnanya (belum kering), lalu ditumbuk antara dua batu, kemdian larutkan ke air. Selanjutnya air tersebut dibacakan ayat Kursi, surat al-Kafirun, al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Nas. Kemudian air tersebut diminum sebanyak tiga kali tegukan (seruputan), sisanya dicampur dengan air lain untuk dipakai mandi. Insya Allah sakit yang dirasakan akan hilang. (Mushannaf Ma'mar bin Rasyid, 11/13). 

@ Rumah Ruqyah Indonesia
May 13, 2019
thumbnail

Minyak Jolo Asmoro Membuat Si Dia Mabuk Kepayang

Posted by rumah ruqyah on 2019-05-09



Pertengahan Oktober 2006, redaksi Majalah Ghoib menerima sebuah surat kilat khusus yang dikirimkan oleh seorang Gadis asal Jawa Timur. Dalam lima lembar kertas surat bermotif bunga, ia menceritakan kisahnya saat ia sering pergi ke orang pintar untuk dipasangi susuk beberapa tahun yang lalu. Hal tersebut dilakukannya, untuk mendapatkan cinta beberapa orang pria yang telah menarik hatinya. “Akhirnya aku sadar, bahwa susuk-susuk yang kupakai tidak bermanfaat sama sekali. Hingga aku diantar seorang teman mengajar ke seorang kiai untuk melepas dan membuang aneka macam susuk yang aku pakai. Akhirnya aku pasrah dengan keadaanku, dengan apa yang Allah berikan kepadaku,” tulis gadis itu di akhir ceritanya.
Kisahnya berawal ketika gadis ini berusia 17 tahun. Sweet seventeen, istilahnya. Saat itu ia merasakan getaran cinta yang begitu mendalam kepada seorang pria. Perasaan ingin mencintai dan dicintai muncul, seiring dengan usianya yang menginjak aqiI baligh. Tak tanggung-tanggung, pria yang disukai gadis ini adalah guru fisikanya di SMA. Hatinya semakin gundah. Perasaan itu tumbuh hingga menjelang lulus SMA. Cinta tak bisa dipendam. la kemudian meminta bantuan kepada saudara ibunya, agar cintanya dapat bersambut. Tidak bertepuk sebelah tangan. Oleh saudara ibunya itu ia dibekali jimat, yang katanya dapat mem buat orang yang dicintainya mengejar-ngejar menyambut cintanya. Setelah tak tahan menanti, pria itu tak kunjung datang juga.
Pertemuan kedua kalinya dengan orang pintar itu, sang gadis dipasangi susuk emas dan berlian. Tujuannya agar si dia terpikat oleh pancaran wajahnya dan segera melamarnya. Masa penantian itu, tak kunjung terwujud. Si lelaki tetap cuek. Cinta sang gadis lambat laun, padam.
Beberapa kali, gadis ini berternu dengan pria yang dapat menarik hatinya. Beberapa kali pula, kegagalan dan kegagalan selalu terulang. Tak ada satu pun, pria yang kemudian menjadi suaminya. Padahal berbagai macam susuk telah menempel pada tubuhnya. Semua jimat dan susuk yang pernah bersarang di tubuhnya, sama sekali tak memberikan pengaruh sedikitpun. Hanya kekecewaan yang selalu di dapatkannya. Pertengahan Oktober lalu, ia memutuskan untuk menulis kisahnya dan mengirimkan beberapa buah jimat yang pernah dimilikinyra. Ia ingin hidupnya ada pada keridhoan Allah semata.
Bentuk Jimat
Jimat ini berbentuk minyak berwarna kuning  yang ditaruh di dalam sebuah botol kecil berukuran 5 ml. Di dalam botol tersebut, terdapat sebuah kertas kecil bertuliskan rajah-rajah berwarna merah. Tulisan rajah-rajah tersebut berbentuk sebuah lingkaran, yang di dalamnya terdapat tuIisan Arab yang sudah tidak  dapat lagi terbaca. Hanya sebuah tulisan, Shollu ‘alan Nabiy yang masih dapat terbaca karena tertulis di pinggiran kertas.
Kesaktian Jimat
Untuk memelet orang yang kita sukai (pengasihan). Ritualnya: Minyak ini dioleskan pada foto si dia (orang yang akan kita pelet), setiap akan tidur sambil menyebut namanya tiga kali. Kemudian dicium, lalu ditaruh dibawahbantal.
Bongkar JImat
Cinta. Ia adalah anugerah Allah kepada setiap insane. “Manusia dihiasi oleh rasa cinta kepada waanita, anak-anak dan sebagainya.” (QS. Ali-Imran:14). Dengan cinta kehidupan akan terasa damai. Cinta pulalah yang menjadi salah satu tanda kebesaran Allah bagi umat manusia. “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21)
Anugerah cinta itu, seyogianya ditempatkan sesuai proporsinya. Bahwa cinta kepada Allah harus melebihi diatas cinta kepada siapapun dan apapun. “Dan cinta di atas cinta tentunya hanya untuk Allah, Rasul-Nya dan jihad di jalan-Nya.” (QS. At-Taubah: 24). Itulah bentuk cinta yang hakiki.
Berusaha mendapatkan cinta orang lain dengan jalan pergi ke orang pintar, bukanlah solusi. Namun, hal ini seringkali ditempuh oleh mereka yang mengaku msulimah. Memang, harus ada ikhtiar untuk mendapatkan cinta seseorang. Tetapi bukan dengan cara menymipan jimat dan menggunakan susuk. Kita harus yakin kepada Allah, dengan terus berharap dan berdoa kepada-Nya. Normatif memang. Tetapi, kesabaran kita dalam berdoa dan beruasaha, lebih Allah cintai daripada minta tolong kepada  orang pintar, apalagi sampai memasang susuk di dalam tubuh. lstilah susuk memang tergolong baru. Tapi, bila dilihat dari cara kerjanya, sesungguhnya susuk bukanlah baru. la barang lama yang diperbaharui cara dan wahananya. Kisah Nabi Musa menjadi cermin sejarah. “Maka tali-tali dan tongkat-tongkat mereka, terbayang kepada Musa seakan-akan ia merayap cepat, lantaran sihir mereka.” (QS. Thaha: 66). Bila dulu, tali-tali tukang sihir Nampak seperti ular, tapisihir ilusi kini semakin beragam. Termasuk susuk yang tidak ada manfaatnya sama sekali. Hanya bualan orang pintarsaja. Dan itu memang telah terbukti, seperti yang dialami oleh gadis ini.
Menanti seseorang yang akan datang melamar dan menjadikan serius di kalangan wanita muslimah. Dan telah menjadi dilema. Sebagai orang yang beriman kepada Allah, kita harus selalu berusaha menjaga harga diri kita dengan bekal pakaian taqwa. Sebab, jika pakaian taqwa ini telah tersingkap. Maka rasa malu akan semakin pudar. Padahal Allah telah memperingatkan kita, agar senantiasa mengingat pakaian taqwa ini. “Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik, yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (QS. al-Araf : 26).
Apa yang telah dilakukan gadis ini, dengan menyerahkan jimat yang telah lama disimpannya adalah bentuk ketaqwaannya kepada Allah. Semoga Allah memberikan pendamping yang shalih kepada gadis  ini. Sebagai temannya dalam mengarungi kehidupan, guna memperoleh ketenangan dunia-akhirat. Amin.

 Rumah Ruqyah Indonesia
May 09, 2019